Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa Oleifera) PADA RANSUM TERHADAP PERFORMA KAMBING PERANAKAN BOER Permata Sari, Lilis; Qisthon, Arif; Husni, Ali; Adhianto, Kusuma
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2024
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2024.8.3.547-554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan level terbaik penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) pada ransum terhadap performa kambing Peranakan Boer. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2023 sampai Januari 2024 di peternakan rakyat kambing Boer Desa Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari tiga perlakuan dan lima kelompok menggunakan 15 ekor kambing Peranakan Boer jantan dari bobot tubuh terkecil sampai yang terbesar. Perlakuan yang digunakan yaitu P0: 100% ransum basal (60% silase daun dan batang singkong + 40% konsentrat); P1: 95% ransum basal + 5% tepung daun kelor; dan P2: 90% ransum basal + 10% tepung daun kelor. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analysis of variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi ransum sebesar P0= 662,96±198,83 gram/hari; P1=770,62±231,68 gram/hari; dan P2=727,66±184,28 gram/hari, rata-rata pertambahan bobot tubuh harian sebesar P0=68,57±36,96 gram/hari; P1=123,93±13,75 gram/hari; dan P2=94,29±25,64 gram/hari, dan rata-rata efisiensi ransum sebesar P0=10,77± 5,28%; P1=17,29±5,32%; dan P2=13,86%. Kesimpulan penelitian ini bahwa penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) pada ransum dapat meningkatkan pertambahan bobot tubuh dan efisiensi ransum dengan perlakuan optimal pada level 5%.
PENGARUH SUPLEMENTASI HIDROLISAT BULU AYAM DAN MINERAL ORGANIK TERHADAP KECERNAAN ZAT MAKANAN, PERTAMBAHAN BOBOT BADAN, DAN EFISIENSI RANSUM KAMBING PERANAKAN ETAWAH JANTAN Muhtarudin, Muhtarudin; Husni, Ali
Majalah Ilmiah Peternakan Vol 10 No 3 (2007)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.109 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan suplementasi hidrolisat bulu ayam, mineral, makro organik (Ca, Mg organik) serta mikro organik (Zn, Cu, Cr, Se organik) guna meningkatkan kecernaan zat-zat makanan, pertambahan bobot badan, dan efisiensi ransum kambing peranakan Etawah jantan. Percobaan menggunakan kambing peranakan Etawah jantan sebanyak 20 ekor. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah: R0 = 40% rumput gajah + 60% konsentrat, R1 = R0 + 3 % tepung bulu ayam, R2 = R1 + Mineral Makro-organik (Ca, Mg organik), R3 = R2 + Mineral Mikro-organik (Zn,Cu, Cr, Se organik). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa perlakuan campuran bulu ayam, Ca-PUFA, Mg-PUFA (mineral makro organik) dan Zn, Cu, Se, dan Cr, lisinat (mineral mikro organik) atau R3 dapat meningkatkan kecernaan bahan organik, energi, pertambahan bobot badan, dan efisiensi ransum dari kambing peranakan Etawah jantan. THE EFFECT SUPLEMENTATION OF HYDROLYZED OF FEATHER MEAL AND ORGANIC MINERAL ON NUTRIENTS DIGESTIBILITY, DAILY GAIN, AND RATIONS EFFICIENCY OF MALE ETAWAH CROSS GOATS ABSTRACT The objective of research were to evaluate the effect of supplementation of hydrolyzed of feather meal, organic macro mineral (Ca and Mg-Polyunsaturated Fatty Acid /PUFA) and organic micro mineral (Zn, Cu, Cr, and Se-lysinat) to improve nutrient digestibility, daily gain and rations efficiency of male Etawah cross goats. The research were used 20 male Etawah cross goats. Random block design were used this research was used, with 4 treatments and 5 replications. The treatments were arranged : R0= 40 % of forage + 60% concentrates; R1= R0 + 3% of hydrolyzed of feather meal ; R2= R1 + organic macro mineral (Ca and Mg -PUFA); R3 = R2+ organic micro mineral (Zn,Cu, Cr, and Se-lysinat). The results showed that mixing treatment of hydrolyzed feathers meal, organic macro and micro mineral (Ca and Mg-Polyunsaturated Fatty Acid /PUFA and Zn, Cu, Cr, and Se-lysinat)/R3 had significantly effect of increasing organic digestibility, digestible energy, daily gain and rations efficiency of male Etawah cross goats.
Optimization of PCR Analysis Based on Start Codon Targeted Markers (SCoT Markers) for Identification of Genetic Variation of Seaweed from Central Sulawesi Santoso, Tri Joko; Husni, Ali; Nugroho, Kristianto; Ya’la, Zakirah Raihani; Dewi, Triyani; Marhawati, Marhawati; Maemunah, Maemunah; Rosyida, Eka; Ndobe, Samliok
Journal La Lifesci Vol. 5 No. 1 (2024): Journal La Lifesci
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallalifesci.v5i1.1062

Abstract

Seaweed is a fishery commodity that has high economic value because it contains carrageenan which can be used in the pharmaceutical, food, cosmetics, and industrial fields. Central Sulawesi Province is the second largest seaweed producer in Indonesia after South Sulawesi Province. The genetic diversity of seaweed in Central Sulawesi has not been studied much. Therefore, molecular-based characterization activities to identify the genetic variation of seaweed in the province are urgently needed. The purpose of the study was to optimize PCR techniques based on targeted start codon markers (SCoT markers) to identify the genetic diversity of seaweed accessions from Central Sulawesi Province. The results showed that the parameters for seaweed PCR amplification have been optimized. Of the fifteen SCoT primers, 10 of them can work to amplify seaweed DNA collected from several regions in Central Sulawesi. This is shown by the production of PCR result amplicons. PCR results also indicate polymorphism from the seaweed samples tested, although some seaweed samples have not been successfully amplified. The parameters of the PCR technique still need to be improved, especially the concentration of DNA prints, so that valid PCR results will be obtained for use in identifying seaweed genetic diversity.
Kualitas Kimia Susu Kambing Peternakan Rakyat (Studi Kasus di Kabupaten Pesawaran dan Lampung Timur): Chemical Quality of People's Livestock Goat's Milk (Case Study in Pesawaran Regency and East Lampung Regency) Saputri, Nenti; Qisthon, Arif; Wanniatie, Veronica; Husni, Ali
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 7 No. 1 (2024): February
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v7i1.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kimia susu kambing berdasarkan kadar lemak, protein, laktosa, dan bahan kering tanpa lemak (BKTL) pada peternakan kambing perah rakyat di Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Lampung Timur berdasarkan SNI No. 01-3141-2011 dan TAS No. 6006-2008 tentang susu kambing segar.  Penelitian ini menggunakan metode survei dan penentuan sampel secara Snowball.  Susu kambing yang diperoleh sebanyak 38 sampel berasal dari Kabupaten Pesawaran (peternakan rakyat Mulia Farm) dan Kabupaten Lampung Timur (peternakan rakyat Luru Barokah dan Soccer Mania Farm).  Sampel susu kambing diambil sebanyak 250 ml/ekor dan dianalisis menggunakan Lactoscan Milk Analyzer.  Hasil penelitian di Kabupaten Pesawaran (peternakan rakyat Mulia Farm) dan Kabupaten Lampung Timur (peternakan rakyat Luru Barokah dan Soccer Mania Farm) menunjukkan bahwa kadar lemak (5,51% dan 5,82%), kadar protein (3,99% dan 3,83%), kadar laktosa (3,76% dan 3,64%), dan kadar bahan kering tanpa lemak (BKTL) (8,4% dan 8,06%) memenuhi standar susu segar yang ditetapkan dalam SNI No 01-3141-2011 dan TAS No 6006-2008 tentang susu kambing segar dalam kelas premium.
OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS TERNAK SAPI MELALUI PENYULUHAN BUDIDAYA DAN REPRODUKSI SERTA PELATIHAN FERMENTASI PAKAN BERBASIS BATANG PISANG : Optimization of Cattle Productivity Through Outreach on Farming and Reproduction and Training on Banana Stem-Based Feed Fermentation Erwanto; Sirat, Muhammad Mirandy Pratama; Liman; Dewi, Anggi Derma Tungga; Setio, Slamet; Putri Pramudita; Inka Aulia; Pratama Adi Prayoga; Husni, Ali; Muhtarudin
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 1 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i1.2261

Abstract

Provinsi Lampung merupakan salah satu provinsi sebagai sentra produksi tanaman pisang di Indonesia yang berpotensi menghasilkan limbah batang pisang yang dapat dimanfaatkan menjadi alternatif pakan bagi ternak. Kelompok Ternak Rejo Cow Farm merupakan kelompok ternak sapi pemula di Desa Margomulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung yang belum pernah menerima kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang peternakan sehingga beternak sapi masih dilakukan secara konvensional. Tim PKM DIPA FP Unila menghadirkan solusi melalui berbagai rangkaian kegiatan: 1) Penyuluhan dan diskusi mengenai budidaya sapi, dan fermentasi pakan; dan 2) Pelatihan fermentasi pakan berbasis limbah pertanian batang pisang, daun singkong, dan rumput gajah. Evaluasi kegiatan berdasarkan peningkatan pengetahuan peternak dari kuesioner pre-test dan post-test dan data disajikan dalam bentuk grafik untuk digolongkan dalam 3 jenis kriteria tingkat pengetahuan yaitu rendah (<50%), sedang (50-70%), dan tinggi (>70%). Hasil kegiatan pengabdian yaitu 1) Penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan peserta terkait budidaya sapi, reproduksi sapi, dan fermentasi pakan hingga kategori tinggi (>70%) dengan rerata peningkatan pengetahuan sebesar 38,52%; dan 2) Fermentasi pakan berbasis batang pisang sebagai bentuk efisiensi pengolahan limbah pertanian menjadi alternatif pakan dengan keberhasilan pada uji organoleptik dan  palatabilitas tinggi pada ternak sapi. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini secara efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam budidaya sapi, reproduksi sapi, dan fermentasi pakan serta keberhasilan pemanfaatan limbah batang pisang sebagai pakan alternatif menunjukkan potensinya dalam meningkatkan efisiensi pakan dan mendukung produksi ternak yang berkelanjutan. Kata kunci: Batang pisang, Budidaya, Fermentasi pakan, Reproduksi, Ternak sapi.
Kualitas Kimia Yoghurt Susu Sapi dengan Menggunakan Kombinasi Starter Yang Berbeda Sulistiawan, Dicky; Wanniatie, Veronica; Qisthon, Arif; Husni, Ali
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.2.403-411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kimia pada yoghurt susu sapi. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan empat ulangan. Setiap perlakuan menggunakan kombinasi starter yang berbeda (Lactobacillus bulgaricus/LB, Streptococcus thermophilus/ST, Lactobacillus acidophilus/LA, Lactobacillus casei/LC, dan Bifidobacterium/B dengan jumlah 20 sampel. Data yang diperoleh diuji sesuai dengan analisis ragam. Data hasil penelitian di analisis menggunakan Anova dan apabila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan penggunaan kombinasi starter yang berbeda memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar lemak yoghurt, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar protein dan air. Penggunaan starter yang berbeda pada pembuatan yoghurt dapat menurunkan kadar lemak yoghurt namun tidak mempengaruhi kadar protein dan kadar air yoghurt.
Infestasi Cacing Saluran Pencernaan pada Kambing Rambon di Maryono Farm Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung Putra, Alvin Permana; Husni, Ali; Santosa, Purnama Edy; Hartono, Madi
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.2.313-326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat infestasi cacing saluran pencernaan pada kambing Rambon yang terkait dengan usia dan jenis kelamin di Maryono Farm, Kecamatan Kemiling, di Kota Bandar Lampung. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2024, berlokasi di Maryono Farm, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung. Pengujian sampel feses yang dikumpulkan dalam penelitian ini dilakukan di Laboratorium Parasitologi Balai Veteriner di Kota Bandar Lampung. Dalam penelitian ini, metode purposive sampling diterapkan, dan analisis sampel feses dilakukan di Laboratorium Parasitologi Balai Veteriner Lampung menggunakan Metode uji Mc.Master, jumlah sampel yaitu sebanyak 60 sampel dan dikelompokkan berdasarkan umur <1 tahun dan >1 tahun. Hasil analisis yang diperoleh kemudian disajikan dalam bentuk tabel, serta menghitung tingkat infestasi cacing saluran pencernaan pada kambing Rambon, dengan data yang disampaikan secara deskriptif. Ditemukan kesimpulan bahwa tingkat infestasi cacing saluran pencernaan mencapai 48,33%, dengan 29 sampel positif, dari 60 total sampel. di mana infestasi cacing saluran pencernaan terbanyak terdiri dari infestasi tunggal cacing saluran pencernaan sebesar 25% dibandingkan infestasi campuran 23,33%; jenis cacing yang teridentifikasi yaitu Strongyloides sp., Oesophagostomum sp., Trichostrongylus sp., Moniezia sp., dan Haemonchus sp.; tingkat infestasi cacing saluran pencernaan berdasarkan jenis kelamin menunjukkan kambing Rambon jantan sebesar 37,93% dan betina sebesar 62,07%; sementara itu, tingkat infestasi berdasarkan usia kambing Rambon yang berusia kurang dari 1 tahun sebesar 24,14% dan yang berusia lebih dari 1 tahun sebesar 75,86%.
Pengaruh Lama Penyimpanan Yoghurt Susu Sapi pada Suhu Refrigerator Terhadap Keasaman, Total Asam, dan Viskositas Ilhamsyah, Alifudin; Husni, Ali; Ermawati, Ratna; Wanniatie, Veronica
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.2.233-242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kombinasi starter bakteri terhadap lama penyimpanan yoghurt susu sapi terhadap pH, total asam, dan viskositas. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Produksi Ternak Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung, dan pengujian sampel yoghurt meliputi uji pH, total asam, dan viskositas, dilakukan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Politeknik Negeri Lampung. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Metode Eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Legkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan yaitu : P1 (lama penyimpanan 7 hari), P2 (lama penyimpanan 14 hari), P3 (lama penyimpanan 21 hari), P4 (lama penyimpanan 28 hari), dan P5 (lama penyimpanan 35 hari). Peubah yang diamati meliputi uji pH, total asam dan viskositas. Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dengan taraf nyata 5% (P<0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan lama penyimpanan yang berbeda pada suhu refrigerator berpengaruh nyata terhadap total asam, pH, dan viskositas yoghurt susu sapi, serta perlakuan lama penyimpanan 7 hari sampai dengan 28 hari tidak menunjukkan perbedaan pada pH dan viskositas sedangkan pada total asam terjadi penurunan pada lama simpan 21 hari dengan nilai 1,22%
Uji Organoleptik Yoghurt Dengan Lama Simpan Yang Berbeda Budiyanto, Ferly Rahmat; Husni, Ali; Ermawati, Ratna; Wanniatie, Veronica
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.2.327-336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama simpan dan lama simpan terbaik terhadap warna, aroma, rasa, tekstur, serta tingkat kesukaan yoghurt susu sapi. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Produksi Ternak Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Metode Eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap(RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan yaitu : P1: Lama penyimpanan yoghurt 7 hari; P2: Lama penyimpanan yoghurt 14 hari; P3: Lama penyimpanan yoghurt 21 hari; P4: Lama penyimpanan yoghurt 28 hari; dan P5: Lama penyimpanan yoghurt 35 hari. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan pembuatan starter indukan dengan menggunakan starter komersil yang mengandung bakteri Streptococcus thermophilus, Lactobacillus acidophilus, Bifidobacterium dan Lactobacillus casei ke dalam susu UHT yang sudah dipasteurisasi, lalu membuat yoghurt serta diberi perlakuan untuk selanjutnya dilakukan Uji Organoleptik pada Warna, Aroma, Rasa, Tekstur, dan Daya suka. Data dianalisis menggunakan Kruskal Wallis dan apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Post Hoc menggunakan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lama penyimpanan yang berbeda pada suhu refrigerator berpengaruh nyata (Asymp. Sig.<0,05) terhadap tekstur, rasa, dan daya suka yoghurt susu sapi sehingga dilanjutkan dengan uji Post Hoc, sedangkan pada warna dan aroma tidak berpengaruh nyata (Asymp. Sig.>0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaruh lama simpan pada suhu refrigerator terhadap yoghurt susu sapi didapatkan lama simpan terbaik pada 21 hari.
STATUS MIKROBIOLOGIS YOGHURT SUSU KAMBING DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber Officinale var. Rubrum) Widiawati, Arlintia; Husni, Ali; Wanniatie, Veronica; Septinova, Dian
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2022
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2022.6.3.293-299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis terbaik pemberian ekstrak jahe merah terhadap status mikrobiologis yoghurt susu kambing. Penelitian ini dilaksanakan pada September 2021 di Laboratorium Produksi Ternak Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung untuk pembuatan yoghurt, dan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Politeknik Negeri Lampung. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu penambahan ekstrak jahe merah 0% (P0), penambahan ekstrak jahe merah 1% (P1) penambahan ekstrak jahe merah 2% (P2), penambahan ekstrak jahe merah 3% (P3), dan penambahan ekstrak jahe merah 4%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam dengan taraf nyata 5% dan dilanjutkan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak jahe merah berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap total BAL dan mikroba total yoghurt susu kambing. Dosis ekstrak jahe meraht optimum pada total BALyaitu 3% dan mikroba total adalah 4%.
Co-Authors Adhitia, Fabian Agus Joko Santoso Agus Purwito Annisa, Ajeng Nur Antika, Dea Mela Ariesta, Wiwin Arif Qisthon Arzakiyah, Fina Badruttamam, Badruttamam Baroya, Mushlihatun Beninda, Adellia Budiman, Edy Budiyanto, Ferly Rahmat Chaireni Martasari Dakhlan, Akhmad Daniatur, Arya Desyandri Desyandri Dewi Sukma Dewi, Anggi Derma Tungga Dian Puji Rahayu Dian Septinova Diny Dinarti Disa, Putra Rama edy santosa, purnama Eka Rosyida Erwanto Erwanto Farida Fathul Fathur Rahmi, Atika fatimah Fatimah Febriyanti, Leni Nur Fitri Yulianti Fransiska Hamdani, M Dima Iqbal Hobir, NFN Ika Mariska Ilhamsyah, Alifudin Indonant, Hassem Muhamad Inka Aulia Karsinah - Karyanti ,, Karyanti Kirani, Wahyu Sasi Kohir, Muhammad Zahir Alwan Komang Trisna Wirakusuma KRISTIANTO NUGROHO, KRISTIANTO Kurniantha, Muhammad Aldi Kusuma Adhianto Liman Liman Liman, Liman M. Kosmiatin Madi Hartono Maemunah Maemunah Maliya, Mirwa Siti Maulidiyah, Salamatul Mia Kosmiatin Muhammad Habibi Muhammad Mirandy Pratama Sirat Muhtarudin Musthofa, Arfan Fahrizki Permata Sari, Lilis Pramana, Weldi Adi Pratama Adi Prayoga Pratama, Ridho PUJI LESTARI Purnama Edy Santosa Putra, Alvin Permana Putri Pramudita Putri, Elly Yani Medyas Raden Mohamad Herdian Bhakti Ramadani, Fajar Ratna Ermawati Reni Indrayanti Reza Ramdan Rivai Rosita Rosita Rr Riyanti, Rr Rudy Sutrisna Samliok Ndobe Saputri, Nenti Sari, Berliana Setio, Slamet Setyadi, Hario Jati Slamet Susanto Sukmadjaja, D. Sulastri Sulastri Sulistiawan, Dicky Syinwani, Billy M Taruk, Medi TRI JOKO SANTOSO Tri Muji Ermayanti Triyani Dewi Veithzal Rivai Zainal Veronica Wanniatie Widiasri, Ni Luh Putu Widiawati, Arlintia Wulandari, Dyah Retno Wulandari, Dyah Retno Zakirah Raihani Ya’la