p-Index From 2021 - 2026
5.621
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Perencanaan Pembelajaran Merdeka Belajar di SMP Kelas VII pada Konteks Pencaharian Harta Karun di Sungai Musi Malalina Malalina; Ratu Ilma Indra Putri; Zulkardi Zulkardi; Rita Inderawati; Elika Kurniadi; Lisnani Lisnani; Chika Rahayu; Rini Herlina; Dewi Rawani; Tria Gustiningsi; Artika Sari; Delia Septimiranti
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This activity is carried out to provide understanding to teachers related to independent learning planning. Apart from that, to train teachers in making lesson plans using the context in the surrounding environment. The environmental context can be used for the learning process to understand more real concepts or subject matter. The method used is lecture, question and answer and practice. The result of this service activity is an understanding related to the preparation of independent learning learning plans for middle school teachers in Pagar Alam, South Sumatra using the existing context in the environment. Apart from that, all training participants can show a good response and improve teacher professionalism.
Pelatihan Penyusunan Perangkat Ajar RPP “Merdeka Belajar” Collaborative Learning Bagi Guru di Kota Pagaralam Chika Rahayu; Ratu Ilma Indra Putri; Zulkardi Zulkardi; Rini Herlina; Elika Kurnadi; Lisnani Lisnani; Tria Gustiningsih; Arika Sari; Delia Septi Miranti; Malalina Malalina; Dewi Rawani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v5i1.2777

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menceritakan tentang pelatihan guru professional merdeka belajar dengan menggunakan colaboratif learning pada guru di Kota Pagaralam. Output yang tercapai dalam pelatihan ini guru dapat membuat rencana pembelajaran yang merdeka melalui pembelajaran yang kolaboratif. Pelatihan ini mencangkup 30 % teori dan 70% praktek. Pelatihan ini di laksanakan secara daring menggunakan zoom meeting, setelah pelatihan dilakukan post tes. Diskusi pendampingan guru dilakukan di whatsapp grup dan google classroom. Kegiatan pelatihanini berdampak positif untuk guru di Pagaralam terhadap penyusunan rencana pembelajaran yang merdeka, dari pengumpulan tugas per individu menghasilkan 90% guru dapat menyusun rencana pembelajaran yang merdeka, hal ini didapatkan dari evaluasi pengumpulan tugas yang dikumpulkan padda google classroom. Keyword : Pengabdian, Merdeka Belajar, Colaborative learning, Guru Profesional
PENGEMBANGAN SOAL MATEMATIKA TIPE HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS Tria Gustiningsi; Rahma Siska Utari
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2021): EDISI APRIL 2021
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v5i1.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan soal matematika tipe Higher Order Thinking Skill (HOTS) materi persamaan garis lurus yang valid dan praktis. Penelitian dilakukan dengan metode design research tipe development studies dengan tahapan penelitian menggunakan alur formative evaluation. Tahapan formative evaluation terdiri dari preliminary design, self evaluation, expert review, one to one, small group, dan field test. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP. Data dikumpulkan dengan walk-through, tes, wawancara, dan angket. Penelitian menghasilkan soal matematika tipe HOTS materi persamaan garis lurus yang valid dan praktis. Kevalidan dilihat dari komen expert pada tahap expert review segi konten, konstruk, dan bahasa yang menunjukkan bahwa soal telah sesuai dengan materi dan kriteria soal HOTS, sedangkan kepraktisan dilihat dari keterpakaian soal pada tahap one to one, small group, dan field test bahwa soal dapat digunakan oleh siswa dan tidak menimbulkan penafsiran ganda atau tidak membingungkan siswa saat mengerjakan soal yang dikembangkan.
EVALUASI RPP MERDEKA BELAJAR PADA MATERI ATURAN SINUS DAN COSINUS MENGGUNAKAN KONTEKS KAIN JUMPUTAN KHAS PALEMBANG Delia Septimiranti; Ratu Ilma Indra Putri; Zulkardi Zulkardi; Chika Rahayu Fachrozi; Elika Elika; Lisnaini Lisnaini; Tria Agustiningsih; Dewi Rawani; Rini Rini; Rita Inderawati; Malalina Malalina; Duano Sapta Nusantara; Arika Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.8810

Abstract

ABSTRAKRPP adalah rancangan pembelajaran yang pengembangannya memicu sebuah Kompetensi Dasar (KD) terentu didalam sebuah kurikulum atau silabus. RPP dirancang mengikuti sebuah pedoman guru dalam mengajar sehingga kegiatan pembelajaran berlangsung menjadi lebih  terarah, sesuai dengan KD yang telah ada. Jenis pengabdian ini adalah deskriftif kualitatif. Para guru masih mengalami kesulitan Ketika dihadapkan dalam pembuatan Rancangan Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka Belajar. Tujuan dari pengabdian ini menghasilkan RPP Merdeka Belajar yang akan meningkatkan kemampuan para guru dalam merancang RPP berbasis Merdeka belajar. Kegiatan ini dilakukan kepada seluruh guru Matematika Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pagaralam, Sumatra Selatan. Metode pengabdian berupa sosialisasi melalui zoom meeting. Pada pengabdian ini menghasilkan RPP Merdeka Belajar dari para guru serta respon guru dalam membuat RPP Merdeka Belajar. Serta guru memahami konteks yang digunakan dalam membuat RPP yang akan dikaitkan dengan mata pelajaran yang diajarkan. Kata kunci: RPP; pengabdian; kompetensi dasar (KD) ABSTRACTRPP is a learning design whose development triggers a certain Basic Competence (KD) in a curriculum or syllabus. RPP is designed to follow a teacher's guideline in teaching so that learning activities take place more directed, in accordance with the existing KD. This type of devotion is qualitative descriptive. The formulation of the problem in this service is to produce a lesson plan lesson plan to train teachers to make an independent learning lesson plan. The purpose of this service is to produce RPP Merdeka Learning. This activity was carried out for all high school mathematics teachers in Pagaralam, South Sumatra. The method of service is in the form of socialization through zoom meetings. In this service, it produces RPP Merdeka Learning from the teachers as well as the teacher's response in making RPP Merdeka Learn. As well as the teacher understands the context used in making lesson plans that will be linked to the subjects being taught. Keywords: RPP; devotion; basic competencies
Pelatihan Pendesainan Perangkat Pembelajaran yang Melibatkan Literasi Matematika untuk Guru Sekolah Menengah Tria Gustiningsi; Ratu Ilma Indra Putri; Zulkardi Zulkardi; Rita Inderawati; Elika Kurniadi; Rini Herlina; Chika Rahayu; Lisnani Lisnani; Malalina Malalina; Dewi Rawani; Arika Sari; Delia Septimiranti
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v3i2.2493

Abstract

This activity is carried out with the aim of understanding secondary teachers about learning tools that involve mathematical literacy. The methods used are training, discussion, and mentoring. Training and discussions were carried out using zoom for two days, while mentoring was carried out using google classroom for one month. The target of this activity is secondary teachers in Pagaralam City, South Sumatera. Evaluation is carried out by giving assignments to teacher and providing a satisfaction questionnaire for implementation. The results show that teachers are satisfied with the overall implementation of the activity and teachers understand learning tools that involve mathematical literacy, teachers can design tools well and test them out on students.
IDENTIFIKASI LINGKUNGAN BELAJAR LITERASI MATEMATIKA UNTUK GURU Tria Gustiningsi; Ratu ilma Indra Putri; Zulkardi Zulkardi; Hapizah Hapizah
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2022): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v6i2.2425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lingkungan belajar literasi matematika berdasarkan survey kepada guru penggerak dan non-guru penggerak. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan angket dalam bentuk google form yang disebarkan melalui whatsapp dan telegram. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penerapan literasi matematika di kelas yang dilaksanakan oleh guru penggerak dan non-guru penggerak kurang dari 50%. Lingkungan belajar literasi matematika yang dimiliki oleh sekolah juga kurang dari 50%. Berdasarkan survey kepada guru penggerak, nilai rata-rata sekolah yang sudah memiliki lingkungan belajar literasi matematika adalah 26,69%, sedangkan berdasarkan survey kepada guru non-guru penggerak, nilai rata-rata sekolah yang sudah memiliki lingkungan belajar literasi matematika adalah 21,87%. Temuan dari penelitian ini adalah terdapat saran dari guru penggerak maupun non-guru penggerak dalam meningkatkan literasi matematika yaitu saran untuk dikembangkan lingkungan belajar literasi matematika berupa kegiatan berupa pelatihan, bimbingan untuk guru dan siswa, pembentukan forum diskusi, dan pengembangan media yang mendukung literasi matematika.
Study of Critical Thinking Skills for Junior High School Students In the Era Industial Revolution 4.0 Zahara Lutfiya Azmi; Leni Marlina; Apit Fathurohman; Ratu Ilma Indra Putri; Zulkardi Zulkardi; Diah Kartika Sari; Tria Gustiningsih; Dewi Rawani; Lisnani Lisnani; Arika Sari; Delia Septimiranti
JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Vol. 6 No. 1 (2022): May Edition
Publisher : Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jipfri.v6i1.1255

Abstract

The background of the research is that skills are needed in accordance with the era of the industrial revolution 4.0, especially in the 21st century, namely critical thinking skills. For this reason, research is needed to determine the description of critical thinking skills. This research is a preliminary study that aims to describe the ability of critical thinking skills in learning science physics. Descriptive research method using google form. The research subjects were 33 students of SMP Negeri 59 Palembang. The results obtained are 25% of students are able to focus questions, 30% analyze questions, 32% consider reliable sources or not, 17% observe, consider observation reports, 39% do and consider deduction results, 38% do and consider induction results, 42% make and determine the value of judgment, 25% define, consider definitions, 21% identify assumptions, 44% determine actions, and 54% interact with others. The description of the critical thinking skills of junior high school students in the 4.0 industrial revolution era Physics science material is still in the low category, judging by the percentage of student responses. Suggestions for further research on efforts that can overcome the low critical thinking skills of junior high school students on Physics Science material.
IDENTIFIKASI LINGKUNGAN BELAJAR LITERASI MATEMATIKA UNTUK GURU Tria Gustiningsi; Ratu ilma Indra Putri; Zulkardi Zulkardi; Hapizah Hapizah
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2022): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v6i2.2425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lingkungan belajar literasi matematika berdasarkan survey kepada guru penggerak dan non-guru penggerak. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan angket dalam bentuk google form yang disebarkan melalui whatsapp dan telegram. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penerapan literasi matematika di kelas yang dilaksanakan oleh guru penggerak dan non-guru penggerak kurang dari 50%. Lingkungan belajar literasi matematika yang dimiliki oleh sekolah juga kurang dari 50%. Berdasarkan survey kepada guru penggerak, nilai rata-rata sekolah yang sudah memiliki lingkungan belajar literasi matematika adalah 26,69%, sedangkan berdasarkan survey kepada guru non-guru penggerak, nilai rata-rata sekolah yang sudah memiliki lingkungan belajar literasi matematika adalah 21,87%. Temuan dari penelitian ini adalah terdapat saran dari guru penggerak maupun non-guru penggerak dalam meningkatkan literasi matematika yaitu saran untuk dikembangkan lingkungan belajar literasi matematika berupa kegiatan berupa pelatihan, bimbingan untuk guru dan siswa, pembentukan forum diskusi, dan pengembangan media yang mendukung literasi matematika.
Pemahaman Konsep Mahasiswa Materi Integral Lipat Dua Melalui Pembelajaran Jarak Jauh Dimasa Pandemi Covid-19 Utari, Rahma Siska; Andinasari, Andinasari; Gustiningsi, Tria
Jurnal Pendidikan Matematika RAFA Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika RAFA
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jpmrafa.v7i1.6552

Abstract

This study aims to determine students' conceptual understanding proficiency of twofold integral material through distance learning during the covid-19. This study use qualitative research with descriptive methods. The students' conceptual understanding proficiency was measured by indicators of concept understanding which consist of: 1) restating a concept, 2) presenting the concept in various forms of mathematical representation, 3) using, utilizing and selecting certain procedures or operations, 4) applying concepts and problem solving algorithms . The distance learning process is implemented using the WhatsApp application, google classroom, and google form. The subjects in this study were 63 students in the fourth semester of the 2019/2020 academic year Mathematics Education Study Program, Faculty of Education and Teacher Training, UIN Raden Fatah Palembang. Data were collected through tests and questionnaires. The data were analyzed by reduction process, data display, and conclusion. The results showed that more than 70% of students understood the concept of twofold integral material through distance learning (PJJ) well, and students’ promblem about concept of twofold integral material which was influenced by internal and external factors that occurred during PJJ.
PELATIHAN GURU PROFESIONAL”MERDEKA BELAJAR” MELALUI COLLABORATIVE LEARNING BAGI GURU SEKOLAH MENENGAH DI KOTA PAGARALAM Putri, Ratu Ilma Indra; Zulkardi, Zulkardi; Inderawati, Rita; Kurniadi, Elika; Lisnani, Lisnani; Rawani, Dewi; Gustiningsi, Tria; Malalina, Malalina; Herlina, Rini; Rahayu, Chika; Sari, Arika; Septimiranti, Delia
Jurnal Terapan Abdimas Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v8i1.13317

Abstract

Abstract.Integrated Community Service (PKM) is a form of service that accommodates a series of activities as a whole. Assistance in making RPP independent learning in a cultural context on geometry material for teachers of SMP, SMA and SMK in Pagar Alam. The purpose of this service activity is to assist teachers in designing appropriate independent learning lesson plans through the use of cultural contexts, especially on geometry material. The participants of the integrated PKM activity consisted of 49 people but at the time of mentoring it was only attended by 28 participants. The service activity was carried out for 2 days, on October 5-6, 2021. The methods used during this mentoring activity were the method of presentation, discussion, interactive question and answer, and recitation. The data collection technique used a questionnaire/questionnaire given through a google form consisting of an activity evaluation questionnaire and a participant satisfaction questionnaire for all integrated PKM activities. The results of this service activity showed that 73.48% of the participants had understood the material presented by the resource person. In addition, participants stated that this activity was useful for them, especially in making RPP independent in learning to use certain contexts.  Abstrak.Guru professional ‘Merdeka Belajar’ diharapkan dapat mengembangan kemampuan professional guru yang saling membelajarkan bagi guru-guru Sekolah Menengah melalui komunitas belajar yang dilakukan secara berkolaborasi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengetahui kemampuan guru Sekolah Menengah dari pelatihan program guru profesional ‘Merdeka Belajar’ melalui Collaborative Learning bagi guru Sekolah Menengah melalui MGMP Kota Pagar Alam. Peserta kegiatan PKM terintegrasi terdiri dari 66 orang guru mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Pada Tanggal 5-6 Oktober 2021 dilakukan pelatihan dengan metode yang digunakan selama kegiatan adalah penyuluhan, tanya jawab intyeraktif, dan pembimbingan. Dengan menggunakan tes dan angket kepuasan melalui google form adalah teknik pengumpulan data yang diberikan kepada seluruh kegiatan PKM terintegrasi. Hasil dari pelatihan yang telah diberikan menunjukkan dari hasil tes 73% peserta telah dapat memahami semua materi yang telah diberikan dan dari hasil angket, menunjukkan sangat puas terhadap kegiatan pelatihan yang telah diberikan. Hal ini menunjukkanbahwa kegiatan pelatihan yang telah diberikan dapat meningkatkan kemampuan professional guru yang saling membelajarkan bagi guru-guru Sekolah Menengah.  activities as a whole. Assistance in making RPP independent learning in a cultural context on geometry material for teachers of SMP, SMA and SMK in Pagar Alam. The purpose of this service activity is to assist teachers in designing appropriate independent learning lesson plans through the use of cultural contexts, especially on geometry material. The participants of the integrated PKM activity consisted of 49 people but at the time of mentoring it was only attended by 28 participants. The service activity was carried out for 2 days, on October 5-6, 2021. The methods used during this mentoring activity were the method of presentation, discussion, interactive question and answer, and recitation. The data collection technique used a questionnaire/questionnaire given through a google form consisting of an activity evaluation questionnaire and a participant satisfaction questionnaire for all integrated PKM activities. The results of this service activity showed that 73.48% of the participants had understood the material presented by the resource person. In addition, participants stated that this activity was useful for them, especially in making RPP independent in learning to use certain contexts.Keywords: Integrated Community Service, Learning Implementation Plan, Freedom of Learning, Cultural Context Abstrak.Guru professional ‘Merdeka Belajar’ diharapkan dapat mengembangan kemampuan professional guru yang saling membelajarkan bagi guru-guru Sekolah Menengah melalui komunitas belajar yang dilakukan secara berkolaborasi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengetahui kemampuan guru Sekolah Menengah dari pelatihan program guru profesional ‘Merdeka Belajar’ melalui Collaborative Learning bagi guru Sekolah Menengah melalui MGMP Kota Pagar Alam. Peserta kegiatan PKM terintegrasi terdiri dari 66 orang guru mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Pada Tanggal 5-6 Oktober 2021 dilakukan pelatihan dengan metode yang digunakan selama kegiatan adalah penyuluhan, tanya jawab intyeraktif, dan pembimbingan. Dengan menggunakan tes dan angket kepuasan melalui google form adalah teknik pengumpulan data yang diberikan kepada seluruh kegiatan PKM terintegrasi. Hasil dari pelatihan yang telah diberikan menunjukkan dari hasil tes 73% peserta telah dapat memahami semua materi yang telah diberikan dan dari hasil angket, menunjukkan sangat puas terhadap kegiatan pelatihan yang telah diberikan. Hal ini menunjukkanbahwa kegiatan pelatihan yang telah diberikan dapat meningkatkan kemampuan professional guru yang saling membelajarkan bagi guru-guru Sekolah Menengah. Kata kunci : Merdeka Belajar, Komunitas Belajar, Pengabdian Kepada Masyarakat, MGMP
Co-Authors Abdullah, Abdul Halim Afryanza, Revaldi Agustiany Dumeva Putri, Agustiany Dumeva Amalia, Lis Andinasari Andinasari, Andinasari Apit Fathurohman Ariefah, Hana Arika Sari Arika Sari Artika Sari Azmi, Zahara Lutfiya Chairani, Annisa Chairani Delia Septi Miranti Delia Septimiranti Delia Septimiranti Deska, Salsabila Putri Dewi Rawani Dewi Rawani Diah Kartika Sari Dita Nur Syaharani Duano Sapta Nusantara Elika Elika Elika Kurnadi Elika Kurniadi Eriadyahningrum, Alief Feri Tiona Pasaribu Gusmelia Testiana Gusriani, Nala HAFIZAH, UMI Hapizah Herlina, Rini Iswari, Ira Jumariah, Erma Junita, Ranisa Kamid Kamid Kurniadi, Elika Leni Marlina Leni Marlina Lisnaini Lisnaini Lisnani Lisnani Lisnani Lisnani Lisnani Lisnani Lusiana Lusinda, Uci Mahdiyah Malalina Malalina Malalina Malalina Marsyandia, Inaara Pangesti Maryamah Mauly Dewanty Agustina meilani safitri Mursyida Mursyida Mutia, Rada Irma Nabilah, Balqis Saffanah Nizlel Huda novferma, novferma Novi Rahmayanti Pasaribu , Feri Tiona Pasaribu, Feri Perdana, Yogi Pratama, Nasya Aprina Putra, Aditya Rizky Putri, Nadya Grasella Rahayu, Chika Rahma Siska Utari Rahmat Saputra Ratu Ilma Indra Putri Ratu Ilma Indra Putri Revaldi Afryanza Rini Herlina Rini Herlina Rini Rini Rita Inderawati Rohman Rohman ROSYIDAH, LAILATUR Sainuddin, Syamsir Saputra, Rahmat Sari, Arika SATRIYAS ILYAS Septimiranti, Delia Septyani Thalia Somakim, Somakim Sufri Sufri Sutrimo Sutrimo, Sutrimo Syaiful . TATI NURHAYATI Taufik Kurniawan Thalia, Septyani Wilenthino, M. Farel Yelli Ramalisa Yuni Wulandari Yuni Wulandari Zahara Lutfiya Azmi Zalsi, Rona Naila Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi