Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

EFEKTIFITAS DAUN KATUK, PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI IBU MENYUSUI DI WILAYAH PUSKESMAS DEMPET Indah Risnawati; Indanah Indanah; Fania Nurul Khoirunnisa'; Rizka Himawan; Khoirur Rohmah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2022): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i1.1481

Abstract

 Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi alamiah terbaik bagi bayi karena mengandung kebutuhan energi dan zat yang dibutuhkan selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Cakupan ASI eksklusif di seluruh dunia hanya sekitar 36% selama periode 2007-2014 menurut data WHO (2016). Keberhasilan ASI eksklusif dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal termasuk faktor kesiapan ibu dalam menyusui. Penurunan hormon Prolaktin dan Oksitosin sangat berpengaruh terhadap proses menyusui. Upaya yang dapat dilakukan untuk memperlancar proses menyusui adalah dengan melakukan pijat oksitosin dan mengkonsumsi daun katuk sebagai sumber makanan tambahan.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektifitas Daun Katuk, Pijat Oksitosin Terhadap Produksi Asi Ibu Menyusui Di Wilayah Puskesmas Dempet Kabupaten Demak. Metode penelitian menggunakan quacy eksperimen dengan jumlah responden 15 dengan melakukan observasi. Analisis menggunakan uji wilcoxon diperoleh untuk pijat oksitosin p value = 0.046, untuk daun katuk p value = 0.038 dan untuk pendidikan kesehatan p value = 0.317. Kesimpulan pada penelitian adalah pijat oksitosin, dan konsumsi daun katuk pada ibu menyusui terbukti efektik dalam meningkatkan produksi ASI. 
INOVASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT “BANK SAMPAH” DIDESA PRAMBATAN LOR KALIWUNGU KUDUS Noor Cholifah; Rusnoto Rusnoto; Rizka Himawan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i2.1712

Abstract

Sampah menjadi salah satu pokok permasalahan lingkungan bukan hanya di Indonesia yang membutuhkan pengelolaan yang penting dan serius. Pulau Jawa merupakan daerah yang memproduksi sampah perhari yang cukup tinggi. Desa Prambatan lor merupakan salah satu desa di Kabupaten Kudus, Jawa tengah yang masyarakatnya memiliki kebiasaan membakar atau menimbun sampah, belum dapat memisahkan sampah organik dan anorganik. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan nilai ekonomi melalui pengelolaan sampah. Metode pendekatan yang dilakukan yaitu membentuk kader, memberikan pendidikan kesehatan tentang pengelolaan sampah, dan pelatihan membuat bros dari sampah anorganik kepada para pemuda di wilayah desa. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan didapatkan terbentuknya kader muda sebanyak 20 orang, peningkatan pengetahuan kader muda sebesar 80%, dan bros yang dapat dijual sebanyak 30 buah. Kesimpulan pengabdian kepada masyarakat di wilayah desa prambatan lor kaliwungu kudus yaitu kader yang terbentuk dapat mengetahui peran pemuda dan ibu ibu dalam pengelolaan sampah dan mengolah sampah menjadi memiliki nilai ekonomi.
BEBAS DARI GHIBAH: KUNCI KEBAHAGIAAN DI BALIK JERUJI Supardi Supardi; Rizka Himawan; Toni Ardi Rafsanjani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 1 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i1.2541

Abstract

Ghibah merupakan masalah sosial yang dapat merusak hubungan antarmanusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas program pengabdian masyarakat dalam mengurangi perilaku ghibah di kalangan narapidana Rutan Kudus. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, diskusi kelompok, dan kegiatan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang dampak negatif ghibah dan memotivasi mereka untuk berubah. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu dan perbedaan tingkat pendidikan peserta. Disarankan untuk memperpanjang durasi program, memperkaya materi, dan membentuk kelompok diskusi untuk mendukung perubahan perilaku jangka panjang.
REFLEKSI PSIKOLOGI TERHADAP WARGA TERDAMPAK BENCANA GEMPA BUMI CIANJUR DI DESA SUKAMULYA & MANGUNKERTA Rizka Himawan; Anny Rosiana Masithoh; Iing Pamenangan; Nanda Ayu Deswita Suudi; David Pratama Liggarjati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 5, No 1 (2023): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v5i1.1959

Abstract

21/11/2022 pukul 13:21:10 WIB. Gempa bermagnitudo 5,6 terjadi pada koordinat 6,84 LS -107,05 dan pada kedalaman 11 km. Kerusakan terparah terjadi pada daerah yang terdiri dari endapan terbreksi dan stadium G. Gede (Qvyg). Daerah yang rusak secara morfologi umumnya merupakan daerah dengan morfologi bergelombang. Di kawasan Cugenang, intensitasnya mencapai VII-VIII MMI (Modified Mercalli Intensity), ditandai dengan kerusakan bangunan yang masif terutama di Desa Gasol dan Sarampad de Cugenang. Selain di Kecamatan Cugenang, kerusakan cukup parah dengan intensitas hingga VII MMI juga terjadi di Kecamatan Cianjur, Warungkondang dan Gekbrong. Mempertimbangkan semua sumber gempa, termasuk gempa aktif, subduksi dan latar belakang, serta kondisi geologis lokal (Vs30 dan kedalaman cekungan/ketebalan sedimen di atas batuan dasar), terdapat 385 gempa susulan pada 1 Februari 2023.Mengingat tingginya jumlah korban jiwa dan kerugian material akibat gempa Cianjur, salah satu hal yang paling mendesak adalah kepedulian psikologis warga di desa Sukamulya dan Mangunkerta yang terkena dampak gempa Cianjur.
GERAKAN PENANAMAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI UPAYA KEMANDIRIAN KESEHATAN MASYARAKAT Syahid Fatah Cokropranoto; Fadlilatul Muthi’atun Nisa'; Ibtsama Mauludina; Fiona Apriliasari; Nurokhmah Nurokhmah; Ira Anggraeni; Sabrina Zahrani; Amara Maulida Alezafi; Diana Luthfiana Faiq; Umi Faridah; Rizka Himawan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2788

Abstract

Minimnya pemahaman masyarakat tentang manfaat tanaman obat keluarga dalam mendukung kemandirian kesehatan. Masyarakat masih memilih pengobatan medis yang dibeli di warung atau toko obat. Padahal obat herbal lebih aman dan murah dibandingkan dengan obat medis. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang tanaman TOGA pada masyarakat. Bentuk kegiatan ini adalah penanaman TOGA bersama dengan perangkat desa sebanyak 9 orang. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Desember tahun 2024. Metode yang digunakan adalah observasi. Variable yang diukur adalah kesadaran masyarakat tentang tanaman TOGA. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan tersedianya tanaman TOGA (jahe, daun sirih, kunyit, dan kencur) di lahan Balai Desa Krandon. Kegiatan ini dapat dilanjutkan dalam bentuk sosialisasi ke masyarakat untuk melakukan penanaman TOGA di rumah masing-masing.