Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH PERSEPSI KEMANFAATAN FASILITAS BENGKEL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEMAMPUAN KETERAMPILAN KERJA SISWA PADA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI SMK NEGERI (KETEKNIKAN) DI MAKASSAR Yusuf A. Bachtiar Mappiare; Supriadi; Sapto Haryoko
Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer Vol 9 No 2 (2024): September
Publisher : Jurusan Teknik Elektronika & Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah suatu studi kuantitatif yang bersifat ex post facto yang memiliki tujuan untuk (1) Mengetahui pengaruh persepsi kemanfaatan fasilitas bengkel fasilitas terhadap kemampuan keterampilan kerja siswa. (2) Mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kemampuan keterampilan kerja siswa. (3) Mengetahui pengaruh persepsi kemanfaatan fasilitas bengkel fasilitas bengkel dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kemampuan keterampilan kerja siswa. Variabel independen pada penelitian ini ialah persepsi kemanfaatan fasilitas bengkel dan motivasi kerja, sedangkan variabel dependen adalah kemampuan keterampilan kerja. Populasi yang menjadi fokus dalam penelitian ini terdiri dari siswa yang mengikuti program keahlian Teknik Elektronika Industri di empat sekolah menengah kejuruan, yaitu SMKN 2, SMKN 5, SMKN 9, dan SMKN 10 di Makassar. Jumlah total sampel yang diambil untuk penelitian ini mencapai 154 individu. Informasi penelitian berasal dari penggunaan kuesioner dan uji objektif. Metode analisis data yang diterapkan melibatkan penggunaan regresi linear tunggal dan regresi linear ganda.. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa persepsi kemanfaatan fasilitas bengkel secara parsial berpengaruh positif terhadap kemampuan keterampilan kerja, dan motivasi kerja secara parsial juga berpengaruh positif terhadap kemampuan keterampilan kerja, dan juga persepsi kemanfaatan fasilitas bengkel dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap kemampuan keterampilan kerja
PENGEMBANGAN SISTEM MONITORING DAN CONTROLLING KANDANG AYAM PEDAGING BERBASIS IOT Khairul Amal; Sapto Haryoko; Mahmud Mustafa
Jurnal Media Elektronika Vol. 1 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Jurnal Media Elektronika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menguraikan langkah-langkah dalam mengembangkan sistem pemantauan dan pengendalian kandang ayam pedaging yang berbasis Internet of Things (IoT). (2) Menjelaskan mekanisme kerja sistem pemantauan dan pengendalian tersebut. (3) Menggambarkan fungsi dari alat pemantauan dan pengendalian yang digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Sistem ini memanfaatkan Arduino Mega sebagai pengendali utama dan penyimpan data. Alat ini dilengkapi dengan beberapa komponen, antara lain sensor ultrasonik untuk mendeteksi volume pakan dan air, sensor inframerah untuk mendeteksi pakan ayam dan mengirimkan data ke motor servo melalui Arduino, sensor DHT21 untuk memantau suhu dan kelembaban, serta sensor level air untuk mengetahui ketinggian air pada tempat minum ayam. Hasil pengukuran ditampilkan pada LCD dan aplikasi yang terhubung dengan alat Pengujian alat dilakukan di Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika, menggunakan standar ISO 25010 dengan fokus pada dua karakteristik: fungsionalitas dan kemudahan penggunaan. Pengembangan sistem monitoring dan pengendalian berjalan lancar dan mampu menjalankan instruksi yang telah diprogram. Hasil analisis pengujian fungsionalitas mencapai 100%, sedangkan uji kemudahan penggunaan mendapatkan persentase 86,5%, yang menunjukkan bahwa alat ini sangat layak digunakan. Produk akhir dari penelitian ini dapat diterapkan di lingkungan nyata.
LAMACCA: Learning Analytics–Driven Adaptive Modular LMS Architecture for Collaborative Cyber Classrooms in Higher Education Rahmaniar; Sapto Haryoko; Muhammad Rais; Supriadi
Journal of Vocational, Informatics and Computer Education Vol 3, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/voice.v3i2.468

Abstract

This study addresses limitations of many Learning Management Systems (LMS) that operate primarily as content management and administrative platforms with minimal integration of learning analytics, adaptive learning, and collaborative cyber classroom environments. Despite advances in artificial intelligence, educational data mining, and immersive technologies, these components are often implemented as separate tools rather than parts of an integrated system. This fragmentation limits the ability of institutions to transform LMS into intelligent learning ecosystems that are data informed, adaptive, modular, and collaborative. This study aims to propose LAMACCA (Learning Analytics–Driven Adaptive Modular LMS Architecture for Collaborative Cyber Classroom) as a conceptual framework that integrates learning analytics, adaptive mechanisms, modular learning design, and collaborative cyber classroom interaction into a unified LMS architecture capable of supporting data informed pedagogy in higher education. A conceptual research design was conducted through systematic literature synthesis across four domains: learning analytics, adaptive learning systems, modular architectures, and collaborative virtual learning environments. Studies were examined using criteria of architectural relevance, pedagogical alignment, and cyber classroom integration to identify core principles and model their integration into a unified LMS structure. The study produces a four layer architectural model consisting of (1) a learning analytics engine as the intelligence core, (2) adaptive mechanisms for personalized learning pathways, (3) modular learning components for flexible instructional design, and (4) a collaborative cyber classroom environment that enables real time interaction supported by analytics based monitoring. This integration reconceptualizes the LMS from a passive content management platform into an adaptive, collaborative, and analytics driven cyber learning ecosystem.