Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC, 2013) menunjukkan bahwa ada perubahan iklim dan kenaikan suhu yang signifikan di Asia Tenggara (Howarth, Viner, Dessai, Rapley, & Jones, 2017). Perubahan iklim diperkirakan akan meningkatkan ancaman terhadap ketahanan pangan, kesehatan manusia, ketersediaan air, keragaman hayati, dan kenaikan air laut di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Salah satu upaya untuk mencegah dan mengatasi permasalahan di atas adalah dimulai dari Pendidikan. Pendidikan sekolah dasar memiliki peranan dalam pembentukan karakter anak. Tujuan penelitian ini adalah menciptakan desain pembelajaran sains sekolah dasar berbasis green curriculum. Penelitian ini termasuk dalam Penelitian dan Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, yang merupakan kependekan dari Analisa (analisis), Desain (perancangan), Pengembangan (pengembangan), Implementasi (penerapan), dan Evaluasi (evaluasi). Hasil validasi terkait pengembangan perangkat pembelajaran sains sekolah dasar berbasis green curriculum adalah valid. Dalam penelitian pengembangan dihasilkan hasil yang valid dengan di terapkan melalui ujicoba terbatas di lingkungan sekolah alam MI Baipas Malang dan MI Hidayatul Mubtadiin dalam mengukur perbedaan Budaya ramah lingkungan.