Claim Missing Document
Check
Articles

Perbedaan Efektifitas Terapi Seft (Spiritual Emosional Freedom Technique) dan Terapi Musik Keroncong Terhadap Tingkat Depresi pada Lanjut Usia Etika, Arif Nurma; Haryuni, Sri; Sulistya, Wiwin
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 12 No 2 (2017): October Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v12i2.26

Abstract

Depression is an unfavorable condition for the elderly. When depression goes untreated, elderly can isolate themselves even allowed to end his life. Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) and Keroncong music allegedly can be used as complementary therapy for elderly depression. This study aimed to determine the difference effect of Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) and Keroncong music on elderly depression at Jombang geriatric service unit in Pare Kediri. The method used was a quasi-experimental, with a pretest and posttest design. In this study, respondents were grouped into two groups, SEFT intervention group (n=10) and Keroncong music Intervention  group (10). In both groups was given four  therapy sessions, within four weeks, each session is given therapy for 30 minutes. In this study it was found that the decrease of score depression between pretest and posttest at SEFT therapy (p = 0,008) and keroncong music therapy (p = 0,01). By unpaired t test, posttest obtained, the p value (p=0,760) >0.05 so that there is no significant difference between the posttest score in the SEFT Therapy group and thekeroncong music therapy  group. It can be concluded that SEFT and keroncong music  reduce depression in elderly, but no more effective between SEFT and keroncong music reduce depression in elderly.Keywords: Depression, Elderly, SEFT, Keroncong Music
Pengaruh Pemberian Calac 95 Pada Ibu Hamil Di Awal Kehamilan Terhadap Pencegahan Preeklamsia Di Rumah Sakit Siloam Kupang Martenci Ledoh, Nurani; Winarti, Eko; Haryuni, Sri; Sunardi
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v5i2.5656

Abstract

Preeklampsia adalah sindroma spesifik kehamilan dengan menurunnya perfusi organ yang berakibat terjadinya vasospasme pembuluh darah danaktivasi endotel. Sebanyak 3,9% dari semua wanita hamil di dunia mengalami preeklampsia. Salah satu penyulit dalam kehamilan adalah preeklampsia yangmenyebabkan sakit berat, kecacatan jangka panjang, serta kematian pada ibu, janin dan neonatus. Preeklampsia dan eklampsia adalah komplikasi pada masa kehamilan yang merupakan salah satu penyebab kematian dan kesakitan ibu dan bayi di seluruh dunia. Penelitiann menggunakan metode case control sehingga dapat mengetahui kejadian preeklamsia yang dialami oleh ibu hamil,sehingga didapatkan data bahwa kejadian preeklamsia ringan yang sering terjadi yakni pada kategori ibu hamil pada tipe kontrol. Faktor lain yang juga ikut mendukung terjadinya preeklamsia yakni faktor tekanan darah.
Pengaruh Eksistensi Ritual Pengobatan Wonge dalam Pemanfaatan Layanan Kesehatan di Puskesmas Jambula Kota Ternate Im, Supriadi; Mirasa, Yudied Agung; Haryuni, Sri
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 1.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wonge merupakan ritual pengobatan yang sampai saat ini masih sangat dekat dengan mayarakat Kelurahan Dorpedu, Kecamatan Pulau Ternate. Ritual wonge dilakukan dengan cara berintekasi dan meminta bantuan langsung dengan roh leluhur untuk menyembukan penyakit seseorang. Sebagian besar masayarakat Ternate percaya bahwa roh leluhur dapat menemukan pangkal penyakit yang diderita seseorang, serta dapat memberikan obat berupa bacaan mantra serta air yang telah didoakan sebagai penawar yang bisa menghilangkan penyakit yang diderita tersebut. Eksistensi ritual wonge ditengah masyarakat kelurahan Dorpedu seperti berpengaruh terhadap kesadaran masayarat dalam memanfaatakan pelayanan kesehatan tingkat pertama ditengah masyarakat yakni puskesmas. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di Puskesmas Jambula, terdapat fakta bahwa data jumlah kunjungan pasien di Puskesmas tersebut statis dari tahun ke tahun, padahal dari tahun 2016 biaya pelayanan di Puskesmas tersebut digratiskan. Hal tersebut menjadi menjadi alasan utama peneliti melakukan penelitian lebih ini. Tujuan penelitian ini adalah; mendeskripsikan eksistensi ritual wonge terhadap intensitas pemanfaatan layanan kesehatan di Puskesmas yang terdapat di Pulau Ternate. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor utama yang mempengaruhi masayarakat kelurahan Dorpedu dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas adalah faktor sosial budaya, berupa ritual pengobatan wonge.
ANALISIS PENGARUH VALUE STREAM MAPPING DAN 5S METHODOLOGY TERHADAP WAKTU TUNGGU PASIEN RAWAT JALAN DI RSK BEDAH BIMC NUSA DUA Maulana, Irvan; Winarti, Eko; Sunardi, Sunardi; Haryuni, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.42816

Abstract

Pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat, dengan waktu tunggu pasien menjadi aspek utama dalam layanan rawat jalan. Waktu tunggu yang lama dapat berdampak negatif pada kualitas pelayanan, kepuasan pasien, dan kepercayaan terhadap sistem kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan Value Stream Mapping dan 5S Methodology terhadap waktu tunggu pasien rawat jalan di RSK Bedah BIMC Nusa Dua. Permasalahan pada penelitian ini adalah waktu tunggu yang lama dapat mempengaruhi kualitas pelayanan, kepuasan pasien, serta kepercayaan terhadap sistem kesehatan. Metode pada penelitian ini adalah studi kuantitatif dengan desain quasi-experiment non-equivalent control group, melibatkan 100 pasien yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=50) dan kelompok kontrol (n=50). Intervensi dilakukan dengan menerapkan Value Stream Mapping untuk memetakan proses layanan dan 5S Methodology untuk meningkatkan organisasi dan efisiensi. Data waktu tunggu pada setiap tahap layanan diukur dengan stopwatch dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu pendaftaran berkurang 39,3% dari rata-rata 17,62 menit menjadi 10,74 menit, dan waktu antrian berkurang 52,3% dari 23,70 menit menjadi 11,32 menit. Analisis statistik dengan uji Independent T-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol (p < 0,05), dengan rata-rata perbedaan waktu sebesar 4,64 menit. Kesimpulannya pada penelitian ini yaitu penerapan Value Stream Mapping dan 5S Methodology terbukti efektif dalam mengurangi waktu tunggu pasien dan meningkatkan kualitas pelayanan, meskipun tantangan seperti kekurangan staf tetap ada. Penggunaan teknologi, seperti sistem penjadwalan online, juga direkomendasikan untuk mendukung perbaikan berkelanjutan dalam pelayanan kesehatan.
RELATIONSHIP BETWEEN CHARACTERISTIC PATIENT WITH RECURRENT CORONARY HEART DISEASE: Hubungan Karakteristik Pasien dengan Penyakit Jantung Koroner Berulang Haryuni, Sri; Afiani, Nurma; Wahid, Abdurahman; Ana Anggraini, Novita; Perdana Sulistyoning Suharto, Idola; Jayani, Indah
Jurnal Berkala Epidemiologi Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Berkala Epidemiologi (Periodic Epidemiology Journal)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbe.V13I22025.133-139

Abstract

Background:  Recurrent coronary heart disease (CHD) increases the risk of complications and mortality among hospitalized patients. Previous studies report a 58% mortality rate within one year of treatment and a 30% recurrence rate in CHD patients. Purpose:  This study aimed to examine the relationship between patient characteristics and CHD recurrence. Methods:  A retrospective quantitative study was conducted at Kediri City Regional Hospital. A total of 123 CHD patients were selected using proportional random sampling. Independent variables included age, gender, education, income, and knowledge, while the dependent variable was CHD recurrence. Data were analyzed using Chi-square tests and logistic regression. Results:  Bivariate analysis showed significant associations between age (p = 0.000) and knowledge (p = 0.01) with CHD recurrence. No significant associations were found for income (p = 0.373), gender (p = 0.194), or education level (p = 0.983). Multivariate analysis confirmed age (p = 0.000, OR = 8.426, 95% CI: 3.266–21.736) and knowledge (p = 0.017, OR = 2.984, 95% CI: 1.215–7.33) as significant predictors of CHD recurrence. Conclusions:  Older patients are at a significantly higher risk of CHD recurrence compared to younger ones. Additionally, patients with better knowledge about CHD are less likely to experience recurrence. These findings highlight the importance of age-specific and educational interventions in preventing CHD relapse.
HUBUNGAN ANTARA GLASGOW COMA SCALE DAN MEAN ARTERIAL PRESURE) PASIEN CEDERA KEPALA DI RSUD MARDI WALUYO KOTA BLITAR TAHUN 2019 kholifah, Nur; Haryuni, Sri; Etika, Arif Nurma
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v1i1.738

Abstract

Cedera kepala merupakan salah satu penyebab kematian terbesar didunia, terutama banyak terjadipada negara berkembang atau negara berpendapatan rendah. Terjadinya peningkatan angka cedera kepala dapatdipicu oleh beberapa faktor dan ketidaksiapan sistem kesehatan di negara tersebut. Terdapat beberapa carauntuk menilai prognosis pada kasus cedera kepala, salah satunya menggunakan Glasgow Coma Scale
HUBUNGAN ANTARA KETERGANTUNGAN SMARTPHONE DENGAN NOMOPHOBIA DAN INTERAKSI SOSIAL Wulandari, Riny Prasasty; Haryuni, Sri
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v2i1.1274

Abstract

Orang yang mengalami Nomophobia merasakan ketidaknyamanan, kegelisahan, kegugupan, kecemasan, kesedihan dan kehilangan ketika jauh dari smartphone dan ketika tidak bisa menggunakan smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketergantungan smartphone dengan Nomophobia dan interaksi sosial pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri tahun 2020. Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Program Studi Farmasi dan Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri sebanyak 159 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah Sebagian Mahasiswa Program Studi Farmasi dan Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri sebanyak 144 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Cluster Sampling (Area Sampling) juga cluster random sampling. Variabel ketergantungan smartphone sebagai variabel independent dan variabel Nomophobia dan interaksi sosial sebagai variabel dependent. Uji statistic yang digunakan adalah uji spearmen rank didapatkan nilai signifikan atau pvalue (0,000) dan (0,03) < a (0,05) maka di simpulkan ada hubungan antara ketergantungan smartphone dengan Nomophobia dan interaksi sosial pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri tahun 2020. Kata Kunci : Ketergantungan Smartphone, Nomophobia Dan Interaksi Sosial
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kematian Pada Pasien Covid – 19 Di RSD Kertosono Nganjuk Tahun 2022 Adhitia Rosyadi, Firdaus; Winarti, Eko; Haryuni, Sri
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v5i2.5536

Abstract

Eksplorasi faktor risiko kematian pada pasien Covid-19 sedini mungkin menjadi sangat penting guna mengambil tindakan dan intervensi yang tepat dan meningkatkan kualitas prognosis pasien Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor – faktor yang mempengaruhi kematian pada pasien Covid-19 yang dirawat di RSD Kertosono. Desain penelitian case control study, pendekatan retrospektif.   Populasi seluruh pasien pasien Covid – 19 yang dirawat di RSD Kertosono tahun 2022 sebanyak 456 Pasie n.Jumlah sampel 47 pasien sebagai kasus dan 47 pasien sebagai kontrol. Variabel independen adalah faktor yang mempengaruhi kematian (usia, jenis kelamin, komorbid, vaksinasi Covid - 19, penanda Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR), penanda D-Dimer dan kadar saturasi oksigen pasien. Variable dependen kematian Pasien Covid – 19. Data diuji menggunakan uji Chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan faktor usia (p = 0,039), jenis kelamin terhadap kematian (0,192), komorbid (p = 0,307), vaksinasi (p = 0,213), Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR) (p = 0,000), faktor penanda D-dimer (p = 0,007) dan kadar saturasi oksigen (p = 0,000). Uji regresi logistik didapatkan hasil faktor paling berpengaruh terhadap kematian pasien Covid – 19 adalah faktor penanda NLR (OR 0,174). Pencegahan dan penanganan segera serta intervensi yang tepat pada penderita covid-19 diperlukan untuk meminimalisasi angka kematian penderita covid-19.
Analisis Faktor Kejadian TBC Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan Tb Paru Dengan Pendekatan Teori Lawrence Green Purwanti, Evi; Winarti, Eko; Haryuni, Sri; Novita Agnes, Yeni Lutfiana
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v5i2.5537

Abstract

 Indonesia merupakan negara kedua yang memiliki kasus TBC terbanyak di dunia. Salah satuprovinsi di Kalimantan yang memiliki kasus TBC tertinggi adalah Kalimantan Barat. Kalimantan Baratmenjadi salah satu provinsi yang memiliki angka penyelesaian terendah. Rendahnya angka penyelesaiankasus TBC di Kalimantan Barat menyebabkan kasus TBC semakin meningkat. Penelitian ini dilakukanuntuk mengetahui faktor kejadian TBC yang berhubungan dengan perilaku pencegahan TBC paru. Jenispenelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden. Respondendalam penelitian ini adalah masyarakat Dusun Tanah Merah, Desa Sungai Kelik, Kecamatan NangaTayap, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat yang memiliki keluarga mengidap TBC. Data penelitiandikumpulkan menggunakan teknik kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat,multivariat, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Adapun grand theory yang digunakan dalam penelitianini adalah teori Lawrence Green (1980). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuantidak berpengaruh (0,129 > 0,05) terhadap perilaku pencegahan TBC paru, perilaku kesehatanberpengaruh signifikan (0,043 < 0,05) terhadap perilaku pencegahan TBC paru, sikap berpengaruhsignifikan (0,013 < 0,05) terhadap perilaku pencegahan TBC paru, tindakan berpengaruh signifikan(0,032 < 0,05) terhadap perilaku pencegahan TBC paru, persepsi berpengaruh signifikan (0,049 < 0,05)terhadap perilaku pencegahan TBC paru.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Puskesmas Agats Kabupaten Asmat Tahun 2024 Rias, Natan; Haryuni, Sri; Susmiati; Mirasa, Yudied Agung
Jurnal Mahasiswa Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jumakes.v6i2.6503

Abstract

Stunting adalah permasalahan gizi yang semakin banyak ditemukan di negara berkembang, termasuk Indonesia. Stunting adalah kondisi tinggi badan seseorang lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain pada umunya atau yang seusia. Masalah balita pendek atau stunting menggambarkan adanya masalah gizi kronis yang dipengaruhi oleh ibu ataupun calon ibu, masa janin, dan masa bayi/balita serta masalah lainnya yang secara tidak langsung mempengaruhi kesehatan (Kemenkes, 2016). Stunting merupakan keadaan tubuh yang pendek dan sangat pendek hingga melampaui defisit -2 SD di bawah median panjang atau tinggi badan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah crosssectional, yaitu penelitian observasional cara pengambilan data variabel bebas (independen) dan variabel terikat (dependen) dilakukan sekali dalam waktu yang bersamaan (Notoatmodjo, 2012). Berdasarkan sumber data yang digunakan penelitian ini menggunakan data primer. Berdasarkan Spearman Rank didapatkan nilai signifikan (p value) = 0, 000 (< a = 0,05) sehingga dapat disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya ada hubungan berat badan lahir dengan kejadian stunting di Puskesmas Agats Kabupaten Asmat. Nilai Coeffisien Correlation sebesar 0,564 menyatakan bahwa hubungan antara berat badan lahir dan kejadian stunting dalam kategori Kuat dengan arah positif yang artinya semakin banyak balita dengan riwayat berat lahir rendah semakin tinggi kejadian stunting.
Co-Authors A. Santika Abda Abda Abdurahman Wahid Adhitia Rosyadi, Firdaus Alimansur, Moh An Nisa Sukmawati, Datin Ani Sutriningsih Ani Sutriningsih Ani Sutriningsih Ardiyani, Vita Maryah Arif Nurma Etika Ayuningtyas, Rahayu Bin Abd Kadir, Mujtahid Christine Dupe Datin An Nisa Sukmawati Dessy Lutfiasari Dina Septiany Dwi Rahayu Ediatmi Ediatmi Erik Irham Lutfi Erni Rahmawati Evi Purwanti Fachry Abda El Rahman Fahma Laili, Nur Fatma Sayekti Ruffaida Fatma Sayekti Ruffaida Fatma Sayekti Ruffaida, Fatma Sayekti Fery Yuniarto, Prayoga Handayani , Wiwik Hawiyah, Siti Idola Perdana Sulistyoning Suharto Ifana Anugraheni Im, Supriadi Indah Jayani Indah Jayani Indah Jayani Joko Purwanto Karingga, Devangga Darma Kun Ika Nur Rahayu Kun Ika Nur Rahayu Kun Ika Nur Rahayu Lisna Watie Geragam Martenci Ledoh, Nurani Maulana, Irvan Mei Fita Asri Untari Mirasa, Yudied Agung Moh. Alimansur Mujtahid Bin Abd. Kadir Neni Probosiwi Novita Agnes, Yeni Lufiana Novita Agnes, Yeni Lutfiana Novita Ana Anggraini Novita Ana Anggraini Nur Fahma Laili NUR KHOLIFAH Nur Rahayu, Kun Ika Nurma Afiani Oresye, Berta Perdana Sulistyoning Suharto, Idola prayoga fery yuniarto Rauf, Fitrah Hi Remigio Halek Alves Retty Ratnawati Retty Ratnawati Rias, Natan Rindang Fitriana Ulfa Rinik Eko Kapti Rinik Eko Kapti, Rinik Samelina Eleeuw Samudera, Wahyu Sukma Seno Andri Sri Widati Sukmo, Previ Kuncoro Sulistya, Wiwin Sulistyawati, Wiwin Sulistyoning Suharto, Idola Perdana Sulistyoning Suharto, Idola Perdana Sunardi Sunardi Sunardi Susmiati Susmiati Tsamrotul Ilmi Wahid, Abdurahman Wahyu Dini Metrikayanto Wahyu Sukma Samudera winarti, eko Wiwin Sulistya Wulandari, Riny Prasasty Yanuar Mukhammad Yeni L. N. A Yeni L. N. Agnes Yoga Yuniadi Yohanes Tatan Yunalia, Endang Mei Yusuf, Anita