Claim Missing Document
Check
Articles

TasybῙh Al-TamṡῙl Dalam Al-Qur’an: Analisis BalagᾹh Pada Surah Al-Kahfi Ayat 45 Aritonang, Pebrina Yanti; Nurul Aulia Ersa Putri; Said Fahrezi; Harun al Rasyid
Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir Vol. 7 No. 1 (2024): Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir
Publisher : Jawa Timur: Prodi. Ilmu Al Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin IAI Tarbiyatut Tholabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alfurqon.v7i1.2672

Abstract

The Qur'an serves not only as a guide and source of law for Muslims but also as a literary masterpiece rich in linguistic beauty and balaghah (rhetorical) devices. One prominent form of balaghah in the Qur'an is tasybih al-tamthil, a simile that combines elements of tasybih (simile) and tamthil (analogy). This study aims to analyze tasybih al-tamthil in Surah Al-Kahf verse 45, which depicts the transient nature of worldly life through the analogy of rainwater that nourishes plants but eventually dries up and vanishes. This research employs a qualitative approach with content analysis, focusing on the balaghah analysis of the elements of tasybih al-tamthil, the figures of speech used, and the uslub (style) that supports the meaning of the simile. The findings reveal that the tasybih al-tamthil in this verse effectively conveys moral messages about the impermanence of worldly life, the fleeting nature of worldly pleasures, and the importance of remembering the afterlife. The use of figures of speech such as tasybih, isti'arah (metaphor), and kinayah (metonymy), along with careful word choice and sentence structure, strengthens the message and makes it more comprehensible and impactful for readers.
Analisis At-Tamanni dalam Q.S Al-Fajr Ayat 24 : (Studi Analisis Tinjauan Ilmu Balaghah) Cikal Awandano; Ifrohul Fadhilah; Widya Kartika; Harun Al Rasyid
IHSANIKA : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 3 (2024): September : IHSANIKA : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/ihsanika.v2i3.1372

Abstract

This research paper attempts to fundamentally review At-Tamanni's dictions contained in the Qur'an. The author will give a special analysis to Surah Al-Fajr verse 24 which tells about someone who regrets and wishes he wanted to return to a previous incident. The method used in this paper is the method of data collection. To perfect this article, the author refers to several credible literature such as the Ulumul Qur'an, journal papers, and online articles. This research succeeded in finding that by using the diction "laita" contained in surah Al-Fajr verse 24 which means assumptions and hopes that are mostly impossible to happen.
PEMAHAMAN I’JAZ AL-QUR’AN DARI PERSPEKTIF TASYRI’ DALAM MEMULIAKAN ANAK YATIM Mutiara Sulistiawati; Egi Alhadi; Dewi Wahyu Sejati; Harun Al Rasyid
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v5i3.4003

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui aspek-aspek mukjizat Al-qur’an dari segi tasyri’. Dalam artikel ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif (library research) yang terfokus pada pengkajian materi-materi kemukjizatan al-qur’an al-kariim. Adapun al-qur’an dalam menyampaikan hukum-hukum yang sifatnya taklifi (pembebanan) itu sifatnya istimewa, dengan menjelaskan larangannya, manfaatnya, perintahnya, mudhorotnya, kesunahan, keharaman dan segala aspek hukum yang ada. Penelitian ini mengkaji bagaimana Ijaz Al-Quran diterapkan melalui perspektif tasyri’ untuk memuliakan anak yatim dalam konteks hukum Islam. Dengan fokus pada analisis ayat-ayat Al-Quran yang berhubungan dengan anak yatim, serta tinjauan terhadap hukum-hukum yang terkait dalam syariat Islam, studi ini mengungkapkan prinsip-prinsip hukum yang mendasari perlakuan yang adil, penyayangan, dan perlindungan terhadap hak-hak anak yatim dalam masyarakat Muslim. Melalui pendekatan tafsir dan analisis hukum Islam, penelitian ini mengidentifikasi konsep-konsep penting seperti wasiyyah, zakat, perwalian, dan hak-hak anak yatim yang diatur dalam tasyri’. Hasil penelitian ini tidak hanya memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana Ijaz Al-Quran dapat diimplementasikan dalam praktik hukum Islam terkait anak yatim, tetapi juga memberikan landasan yang kuat bagi kebijakan danprogram-program yang mendukung kesejahteraan dan keadilan bagi anak yatim dalam masyarakat Muslim.
KEISTIMEWAAN SUSUNAN SURAH DALAM AL-QUR’AN DAN KEUNIKANNYA MENURUT ABDUL QAHIR AL-JURJANI (NADZAM DALAM IJAZ AL-QUR’AN) Athma Mahmuda Damanik; Nur Atika Zahra; Khairil Azhar; Harun Al Rasyid
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v5i3.4346

Abstract

Ringkasan: Kajian Al-Qur'an dalam aspek sastranya tidak dapat dipisahkan dari i'jaz Al-Qur'an itu sendiri. Dimulai oleh Abu Ubaidah Mu’ammar ibn al Matsna yang menulis buku berjudul Majaz al Quran, kata majaz digunakan pertama kali dalam sejarah penelitian balaghah. Kajian ini sangat relevan dengan disiplin ilmu linguistik diantaranya al Bayan, al Ma’ani dan Badi’, bahkan ilmu sharaf dan ilmu nahwu. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui biografi Abdul Qahir al Jurjani dan sejarah pemikirannya mengenai i'jaz al Quran yang dimodifikasi dari teori struktur kebahasaan; (2) mengungkap teori Nadzam dalam i'jaz Alquran menurut Abdul Qahir al Jurjani dan contohnya dalam Alquran. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tinjauan literatur. Hasil penelusurannya adalah : (1) Abdul Qahir al Jurjani adalah seorang ahli nahwu, seorang ulama kaligrafi dan aliran pemikiran Asy'ary dengan pemikirannya melalui konsep anadzm. (2) Teori Nadzm menyatakan: (a) Al-Qur’an mengandung mukjizat dari aspek balaghah; (b) Kemukjizatan al-Qur’an terletak struktur atau susunan kebahasaan; (c) Karakteristik dan Essensi Nadzm dalam alQur’an tertuang pada hubungan antara lafazh dan makna yang tampak pada bait-bait syair yang mengikuti wazan dan kaidah arudh.
Analisis Muraa’t Al-Nadzir pada Surah Ar-Rahman (Study Analisis Ilmu Badi’) Dea Adinda; Syarifah Aulia; Harun Al Rasyid
Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/perspektif.v3i1.2096

Abstract

This research aims to examine the use of the Muro'at al-Nazhir concept in the science of balaghah which is applied to Surah Ar-Rahman in the Al-Qur'an. Muro'at al-Nazhir is a rhetorical technique that emphasizes harmony in meaning, sound, structure, and even contrast of meaning in a text, thereby creating beauty and strengthening the message. Through a text analysis approach, this research identifies various forms of Muro'at al-Nazhir contained in Surah Ar-Rahman, including sound harmony through the repetition of the phrase "فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ" 31 times , harmony of meaning that describes the greatness of Allah and His blessings , harmony of structure through verses that have similar patterns, as well as harmony of opposing meanings that show the contrast between heaven and hell, as well as the creation of humans and jinn from different elements. The research results show that the use of Muro'at al-Nazhir in Surah Ar-Rahman not only adds to the beauty of the language, but also strengthens the spiritual meaning and messages of faith that are conveyed to humans and jinn. It is hoped that this study can deepen understanding of the art of balaghah in the Koran and inspire further study of rhetoric in this Islamic holy book.
IQTIBAS : Mendeteksi Prosa dan Syair dalam Al-Qur’an dan Hadis Abdurrahman Abdurrahman; Mirsa Triandani; Harun Al Rasyid
Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/perspektif.v3i1.2106

Abstract

A few centuries after the demise of the Qur'an, the scholars formulated language, usub and literature in order to study and deepen the content of the Qur'an, which gave rise to many scientific disciplines, among others in the field of language studies, nahwu and sorof , related to the style of language and literature was born balaghoh discipline with branches of study, ma'ani, bayan and badi '. In Badi Science, iqtibas is defined as follows "The speaker saves his prose or poem with something from the Qur'an or Hadith in a way that does not signal that something comes from both." Qaidah The science of Badi allows mutakallim (speaker) to change a little on the word taken from the Qur'an or Hadith, that is due to the adjustment of wazan or other causes. Iqtibas with the text of the Qur'an and sunna is not prohibited and forbidden in absolute terms, it is permissible but must be with caution.
Analisis Al-Muwazanah (Paralelisme) dalam Surah Al-Ghasiyah Ayat 15-16 : Studi Analisis Ilmu Badi` Habibah Khairani; Regina Valda Garzita; Siti Nurfadhillah; Harun Al Rasyid
Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): April: Jurnal Budi Pekerti Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbpai.v3i2.1020

Abstract

This article examines the concept of Al-Muwazanah in the science of balaghah and examples of the application of parallelism in classical Arabic language. Al-Muwazanah is a part of muhassinat al-lafdziyah that focuses on balance and symmetry in sentence structure or the repetition of patterns in two or more parts of a text. Al-Muwazanah is divided into two main types: parallelism in form (structural) and parallelism in meaning (thematic). This research employs a qualitative approach using the method of library study. Based on the analysis, numerous examples of Al-Muwazanah can be found in classical texts, demonstrating the beauty and balance in message delivery.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MELTE VANANA DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) PADA CV VANANA JAYA SINERGI Linda Safitri; Tanto Pratondo Utomo; Pramita Sari Anungputri; Harun Al Rasyid
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Agroindustri Berkelanjutan
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v1i1.5638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode kuantitas dan frekuensi pembelian bahan baku yang optimal, mengetahui reorder point, safety stock dan total inventory cost bahan baku keripik pisang dan coklat compound dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Penelitian ini digunakan untuk mengkaji penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam pengendalian persediaan bahan baku di CV Vanana Jaya Sinergi. Penerapan metode EOQ pada tahun 2019 menghasilkan kuantitas pembelian optimal keripik pisang 487,96 Kg, frekuensi 15, safety stock 314,40 Kg, reorder point 388,997 Kg dan Total Biaya Persediaan Rp219.169,16, sedangakan pada tahun 2020 kuantitas pembelian optimal keripik pisang 300,67 Kg, frekuensi 19, safety stock 184,22 Kg, reorder point 242,212 Kg dan Total Biaya Persediaan Rp248.805,92. Kuantitas pembelian optimal coklat compound pada tahun 2019 adalah 204,33 Kg, frekuensi 11, safety stock 73,34 Kg, reorder point 87,552 Kg dan Total Biaya Persediaan Rp152.672,22, sedangakan pada tahun 2020 kuantitas pembelian optimal coklat compound 124,02 Kg, frekuensi 13, safety stock 42,98 Kg, reorder point 87,552 Kg dan Total Biaya Persediaan Rp177.249,16. Peramalan permintaan bahan baku keripik pisang dan coklat compound pada tahun 2021 yaitu sebesar 3350,844 Kg dan 957,385 Kg. Kuantitas pembelian optimal keripik pisang tahun 2021 adalah 230,22 Kg, frekuensi 15, dan Total Biaya Persediaan Rp 196.038,86. Kuantitas pembelian optimal coklat compound tahun 2021 adalah 87,54 Kg, frekuensi 12, dan Total Biaya Persediaan Rp 159.861,84. Perhitungan persediaan keripik pisang dan coklat compound lebih optimal menggunakan metode Economic Order Quantity, dibanding dengan menggunakan metode konvensional. CV Vanana Jaya Sinergi dianjurkan menggunakan metode Economic Order Quantity.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KOPI (STUDI KASUS: KOPI RIGIS) Ferdi Iskandar; Harun Al Rasyid; Puspita Yuliandari; Erdi Suroso
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol 2, No 1 (2023): JURNAL AGROINDUSTRI BERKELANJUTAN
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7231

Abstract

BUMDes Kampung Kopi merupakan usaha milik desa yang dimiliki oleh Desa Rigis Jaya. Usaha ini dikelola oleh warga setempat yang saat ini berfokus pada pengolahan kopi milik warga. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode EOQ sebagai metode pengendalian persediaan bahan baku perusahaan dan melakukan peramalan persediaan bahan baku untuk tahun 2022 dan 2023. Metode EOQ memberikan data pemesanan bahan baku ekonomis pada tahun 2019 sebesar 363 kg, tahun 2020 sebesar 340 kg, dan tahun 2021 sebesar 454 kg. Persediaan pengaman pada tahun 2019 sebesar 21,48 kg, tahun 2020 sebesar 15,39 kg, dan tahun 2021 sebesar 10,12 kg. Titik pemesanan kembali pada tahun 2019 sebesar 32,04 kg, tahun 2020 sebesar 24,54 kg, dan tahun 2021 sebesar 24,81 kg. Jarak waktu antar pesanan tahun 2019 adalah 34 hari, tahun 2020 adalah 37 hari, dan tahun 2021 adalah 31 hari. Metode EOQ memberikan penghematan total biaya persediaan sebesar Rp 10.382,89 pada tahun 2019, Rp 20.658,91 pada tahun 2020, dan Rp 15.224,66 pada tahun 2021. Peramalan persediaan bahan baku memberikan data perkiraan jumlah permintaan bahan baku pada tahun 2022 dan 2023 masing-masing sebesar 4.444,5 kg.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PRODUK KERIPIK PISANG ASKHA JAYA (STUDI KASUS PADA INDUSTRI KERIPIK PISANG ASKHA JAYA BANDAR LAMPUNG) Eka Windasari; Otik Nawansih; Harun Al Rasyid; Tanto Pratondo Utomo
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol 2, No 1 (2023): JURNAL AGROINDUSTRI BERKELANJUTAN
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7060

Abstract

Minat beli konsumen penting diperhatikan agar usaha industri dapat berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran terhadap minat beli konsumen keripik pisang Askha Jaya. Penelitian ini dilakukan dengan cara survey menggunakan kuesioner terhadap 100 responden yang merupakan konsumen keripik Askha Jaya. Data yang didapat dianalisis menggunakan Uji kualitas data, Uji asusmsi klasik, Uji analisis data dan Uji hipotesis menggunakan Uji t dan Uji F Simultan. Hasil analisis Uji t menunjukkan bahwa variabel produk dan tempat berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli konsumen, sedangkan variabel harga dan promosi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli konsumen. Kemudian hasil uji F menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel produk, harga, promosi, dan tempat mempunyai pengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen produk keripik pisang di Askha Jaya.