Claim Missing Document
Check
Articles

Pembuatan Material Sensor Kelembaban Relatif Berbasis Selulosa Ubi Gajah dan Polianilin (PANi) Mandela, Rully; Muttaqin, Afdhal
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.2.193-198.2016

Abstract

Telah dilakukan pembuatan material sensor kelembaban relatif (RH) berbasis selulosa ubi gajah dan polianilin (PANi). Pembuatan PANi-selulosa menggunakan metode grafting dengan variasi selulosa 1-5 g selulosa pada 10 mL PANi. Inisiator CuSO4 (1 M) digunakan untuk membentuk radikal bebas, sehingga molekul selulosa bisa masuk pada tulang punggung PANi. PANi-selulosa hasil sintesis dikarakterisasi mengunakan FTIR dan Spektrofotometer UV-VIS. Pengukuran resistansi dari film tebal PANi-selulosa dilakukan untuk setiap variasi penambahan selulosa berdasarkan perubahan kelembaban relatif. Hasil karakterisasi FTIR dan Spektrofotometer UV-VIS menunjukkan bahwa terjadinya pergeseran spektra IR dan serapan optik PANi oleh pencangkokan selulosa yang mengindikasikan keberhasilan pencangkokan PANi-selulosa. Penambahan massa selulosa dapat menurunkan nilai resistansi film PANi-selulosa. Secara keseluruhan, film PANi-selulosa memiliki pola resistansi yang berkesesuain dengan tingkat kelembaban relatif, semakin tinggi nilai kelembaban relatif semakin rendah resistansi PANi-selulosa. Dari grafik kelembaban relatif terhadap resistansi, sampel terbaik sebagai material sensor RH adalah sampel dengan 10 mL PANi pada 3 g selulosa dengan koefisien korelasi sebesar 0,9640. Pencangkokan selulosa pada PANi meningkatkan sifat hidroskopis, matrik-matrik hidrofilik dan meningkatkan jumlah molekul uap air yang terperangakap di dalam PANi. Kata kunci: Film tebal PANi-selulosa, grafting PANi-selulosa, kelembaban relatif, sintesis selulosa
Pengaruh Waktu Sonikasi terhadap Konduktivitas Listrik Zeolit Berbahan Abu Dasar Batubara Menggunakan Metode Peleburan Alkali Hidrotermal Sari, Nita Kurnia; Muttaqin, Afdhal
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 4 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.5.4.322-326.2016

Abstract

Pembuatan zeolit sintetis berbahan abu dasar batubara menggunakan metode peleburan alkali hidrotermal telah dilakukan dengan pemberian sonikasi. Sebelum disintesis, kandungan abu dasar batubara diuji dengan XRF. Hasil XRF menunjukkan bahwa abu dasar yang digunakan memiliki kandungan SiO2 sebanyak 57,236% dan Al2O3 sebanyak 33,172%. Abu dasar dan NaOH dilebur dengan perbandingan 1:1,2 g. Sampel yang telah dilebur, dilarutkan dengan larutan NaAlO2, kemudian diberikan pengaruh sonikasi sebelum proses kristalisasi zeolit (hidrotermal). Variasi waktu sonikasi diberikan pada 4 sampel adalah 0,5; 1; 1,5 dan 2 jam serta 1 sampel tanpa sonikasi sebagai perbandingan. Sampel hasil sintesis dicuci dengan aquades hingga mencapai pH 9-10. Karakterisasi sampel yang dilakukan meliputi karakterisasi morfologi permukaan menggunakan SEM dan pengukuran konduktivitas listrik menggunakan LCR-meter. Hasil karakterisasi SEM menunjukkan sampel dengan pemberian ultrasonik memiliki morfologi permukaan yang lebih seragam daripada sampel tanpa pemberian sonikasi. Nilai konduktivitas listrik yang dihasilkan berkisar dari 0,05206 x 10-6 - 2,1188 x 10-6 S/cm dan berada pada rentang bahan semikonduktor. Zeolit dengan pemberian sonikasi selama 1,5 jam mempunyai konduktivitas listrik tertinggi dibandingkan dengan sampel lain. Kata Kunci : sonikasi, sodalit, philipsite, gobbinsite, konduktivitas listrik zeolit
Pembuatan Material Sensor Kelembaban Relatif Berbasis Film Polianilin-Selulosa Ampas Tebu Anggi, Anggi; Muttaqin, Afdhal
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.2.107-112.2017

Abstract

Telah dilakukan pembuatan material sensor kelembaban relatif berbasis film polianilin-selulosa ampas tebu. Sintesis selulosa ampas tebu dilakukan menggunakan metode hidrolisis dengan penambahan NaOH 17,5% dan HCl 0,1 M. Pembuatan PANi-selulosa menggunakan 10 ml anilin dengan variasi selulosa  0,50 g, 1,00 g dan 1,50 g. PANi-selulosa yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan FTIR. Film PANi-selulosa dibuat dengan metode dip coating selama 10 menit. Pengukuran resistansi film PANi-selulosa terhadap perubahan kelembaban relatif menggunakan ohmmeter dilakukan dalam chamber. Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan penambahan selulosa menghasilkan ikatan amina, alkana, alkena yang lebih banyak. Sintesis selulosa menghasilkan selulosa sebanyak 12,71 g dari 50,00 g ampas tebu. Material sensor kelembaban relatif yang dibuat dari bahan PANi-selulosa ampas tebu dapat bekerja pada kelembaban relatif 32,65 – 93,10 %. Pengukuran resistansi menunjukkan penambahan selulosa dan peningkatan kelembaban relatif akan memperkecil nilai resistansi. Linearitas sensor yang tertinggi didapatkan pada sampel dengan penambahan selulosa 1,00 g dengan R2 = 0,932. Uji durabilitas selama 18 hari menunjukkan nilai resistansi naik terutama pada kelembaban relatif di atas 75,51 %. Durabilitas tertinggi diperoleh pada sampel dengan penambahan selulosa 0,50 g.Kata kunci : polianilin, selulosa ampas tebu , sensor kelembaban
Pengaruh Sumber Kation NaOH dan KOH Terhadap Jenis Zeolit Sintetis dari Abu Dasar Batubara dengan Metode Peleburan Alkali Hidrotermal Pratama, Teguh Nugraha; Muttaqin, Afdhal
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.2.126-131.2017

Abstract

Telah dilakukan sintesis zeolit dari abu dasar batubara dengan metode peleburan alkali hidrotermal menggunakan variasi sumber kation berupa NaOH dan KOH. Perbandingan mol kation dengan massa abu dasar yang digunakan adalah 0,36 mol:12 g. Variasi perbandingan mol NaOH dan KOH yang digunakan adalah 100%:0% (Na100-K0), 75%:25% (Na75-K25), 50%:50% (Na50-K50), 25%:75% (Na25:K75) dan 0%:100% (Na0-K100). Peleburan alkali dilakukan pada temperatur 550 oC selama 2 jam dan proses hidrotermal dilakukan pada temperatur 180 oC selama 6 jam. Sampel yang dihasilkan berbentuk serbuk diuji menggunakan XRD. Grafik XRD dianalisis dengan software Match! 3 untuk menentukan jenis zeolit yang terbentuk. Proses sintesis pada temperatur hidrotermal 180 oC menghasilkan zeolit dengan pori berukuran relatif kecil dengan diameter sekitar 5 Ȧ sampai 7 Ȧ. Produk utama yang dihasilkan dari Na100-K0 berupa Sodalit dan Zeolit ZK-14, dari Na75-K25 berupa Hidrosodalit dan Kalsilit, dari Na50:K50 berupa Kalsilit, sedangkan dari Na25-K75 dan Na0-K100 berupa Megakalsilit. Sampel dengan nilai kristalinitas terbesar adalah Na100-K0 dengan nilai kristalinitas mencapai 100%. Secara umum dapat disimpulkan lewat proses sintesis bahwa kation K akan menghambat pertumbuhan kristal zeolit dengan kation Na karena sifat kation K yang dominan terhadap kation Na.Kata kunci: abu dasar, hidrotermal, peleburan alkali,zeolit
Pengaruh Konsentrasi KOH terhadap Jenis Zeolit Sintetis dari Abu Dasar Batubara dengan Metode Peleburan Alkali Hidrotermal Hamidah, Hamidah; Muttaqin, Afdhal
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.2.139-143.2017

Abstract

Telah dilakukan sintesis zeolit dari abu dasar batubara menggunakan metode peleburan alkali hidrotermal dengan KOH sebagai aktivator. Konsentrasi KOH yang digunakan adalah 0,1 mol, 0,3 mol dan 0,5 mol. Peleburan alkali dilakukan pada temperatur 550 oC selama 1 jam dan proses hidrotermal dilakukan pada temperatur 100 oC selama 6 jam dengan variasi media kristalisasi aquades dan air laut. Sampel hasil sintesis dicuci dengan aquades hingga mencapai pH 9-10. Zeolit yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan XRD. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa zeolit yang terbentuk menggunakan media kristalisasi aquades adalah potassium aluminum silicate (megakalsilit), leucit, muskovit dan masih banyak kandungan  kuarsa. Sampel yang disintesis menggunakan media kristalisasi air laut mengandung megakalsilit, leucit, muskovit dan sodalit.Kata kunci: Potassium aluminum silicate, megakalsilit, konsentrasi.
Pengaruh Variasi Waktu Peleburan Terhadap Konduktivitas Listrik Zeolit dari Abu Dasar Batubara yang Disintesis dengan Metode Peleburan Alkali Hidrotermal Nurhabibah, Nurhabibah; Muttaqin, Afdhal
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.3.240-246.2017

Abstract

Telah dilakukan sintesis zeolit dari abu dasar batubara menggunakan metode peleburan alkali hidrotermal dengan variasi waktu peleburan.Variasi waktu peleburan yang digunakan adalah 1 jam (Z1), 2 jam (Z2), 3 jam (Z2), dan 4 jam (Z4). Abu dasar dan NaOH dilebur dengan perbandingan 1:1,2. Sampel yang telah dilebur, kemudiandipanaskanmelalui proses hidrotermal dengan medium kristalisasi NaAlO2. Sampel zeolit kemudian dinetralkan dengan aquades hingga mencapai pH 9-10. Sampel dikarakterisasi menggunakan XRD dengan software Match! 3. Konduktivitas listrik sampel diukur dengan LCR-meter. Hasil XRD menunjukkan bahwa sampel Z1 mengandung sodalit, lazurit, katoit, megakalsilit serta masih terdapat kuarsa dan kristobalit. Sampel Z2 mengandung sodalit, leusit dan kalsilit. Sampel Z3 mengandung sodalit dan bohmit, serta sampel Z4 mengandung sodalit, nosean dan katoit. Konduktivitas listrik yang dihasilkan berkisar dari 0,8 × 10-6 – 2,4 × 10-6 S/cm dan berada pada rentang bahan semikonduktor. Zeolit dengan waktu peleburan selama 2 jam mempunyai konduktivitas listrik tertinggi yaitu 2,4 × 10-6 S/cm.Kata kunci: abudasar, hidrotermal, konduktivitas, nosean, sodalit, zeolit
Pengaruh Jenis Zeolit Terhadap Sensitivitas Sensor Non-Enzimatik untuk Mendeteksi Glukosa Nanda, Febriati; Puryanti, Dwi; Muttaqin, Afdhal
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.6.4.394-399.2017

Abstract

Sensor gukosa non-enzimatik dengan modifikasi zeolit sintetis telah dibuat. Pada penelitian ini digunakan zeolit dengan kandungan Sodalit, Lezurit, Megakalsilit, dan Nosean yang ditambahkan dalam campuran grafit dan paraffin. Elektroda pasta karbon (EPK) dibuat dengan komposisi grafit: paraffin sebesar 50 mg : 70 mg. Elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit (EPKZ) dibuat dengan komposisi grafit: paraffin: zeolit sebesar 50 mg : 30 mg : 20 mg. Kinerja elektroda (sensitivitas, linieritas dan tingkat reversibilitas elektroda) diuji menggunakan metode cyclic voltammetry (CV). Hasil pengujian diperoleh elektroda EPKZ2 dengan fraksi zeolit 100% menghasilkan nilai sensitivitas tertinggi sebesar 15,302 µAcm-2mM-1. Daerah optimum pendeteksian yang dicirikan dengan linieritas keluaran sensor berada pada rentang konsentrasi 50 mg/dl-300 mg/dl. Scan rate efektif dilakukan sebesar 100 mV/s dan nilai kesalahan puncak oksidasi elektroda sebesar 19,16% lebih kecil dari standar minimum sensor glukosa.Kata kunci: sensor non-enzimatik, zeolit sintetis, sensitivitas, linieritas, reversibilitas.
Pembuatan Zeolit Sodalit dari Abu Dasar Batubara dengan Variasi Konsentrasi Larutan NaAlO2 menggunakan Metode Peleburan Alkali Hidrotermal Hanifah, Rahmatul; Puryanti, Dwi; Muttaqin, Afdhal
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.3.228-232.2018

Abstract

Sintesis zeolit dari abu dasar batubara telah dilakukan menggunakan metode peleburan alkali hidrotermal dengan variasi konsentrasi NaAlO2.Variasi konsentrasi NaAlO2 yang digunakan adalah 2,5 M (Z1), 2 M (Z2), 1,5 M (Z3), dan 1 M (Z4). Abu dasar dan NaOH dilebur selama 3 jam pada suhu 750 C. Sampel kemudian dipanaskan melalui proses hidrotermal dengan medium kristalisasi NaAlO2, Kemudian sampel dinetralkan dengan aquades hingga mencapai pH 9-10. Karakterisasi sampel yang dilakukan meliputi karakterisai jenis zeolit menggunakan XRD. Hasil karaterisasi menggunakan XRD menunjukkan bahwa zeolit yang terbentuk pada sampel Z1, Z2, dan Z3 berupa zeolit jenis sodalit dan pada sampel Z4 zeolit jenis sodalit, nosean, dan megakalsilit. Kemurnian sodalit paling tinggi diperoleh pada sampel Z3, yaitu 73 %.Kata kunci : zeolit, abu dasar, alkali hidrotermal, sodalit
Pengaruh Zeolit Sintetis Terhadap Stabilitas dan Sensitivitas Biosensor Asam Urat Berbasis Lactobacillus Plantarum Menggunakan Metode Voltametri Siklik Faizah, Faizah; Puryanti, Dwi; Muttaqin, Afdhal
Jurnal Fisika Unand Vol 7 No 4 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.7.4.379-385.2018

Abstract

Pembuatan material biosensor termodifikasi zeolit sintetis telah dilakukan untuk mendeteksi asam urat.  Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh zeolit sintetis pada material biosensor asam urat terhadap stabilitas dan sensitivitas sensor. Penggunaan biosensor untuk mengukur asam urat menggunakan urikase yang dihasilkan dari bakteri Lactobacillus plantarum. Pemodifikasian material biosensor menggunakan zeolit sintetis kandungan Sodalit yang ditambahkan dalam campuran grafit dan paraffin. Elektroda pasta karbon (EPK) dibuat dengan komposisi grafit: paraffin sebesar 70 mg: 30 mg, sedangkan elektroda pasta karbon termodifikasi zeolit (EPKZ) dengan komposisi grafit: paraffin: zeolit sebesar 50 mg: 30 mg: 20 mg. Didalam masing-masing elektroda diteteskan 7,5 μl pelet L.plantarum (EPKZLP). Pengujian kinerja elektroda dilakukan menggunakan Voltametri Siklik. Hasil pemodifikasian mempengaruhi performa biosensor seperti sensitivitas, dan stabilitas. Arus tertinggi dihasilkan oleh EPKZLP dengan rentang arus 0,0143 – 0,0592 mA. Sensitivitas terbaik dihasilkan pada EPKZLP dengan nilai sebesar 0,031 mAcm-2mM-1. Kestabilan terbaik didapatkan pada EPKZLP dengan presentase kestabilan pada hari ke-14 sebesar 30,9 %. Standar deviasi rata-rata yang dihasilkan pada penelitian ini 0.0024 mA dengan nilai kesalahan relatif masing-masing sebesar 7,8%.Kata-kata kunci: biosensor asam urat, zeolit, sodalit, sensitivitas, stabilitas.
Uji Kesesuaian Kinerja Generator dan Tabung Pesawat Sinar-X Merek Siemens di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Andalas Tohiri, Novelia; Muttaqin, Afdhal
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.11.1.37-43.2022

Abstract

Penelitian mengenai uji kesesuaian pesawat sinar-X telah dilakukan untuk mengukur dan menganalisis parameter uji kesesuaian kinerja generator dan tabung pesawat sinar-X merek Siemens di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Andalas menggunakan alat ukur RaySafe X2 R/F Sensor dan RaySafe X2 Survey Sensor yang dilengkapi dengan RaySafe X2 Base Unit mAs sebagai penampil nilai besaran terukur. Pengukuran dilakukan dengan meletakkan detektor pada jarak 100 cm dari tabung sinar-X. Hasil yang didapatkan yaitu persentase error maksimal untuk uji akurasi tegangan  sebesar 0,67%, uji akurasi waktu penyinaran sebesar 1,4%, uji linearitas keluaran radiasi dengan nilai CL sebesar 22% untuk fokus besar dan 23,1% untuk fokus kecil, uji reproduksibilitas dengan nilai CV maksimal sebesar 0,000641, uji kualitas berkas sinar-X untuk tegangan 50 kV, 60 kV, 70 kV, 80 kV, dan 90 kV dengan nilai HVL untuk masing-masing tegangan sebesar 1,93 mmAl, 2,36 mmAl, 2,74 mmAl, 3,16 mmAl, 3,54 mmAl, dan uji kebocoran tabung maksimal sebesar 0,069 mGy/jam. Hasil penelitian menunjukkan secara umum pesawat sinar-X merek Siemens memenuhi standar yang telah ditetapkan mengacu kepada Perka BAPETEN No 2 Tahun 2018 dan dinyatakan dalam kondisi andal dengan perbaikan karena salah satu parameter uji yaitu linearitas keluaran radiasi tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan. 
Co-Authors A. Fadhil Desafa Abda Abda Adinda Mahesa Putri Adrial, Rico Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal Afdal, Afdal Ahmad Fauzi Pohan Alfian Darmawan Alimin Mahyudin Analia, Rika Anggi Anggi Anggi, Anggi Ari Firmansyah Arif Budiman Arif Budiman Astuti Astuti Astuti Betta Centaury Dahlianum, Dahlianum Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Dedi Mardiansyah Delvihardini, Rani Desy Yulia Ningsih Dewi Fajriani Dian Fitriyani Dian Fitriyani Dian Milvita Dwi Pujiastuti Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti EFENDI Eka Putra Sutantyo, Tringginas Eli Defira Elistia Liza Namigo, Elistia Elvaswer Elvaswer Elvaswer Emriadi - Fadillah Ahmad Faizah Faizah Faizah Faizah Fani Anjelina Febriati Nanda Feriska Handayani Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fifi Yunica Fifi Yunica Fiqi Diyona Fiqi Diyona Fiqi Diyona, Fiqi Fuji Astuti Febria Geby Sri Ayu Oktavia Haldis Alvaro Hamidah . Hamidah Hamidah Hanifah, Rahmatul Hanisti, Fidhia Harmadi Harmadi Haryanto Saputra Herviya, Herviya Herviyana, Herviyana Imam Taufik Imam Taufiq Imam Taufiq Imelda Imelda Isdi, Muhammad Ridho Iza Faizah Juniarti Juniarti Leony Chantika Leony Lestari, Tuti M. Ali Shafii Machmudah Mahdivan Syafwan Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Mega Roza Lia Meqorry Yusfi Mildawati Mildawati Mohammad Ali Shafii Mora Mora Mora Mora Mora Mora Muhammad Ilyas Muhammad Ilyas Muhammad Samudra Ilham Muldarisnur, Mulda Murdahayu Makmur Musra, Faizah Mutya Vonnisa Nanda, Febriati Narwen Narwen Nila Sriwahyuni Nila Sriwahyuni, Nila Nini Firmawati Nita Kurnia Sari Novelia Tohiri Nurhabibah Nurhabibah Nurhabibah Nurhabibah Nurul Annisa Nurwijayanti Oktavia, Amel Olly Norita Tetra Olly Norita Tetra Pratama, Teguh Nugraha Rahmad Rasyid Rahmad Rasyid Rahmat Rasyid Rahmatul Hanifah Rahmatul Hanifah Ramacos Fardela Rani Delvihardini Rena, Suci Ramda Rhandyka Rafli Ria Susmita Ridwan Ridwan Ridwan, Ridwan Rika Juniarti Waleza, Rika Juniarti Rully Mandela Rully Mandela, Rully Salim Muhaimin Saputra, Haryanto Sari, Nita Kurnia Sofhia Ulga Solfiyeni Solfiyeni Sri Handani Sri Oktamuliani Teguh Nugraha Pratama Tiya Lestari Tiya Lestari, Tiya Tohiri, Novelia Trengginas Eka Putra Trengginas Eka Putra Sutantyo Ulga, Sofhia Usna, Sri Rahayu Alfitri Viesca Fredilla Hanif Wildian Wildian Wildian Yefrida - Yunisa Oktaviani Yunisa Oktaviani, Yunisa Zhafirah Putri Fadhilah Zozy Aneloi Noli Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi