Claim Missing Document
Check
Articles

Micro Business Segmentation Using Categorical Test Approach In Supporting Sales Network In East Java Indonesia Che Zalina bt Zulkifli; I Putu Artaya; Wasana Boonsong; Sengguruh Nilowardono
THE SPIRIT OF SOCIETY JOURNAL : International Journal of Society Development and Engagement Vol 6 No 1: September 2022
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/scj.v6i1.2036

Abstract

The main purpose of this research is to see or position the region in East Java, especially micro-enterprises by segmenting their products. There are five effective areas in East Java which are well-known centers of micro-enterprises, i.e Mojokerto, Pasuruan, Malang, Gresik and Lumajang with their local wisdom products. There are 160 micro business actors in the five regions of East Java. Where their products have the opportunity to be developed into mainstay products in the province of East Java. Based on the results of the Categorical test, an overview of the test results is obtained, i.e: for micro-enterprises in Malang and Gresik they have the same character (dimension 1, i.e: innovation, product attractiveness, product originality, raw materials and environmentally friendly) both management and products so that because they have similarities , the two regions deserve to develop a joint business in a sales network. As for dimension 2 (selling value, market value, quality and market opportunity) micro-enterprises in Pasuruan, Malang and Gresik can form a group together in the sales network in facing market opportunities and increasing sales. Whereas micro-enterprises in Lumajang city (are in a neutral segment (not dimension 1 and not dimension 2), micro-enterprises in Lumajang district may compete with four other cities in fighting for market opportunities, both locally and globally because in the Categorical test the position of micro-enterprises Lumajang is categorized as having a special character and is different from the other four cities, i.e Malang, Gresik, Mojokerto and Pasuruan, so that only micro-enterprises in Lumajang district may not participate in the sales network.
Pelatihan Aplikasi Peringatan Dini Kesehatan Ibu Hamil di Puskesmas Kepanjen Malang dan Akademi Kebidanan Griya Husada Surabaya Made Kamisutara; I Putu Artaya
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.269

Abstract

Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan diseminasi luaran Penelitian Strategis Nasional Indonesia (PSNI). Tujuan utama pelatihan adalah ikut membantu salah satu puskesmas di kabupaten Malang Jawa Timur dalam meningkatkan kapasitasnya memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil di pelosok daerah. Sehingga kegiatan monitoring, pelayanan, dan penanganan gangguan kesehatan pada ibu hamil dapat ditingkatkan. Aplikasi peringatan dini kesehatan ibu hamil merupakan berbasis sms-gateway dan dapat dioperasikan melaluiperangkat seluler secara mudah dan cepat. Sehingga sangat berguna bagi ibu hamil melakukan konsultasi, menerima informasi dan proses komunikasi dengan pihak puskesmas secara cepat dan efisien. Pelatihan ini masih terbatas pada satu puskesmas di wilayah kabupaten Malang dan dapat dijadikan sebagai contoh penerapan bagi puskesmas yang lain. Melalui pengukuran persentase indikator ketercapaian, proses pelatihan ini dapat dianggap mampu mencapai sasaran seperti yang direncanakan oleh tim PKM karena tingkat ketercapaian nilainya di atas 85%. Bagi puskesmas, kehadiran aplikasi ini dapat membantu dalam membuat perencanaan, analisis, diseminasi informasi dan mampu meningkatkan kemampuan puskesmas dalam mengambil tindakan bagi gangguan kesehatan ibu hamil secara tepat. Nilai tambah kegiatan pelatihan ini adalah proses penerapan aplikasi yang secara khusus diperuntukkan bagi penanganan kesehatan ibu hamil berbasis sms-gateway yang selama ini belum pernah dibuat dan diterapkan pihak lain di Indonesia.
Increasing The Export Performance of Indonesian MSMEs' Leading Products in The Global Market in Supporting The Economy in 2023 I Putu Artaya; Yuniningsih Yuniningsih; Che Zalina bt Zulkifli; Wasana Boonsong
THE SPIRIT OF SOCIETY JOURNAL : International Journal of Society Development and Engagement Vol 6 No 2: March 2023
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/scj.v6i2.2198

Abstract

This research activity aims to assist home-based businesses in an effort to improve their product marketability in the global market by improving several important things, including: improving raw materials, building distribution channels, managing sales networks, building their own brands for their products, improving the shape and quality of packaging. with good labeling so that the product can be accepted and able to compete abroad in a wider market. Through this study, researchers conducted interviews, and used research instruments to measure 73 business owners. The goal is that it hampers the process of increasing the export of its products to foreign markets, it turns out that with the results of the interviews it can be seen that there are 12 main variables or factors that must be mastered and/or improved. So that home-based business products can have better performance as desired by overseas buyers or consumers. The testing approach in data processing uses the Tau Kendall W Test combined with the Categorical Test, so that the estimation process can be carried out properly. Through the test approach model and interviews that have been conducted on 73 business actors, it can be seen that the 12 variables or factors stated in this research are the main keywords through improving input, process and product improvement outputs. Product changes can help change the buyer's perception that the products they buy are completely safe and comply with safety, health and material requirements, including parts of environmentally friendly materials.
Perbaikan Label Dan Kemasan Menggunakan Food Container Pada Usaha Rumahan Di Desa Ngaban, Tanggulangin, Sidoarjo I Putu Artaya; Achmad Muchayan; Sri Wiwoho Mudjanarko; Rizal Bahaswan
DEDIKASI PKM Vol. 2 No. 3 (2021): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v2i3.12739

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat universitas Narotama Surabaya ini bertujuan secara fokus untuk membantu permasalahan dalam perbaikan kemasan dan labelisasi produk usaha rumahan, khususnya di desa Ngaban Tanggulangin Sidoarjo. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini di awali kunjungan rumah untuk melihat secara langsung kondisi produk usaha rumahan yang dijadikan objek penyuluhan dan pelatihan. Dari kunjungan tersebut diperoleh hasil bahwa dari 19 usaha rumahan, ada 12 usaha rumahan (63,2%) yang produknya perlu mendapat pelatihan dan perbaikan kemasan beserta labelnya. Sedangkan 5 tempat usaha rumahan (26,3%) sudah menerapkan perbaikan kemasan dan label, dan 2 tempat usaha (10,5%) menunda karena sesuatu sebab. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini maka usaha rumahan di desa Ngaban dapat mengembangkan pasarnya dan meningkatkan nilai jual produknya. Setelah mengikuti pelatihan ini rata-rata 86,3% pelanggan usaha rumahan menyatakan kemasan dan label produk usaha rumahan tersebut menyatakan bagus.
Perbaikan Fisik Kemasan dan Labelisasi Produk Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Desa Kalidawir dan Desa Ketapang Sidoarjo I Putu Artaya; Sengguruh Nilowardono; Made Kamisutara
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.413

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berlokasi di desa Kalidawir dan desa Ketapang kecamatan Tanggulangin Sidoarjo. Jumlah pelaku industri rumah tangga pangan keseluruhan di dua desa tersebut sebanyak 34 pelaku usaha. Peserta kelompok pertama yang mengikuti kegiatan ini berjumlah enam pelaku usaha, yang produknya adalah produk pangan. Metode pelaksanaan kegiatan di lakukan melalui daring dan tatap muka terbatas. Objek kegiatan adalah proses perubahan atau modernisasi kemasan produk beserta penambahan labelnya. Dari evaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan, tingkat ketercapaian untuk proses pendampingan perubahan kemasan adalah 79,70% angka tersebut berada di atas angka 75% yang ditargetkan artinya kontribusi kegiatan perbaikan kemasan mampu merubah sikap pelaku usaha karena tampilan kemasan menjadi lebih baik sehingga nantinya mampu meningkatkan minat beli konsumen, sedangkan tingkat ketercapaian proses labelisasi kemasan angkanya adalah 81,25% yang artinya proses labelisasi memiliki kontribusi bagi peserta kegiatan keseluruhan, sehingga harapan peningkatan minat beli konsumen dengan adanya label di kemasan memiliki peluang untuk mampu meningkatkan nilai tambah dan daya tarik produk bagi kosumen.
Meningkatkan Mutu Kemasan Melalui Pelatihan Desain Label Produk Usaha Rumahan di Desa Ketapang, Tanggulangin, Sidoarjo I Putu Artaya; Made Kamisutara
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.549

Abstract

Masalah utama yang tim PKM hadapi ketika melaksanakan kegiatan ini adalah masih banyak pelaku usaha rumahan yang menggunakan kemasan pada produknya secara apa adanya dan masih jauh dari layak. Atas dasar hal tersebut, tim PKM melakukan kegiatan abdimas dengan tujuan utama melaksanakan proses labelisasi produk usaha rumahan pada beberapa pelaku usaha yang produknya perlu mendapatkan perbaikan dengan fokus utama pada label di desa Ketapang Tanggulangin Sidoarjo. Total keseluruhan pelaku usaha rumahan adalah 52 orang dan kegiatan dibagi dalam beberapa tahapan. Dengan adanya penambahan label pada produk yang tergolong masih tradisional dan kurang layak maka produk pelaku usaha di desa tersebut akan tampil jauh lebih baik sesuai peraturan yang diharuskan pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten. Sehingga ke depan produk yang telah memiliki label akan lebih layak dipasarkan dan dikonsumsi oleh konsumen dan kegiatan ini merupakan salah satu tanggung jawab sosial pemilik usaha untuk menyempurnakan produk mereka. Dari hasil perhitungan indikator ketercapaian, diperoleh hasil 86,15% lebih besar dari 85% sebagai standar minimum indikator kegiatan sehingga dapat disipulkan bahwa kegiatan PKM ini mampu memenuhi keinginan dan harapan pelaku usaha rumahan untuk dapat memiliki produk yang lebih layak untuk dipasarkan kepada konsumen dan dianggap layak edar.
Pelatihan Pengoperasian Website Desa Barengkrajan Sidoarjo Sebagai Media Penyebaran Informasi dan Komunikasi Masyarakat I Putu Artaya; Latipah Rifani; Khalifah Imana Cahyaning Putri; Fadilatus Syifa; Vanessca Vindy Audina Prayogo; Siti Shafira
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.562

Abstract

Kemajuan teknologi informasi di era saat ini telah membawa dampak signifikan pada berbagai bidang, termasuk di dalamnya pemerintahan desa. Kebutuhan akan sistem informasi berbasis komputer semakin penting, mengingat kompleksitas dan dinamika masa informasi yang terus berkembang. Pemerintahan desa perlu menghadapi tantangan ini dengan menyediakan sistem informasi yang canggih dan efisien untuk menyebarkan informasi dengan cepat dan akurat. Untuk mengatasi permasalahan ini, sebuah kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (abdimas) dilaksanakan oleh Universitas Narotama di Desa Barengkrajan. Fokus kegiatan ini adalah merancang dan menerapkan sebuah sistem informasi berbasis website yang dapat memberikan informasi seputar desa secara cepat dan akurat kepada masyarakat. Sistem informasi ini meliputi profil desa, struktur pemerintahan, artikel, galeri, dan kontak. Melalui metode pengembangan yang terstruktur, tim abdimas melaksanakan beberapa tahap, termasuk observasi awal, perancangan website, pembuatan panduan pengoperasian (Guide Book), serta pelatihan kepada administrator yang akan mengelola website tersebut. Hasilnya adalah sebuah website yang dibangun menggunakan Framework Laravel, dengan fitur-fitur yang mendukung tampilan dinamis, antarmuka yang mudah dipahami, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan informasi terbaru. Website ini memberikan keuntungan dalam penyampaian informasi, interaksi antara pemerintah desa dan masyarakat, serta aksesibilitas yang lebih baik. Melalui pelatihan yang diselenggarakan, administrator website diberikan panduan dalam mengelola konten dan memastikan kelancaran operasional website. Dalam konteks Desa Barengkrajan, implementasi sistem informasi berbasis website ini memiliki potensi untuk memajukan transparansi pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat dalam mengakses informasi yang relevan dan penting. Secara keseluruhan program kerja abdimas mencapai tingkat keberhasilan sebesar ± 90%.
Proses Pembuatan Eco Enzyme Berbahan Sampah Organik Rumah Tangga Sebagai Penunjang Desa Ramah Lingkungan I Putu Artaya; Made Kamisutara; I Gede Arimbawa; Sengguruh Nilowardono
Madaniya Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.759

Abstract

Kegiatan pelatihan yang diadakan di Desa Joanyar Bali pada intinya melatih masyarakat Joanyar Bali agar menjadi lebih sadar lingkungan. Kegiatan pelatihan ini mengajarkan kepada warga Desa Joanyar tentang bagaimana mengolah sampah organik menjadi sebuah produk yang bernama Eco Enzyme. Pelatihan ini mampu memberikan kegunaan dan manfaat bagi masyarakat desa tersebut dalam upaya mengurangi limbah sampah organik yang dihasilkan rumah tangga. Dari hasil pelatihan yang telah dilaksanakan pada sebagian kelompok masyarakat Desa Joanyar Bali diperoleh indikator tingkat kepuasan peserta sebesar 0.87 lebih besar dari nilai batas minimal indikator kepuasan yaitu 0.80. sehingga hasil pelatihan dianggap mampu merubah pola pikir masyarakat akan pentingnya merubah dan mengelola sampah organik di desa mereka untuk diolah menjadi sesuatu yang berguna bagi kesehatan lingkungan atau green world di desa mereka.
Abraham Maslow's Hierarchical Need Fulfillment and Herzberg's Two-Factor Theory for Creating Worker Loyalty Artaya, I Putu; Kamisutara, Made; Muchayan, Achmad; Deviyanti, IGA Sri
THE SPIRIT OF SOCIETY JOURNAL : International Journal of Society Development and Engagement Vol 4 No 2 (2021): March 2021
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/scj.v4i2.1361

Abstract

This research was conducted in an attempt to identify and analyze the role and influence of two universally applicable theories in the life of an employee when working in a company. The research subjects are employees who work at the bank. The data collection model is carried out primarily using a questionnaire to explore their perceptions in creating and or maintaining a sense of loyalty in their workplace. To prove this, the researchers chose a bank that has been around for a long time, where there are 25 employees. We want to know whether Maslow and Herzberg's theory of motivation remains universally applicable in their work environment. This research is an associative study using the primary data base, this data from interviews and filling out questionnaires from the bank employees. Measurement of data using ordinal data with a Likert scale approach. From the results of filling out the questionnaire, the percentage results obtained that 71.4% of them tend to agree on the existence of their existence and fulfill their needs hierarchically. Through associative analysis, it can be obtained that the physiological results are 49.1% well fulfilled, sense of security is 47.4% fulfilled, social 43.8% is fulfilled, self-esteem 72.5% is fulfilled, and self actualization is 49.1% also fulfilled in the bank, this condition is enough to make their employees loyal in contributing energy, time and thoughts. Overall 93.7% of Maslow's hierarchical needs and Herzberg's maintenance are able to create a sense of employee loyalty to the workplace. The fulfillment of 72.5% hierarchical needs is dominated by the fulfillment of self-esteem, then in terms of maintenance theory, Herzberg is dominated by self-esteem and self-actualization
The Influence of Consumer Satisfaction and Confidence Against Repurchase of Computer Products in Surabaya Artaya, I Putu; Kamisutara, Made
THE SPIRIT OF SOCIETY JOURNAL : International Journal of Society Development and Engagement Vol 7 No 1: September 2023
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/scj.v7i1.2549

Abstract

The study of this research can draw implications for practitioners. From the results reported, there are three factors e-trust, e-satisfaction and e-loyalty that influence customers' online refurbishment intention at online stores. Cahaya Abadi Computer cares about trust as a signal to intend to repurchase online and satisfaction comes second. Therefore, online shops must first focus on the perceived trustworthiness of their online shopping and website. There are several ways to develop trust with e-commerce media. One of them is providing a safer payment system, data security and privacy policy. Also they use a more flexible warranty and keep in touch with customers in 7/24, current call/resolution center and reference to place e-trust. Second, online stores must respond to customer messages and complaints promptly and anticipate their needs earlier than competitors to satisfy and impress their customers. This research has shown that customers perceive e-loyalty as another important antecedent of online repurchase intention. Therefore, online stores can reward loyal customers to make them buy back by using promotional codes, discount codes, gift cards, providing special offers and daily offers.
Co-Authors Achmad Zakki Falani Achmad Zakki Falani Achmad, Imron Ramdhani Afrianti, Nadya Mei Agung Sihono Agus Sukoco Agus Sukoco Al Atur Ajidio Utomo Alexander Machicky Mayestino Alfa Izza Ramadhani Alie, R.M. Mahrus Alifian Sugeng Prasetyono Alviansyah, M. Khakim Aminuyati Amiranti, Ocsa Nurdiyan Amrun Rosyid Ani Wulandari Arasy Alimudin Arie Indartono Arimbawa, Gede Arimbawa, I Gede Baktiono, Agus Bin Arshad, Mohd Fadzil Che Zalina bt Zulkifli Che Zalina bt Zulkifli Che Zalina bt Zulkifli Choirul Umam, Choirul Deviyanti, IGA Sri Ekki Erlangga Eko Nurmianto Eman Setiawan1 Fadilah, Eka Fadilatus Syifa Firdaus Pratama Wiwoho, Firdaus Pratama Firman Aditya Hardian Ningsih, Hardian Harmanto, Dani Hendramawat Aski Safarizki Hyrnanda Era Dewanti I Gede Arimbawa I Gede Arimbawa I Gede Arimbawa I Gede Arimbawa I Gede Arimbawa I.G.A Sri Deviyanti IGA Sri Deviyanti IGA Sri Deviyanti IGA. Sri Deviyanti Joko Suyono Junaedi, Lukman Kamisutara, Made Khalifah Imana Cahyaning Putri Latipah Latipah Latipah Luh Putu Ratna Sundari Maruli, Sahat Mayestino, Alexander Machicky Mesakh Yunanto Michael Candra Jaya Muchayan, Achmad Muhammad Ikhsan Setiawan Muhammad Roesli Mulyadi, Irwan Nawir Rasidi Purwanto Purwanto Purworusmiardi, Tubagus Putri, Mutiara Pradina Qausya Faviandhani Qausya Faviandhi Rahmat, M. Basuki Rizal Bahaswan ROFIK JALAL ROSYANAFI Sengguruh Nilowardono SITI FATIMAH Siti Shafira Siti Sholihatun Mukaromah Soekiman, JFX Susanto Sri Wiwoho Mudjanarko, Sri Wiwoho Sulistyani Eka Lestari Suyono, Joko Syaiful Syaiful Tjahjono, Prijo Tubagus Purworusmiardi Tubagus Purworusmiardi Tubagus Purworusmiardi Vanessca Vindy Audina Prayogo Wasana Boonsong Wasana Boonsong Yuniningsih Yuniningsih