Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGELOMPOKKAN DAN PENGUASAAN KONSEP HIDROKARBON DENGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING Rina Agustia; Nina Kadaritna; Noor Fadiawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.824 KB)

Abstract

The objective of this research was to determine effectiveness of guided inqurylearning model in improving skill in classyfing and concept mastery at hydrocarbons matters. Population was all students of Grade XMAN 1 Bandar Lampung in the even of academic year 2011-2012 with class X7 dan X8 as the samples.This research used non equivalent control group design wasthe quasi-experiment design with pretest and posttest seen the difference between the experimental class and the control class.  The results showed that average value of n-Gain skill in classyfing in experimentaland control class were respectively 0.42 and 0.80; and average value of n-Gain for concept mastery inexperimental and control class were 0.22 and 0.55Based on hypotesis test, it can be seen that class that usedguided inqury learning model had higher skill in classyfing and concept mastery than class with conventional learning model. It was showed that guided inqury learning was more effective to improve  skill in classyfing and concept mastery than conventional learning model.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing dalam meningkatkan keterampilan mengelompokkan dan penguasaan konsep pada materi pokok hidrokarbon.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MA Negeri 1 Bandar Lampung semester genaptahun ajaran 2011-2012.Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu berdasarkan pertimbangan peneliti, dan didapat kelas X 7 dan X 8 sebagai sampel.Penelitian ini menggunakan Non EquivalentControl Group Design yaitu desain kuasi eksperimen dengan melihat perbedaan pretest maupun posttest antara kelas kontrol dan eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata n-Gain keterampilan mengelompokkan untuk kelas kontrol dan eksperimen adalah0,42 dan 0,80. Sedangkan nilai rerata n-Gain penguasaan konsep untuk kelas kontrol dan eksperimen adalah 0,22 dan 0,55.  Berdasarkan pengujian hipotesis, disimpulkan bahwa kelas dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing memiliki keterampilan mengelompokkan dan penguasaan konsep yang lebih tinggi dibandingkan kelas dengan pembelajaran konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi hidrokarbonlebih efektif dalam meningkatkan keterampilan mengelompokkan dan penguasaan konsep dibandingkan pembelajaran konvensional.Kata Kunci: inkuiri terbimbing, mengelompokkan, penguasaan konsep
PENGEMBANGAN PROSEDUR PRAKTIKUM PENGARUH KATALIS TERHADAP LAJU REAKSI BERBASIS GREEN CHEMISTRY Saiful Muhammad Syahri Fitrian; Noor Fadiawati; lisa Tania
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.861 KB)

Abstract

This research was aimed to develop practicum procedures of catalyst effect on the reaction rate based green chemistry. This research method used research and development. In the preliminary stage of the source of data ware the students and teachers while in the trial stage is the validator, students, and teacher. Based on teacher responses the developed practicum procedur in the graphic aspects was very high (91.43%) and the content’s suitability aspects was very high (92,31%). Based on student responses to the practicum procedure developed has a very high content's suitability (86.92%). The result of observation enforceability practicum procedure, that the students ware able to use pipette and measuring glass. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prosedur praktikum pengaruh katalis terhadap laju reaksi berbasis green chemistry. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Pada tahap pendahuluan yang menjadi sumber data adalah siswa dan guru sedangkan pada tahap uji coba yang menjadi sumber data adalah validator, siswa, dan guru. Berdasarkan tanggapan guru terhadap prosedur praktikum yang dikembangkan memiliki aspek grafika yang sangat tinggi yaitu 91,43% dan memiliki tingkat kesesuaian isi sangat tinggi yaitu 92,31 %. Berdasarkan tanggapan siswa terhadap prosedur praktikum yang dikembangkan memiliki aspek kesesuaian isi sangat tinggi dengan persentase 85,66%. Hasil pengamatan keterlaksanaan prosedur praktikum berupa keterampilan penggunaan alat praktikum bahwasannya siswa mampu menggunakan pipet tetes dan gelas ukur dengan benar. Kata kunci: green chemistry, katalis, prosedur praktikum
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR ORISINIL MELALUI MODEL INKUIRI TERBIMBING Agus Winarti; Noor Fadiawati; Lisa Tania
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.283 KB)

Abstract

This research aimed to describe the guided inquiry model that are effective in improving the originality thinking skill in the subject of colloid. The samples of this research were the students of SMAN 7 Bandar Lampung class XI IPA2 and XI IPA3 at even semester year of 2012-2013. This research used quasi experiment method by non equivalent control group design. Effectiveness of guided inquiry learning model measured based on significant n-Gain difference between control class and experiment class. The result of this research showed the average of originality thinking skill n-Gain for control class and experimental class were 0,52 and 0,60. Based on the hypothesis testing, it was concluded that the guided inquiry learning model effective in improving originality thinking skill on colloid subject.                              Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model inkuiri terbimbing  dalam meningkatkan keterampilan berpikir orisinil pada materi koloid. Sample dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 7 Bandar Lampung kelas  XI IPA2dan XI IPA3 semester genap Tahun Ajaran 2012-2013. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan non equivalent control group design. Efektivitas model inkuiri terbimbing diukur berdasarkan perbedaan n-Gain yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen.Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata n-Gain keterampilan berpikir orisinil untuk kelas kontrol dan eksperimen yaitu 0,52 dan 0,60. Berdasarkan pengujian hipotesis, didapat kesimpulan bahwa pembelajaran inkuiri terbimbing efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir orisinil pada materi koloid.Kata kunci: berpikir orisinil,inkuiri terbimbing, koloid.
PENGEMBANGAN MODUL SIFAT LARUTAN BERMUATAN NILAI KETUHANAN DAN KECINTAAN LINGKUNGAN DI SMP Eci Oktadarmafina; Nina Kadaritna; Noor Fadiawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.289 KB)

Abstract

This research aimed to develop module of solution characteristic contain of divinity value and environmental awareness; and describe the module characteristics; describe the teachers and students response at developed module; and know the obstacles encountered when developing modules. The research method was Research and Development (RD) which consists of three steps: (1) preliminary studies, (2) product development and (3) describe the response a teacher and students towards the product. From the results of teachers feedback showed that content’s suitability of module with curriculum is very high at 97.78%, the aspect graph/the attractiveness is very high at 100% and students respons about levels of legibility is very high at 83.61%. Student and  teachers give possitive respons to advanced module.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul sifat larutan bermuatan nilai ketuhanan dan kecintaan terhadap lingkungan, serta mendeskripsikan karakteristik modul, respon guru dan siswa terhadap modul yang dikembangkan, dan mengetahui kendala-kendala yang ditemui ketika mengembangkan modul. Metode penelitian ini adalah metode Penelitian dan Pengembangan (RD) yang terdiri dari tiga langkah: (1) studi pendahuluan,(2) pengembangan produk dan (3) mendeskripsikan tanggapan guru dan siswa terhadap produk. Dari hasil tanggapan guru diperoleh data bahwa kesesuaian isi modul dengan kurikulum sangat tinggi sebesar  97.78%, aspek grafika/kemenarikan sangat tinggi sebesar 100% dan tanggapan siswa mengenai tingkat keterbacaan sangat tinggi sebesar 83.61%. Siswa dan guru merespon baik modul yang dikembangkan.Kata kunci: kecintaan terhadap lingkungan, modul, nilai ketuhanan, sifat larutan
PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA MATERI LAJU REAKSI MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK Dian Mira Fadela; Noor Fadiawati; Lisa Tania
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.577 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of scientific approach to improve science process skills on reaction rate topic. The method of the research was quasi experimental with The Matching Only Pretest-Postest Control Group Design. The population of this research was students of the 11th grade of IPA SMAN 9 Bandarlampung on academic year 2016-2017. Sampling was done by purposive sampling and obtained class the 11th grade IPA-5 and the 11th grade IPA-6. The effectiveness of scientific approach in the learning was showed by the significant difference of n-gain between experimental and control classes and also the improvement of students activity. The results showed that the average n-gain of science process skills of experimental and control clasess were 0,71 and 0,23 respectively and also improve the student activity. The result of hypothesis testing showed that scientific approach was effective to improve the science process skills in learning the reaction rate topic.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pendekatan saintifik dalam meningkatkan keterampilan proses sains pada pembelajaran laju reaksi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan The Matching Only Pretest-Postest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 9 Bandarlampung Tahun Pelajaran 2016-2017. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan diperoleh kelas XI IPA-5 dan XI IPA-6. Efektivitas pendekatan pembelajaran ditunjukkan berdasarkan perbedaan n-gain yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol serta peningkatan aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata n-gain keterampilan proses sains untuk kelas eksperimen dan kontrol masing-masing sebesar 0,71 dan 0,23 serta meningkatkan aktivitas siswa. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pendekatan saintifik efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains pada pembelajaran laju reaksi.Kata kunci: laju reaksi, keterampilan proses sains, pendekatan saintifik.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS EVERYDAY LIFE PHENOMENA PADA MATERI ASAM BASA Nisa Amalia Rhaudah; Marina Setyarini; Noor Fadiawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to develop student worksheets based on everyday life phenomena and describe its characteristics, validity also the teacher’s and student’s responses to the developed student worksheets. This research used Borg and Gall design of research and development which only focused on the first five stages.  The expert validation has a very high criteria with the average percentage on content suitability, construction, and readability aspects were 80,3%; 80,9%; and 82,3%.  The teacher’s responses were in very high criteria on suitability, construction, and readability aspects were 85,2%; 87,1%; and 89,2%.  While student’s responses were in very high criteria on readability and attractiveness were 93,8% and 94,2%.  Based on the results, student worksheets is valid and worthy as a learning media based on everyday life phenomena on acid base topic by this research. Keywords: student worksheets, everyday life phenomena, acid-basePenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS berbasis everyday life phenomena dan mendeskripsikan karakteristik, validitas, serta  tanggapan guru dan siswa terhadap LKS yang dikembangkan.  Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan menurut Borg and Gall dengan hanya berfokus pada lima tahap pertama. Hasil validasi ahli memiliki kriteria sangat tinggi dengan rata-rata persentase aspek kesesuaian isi, konstruksi, dan keterbacaan berturut-turut sebesar 80,3%; 80,9%; dan 82,3%. Hasil tanggapan guru memiliki kriteria sangat tinggi pada aspek kesesuaian isi, konstruksi, dan keterbacaan berturut-turut sebesar 85,2%; 87,1%; dan 89,2%.  Hasil tanggapan siswa memiliki kriteria sangat tinggi pada aspek keterbacaan dan kemenarikan berturut-turut sebesar 93,8% dan 94,2%. Berdasarkan hal tersebut, LKS berbasis everyday life phenomena pada materi asam basa yang dihasilkan dari penelitian ini valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran. Kata kunci: lembar kerja siswa, everyday life phenomena, asam basa
THE ENHANCEMENT OF COMMUNICATION SKILL AND PREDICTION SKILL IN COLLOIDAL CONCEPT BY PROBLEM SOLVING LEARNING Agita Dzulhajh Anggraini; Noor Fadiawati; Chansyanah Diawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.951 KB)

Abstract

Accuracy educators in selecting and implementing learning models influence students' science process skills. Models of learning that can be applied to improve science process skills and tend constructivist among athers learning model of problem solving. This research was conducted to describe the effectiveness of the learning model of problem solving in improving communication skills and prediction skills. Subjects in this research were students of high school YP Unila Bandar Lampung Even semester of classes XI IPA4School Year 2011-2012. This research used a pre-experimental method with One Group Pretest-Posttest Design. The effectiveness of the learning model of problem solving was measured by differences in understanding of the beginning and end of the students' understanding shown by the mean n-Gain. Based on the results of this research, average value of n-Gain for communication skills is 0.63 and the average value of n-Gain for prediction skills is 0.40. This shows that (1) a model of problem solving is effective in improving the communication skills in the medium category (2) a model of problem solving is effective in improving prediction skills in the medium category.Ketepatan pendidik dalam memilih dan menerapkan model pembelajaran berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa. Model pembelajaran yang dapat diaplikasikan untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa dan mengacu pada konstruktivisme adalah model pembelajaran problem solving. Penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran problem solving dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi dan keterampilan memprediksi telah dilakukan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA kelas XI IPA4 YP Unila Bandar Lampung tahun ajaran 2011-2012. Penelitian ini menggunakan metode preksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Efektivitas model pembelajaran problem solving diukur dengan membandingkan pemahaman siswa sebelum dan setelah pembelajaran, dimana pemahaman diindikasikan dari rerata nilai n-Gain. Berdasarkan hasil penelitian, rerata nilai n-G untuk keterampilan berkomunikasi sebesar 0,63 dan untuk keterampilan memprediksi sebesar 0,40. Hal ini menunjukkan bahwa model problem solving efektif dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi dan keterampilan memprediksi dalam rentang menengah.Kata kunci: keterampilan berkomunikasi, keterampilan memprediksi, problem solving
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Masalah Pencemaran oleh Limbah Detergen dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Maria Ulfa; Noor Fadiawati; Chansyanah Diawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.789 KB)

Abstract

This study aimed to describe the effectiveness in problem-based learning of pollution by detergent waste to improving students’ critical thinking skills. The research design used was the matching only pretest and postest control group design. The population in this research was all of students in grade XI MIA one of Senior High School in Bandarlampung. The sample of the research was the students of class XI MIA I and XI MIA 2. The data analysis technique used was parametric statistic test using t-test to postestt value. The results of this study it can be seen from postest value. Postest value in the experiment class that is greater than the postest value in the control class as well as the n-gain on the high categorized in the experimental class and in the medium control class indicate that problem-based learning of pollution by detergent waste can improve students' critical thinking skills.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pembelajaran berbasis masalah pencemaran oleh limbah detergen dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah the matching only pretest and postest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA salah satu SMA di Bandarlampung. Sampel penelitiannya adalah siswa kelas XI MIA I dan XI IPA 2. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik parametrik menggunakan uji t terhadap nilai postes. Hasil penelitian ini dapat dilihat berdasarkan nilai postes yang ditunjukkan. Nilai postes di kelas eksperimen yang lebih besar dari pada nilai postes di kelas kontrol dan juga n-gain  yang berkategori tinggi di kelas eksperimen dan di kelas kontrol berkategori sedang menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis masalah pencemaran oleh limbah detergen dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.Kata kunci: keterampilan berpikir kritis, pencemaran oleh limbah detergen, pembelajaran berbasis masalah
THE EFFECTIVENESS OF PROBLEM SOLVING LEARNING MODEL ON BUFFER SOLUTION AND HYDROLYSIS MATERIAL IN INCREASING OBESRVATION AND INTERPRETATION COMPETENCES usep suhendar; chansyanah diawati; noor fadiawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.493 KB)

Abstract

The objectives of this research were to find out the effective learning model in increasing observation and interpretation competencies on buffer solution and hydrolysis subjects.  Observation and interpretation competencies were part of science process competency (SPC).  In line with the objectives of the research, problem colving learning model was applied in learning that is part of constructivism approach. The research method was experiment quasi with the non equivalence control group design.  By using purposive sampling technique the sample of this research was XI IPA 1 and XI IPA 3 class. Based on the calculation of hypotesis testing, the result of this research were; (1) problem solving learning model was effective in increasing observation competency (2) problem solving learning model was effective in increasing interpretation competency. Keywords  : observation competency, interpretation competency, problem solving                     model
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGKOMUNIKASIKAN DAN MENGELOMPOKKAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING Ahmad Untoro; Chansyanah Diawati; Noor Fadiawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.35 KB)

Abstract

This research aims to decribe the effective of problem solving learning model in concepts of buffer solution and salt hydrolysis to improve communicating and classifying skills. This research uses aquasi-experimental with pretest-posttest Non-Equivalent Control Group Design. Research population are all students of SMA N 14 Bandar Lampung  even semester of Academic Year 2011-2012 with  XI Science 1 class and XI Science 3 class as sample. The effectiveness of problem solving learning modelis measured by an increase significant N-gain. The hypothesis research using two different test average statistic formulat-test. Based on the results of hypothesis testing, it was concluded that problem solving learning modelis effective in improving skill sof comunicating and classifying on concepts of  buffer solution and salt hydrolysis.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran problem solving pada materi larutan penyangga dan hidrolisis garam dalam meningkatkan keterampilan mengkomunikasikan dan mengelompokkan. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan Non Equivalent Pretest-Posttest Control Group Design.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 14 Bandar Lampung semester Genap Tahun Ajaran 2011-2012 dengan kelas XI IPA1 dan kelas XI IPA3 sebagai sampel. Efektivitas pembelajaran problem solving diukur berdasarkan perbedaan N-gain yang signifikan.  Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji perbedaan dua rata-rata dengan rumus statistik uji-t. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, disimpulkan bahwa model pembelajaran problem solving efektif dalam meningkatkan keterampilan mengkomunikasikan dan mengelompokkan pada materi larutan penyangga dan hidrolisis garam.Kata kunci: keterampilan mengelompokkan, keterampilan mengkomunikasikan, model problem solving.
Co-Authors Abdurahman Abdurrahman Ade Maria Novita Ade Rosalina Adi Ariska Aditya Eka Putra Agita Dzulhajh Anggraini Agung Laksono Agung Widi Utomo Agus Suyatna Ahmad Syaifuddin Ahmad Untoro Andrian Saputra Andrian Saputra anggi saputra Anggun Sari Nurulita Anggun Yosie Pasemawati Anisa Meristin Antika Atsna Rafalesia Anung Prasetya Ari Budiyanto Ari Kurnia Efendi Arifiani Arifiani Atiya Kamila Ayu Rahmawati Ayu Rismalinda Ayu Ulva HY Chairunnisa Chairunnisa Chansyanah Diawati Chansyanah Diawati Della Amelia dena marista Desti Yulindasari Devi Rahmayani Dewi Lengkana Dewi Toman Friska Nadeak Dhita Mita Anggra Ovika Diah Anisa Wati Diah Nur'aini Diantini Diantini Diara Diara Dina Kiftatul Kusnia Dinny Septiany Donny Pramanaladi DWI ANDREAS SANTOSA Dwi Juwita Sari Dwi Maryani Eci Oktadarmafina Eka Nurahmawati Eka Purwaningsih Eka Sari Agustine Eka Yulianti Eli Noviasari Elisa Okaviani elsa sinaga ena fitria Endri Wahyuni Enti Yulita Erviana Mawarni Malau Evi Nur Indah Sari Evy Yanti Fadela, Dian Mira Fadilla Amelia Fadlilah Arif H Fera Novrizawati Feradita Anggraini Ferry Ratna Sari Fetra May Dawati Fita Muftihana Fransiska Olivia Dewanti Gamilia Nuri Utami Gusti Ayu Putu Tiana Lestari Harist Ariffiansyah Haritsah Ulya Herdizal Rianda Heru Agung Saputra Ibramsah Ibramsah Iga Asmalia Igusti made astawa Ila Rosilawati Ila Rosilawati Ila Rosilawati Ila Rosilawati Ila Rosilawati Indah Kusuma Rini Indah Rahmawati Indri Femiceyanti Irma Ferdianti janwarsam putra panggar julia woro andrian Komang Ida Ayuningsih Lailda Gita Kurnia Liliya Noviyana Lisa Tania Lisa Tania Lisa Tania Lisa Tania Lisa Tania Lucia Erviana lulu damayanti Luthfia Ulva Irmita M. A. Aminudin M. Mahfudz Fauzi Syamsuri Maisaroh Maisaroh Margareta Dewi Astuti Maria Ulfa Marina Setyarini Marsiyamsih Marsiyamsih Maryati Putri Utami Mega Listiani Melly Malinda Mery Arisandi Lumbu Muhammad Andalan Mutiara Umi Lia Nadya Putri Aulia Naimatil Jannah Nanda Wiguna Putri Kusuma Nandha Ervina Nasiruddin Nasiruddin Nasiruddin Nasiruddin ni wayan eviyanti Ni Wayan Giriyanti Ni Wayan Nila Sri Lestari Ni Wayan Puspa Nina Kadaritna Nina Kadaritna Nina Kadaritna Nina Susanti Nirtika Suma Nisa Amalia Rhaudah Nova Dwipantara Novitasari Novitasari Nur Ani Sri Hartati Nur Hasanah Nur Ngafifah Jamil Nurhesti Santika Nurliana Nurliana nurma elisa nurmayanti nurmayanti Oktaria Gustina pazar rakasiwi Pratiwi Purnaning Wulandari Puspita Agustina Rahma Abida Rahmalita Tiari Putri Rara Permata Sari Ratna Damayanti Ratna Manika Ratu Betta Rudibyani Ratu Betta Rudibyani Ratu Betta Rudibyani Raudatul Jannah Reni Meidayanti Reni Novalia Retno Dianti Ria Marthandila Ricka Prasdiantika Riestania Faradilla Rina Agustia Rizka Rida Utami Rizky Insirawati Rosida Rosida Rosita Rosita Roza Citra Pratiwi Rudi Aswadi Rudi Prasetyo Rukuan Sujuda ruli dwi nastiti Saiful Muhammad Syahri Fitrian Selly Agustin septiana dewi susanti setiowati setiowati Setyarini, Marina Silmi Kafah Sinta Mutiara Siska Wijayanti Siti Nur Setiatun Siti Zulaicha, Annisaa Sri Ambar Wati Sri Gustiani Sulastri Sulastri Sunyono - - Suradi Suradi Susanto Susanto Tasviri Efkar Tendy Oktriawan Titin Azzahra Tiya Permana Putri Tiyas Abror Huda Tri Jalmo Tri Jalmo Tri Rohmah Muharromah Uci Agustina usep suhendar Vina Oktavia Wahyu Arif Furqon Wayan Gracias Winny Ardhiantari Wiwit Gunawi Wiwit Murdiandari Yeni Deva Pratika Yolanda Haryono Yossie Indriana Yuke Agustin yunita maisarera Yuri Andriani Yustina Retno Kusuma Wardani