Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Kompetensi Guru melalui Workshop Kurikulum Berbasis Deep Learning Pada SMAN 1 Cikancung Kabupaten Bandung : Pengabdian Intan Indah Megasari; Rika Sartika; Kokom Komalasari; Dadang Sundawa; Iim Siti Masyitoh
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6017

Abstract

Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut guru memiliki kemampuan merancang pembelajaran bermakna yang mengembangkan kompetensi holistik peserta didik. Berdasarkan observasi awal di SMAN 1 Cikancung Kabupaten Bandung, mayoritas guru belum memahami penerapan kurikulum berbasis deep learning. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru melalui workshop interaktif dan partisipatif yang dilaksanakan pada April 2025 dengan melibatkan 21 guru dari berbagai mata pelajaran. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi konsep dasar deep learning, pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran, dan pendampingan perancangan Modul Ajar kontekstual. Hasil kegiatan menunjukkan 90,5 persen guru memberikan apresiasi maksimal terhadap relevansi materi, 81 persen telah mengimplementasikan di kelas dengan respon positif dari 94,1 persen siswa yang menunjukkan peningkatan antusiasme dan partisipasi aktif. Seluruh guru menyatakan kegiatan ini memberikan perubahan positif fundamental dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna, reflektif, dan berpusat pada peserta didik, serta membuka peluang kolaborasi berkelanjutan dengan perguruan tinggi. Kegiatan ini membuktikan bahwa workshop deep learning merupakan strategi efektif untuk penguatan kompetensi pedagogik guru dalam mendukung implementasi kurikulum adaptif terhadap tantangan pendidikan kontemporer.
THE URGENCY OF INSTILLING SA'O LOCAL WISDOM VALUES IN ENVIRONMENTAL CONSERVATION EFFORTS FOR STUDENTS IN NGADA REGENCY Fransiskus Xaverius Rema; Nana Supriatna; Dadang Sundawa; Neiny Ratmaningsih
Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 Number 4 (October 2025)
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jpm.v6i4.6205

Abstract

The traditional architecture of Sa'o, which is the traditional house of Bajawa, demonstrates the preservation of environmental sustainability through local wisdom. This study aims to: (1) examine the values of local wisdom in the development and governance of Sa'o and the environment in Bena Village, and (2) analyze the role of this local wisdom as respect for nature and its relevance as an educational medium for students. The study concludes that the local wisdom of Bena Village is a valuable form of social and ecological capital. Therefore, a strategy is needed to help students understand, appreciate, and preserve these values so they can face global environmental challenges. The findings reveal that local wisdom in Sa'o enables students to maintain harmony in their lives through traditions and rituals that have been passed down for generations. This wisdom can also serve as a reference for knowledge and understanding to overcome and anticipate current local environmental issues, particularly those related to pollution.