p-Index From 2021 - 2026
4.561
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Publikasi Pendidikan Psikoislamika : Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Educational Guidance and Counseling Development Journal Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam Ekombis: Jurnal Fakultas Ekonomi Fitrah: International Islamic Education Journal International Journal of Islamic Educational Psychology Al-Adyan: Journal of Religious Studies Jurnal Computer Science and Information Technology (CoSciTech) Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi POLITICA: Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam Nusantara: Journal for Southeast Asian Islamic Studies Jurnal Ilmiah Teunuleh: The International Journal of Social Sciences Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi PENANOMICS: INTERNATIONAL JOURNAL OF ECONOMICS JURNAL PENGABDIAN AGRO AND MARINE INDUSTRY Worksheet : Jurnal Akuntansi Journal of Social Knowledge Education (JSKE) TOFEDU: The Future of Education Journal Indonesian Journal of Education Research (IJoER) Jurnal Serambi Ekonomi dan Bisnis Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (Jurnal AMPOEN) PENG: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum Vox Populi: Jurnal Umum Pengabdian Kepada Masyarakat Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Guru Madrasah (JIGM)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Al-Adyan: Journal of Religious Studies

Berebut Wacana: Kontestasi Pemahaman Moderasi Beragama di UIN Riau Harmaini, Harmaini; Hanafi, Imam; Sofiandi, Sofiandi; Arbi, Arbi
Al-Adyan: Journal of Religious Studies Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/al-adyan.v4i2.7245

Abstract

This research aims to find out how the understanding of religious moderation and what issues arise related to religious moderation policies among UIN Suska Riau lecturers. Data were obtained through survey, FGD, and documentation, with several lecturers who are considered to represent the scientific disciplines of Da'wah, Education, Economics, Ushuluddin, and Psychology. The results showed; First, that in general, UIN Suska lecturers have a fairly good national commitment. The same applies to tolerance. They are even willing to be friends with people of different religions; and at UIN Suska Riau, lecturers generally reject all things related to violence. Second, a number of important issues emerged during this research. Although the majority of UIN Suska Riau lecturers view the importance of moderate religious attitudes, there are still those who consider that religious moderation is part of the weakening of Islamic teachings, and there are also those who understand religious moderation as another face of Islam Nusantara. Another issue that arises is that religious moderation is considered an effort to reduce loyalty to one's religion. Religious moderation is considered a process of ignoring religious approaches that are based on text, so that it tends to favor context. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman moderasi beragama dan isu apa saja yang muncul terkait dengan kebijakan moderasi beragama di kalangan dosen UIN Suska Riau. Data diperoleh dengan survey, FGD dan dokumentasi, terhadap beberapa dosen yang dianggap mewakili disiplin keilmuan Dakwah, Pendidikan, Ekonomi, Ushuluddin, dan Psikologi. Hasil penelitian menunjukkan; Pertama, bahwa secara umum, para dosen UIN Suska memiliki komitmen kebangsaan yang cukup baik. Begitu pula pada sikap toleransi. Bahkan mereka bersedia bersahabat dengan orang yang berbeda agama; dan di UIN Suska Riau, para dosen pada umumnya menolak segala hal yang berkaitan dengan kekerasan. Kedua, Sejumlah isu penting muncul selama riset ini dilakukan. Meskipun mayoritas para dosen UIN Suska Riau memandang penting akan sikap beragama yang moderat, namun demikian masih ada juga yang menganggap bahwa moderasi beragama merupakan bagian dari pelemahan ajaran Islam, ada juga yang memahami moderasi beragama sebagai wajah lain dari Islam Nusantara. Isu lain yang muncul adalah bahwa moderasi beragama dianggap sebagai upaya mengurangi kesetiaan terhadap agama yang di milikinya. Moderasi beragama dianggap sebagai proses pengabaian atas pendekatan keagamaan yang didasarkan pada teks, sehingga cenderung menggunggulkan konteks.