Claim Missing Document
Check
Articles

Peranan Orang Tua dalam Meminimalisir Penggunaan Aplikasi Tiktok untuk Mengoptimalkan Perkembangan Belajar Siswa Sekolah Dasar Kaila Sifana Kurniawati; Achmad Fathoni
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 7 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v7i1.8423

Abstract

Tiktok is one of the social media that is well-known among the public and even children today. The Tiktok application is popular with children because by playing Tiktok children can find fun and don't get bored easily. So that many mothers now let their children play gadgets excessively so that children do not fuss without thinking about the negative impact. This study aims to describe the role of parents as educators, as motivators, as facilitators, as mentors in minimizing the negative impact of using the Tiktok application on grade IV elementary school students and to determine the role of parents in overcoming the addiction of grade IV elementary school students. The type of research used in this writing is descriptive qualitative. Data collection techniques carried out by in-depth interviews, observation, and documentation. This research tests the validity of the data using source triangulation and technique triangulation. In the results of this study, the role of parents in education as educators, motivators, facilitators, and mentors is very important. So it is necessary for the role of parents in minimizing the negative impact of using the Tiktok application on gadgets to optimize learning development. Ways for parents to assist children in using gadgets include 1) Limit Children's Time in Playing Tiktok. 2) Selection of safe content according to the age of the child. 3) Balance the Use of Gadgets with Home Activities. 4) Establish Rules for Using Gadgets for Children.
MANAGEMEN KEAMANAN SEKOLAH ANTI BULLYING ATAU KEKERASAN DI SMA NEGERI 6 SURAKARTA Cettra Shandilia Latunusa Ambawani; Thitha Meista Mulya Kusuma; Nofi Animah Kusumastuti; Sutama Sutama; Achmad Fathoni
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 8, No 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i2.13425

Abstract

The rise of bullying cases encourages research with the theme of anti-bullying school security management or violence by choosing a research site at SMA Negeri 6 Surakarta because is one of the child-friendly and adipangastuti schools that is very concerned about the comfort and safety of students. The research objective is to describe the planning, implementation and evaluation of anti-bullying or violence school security at SMA Negeri 6 Surakarta. The approach used is a qualitative case study. The sampling technique used purposive sampling. Data analysis techniques used include data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of the research are: (1) Anti-bullying or violence school security planning by forming a violence prevention and handling team, preparing programs, creating links and complaint contacts, and maximising the role of Counselling Guidance (BK); (2) Implementation of anti-bullying or violence school security includes socialisation, implementing work programs and coordination between teams, monitoring links and complaint boxes, enforcing school rules, optimising extracurricular and co-curricular activities, building effective communication, and maximising picket officers; (3) Evaluation of anti-bullying or violence school security is carried out by the internal team and by the external team at the end of each semester, with obstacles in understanding bullying, the realisation of monitoring once a month and lack of coordination. The solution is to make positive activities in the form of competitions, monitoring activities prioritising quality over quantity and increasing coordination between the violence prevention and handling team, order and adipangastuti school. Keywords : Management, Security, Bullying, Violence
THE APPLICATION OF AUDIO-VISUAL MEDIA IN OPTIMIZING THE LEARNING OUTCOMES OF GRADE III STUDENTS IN THEMATIC LEARNING AT MUHAMMADIYAH PK KOTTABARAT ELEMENTARY SCHOOL IN SURAKARTAA Hesti Risqiyanti; Achmad Fathoni
JURNAL ILMIAH DIDAKTIKA: Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran Vol 24, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Didaktika February 2024
Publisher : Center for Research and Publication Universitas Islam Negeri (UIN) of Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jid.v24i2.22408

Abstract

This research discusses the implementation of audio visual media in thematic learning at SD Muhammdiyah Kottabarat Special Program Surakarta. Descriptive qualitative method was used to describe the implementation of audio visual media and its impact on the learning outcomes of grade 3 students. Data were obtained through in-depth interviews, observation, and documentation. The results showed that before using audio visual media, thematic learning tended to be less conducive and less motivating for students. After the application of audio visual media, there were positive changes in students' enthusiasm, focus, and understanding. The utilization of this media allows teachers to explain the material in detail and attract students' interest. Analysis of pretest and posttest scores showed a very significant increase, with the presentation of students who exceeded the Minimum Completion Criteria (KKM) increased. This study concludes that the use of audio-visual media in thematic learning can improve the effectiveness and learning outcomes of students.
Peran Kepala Sekolah dalam Kepemimpinan Pendidikan Islam di SDIT Mutiara Insani Klaten Aan Yunianto; Shodiq Purnomo; Bambang Sumardjoko; Achmad Fathoni
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 3 (2024): DIDAKTIKA Agustus 2024
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.627

Abstract

Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan menggunakan proses tinjauan literatur. Tidak dapat dipungkiri bahwa lembaga pendidikan memerlukan sosok pemimpin. Penting untuk mengidentifikasi bentuk kepemimpinan yang tepat yang dapat mengawasi lembaga pendidikan secara efisien. Apakah seorang pemimpin benar-benar penting bagi sebuah institusi pendidikan? Kepemimpinan adalah kapasitas seorang pemimpin untuk mengarahkan, mengembangkan, mengatur, membimbing, dan mempengaruhi orang lain secara efisien. Institusi pendidikan mempunyai peranan penting dalam mengembangkan individu dan mengarahkannya menuju masa depan yang lebih menjanjikan. Kepemimpinan pada suatu lembaga pendidikan dapat diartikan sebagai orang yang mempunyai wewenang dalam menentukan pilihan-pilihan yang berkaitan dengan kemajuan dan perkembangan lembaga tersebut. Artikel ini mengeksplorasi pengertian lembaga pendidikan, yang pada dasarnya adalah sekolah, dan pentingnya kepemimpinan dalam mendorong kemajuan di lingkungan sekolah. Artikel ini membahas tentang definisi pemimpin dan kepemimpinan, pentingnya kepemimpinan, peran kepemimpinan, dan berbagai gaya kepemimpinan. dan kepemimpinan pendidikan untuk mengembangkan kapasitas pemimpin untuk mengawasi dan memajukan lembaga pendidikan secara efisien.
Penerapan Media Pop-Up Book untuk Meningkatkan Kecerdasan Verbal Linguistik Siswa di Sekolah Dasar Kadita Fasih Daswananda; Achmad Fathoni
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1318

Abstract

Kecerdasan linguistik, yang juga dikenal sebagai kecerdasan verbal, melibatkan keterampilan dalam menyampaikan ide baik secara lisan maupun tertulis. Dalam konteks belajar mengajar, media pembelajaran memiliki peran yang krusial dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui penerapan media Pop Up Book pada siswa yang memiliki kecerdasan verbal lingustik di Sekolah Dasar (2) Untuk menganalisis kemampuan membaca siswa (3) Mengkaji kemampuan menulis siswa dengan baik termasuk dengan penggunaan tata bahasa yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis interaktif dan triangulasi data. Subjek penelitian adalah siswa yang memiliki kecerdasan verbal linguistik. Harapan dari penelitian ini mampu memberikan pemahaman kepada siswa di Sekolah Dasar mengenai pemanfaatan media Pop Up Book. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan media Pop Up Book dapat membantu siswa untuk meningkatan kecerdasan verbal linguistik. Penelitian ini diharapkan (1) Dapat memberikan wawasan kepada siswa dan guru di Sekolah Dasar tentang penggunaan media Pop Up Book. (2) Mampu menganalisis kemampuan membaca siswa (3) Mampu mengkaji kemampuan menulis siswa dengan baik dan benar.
Permainan Go Back So Door dalam Mengoptimalkan Solidaritas Siswa di Sekolah Dasar Yuslia Vera Handayani; Achmad Fathoni
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1319

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkenalkan permainan tradisional Gobak Sodor kepada siswa sekolah dasar dengan cara yang efektif untuk meningkatkan minat dan antusiasme siswa terhadap permainan tradisional serta menanamkan nilai solidaritas di antara mereka di tengah arus modernisasi dan digitalisasi, permainan tradisional seperti gobak sodor mulai ditinggalkan oleh generasi muda, yang lebih tertarik pada permainan berbasis gadget. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan seorang guru yang telah memperkenalkan permainan Gobak Sodor kepada siswa kelas 5. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola-pola utama dalam data yang berkaitan dengan antusiasme siswa, motivasi guru, nilai solidaritas, tantangan, dan strategi yang digunakan dalam permainan Gobak Sodor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendekatan yang kreatif dan kolaboratif, guru dapat meningkatkan minat siswa terhadap permainan tradisional dan berhasil menanamkan nilai solidaritas di antara mereka. Kolaborasi antara sekolah dan komunitas juga diperlukan untuk memperkuat upaya melestarikan permainan tradisional di lingkungan sekolah.
Peran Guru Sebagai Pendidik dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa di Sekolah Dasar Arsyafa Arienda Zahra; Achmad Fathoni
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Des (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peran guru dalam membentuk karakter siswa terhadap beberapa pelangaran kedisiplinan tata tertib disekolah yang berkaitan dengan keterlambatan jam masuk sekolah dan kerapian dalam berpkaian. metode kualitatif deskriptif yang digunakan bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang perilaku disiplin siswa di MI Muhammadiyah Bolon Digdaya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Wawancara yang digunakan dalah dengan cara berkomunikasi tatap muka dengan narasumber, observasi dilakukan peneliti dengan cara melihat lansung aktivitas dikelas, analisis dokumen dilakukan dengan mmengumpulkan dokumen-dokumen yang relevan. Peneliti menguji keabsahan data dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam membentuk karakter disiplin siswa sangatlah penting. Melalui program Pendidikan karakter dan kegiatan sehari-hari, guru aktif membentuk sikap dan perilaku siswa agar lebih disiplin, jujur, dan religius. dalam proses pembentukan karakter disiplin siswa, guru juga menghadapi beberapa faktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukungnya antara lain adalah dukungan dari kepala sekolah, kebijakan sekolah yang jelas terkait dengan disiplin, dan kerjasama dengan orang tua siswa. Namun, di sisi lain, faktor penghambat seperti kondisi lingkungan siswa dan kurangnya perhatian dari orang tua dapat menjadi tantangan tersendiri bagi guru dalam menjalankan perannya.
Implementasi Pembelajaran yang Akomodatif Bagi Peserta Didik: Dampak Implementasi Inklusi di Sekolah Dasar Fika Dwi; Achmad Fathoni
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1452

Abstract

Pendidikan inklusif telah menjadi fokus utama dalam pengembangan sistem pendidikan modern, mengedepankan kesetaraan dan inklusivitas bagi semua peserta didik. Penelitian ini mengkaji implementasi praktik inklusif di Sekolah Dasar, dengan fokus pada bagaimana praktik ini menciptakan lingkungan belajar yang menerima bagi semua siswa. Studi ini menganalisis dampak praktik inklusif terhadap prestasi akademik, perkembangan sosial dan emosional siswa, sikap guru, dan peran serta lingkungan sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi praktik inklusif memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan prestasi akademik, perkembangan sosial dan emosional siswa, serta perubahan sikap guru. Penggunaan strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa, seperti penggunaan media visual, penyesuaian kurikulum, dan pendekatan individual, telah membantu siswa dengan kebutuhan khusus untuk berkembang secara optimal. Lingkungan belajar yang inklusif juga menumbuhkan rasa percaya diri, meningkatkan interaksi sosial, dan mengembangkan keterampilan sosial siswa. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya dan resistensi dari guru dan orang tua, sekolah berhasil mengatasi hambatan tersebut melalui kolaborasi yang baik antara berbagai pihak.
Implementasi Culturally Responsive Teaching Pada Pembelajaran Pancasila Untuk Memotivasi Semangat Belajar Siswa Sekolah Dasar Erika Susilo Yuniati; Achmad Fathoni
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1657

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang pembelajaran pendidikan pancasila ditingkat dasar saat ini terdapat permasalahan kurangnya siswa memahami konsep penerapan nilai-nilai pancasila sehingga semangat belajar siswa rendah. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 2 Kayen Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali. Solusi dalam penelitian ini yaitu guru menggunakan pendekatan culturally responsive teaching yang berkaitan dengan budaya dan pengalaman kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran pendidikan pancasila dengan mengimplementasikan pendekatan culturally responsive teaching di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kualitatif bersifat deskripstif. Lokasi penelitian di SD Negeri 2 Kayen, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali. Teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan 3 tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari penerapan pendekatan CRT dalam proses pembelajaran dapat mempermudah siswa untuk memahami konsep pendidikan pancasila, meningkatkan keaktifan dan kolaborasi antar siswa, meingkatkan antusiasme dan motivasi semangat belajar siswa, serta lebih menghargai keberagaman budaya dan saling toleransi antar sesama. Rekomendasi untuk penelitian ini yaitu guru disarankan untuk lebih sering menerapkan CRT dan mengaitkan materi dengan budaya siswa serta sekolah perlu mendukung dengan pelatihan dan media interaktif agar pembelajaran lebih efektif.
OPTIMALISASI KREATIVITASOPTIMALISASI KREATIVITAS SISWA BERBASIS PROGRAM SEKOLAH ADIWIYATA DI SEKOLAH DASAR SISWA BERBASIS PROGRAM SEKOLAH ADIWIYATA DI SEKOLAH DASAR Ummisyia Shabira; Achmad Fathoni
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 9, No 2 (2024): APRIL 2024
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/muallimuna.v9i2.13762

Abstract

The Adiwiyata program plays a strategic role in fostering awareness of the declining environmental conditions. This research aims to explore the optimization of student creativity based on the Adiwiyata School Program at Elementary School (SDN) 11 Sondakan, Surakarta. The research method used is qualitative research with a descriptive approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation. Interview results were obtained from teachers, students, and the school principal conducted from August to November 2023, observing Adiwiyata program activities, and documenting related Adiwiyata activities. The validity of the data used the source triangulation technique, with an interactive model of data analysis consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The research results show that the Adiwiyata program at SDN 11 Sondakan has a positive impact, evident in waste management, creative student activities, and school greening. The implications of this research can be used as a model for Adiwiyata implementation to enhance student creativity and environmental awareness in elementary schools
Co-Authors Aan Yunianto Aditya Dwi Nugroho Afrin Puspasari Ahmad Muhibbin Ajib Rosyadi Akhmad Azlan Khoirurrozikin Al-Amin Alfauziah Rahmadani Alfiana Alfiana Ali Muckromin Alif Lutfi Ghozali Alifia Rosyida Anang Ma'ruf Anang Andi Arfianto Andri Wicaksono Andy Ariyanto Anggit Fadilah Putra Ani Budiarti Anik Ghufron Anton Adi Suryo Kusuma Arsyafa Arienda Zahra Atika Mayang Sari Ayu Novitasari Bambang Sumardjoko Bima Febriyanto Cettra Shandilia Latunusa Ambawani Damai Ari Kontesa Dian Permata Mayasari Djalal Fuadi Eki Fajarwati Eko Sudarmanto Endang Fauziati Erika Susilo Yuniati Erna Widyasari Fajar Octavia Widiasari Febriana Murtianingsih Fika Dwi Haris Nugroho Heni Marlinawati Heni Ramhawati Hesti Risqiyanti Ikhsan Maulana Indra Gunawan Kadita Fasih Daswananda Kaila Sifana Kurniawati Laili Etika Rahmawati Luqmanul Hakim Markhamah Maryadi Melania Farikha Karim Minsih Mohammad Ahmad Bani Amer Muh Jauhar Nafis Muhamad Taufik Hidayat Muhammad Adam Ilham Mizani Murfiah Dewi Wulandari Nofi Animah Kusumastuti Okhtafiana Nor Hidayah Pipit Saraswati Indriasari Pramono Pramono Purwanti Purwanti Rini Budiwati Rita Dwi Nawanti Rubiyanto, Eko Sabar Narimo Salsabila Anindya Putri Shodiq Purnomo Sigit Haryanto Siti Aminuriyah Siti Malikah Siti Nurjanah Sofia Inov Putri Arsita Sofyan Anif Sulistyawan Sumardi Sutama Thitha Meista Mulya Kusuma Tjipto Subadi Ummisyia Shabira Untoro Adi Aristina Vinandita Putri Utami Wafrotur Rohmah Wahyudi Taufan Santoso Wahyuni Baturetno Wariso Wariso Yeny Prastiwi Yulia Maftuhah Hidayati Yuni Yati Yuslia Vera Handayani Zainab Alqudsi