p-Index From 2021 - 2026
6.356
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN E-MODUL FLIPBOOK BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN AUGMENTED REALITY PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR Eriadyahningrum, Alief; Pasaribu, Feri Tiona; Gustiningsi, Tria
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa e-modul yang disajikan dalam bentuk flipbook berbasis Problem Based Learning (PBL) berbantuan augmented reality pada materi bangun ruang sisi datar dan terintegreasi dengan wesbite/aplikasi seperti nearpod, assemblr edu dan youtube serta disajikan online kepada peserta didik melalui tautan. Jenis penelitian yang digunakan yakni Design Research tipe Development Studies melalui tahap preliminary dan tahap prototyping menggunakan alur formative evaluation, serta assessment phase. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas IX SMP Negeri 22 Kota Jambi. Data penelitian diperoleh melalui hasil angket validitas, praktikalitas, dan efektifitas. Hasil peneilitian yang didapatkan menunjukkan e-modul dinyatakan sangat valid berdasarkan hasil validasi tim ahli dengan presentase sebesar 88,57% untuk aspek materi, dan 89% untuk aspek desain. Selain itu tingkat kepraktisan e-modul dinilai cukup praktis oleh guru dengan presentase 80%, dan oleh siswa sebesar 85,56% dengan kategori sangat praktis. Selanjutnya tingkat keefektifan e-modul didapatkan hasil angket efektifitas sebesar 90,15%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa e-modul yang telah dikembangkan terbukti efektif digunakan dalam proses pembelajaran khususnya pada materi bangun ruang sisi datar.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PISA KONTEN SPACE AND SHAPE Gusriani, Nala; Pasaribu, Feri; Gustiningsi, Tria
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7542

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana kemampuan literasi matematika siswa ketika mengerjakan soal PISA pada konten space and shape yang disajikan melalui konteks permainan Jenga dan kolam bola. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap 31 siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Kota Jambi. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara, kemudian dianalisis berdasarkan tiga aspek literasi matematika, yaitu merumuskan masalah, menggunakan konsep dan langkah matematika, serta menafsirkan dan mengevaluasi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih memiliki kemampuan literasi matematika yang rendah. Sebanyak 51,61% siswa berada pada kategori rendah, 29,03% berada pada kategori sedang, dan hanya 19,35% berada pada kategori tinggi. Pada tahap merumuskan masalah, banyak siswa kesulitan mengubah informasi pada gambar menjadi model matematika. Pada tahap penggunaan konsep, beberapa siswa masih salah memilih rumus atau membuat kesalahan hitung. Pada tahap penafsiran hasil, sebagian besar siswa belum memeriksa apakah jawaban mereka sesuai dengan konteks soal. Temuan ini menunjukkan perlunya lebih banyak latihan soal berkarakteristik PISA untuk membantu siswa memahami konteks, menerapkan konsep, dan mengevaluasi hasil perhitungan secara lebih baik.
Pengembangan E-modul Berbasis Problem Based Learning Berbantuan Augmented Reality Pada Materi Teorema Pyhtagoras Chairani, Annisa Chairani; Pasaribu , Feri Tiona; Gustiningsi, Tria
Jurnal Analisa Vol. 11 No. 2 (2025): Volume 11 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Department of Mathematics Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, West Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v11i2.52213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa e-modul berbasis problem based learning berbantuan augmented reality pada materi teorema pyhtagoras. Jenis penelitian ini merupakan penelitian penggembangan dengan menggunakan prosedur model tessmer. Penggunaan angket validitas, praktikalitas dan efektifitas sebagai sumber data dalam penelitian ini. penelitian ini melibatkan 34 siswa kelas VIII C di SMP Negeri 22 Kota Jambi. Penggunaan e-modul dalam pembelajaran dinyatakan berkategori sangat valid berdasarkan hasil penilaian tim ahli materi dan desain dengan perolehan persentase (89,18%, dan 89%), sedangkan e-modul dinyatakan berkategori sangat praktis oleh guru dan siswa dengan perolehan persentase (96,25% dan %), sedangkan e-modul dinyatakan sangat efektif dengan memperolehan persentase (88,31%). Dengan e-modul dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran. Diharapkan dengan adanya penelitian menjadi rekomendasi untuk peneliti selanjutnya untuk mengembangkan e-modul lebih kreatif dan inovatif yang dapat meningkatkan hasil belajar metematikan dengan menerapkan model, metode dan strategi pembelajaran yang lebih baik.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS COOL, CRITICAL, CREATIVE, AND MEANINGFUL (3CM) BERBANTUAN AUGMENTED REALITY PADA MATERI KERUCUT Apriansyah, Apriansyah; Ramalisa, Yelli; Gustiningsi, Tria
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa e-modul berbasis cool, critical, creative, and meaningful berbantuan augmented reality pada materi bangun ruang sisi lengkung. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan jenis Design Research tipe Development Studies. Sumber data pada penelitian ini diperoleh melalui angket validitas, praktikalitas dan efektifitas. Penelitian ini melibatkan 30 siswa kelas IX E di SMP Negeri 22 Kota Jambi. Penggunaan e-modul dalam pembelajaran dinyatakan berkategori sangat valid berdasarkan hasil penilaian tim ahli materi dan desain dengan perolehan persentase (78,97%), sedangkan e-modul dinyatakan berkategori sangat praktis oleh guru dan siswa dengan perolehan persentase (80% dan 87,08%), sedangkan e-modul dinyatakan sangat efektif dengan perolehan persentase (79,90%). Dengan demikian, e-modul dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi untuk peneliti selanjutnya dalam mengembangkan e-modul yang lebih kreatif dan inovatif sehingga dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar matematika.
STEM-PBL Based E-Module with Jambi Context: Development Research to Improve Students’ 4C Skills Pasaribu, Feri Tiona; Gustiningsi, Tria; Isnania, Isnania; Concepcion, Leizel P. Ariem
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026): January
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v15i1.3529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi modul e-learning berbasis STEM-PBL yang terintegrasi dengan konteks budaya Jambi guna meningkatkan keterampilan 4C siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian research and development (R&D) dengan model ADDIE. Peserta penelitian terdiri dari 26 siswa dan 1 guru matematika dari kelas VII.1 MTs N 3 Batang Hari. Alat penelitian meliputi tes keterampilan 4C, lembar validasi ahli, kuesioner tanggapan guru dan siswa, serta lembar observasi. Validasi materi dan desain oleh ahli menghasilkan skor 92% dan 94%, masing-masing, dengan skor validitas keseluruhan 93%, menunjukkan bahwa e-module memenuhi standar kualitas akademik dan pedagogis. Dalam hal kepraktisan, uji coba individu memperoleh skor 92%, sementara uji coba kelompok kecil mendapatkan 89%, dengan skor kepraktisan rata-rata 90,5%, menunjukkan bahwa e-modul mudah digunakan dan mendukung pembelajaran yang efektif. Pengamatan di kelas menunjukkan skor 88,6%, menunjukkan bahwa implementasi e-modul sesuai dengan sintaks pembelajaran STEM-PBL. Selain itu, siswa mencapai skor n-gain rata-rata 0,78 pada tes keterampilan 4C. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa e-module yang dikembangkan valid dan praktis sebagai sumber belajar. Integrasi STEM-PBL dengan pedagogi yang relevan secara budaya dalam konteks pendidikan Indonesia menawarkan pendekatan yang menjanjikan untuk meningkatkan keterampilan 4C siswa. This study aimed to design and evaluate a STEM-PBL-based e-module integrated with the cultural context of Jambi to improve students’ 4C skills. The study employed a research and development (R&D) approach using the ADDIE model. The participants consisted of 26 students and 1 mathematics teachers from class VII.1 MTs N 3 Batang Hari. The research instruments included a 4C skills test, expert validation sheets, teacher and student response questionnaire, and observation sheets. The material and design expert validations yielded scores of 92% and 94%, respectively, resulting in an overall validity score of 93%, indicating that the e-module meets academic and pedagogical quality standards. In terms of practicality, the individual trial achieved a score of 92%, while the small-group trial obtained 89%, with an average practicality score of 90.5%, suggesting that the e-module is easy to use and supports effective learning. Classroom observations showed a score of 88.6%, indicating that the implementation of the e-module aligns well with the STEM-PBL learning syntax. Furthermore, students achieved an average n-gain score of 0.78 on the 4C skills test. Overall, the findings indicate that the developed e-module is valid and practical as a learning resource. Integrating STEM-PBL with culturally relevant pedagogy in the Indonesian educational context offers a promising approach to enhancing students’ 4C skills.
Secondary School Students’ Numeracy Skills Across Four PISA Mathematics Content Domains Mursyidah J Parandrengi; Duano Sapta Nusantara; Tria Gustiningsi
Edumatika Vol 9 No 1 (2026): May 2026, Edumatika : Jurnal Riset Pendidikan Matematika
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ejrpm.v9i1.6770

Abstract

Background: Despite extensive reporting underperformance of Indonesian students in PISA mathematics, limited studies have examined students’ numeracy skills across all four PISA mathematics content domains using translated PISA items. Purpose: This study aims to analyze secondary school students’ numeracy skills in solving translated PISA items across four content domains. Method: An explanatory sequential mixed methods design was conducted involving 28 ninth-grade students in Jambi. Quantitative data were collected through a tests consisting of eight translated PISA items, followed by interviews to explain students’ responses in test results. Data were analyzed using a scoring rubric based on formulating, employing, and interpreting. Findings: Students’ performance varied across content domains, with the highest achievement in uncertainty and data (59.90%) and the lowest in space and shape (28.13%). Meanwhile, interviews revealed that students struggled in visualizing geometric situation and connecting it to real-world contexts. Implications: The findings suggest that mathematics instruction should provide more opportunities for students to interpret geometric contexts and justify it in real-life situations. Originality: This study provides a comprehensive localized analysis of students’ numeracy skills across the four PISA mathematics content domains by integrating quantitative data with qualitative explanations.
Investigating students’ mathematical literacy: How students solve PISA-like problems in the Jambi context Tria Gustiningsi; Feri Tiona Pasaribu; Ranisa Junita; Zaleha Ismail
Jurnal Elemen Vol 12 No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v12i2.34156

Abstract

Mathematical literacy is essential for preparing students to solve real-world problems, yet the cognitive processes underlying context-based problem solving remain insufficiently understood. In the PISA framework, mathematical literacy involves the ability to formulate, employ, and interpret mathematics in meaningful contexts. Previous studies have focused primarily on outcomes rather than the processes involved, particularly within local cultural settings such as Jambi. Given the persistent underperformance of Indonesian students in PISA, examining mathematical literacy in a local context is important. This study aimed to analyze students’ mathematical literacy processes using Jambi-based contextual tasks. A qualitative descriptive design was employed involving 24 seventh-grade students selected through purposive sampling to represent high, moderate, and low ability levels. Data were collected through PISA-like written tests and semi-structured interviews and analyzed based on the processes of formulate, employ, and interpret/evaluate. The results showed that 68.06% of students were able to formulate problems, 52.78% successfully employed appropriate mathematical procedures, and only 34.72% correctly interpreted and evaluated solutions. These findings indicate that students experience the greatest difficulty in connecting mathematical results to real-life situations. The research process-oriented assessment and culturally contextualized tasks strengthen students’ interpretative and evaluative competencies in mathematical literacy.
STEM-PBL Based E-Module with Jambi Context: Development Research to Improve Students’ 4C Skills Feri Tiona Pasaribu; Tria Gustiningsi; Isnania Isnania; Leizel P. Ariem Concepcion
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026): January
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v15i1.3529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi modul e-learning berbasis STEM-PBL yang terintegrasi dengan konteks budaya Jambi guna meningkatkan keterampilan 4C siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian research and development (R&D) dengan model ADDIE. Peserta penelitian terdiri dari 26 siswa dan 1 guru matematika dari kelas VII.1 MTs N 3 Batang Hari. Alat penelitian meliputi tes keterampilan 4C, lembar validasi ahli, kuesioner tanggapan guru dan siswa, serta lembar observasi. Validasi materi dan desain oleh ahli menghasilkan skor 92% dan 94%, masing-masing, dengan skor validitas keseluruhan 93%, menunjukkan bahwa e-module memenuhi standar kualitas akademik dan pedagogis. Dalam hal kepraktisan, uji coba individu memperoleh skor 92%, sementara uji coba kelompok kecil mendapatkan 89%, dengan skor kepraktisan rata-rata 90,5%, menunjukkan bahwa e-modul mudah digunakan dan mendukung pembelajaran yang efektif. Pengamatan di kelas menunjukkan skor 88,6%, menunjukkan bahwa implementasi e-modul sesuai dengan sintaks pembelajaran STEM-PBL. Selain itu, siswa mencapai skor n-gain rata-rata 0,78 pada tes keterampilan 4C. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa e-module yang dikembangkan valid dan praktis sebagai sumber belajar. Integrasi STEM-PBL dengan pedagogi yang relevan secara budaya dalam konteks pendidikan Indonesia menawarkan pendekatan yang menjanjikan untuk meningkatkan keterampilan 4C siswa. This study aimed to design and evaluate a STEM-PBL-based e-module integrated with the cultural context of Jambi to improve students’ 4C skills. The study employed a research and development (R&D) approach using the ADDIE model. The participants consisted of 26 students and 1 mathematics teachers from class VII.1 MTs N 3 Batang Hari. The research instruments included a 4C skills test, expert validation sheets, teacher and student response questionnaire, and observation sheets. The material and design expert validations yielded scores of 92% and 94%, respectively, resulting in an overall validity score of 93%, indicating that the e-module meets academic and pedagogical quality standards. In terms of practicality, the individual trial achieved a score of 92%, while the small-group trial obtained 89%, with an average practicality score of 90.5%, suggesting that the e-module is easy to use and supports effective learning. Classroom observations showed a score of 88.6%, indicating that the implementation of the e-module aligns well with the STEM-PBL learning syntax. Furthermore, students achieved an average n-gain score of 0.78 on the 4C skills test. Overall, the findings indicate that the developed e-module is valid and practical as a learning resource. Integrating STEM-PBL with culturally relevant pedagogy in the Indonesian educational context offers a promising approach to enhancing students’ 4C skills.
Assessing Students’ Mathematical Literacy through PISA Items in the Space and Shape Content Inaara Pangesti Marsyandia; Duano Sapta Nusantara; Tria Gustiningsi
Brillo Journal Vol 5 No 1 (2025): -
Publisher : S&Co Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56773/bj.v5i1.153

Abstract

This study aims to analyze students’ mathematical literacy in solving PISA problems, particularly in the space and shape domain. The research approach used is a qualitative approach. This type of research is qualitative descriptive approach. The study involved 27 ninth-grade students from one of Junior High School (JHS) in Kota Jambi. Data were collected through a written test using items adopted from the 2012 PISA Mathematics Released Problems, complemented by interviews to gain deeper insights. The results revealed that students’ mathematical literacy abilities were categorized into high, medium, and low levels. The results show that most students demonstrate low mathematical literacy skills. Based on the three indicators of mathematical literacy, students in the high-ability category were able to formulate mathematical models, employ geometric concepts appropriately, and interpret the results within the given context. Students in the medium category were able to perform correct procedures but were unable to derive meaningful conclusions, while students in the low category experienced difficulties in all indicators. These findings indicate that students’ mathematical literacy skills in geometry remain limited, particularly in reasoning and interpreting results. Therefore, learning activities that facilitate reasoning and provide more PISA-like tasks are needed to help strengthen students’ mathematical literacy, especially in space and shape problems. Future research may also explore the use of locally contextualized PISA-like tasks to provide students with more meaningful and relatable problem situations.
Pelatihan Penyusunan Perangkat Ajar RPP “Merdeka Belajar” Collaborative Learning Bagi Guru di Kota Pagaralam Chika Rahayu; Ratu Ilma Indra Putri; Zulkardi Zulkardi; Rini Herlina; Elika Kurnadi; Lisnani Lisnani; Tria Gustiningsih; Arika Sari; Delia Septi Miranti; Malalina Malalina; Dewi Rawani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menceritakan tentang pelatihan guru professional merdeka belajar dengan menggunakan colaboratif learning pada guru di Kota Pagaralam. Output yang tercapai dalam pelatihan ini guru dapat membuat rencana pembelajaran yang merdeka melalui pembelajaran yang kolaboratif. Pelatihan ini mencangkup 30 % teori dan 70% praktek. Pelatihan ini di laksanakan secara daring menggunakan zoom meeting, setelah pelatihan dilakukan post tes. Diskusi pendampingan guru dilakukan di whatsapp grup dan google classroom. Kegiatan pelatihanini berdampak positif untuk guru di Pagaralam terhadap penyusunan rencana pembelajaran yang merdeka, dari pengumpulan tugas per individu menghasilkan 90% guru dapat menyusun rencana pembelajaran yang merdeka, hal ini didapatkan dari evaluasi pengumpulan tugas yang dikumpulkan padda google classroom. Keyword : Pengabdian, Merdeka Belajar, Colaborative learning, Guru Profesional
Co-Authors . Apriansyah Afryanza, Revaldi Agustiany Dumeva Putri, Agustiany Dumeva Amalia, Lis Andinasari Andinasari, Andinasari Apit Fathurohman Ariefah, Hana Arika Sari Arika Sari Artika Sari Azmi, Zahara Lutfiya Chairani, Annisa Chairani Concepcion, Leizel P. Ariem Delia Septi Miranti Delia Septimiranti Delia Septimiranti Deska, Salsabila Putri Dewi Rawani Dewi Rawani Diah Kartika Sari Dita Nur Syaharani Duano Sapta Nusantara Elika Elika Elika Kurnadi Elika Kurniadi Eriadyahningrum, Alief Feri Tiona Pasaribu Gusmelia Testiana Gusriani, Nala HAFIZAH, UMI Hapizah Herlina, Rini Inaara Pangesti Marsyandia Ira Iswari Isnania Isnania Isnania Isnania Jumariah, Erma Junita, Ranisa Kamid, Kamid Kurniadi, Elika Leizel P. Ariem Concepcion Leni Marlina Leni Marlina Lisnaini Lisnaini Lisnani Lisnani Lisnani Lisnani Lisnani Lisnani Lusiana Mahdiyah Malalina Malalina Malalina Malalina Maryamah Mauly Dewanty Agustina meilani safitri Mursyidah J Parandrengi Mutia, Rada Irma Nizlel Huda novferma, novferma Novi Rahmayanti Pasaribu , Feri Tiona Pasaribu, Feri Perdana, Yogi Pratama, Nasya Aprina Putra, Aditya Rizky Putri, Nadya Grasella Rahayu, Chika Rahma Siska Utari Rahmat Saputra Ratu Ilma Indra Putri Ratu Ilma Indra Putri Revaldi Afryanza Rini Herlina Rini Herlina Rini Rini Rita Inderawati Roseli Theis ROSYIDAH, LAILATUR Sahat Benaya Sainuddin, Syamsir Saputra, Rahmat Sari, Arika SATRIYAS ILYAS Septimiranti, Delia Septyani Thalia Somakim, Somakim Sufri Sufri Sutrimo Sutrimo, Sutrimo Syaiful . Taufik Kurniawan Thalia, Septyani Uci Lusinda Wardi Syafmen Wilenthino, M. Farel Yelli Ramalisa Yuni Wulandari Yuni Wulandari Zahara Lutfiya Azmi Zaleha Ismail Zalsi, Rona Naila Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi Zulkardi