p-Index From 2021 - 2026
8.767
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Analisis Deskriptif Learning Analytics Dalam Menilai Tingkat Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar Aqilah Salsabila; Rukli Rukli
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis learning analytics dalam menilai tingkat literasi digital siswa sekolah dasar, mencakup kemampuan akses informasi digital, evaluasi informasi, pemanfaatan teknologi digital, dan etika digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik total sampling melibatkan 16 siswa kelas VI SD Inpres Puro'ro tahun ajaran 2024/2025. Pengumpulan data dilakukan melalui angket literasi digital menggunakan skala Likert empat poin, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan pendekatan learning analytics. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas siswa (68,75%) memiliki tingkat literasi digital tinggi dengan skor rata-rata 39,75 (82,81%). Berdasarkan dimensi, etika digital memperoleh skor tertinggi (84,90%), diikuti evaluasi informasi digital (83,85%), akses informasi digital (82,29%), dan pemanfaatan teknologi digital (79,17%). Learning analytics mengidentifikasi kekuatan literasi digital pada kemampuan menggunakan mesin pencari (89,06%) dan kesadaran terhadap berita palsu (87,50%), sedangkan kelemahan pada partisipasi diskusi online dan akses perpustakaan digital (masing-masing 75,00%). Pendekatan learning analytics berimplikasi pada personalisasi program literasi digital, prioritas pengembangan berdasarkan identifikasi kelemahan, pengembangan asesmen komprehensif, dan pentingnya kolaborasi multi-stakeholder dalam pengembangan literasi digital di tingkat sekolah dasar.
Eksplorasi Perubahan Kurikulum Literasi Digital Di SD Tria Mulya Utari; Rukli Rukli
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10276

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat menuntut transformasi kurikulum pendidikan dasar, khususnya dalam penguatan literasi digital. Era digital memerlukan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya fokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pada pemahaman etis dan kritis terhadap penggunaan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesiapan sekolah dasar dalam mengimplementasikan kurikulum literasi digital, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, dan merumuskan strategi integrasi yang efektif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan survei. Lokasi penelitian di SD Islam Datok Sulaiman, Palopo, Sulawesi Selatan. Subjek penelitian meliputi guru kelas 6 dan siswa kelas 6. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam, dan pengisian angket. Sekolah menunjukkan kesiapan infrastruktur dasar dengan tersedianya chromebook, akses internet, dan proyektor. Guru memiliki pemahaman dasar teknologi pembelajaran seperti Google Classroom dan Canva, namun masih memerlukan pelatihan berkelanjutan. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pembelajaran digital, meskipun akses teknologi di rumah masih bervariasi. Tantangan utama meliputi kesenjangan kompetensi digital guru, keterbatasan akses internet di beberapa ruang kelas, dan perlunya modul pembelajaran yang lebih spesifik. Implementasi literasi digital di SD memerlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan peningkatan kompetensi guru, pemerataan infrastruktur, dan pengembangan kurikulum terintegrasi. Strategi yang efektif mencakup integrasi literasi digital ke dalam mata pelajaran tematik, pelatihan guru berkelanjutan, dan pengembangan komunitas belajar digital.