Claim Missing Document
Check
Articles

Pengetahuan Ibu tentang Masalah Gizi Kronis pada Anak: Sebuah Narrative Review Hendrawati, Sri; Maryam, Nenden Nur Asriyani; Mirwanti, Ristina; Fitri, Siti Ulfah Rifaatul
Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (Profesi Ners XXVI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Status gizi anak di Indonesia masih cukup rendah. Keadaan ini dapat mengancam upaya Indonesia untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, salah satunya karena masalah gizi kronis. Dalam hal ini, pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi pada anak sangat penting, karena dengan pengetahuan ibu yang baik akan memberikan makanan yang baik dan seimbang kepada anak, dengan demikian maka hal ini dapat mempengaruhi status gizi anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang masalah gizi kronis pada anak. Metode: Kajian literatur ini menggunakan metode narrative review. Pencarian literatur menggunakan electronic database yang terdiri dari Google Scholar, Pubmed, dan EBSCOhost. Kata kunci yang digunakan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Kriteria inklusi yang digunakan adalah penelitian original berbahasa Indonesia atau Inggris, penelitian kuantitatif atau kualitatif, artikel menggunakan sampel yaitu ibu yang memiliki anak serta penelitian terkait status gizi anak dan masalah gizi kronis pada anak, artikel terbit dalam 10 tahun terakhir (2012-2022), dan tersedia dalam full text. Peneliti menemukan 11 artikel yang dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil: Dari 11 artikel yang menggambarkan pengetahuan ibu tentang masalah gizi kronis pada anak menunjukan bahwa pengetahuan ibu terkait masalah gizi kronis pada anak secara garis besar masih dalam kategori kurang pengetahuan. Hal ini mungkin disebabkan rendahnya tingkat pendidikan ibu, rendahnya tingkat sosial ekonomi, pengasuhan ibu terkait pemberian makan pada anak masih kurang, dan perilaku ibu sebagian besar kurang sesuai dalam hal pemenuhan gizi anak. Sebagian besar ibu belum mengetahui terkait pemenuhan gizi seimbang pada anak. Kesimpulan: Hasil analisis dari beberapa jurnal menunjukkan bahwa pengetahuan ibu sangat mempengaruhi masalah gizi pada anak. Untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang masih dalam kategori kurang perlu dilakukannya promosi kesehatan terkait pemenuhan gizi seimbang dan praktik pemberian makan pada anak. Hasil tinjauan literatur ini diharapkan dapat dijadikan sumber referensi sebagai acuan untuk memberikan promosi kesehatan, salah satunya oleh perawat guna mencegah risiko masalah gizi kronis pada anak.
Penggunaan Artificial Intelligence oleh Tenaga Kesehatan pada Area Keperawatan Kritis: Sebuah Protokol Scoping Review Mirwanti, Ristina; Nuraeni, Aan; Emaliyawati, Etika; Hendrawati, Sri
Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (Profesi Ners XXVI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artificial intelligence atau kecerdasan buatan telah digunakan dalam analisis data yang rumit dan besar untuk memberikan keluaran tanpa input manusia dalam berbagai konteks perawatan kesehatan. Area keperawatan kritis atau perawatan intensif memiliki banyak data yang tersedia serta memiliki kebutuhan akan peningkatan efisiensi dalam perawatan pasien. Hal ini menjadi salah satu alasan, perawatan intensif dianggap cocok untuk penerapan artificial intelligence. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan artificial intelligence oleh tenaga kesehatan pada area keperawatan kritis serta mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan penggunaannya, serta untuk mengidentifikasi peluang perbaikan di masa depan. Protokol scoping review ini disusun menggunakan framework Arksey & O’Malley. Peneliti akan mencari literatur menggunakan teknik advance search pada database dan search engine CINAHL, PubMed, Scopus, Science Direct, SAGE journals dan Google Scholar. Kata kunci yang akan digunakan dalam review ini yang memenuhi unsur population yaitu, healthcare professional dengan alternatif terminologi seperti healthcare professional or healthcare providers or physician or nurse(s) or doctor(s) dan konsep artificial intelligence, dengan alternatif ai or a.i. or machine learning or deep learning, serta konteks critical care dengan alternatif intensive care or icu. Setelah itu, dua reviewer akan melakukan skrining pada abstrak secara independen sesuai dengan kriteria inklusi. Peneliti akan melaporkan hasil yang didapatkan dalam diagram alur PRISMA. Peneliti akan melakukan analisa pada hasil yang didapatkan berdasarkan data bibliografi serta hasil studi terkait penggunaan artificial intelligence pada area keperawatan kritis. Hasil dari review ini diharapkan dapat memberikan informasi terkait pelaksanaan penggunaan artificial intelligence pada area keperawatan kritis, juga kekuatan dan kelemahan penggunaannya, serta peluang perbaikan di masa depan.
Intervensi Non Farmakologis untuk Menurunkan Mual dan Muntah pada Anak Kanker pasca Kemoterapi: Sebuah Narrative Review Hendrawati, Sri; Rukmasari, Ema Arum; Mediani, Henny Suzana; Maryam, Nenden Nur Asriyani; Febriansyah, Rifki
Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (Profesi Ners XXVII)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kanker merupakan suatu penyakit yang terjadi akibat pertumbuhan abnormal sel dalam tubuh. Kemoterapi merupakan salah satu terapi modalitas dalam pengobatan kanker. Mual dan muntah merupakan efek samping kemoterapi yang diakibatkan oleh penggunaan obat yang sangat emetik dari kemoterapi sehingga diperlukan intervensi untuk mengatasinya, diantaranya intervensi non farmakologis yang mudah untuk dilakukan, murah, dan minim efek samping. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi intervensi non farmakologis dalam menurunkan mual dan muntah pada anak dengan kanker pasca kemoterapi. Metode: Desain yang digunakan adalah narative review dengan database terdiri dari PubMed, Science Direct, EBSCOhost, dan search engine Google Scholar. Kata kunci dalam penelitian ini menggunakan boolean frase dan kata kunci bilingual. Kriteria inklusi pada narrative review ini yaitu anak dengan kanker, intervensi non farmakologis untuk mual dan muntah, dan artikel free full text yang berbahasa Inggris dan Indonesia dengan tahun publikasi 2012-2022. Hasil pencarian artikel dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil dan Diskusi: Hasil pencarian mendapatkan sebanyak 1.140 artikel, dan hanya sembilan artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Dari hasil telaah sembilan artikel tersebut ditemukan lima jenis intervensi non farmakologis mual dan muntah pada anak kanker pasca kemoterapi. Intervensi non farmakologis tersebut diantaranya terapi akupuntur, akupresur, terapi pijat, hipnoparenting, dan teknik relaksasi otot progresif. Kesimpulan dan Saran: Intervensi non farmakologis yang terdiri dari akupuntur, akupresur, terapi pijat, hipnoparenting, dan teknik relaksasi otot progresif mampu menurunkan tingkat mual dan muntah akibat kemoterapi, mempercepat waktu pemulihan, mengurangi biaya pengobatan, serta meredakan nyeri dan distres akibat mual dan muntah. Perawat diharapkan dapat memastikan akan penguatan peran dan tanggung jawab dalam kemampuannya menerapkan intervensi non farmakologis untuk menangani mual dan muntah sebagai opsi pada pasien kanker baik di lingkungan rumah sakit, pelayanan primer, maupun di rumah.
Intervensi Oral Care pada Pasien Anak dengan Resiko Aspirasi Gaucher Disease: Case Report Refina, Ayene; Hendrawati, Sri
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i1.14907

Abstract

ABSTRACT Gaucher disease (GD) is a rare disease characterized by a deficiency of the enzyme Glucocerebrosidase, resulting in a buildup of fatty substances which can damage body organs, one of which is neurological disorders. With neurological disorders, the patient will be at risk of aspiration so it is necessary to install a Nasograstric Tube (NGT). NGT care needs to be carried out including maintaining the moisture of the oral mucous membrane. The aim of this study was to identify oral care interventions in reducing the degree of damage to the oral mucous membranes in pediatric patients with Gaucher disease. This research uses a case report method with a nursing care approach. The instrument used was BOAS (Back Oral Assessment Score) which was assessed on the first and last day of intervention. This research was conducted on An. A is 25 months old and is being treated at RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Obtained subjective data from An. A has been using an NGT for two months and plans to go home with the NGT still installed, An's oral mucosa. A is dry, and there are reddish black lesions on the lower lip. The nursing diagnosis in the case was the risk of aspiration, while the intervention carried out was oral care and honey which was given every eight hours for three days with a duration of 15-20 minutes. Based on the research results, it was found that oral care and honey can reduce the degree of damage to the oral membranes in children with a BOAS score of 11 before the intervention and after the intervention to 9. The researcher's suggestion for nurses as care givers is to apply oral care and honey to pediatric patients to maintain the moisture of the mucous membranes. orally due to long-term use of NGT. Keywords: Children, Impaired Skin Integrity,  Gaucher Disease, Oral Care  ABSTRAK Gaucher disease (GD) merupakan suatu penyakit langka yang ditandai dengan adanya kekurangan enzim Glucocerebrosidase, sehingga terjadi penumpukan zat lemak yang dapat merusak organ tubuh salah satunya gangguan neurologis. Dengan adanya gangguan neurologis, pasien akan mengalami resiko aspirasi sehingga perlu dilakukan pemasangan Nasograstric Tube (NGT). Perawatan NGT perlu dilakukan termasuk  menjaga kelembaban membran mukosa oral. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi intervensi oral care dalam menurunkan derajat kerusakan membran mukosa oral pada pasien anak dengan gaucher disease. Penelitian ini menggunakan metode case report dengan pendekatan asuhan keperawatan. Instrumen yang digunakan yaitu BOAS (Back Oral Assessment Score) yang dikaji pada hari pertama dan terakhir intervensi. Penelitian ini dilakukan pada An. A berusia 25 bulan dan dirawat di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Didapatkan data subjektif An. A sudah menggunakan NGT selama dua bulan dan rencana akan pulang dengan NGT yang masih terpasang, mukosa oral An. A kering, dan terdapat lesi berwarna hitam kemerahan di bibir bawah. Diagnosis keperawatan pada kasus yaitu resiko aspirasi, sedangkan intervensi yang dilakukan yaitu oral care dan madu yang diberikan setiap delapan jam sekali selama tiga hari dengan durasi 15-20 menit. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa oral care dan madu dapat mengurangi derajat kerusakan membran oral  pada anak dengan skor BOAS 11 sebelum intervensi dan setelah intervensi menjadi 9. Saran peneliti untuk perawat sebagai care giver dapat menerapkan oral care dan madu pada pasien anak untuk menjaga kelembaban membran mukosa oral akibat penggunaan NGT yang berlangsung lama. Kata Kunci: Anak, Gangguan Integritas Kulit, Penyakit Gaucher, Perawatan Mulut
Praktik Pemberian Makan Sebagai Faktor Penyebab Stunting pada Balita: Sebuah Narrative Review Hendrawati, Sri; Baeti, Rahmawati Nur
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 7, No 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v7i1.14975

Abstract

Stunting is Indonesia's most significant nutritional problem, with an incidence rate that tends to increase, reaching 29.6%. One of the causes of stunting is inappropriate feeding. It is influenced by social, cultural, and economic factors. This literature study purposed to identify toddlers feeding practice to the incidence factors of stunting. This literature study method is a narrative review. The framework of the narrative review process, according to Ferrari (2015), consists of five stages, namely identifying scientific literature in the database, identifying keywords, selecting articles database, identifying keywords, selecting articles, writing the results and discussion. Articles were collected from Cinahl, Pubmed, and Google Scholar. The keywords used were "mother" or "parent" and "feeding practice" and "parenting" and “stunting” by boolean "OR" and "AND" and in Indonesian namely feeding practices by mothers on stunting toddlers. The inclusion criteria were articles in Indonesian or English, published in 2011-2021, has an abstract, free full text, and located in Indonesia. The literature study found 58,849 articles, and only 10 articles met the criteria and were reviewed. Feeding practice that related to incidence factors included permissive parenting in feeding, early/ late complementary feeding, inadequate nutrition of complementary feeding, and mother’s lack of knowledge about toddler nutrition. Future research needs to assess further factors associated with feeding practices, such as economic, social and cultural factors.
TINJAUAN LITERATUR: KEBUTUHAN ORANG TUA DENGAN BAYI SAKIT KRITIS DALAM IMPLEMENTASI FAMILY CENTERED CAREDI RUANG PERAWATAN INTENSIF NEONATAL Hendrawati, Sri; Maryam, Nenden Nur Asriyani; Permana, Septa
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 1 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/76kcxv32

Abstract

Infant hospitalization in the neonatal intensive care unit adversely affects both infants and their parents. Efforts can be developed to minimize the negative impact by applying family-centered care. The first step is to identify the needs of parents. Therefore, this literature review aims to identify the needs of parents with critically ill infants in the neonatal intensive care unit. Articles were collected through EBSCOhost, PubMed, Science Direct, and Scopus electronic database using the keywords critically ill infants, family-centred care, needs of parents, and neonatal intensive care unit were searched for qualitative and quantitative studies. The articles reviewed were only articles with full text, written in English, and published from 2015 to 2024. It found 925 articles on infant care in the neonatal intensive care unit, only 10 articles explicitly related to the needs of parents. Needs of parents with critically ill infants, including the needs for (1) positive acceptance and caring attitude of nurses towards infant and parents; (2) accurate information, effective communication, and involvement of parents in decision-making regarding the condition of the infant; (3) feel confident and believe that infant gets the best care; (4) have adequate contact with an infant; (5) involved in caring for the infant with the guidance and supervision of nurses; and (6) comfortable neonatal intensive care unit environment. According to the six needs, each parent has a different priority. Identifying the needs of parents in the neonatal intensive care unit can allow nurses to integrate these needs into family-centered care so that parents can meet these needs, get satisfaction, and improve the quality of life of infants
TINJAUAN LITERATUR: POLA NORMALIZATION BEHAVIOR PADA ORANGTUA YANG HIDUP DENGAN ANAK SAKIT KRONIS Hendrawati, Sri; Nurhidayah, Ikeu; Sutini, Tititn
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 1 (2025): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/gh7sb689

Abstract

Chronic illness in children has an impact, whether physical, psychological, social, spiritual, cultural or economic, not only for themselves but also for their parents and families. Parents have a significant role in helping children with chronic illnesses adapt to the illness and achieve optimal growth. Normalization is a process whereby families try to normalize their daily lives while having children with chronic illnesses. This literature review aims to identify normalization behaviour in parents living with chronically ill children. Articles were collected through EBSCOhost, PubMed, Science Direct, and Scopus electronic database using the keywords normalization behaviour, parent, and chronically ill children using qualitative and quantitative studies. The reviewed articles were only articles with full text, written in English, and published from 2015 to 2024. The methodological quality of this literature review was assessed according to the guidelines of the Critical Appraisal Skills Programme. It found 54 articles and only seven articles met the criteria. In families, especially parents who are experiencing difficulty in coping with chronic illness, there were recommended to promote normalization. Normalization behaviour consists of acknowledging that the impairment is present, defining life as usual, minimizing the social consequences of the illness, and engaging in behaviour that demonstrates normalcy to others. In addition, an individual or family who normalizes accepts that there is a deviation from health but strives to live as usually as possible despite the limitations. Nurses can assist the family in performing normalization behaviour by reviewing the family's daily routines, providing social support, enhancing coping strategies, enhancing family closeness, and identifying family or community support sources
PEMBERIAN INTERVENSI WATER TEPID SPONGE DAN MANAJEMEN MUAL PADA ANAK HIPERTERMIA DAN DEFISIT NUTRISI: LAPORAN KASUS Yuli Rahmawati Utami; Rakhmawati, Windy; Hendrawati, Sri
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 7 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v7i2.2716

Abstract

Histoplasmosis and Tuberculosis (TB) have similar clinical manifestations such as fever, weight loss, night sweats, fatigue. There is a dual diagnosis related to infections that cause febrile neutropenia and malnutrition, an emergency condition. The water tepid sponge method and nausea management need to be used. The aim of this study to determine the effect of applying water tepid sponges and management of nausea in children with hyperthermia and nutritional deficits. The Research design is a case report. The Research sample is client An. L, was diagnosed with pulmonary tuberculosis based on OAT and Histoplasmosis. The Research was carried out four days (observation, assessment, interviews, and intervention). The interventions carried out are warm compress on the forehead, water tepid sponge, combination with paracetamol, and nausea management according to the patient's condition. The evaluation was carried out before and after the intervention. After nausea management, An. L experienced an increase food portions and ate regularly. Decrease in body temperature within the normal range (36.5-37.5°C) for different durations after several interventions. Providing water tepid sponge intervention and nausea management proved effective in reducing fever and increasing appetite. Keywords: children, histoplasmosis, nausea management, pulmonary tuberculosis, water tepid sponge.
Perbedaan Stimulasi Perkembangan Anak Toddler oleh Ibu Bekerja dan Ibu Tidak Bekerja Mediani, Henny Suzana; Sutini, Titin; Pratiwi, Yayu; Nurhidayah, Ikeu; Hendrawati, Sri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.5962

Abstract

Peran aktif ibu merupakan faktor penting dalam stimulasi perkembangan anak toddler. Namun pada era modern ini, banyak ibu yang bekerja, sehingga peran ibu dalam stimulasi perkembangan anak terhambat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran stimulasi perkembangan anak toddler oleh ibu bekerja dan ibu tidak bekerja di Desa Rancaekek Wetan Kabupaten Bandung. Metode penelitian berupa deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 88 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan dari 36 ibu bekerja 44,4% melakukan stimulasi perkembangan baik dan 55,6% kurang. Sedangkan dari 52 ibu tidak bekerja 59,6% melakukan stimulasi perkembangan baik dan 40,4% kurang. Bagi ibu yang bekerja dan tidak bekerja harus menyempatkan waktu untuk melakukan stimulasi perkembangan anak dan bagi perawat komunitas bersama kader posyandu diharapkan dapat melakukan pendidikan kesehatan yang berkesinambungan untuk meningkatkan upaya ibu menstimulasi perkembangan anak
INTERVENSI PEMBERIAN TERAPI NEBULASI MENGGUNAKAN NACL 3% DENGAN GAGAL NAPAS: STUDI KASUS Triyani, Dian; Rukmasari, Ema Arum; Hendrawati, Sri
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 4 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, April 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i4.2570

Abstract

Gagal napas adalah kondisi dimana pernapasan tidak dapat mengeluarkan karbon dioksida dari tubuh (hiperkapnia) dan tidak dapat menyuplai oksigen kedalam tubuh  (hipoksemia) secara adekuat. Intervensi manajemen jalan napas harus segera diberikan karena akan  berdampak pada kerusakan otak bahkan kematian pada anak. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan penerapan terapi nebulasi menggunakan NaCl 3% dalam mengatasi bersihan jalan napas tidak efektif.  Penelitian ini menggunakan desain studi kasus. Kriteria hasil yang diharapkan dengan dilakukannya intervensi yaitu adanya pengeluaran sekret, suara ronkhi di lapang paru meredup dan frekuensi napas membaik.  Hasil yang didapatkan sebelum diberikan intervensi frekuensi napas pasien di rentang 24 - 42x/menit dengan suara ronkhi di seluruh lapang paru, setelah diberikan intervensi frekuensi napas ada di rentang 23-28x/menit. NaCl 3% terbukti efektif dalam mengatasi bersihan jalan napas dan meningkatkan saturasi oksigen. NaCl 3% bekerja mengencerkan sekret dan meningkatkan refleks batuk pada bayi. Hal ini dikarenakan mekanisme kerja hipertonik yang menganggu ikatan ion sekret dan mengurangi keterikatan silang yang ada didalamnya, melembabkan saluran pernapasan, dan merangsang pelepasan prostaglandin. Pemberian terapi nebulasi NaCl 3% dengan posisi semi fowler  terbukti efektif dalam mengatasi masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Pemberian NaCl 3% lebih direkomendasikan untuk anak dibandingkan dengan pemberian salbutamol dan epinefrin.
Co-Authors Aan Nuraeni Abas, Latifa Hidayani Adistie, Fanny Agiustien, Ghita Megalia Agustiana, Ekawati Ahmad Yamin AI MARDHIYAH, AI Allenidekania Allenidekania Alya, Fania Putri Amita, Dzira Fitria Arlette Suzy Puspa Pertiwi Astiani, Santi Baeti, Rahmawati Nur Citra Windani Mambang Sari Desy Indra Yani Dewi Fitriani Fitriani Dewi Gayatri Dian Triyani Dini Wahyuni Ema Arum Rukmasari Endah Rahayu Etika Emaliyawati Farah Nibras Almira Fatimah, Sari Fildzah, Filsya Khoirina Fujiyastuti, Gendis Gusgus Graha Ramdhanie Habsyah Saparidah Agustina Hana Rizmadewi Agustina Henny Suzana Mediani Hidayat, Anne Mayliani Ika Mustika Ikeu Nurhidayah Ikeu Nurhidayah Indra Maulana, Indra Iwan Shalahuddin Iyus Yosep JARWADI, JARWADI K.H, Firla Husnul Khofifah, Intan Nurul Kosim Kosim Kusman Ibrahim Laili Rahayuwati Lumbantobing, Valentina Manahan, Sautman Maria komariah Maryam, Nenden Mochammad Imron Awalludin Nani Nurhaeni Nanji, Noor Soeseno Vijaya Krishna Nenden Nur Asriyani Maryam Neng Heni Nurhaeni Nita Fitria Nur, Gina Zulfah Permana, Septa Pratiwi, Yayu Puri, Riftania Aulia Putri, Angeli Soradin Putri, Azalia Melati Raden Mohamad Herdian Bhakti Raden Nabilah Putri Fauziyyah Rahma, Valenty Rafaustine Ratih Kusuma Dewi Ratih Kusuma Dewi Rausanfikra, Syiffa Salsabila Refina, Ayene Rifki Febriansyah Risminda, Nestia Ristina Mirwanti, Ristina Safitri, Dian Dinnar Eka Sari, Citra Windani Mambang Septa Permana Setiawan, Shafanissa Aulia Sisdiana, Etty Siti Ulfah Rifa’atul Fitri Siti Yuyun Rahayu Fitri Sri Hastuti, Tuti Sugiharto, Firman Sutini, Tititn Tetti Solehati Theresia Eriyani Titin Sutini, Titin Udin Rosidin Widaryanto, Benny Windy Rakhmawati Witdiawati Witdiawati, Witdiawati Yanti, Silvya Dwi Yuli Anggia Yuli Rahmawati Utami