Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Double Loop Problem Solving Integrated Jelajah Alam Sekitar to Improve Students' Scientific Literacy and Critical Thinking Khasanah, Khumairotul; Irsadi, Andin
Journal of Biology Education Vol. 14 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujbe.v14i2.1414

Abstract

Indonesian students' scientific literacy in PISA 2022 experienced decline of 396 (PISA 2018) to 383 points. SMAN 1 Sragi's learning is limited to PPT-assisted lectures and Covid-19 causes students' cognitive decline so that students' scientific literacy and critical thinking need to be optimized through JAS integrated DLPS in environmental change material. The aim research are to analyze the form of integration of DLPS with JAS, analyze the effect of implementing JAS integrated DLPS and analyze the effectiveness of JAS integrated DLPS. Pre-Experimental in the form of one group pretest-posttest design. The results show that JAS integrated DLPS has positive effect on increasing students' scientific literacy and critical thinking and the N-Gain value is ≥ 0.60 in all aspects of scientific literacy and critical thinking. Three criteria for testing the effectiveness of JAS integrated DLPS, namely 79% of students scored ≥75 on scientific literacy and 94% on critical thinking. Second, the N-Gain value for scientific literacy is 0.71 (high) and critical thinking is 0.77 (high). Third, the Wilcoxon test is significant. The conclusion are the form of integration of DLPS with JAS consists of the syntax of problem identification, initial detection, tentative solutions, causal analysis, root problem detection and designing main solution to problem; implementation of JAS integrated DLPS has positive effect on increasing students' scientific literacy and critical thinking; and JAS integrated DLPS is significantly effective in increasing students' scientific literacy and critical thinking on environmental change material.
Analisis Korelasi Berbagai Faktor Budidaya terhadap Produktivitas Nira Siwalan (Borassus flabellifer L.) di Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban Wahida, Afia Firna; Widiatningrum, Talitha; Kartijono, Nugroho Edi; Irsadi, Andin
Life Science Vol 13 No 1 (2024): May 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lifesci.v13i1.65326

Abstract

Palmyra (Borassus flabellifer L.) is the identity plant of Tuban Regency. The main palmyra product in Tuban Regency is the sap. In the last 5 years (2015-2020) the productivity of sap has not increased. This study aimed to determine the correlation between cultivation factors and palmyra production in the Semanding Subdistrict, Tuban Regency, Indonesia. The research was correlative research with quantitative descriptive explanatory. The independent variables were several tree ownership, nurseries, fertilization, tapping methods, and control of plant pests. The dependent variable was the productivity of the palmyra sap. The research data sources were the people in the villages of Kowang, Gedongombo, Tegalagung, and Prunggahan, with a total sample taken of 103 people. Data collection was carried out using observation and semi-structured interviews. The results were then analyzed using the multiple linear regression application SPSS 25. The results showed that all the factors in the model, through the F test, had a significant effect simultaneously. Partially using the t-test, the factors that influence the productivity of the palmyra sap are pest control, the number of trees, and tapping methods. Therefore, the result confirmed the correlation between cultivation factors and palmyra production in the Semanding Subdistrict, Tuban Regency, Indonesia.
Analisis Struktur dan Profil Vegetasi Mangrove di Kecamatan Sayung Kabupaten Demak ALIFIANSYAH, JUANDRA; Irsadi, Andin; Kartijono, Nugroho Edi; Ngabekti, Sri
Life Science Vol 13 No 1 (2024): May 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lifesci.v13i1.74475

Abstract

Sayung District is one of the district in Demak Regency which has mangrove vegetation. The alteration of Demak Regency's coastal areas caused by the sea rob phenomenon has a significant impact on the mangrove vegetation. The Semarang-Demak toll road construction along Sayung coast potentially causes mangrove damage. The purpose of this study is to determine the structure and profile, and analyze the condition of mangrove vegetation in Sayung, based on the structure and profile of Sayung mangrove vegetation. The study was conducted on the mangroves of Bedono, Mondoliko, and Morosari Village. This research used an exploratory method with descriptive analysis, by collecting data on vegetation parameters and vegetation profiles. The results showed that the types of mangroves found at all observation stations consisted of Avicennia, Bruguiera, and Rhizophora. The profile graph shows an association between Avicennia alba, Avicennia marina, and Rhizophora mucronata. Important Value Index (IVI) for all stations shows that Avicennia officinalis have highest value on 65,30 and 50,18 respectively. Diversity index shows that both stations have value on 0,873 and 0,893 which belongs to low diversity. Similarity index on each sub-stations shows the significant difference between Bedono-A, Bedono-C, Mondoliko, and Morosari stations at 0,4 index, Based on Abiotic parameters such as pH, salinity, and water temperature found on the optimal quality standard level. The conclusion is mangrove vegetation structure dominated by Avicennia and Rhizophora groups, with a low level of diversity at all observation stations.
Analisis Kecepatan Pertumbuhan Pohon Potensial untuk Restorasi Lahan Kritis Gunung Ungaran Billa, Alfiah Maula Salsa; Zukhoiri, Shinta Fatma; Saufatikha, Nasytha Saski; Nadifa, Jasmine Augi; Akbar, Bintang Faisal; Irsadi, Andin
Life Science Vol 13 No 1 (2024): May 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lifesci.v13i1.77493

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Gunung Ungaran untuk mendukung program konservasi dan kelestarian daerah tersebut yang mengalami peningkatan lahan kritis akibat alih fungsi lahan oleh petani kopi. Penelitian dilakukan dari Mei hingga Oktober 2023 dengan metode survei vegetasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pohon potensial untuk ditanam di lahan kritis berdasarkan kecepatan pertumbuhanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis pohon yang paling potensial untuk ditanam di lahan kritis berdasarkan kecepatan pertumbuhan tinggi adalah Engelhardia serrata, Homalanthus populneus, dan Bischofia javanica. Berdasarkan kecepatan pertumbuhan diameter batang, bibit yang potensial adalah Peleman, Castanopsis argentea, dan Wuru Kopi. Selain itu, berdasarkan analisis vegetasi, jenis-jenis pohon paling potensial untuk restorasi lahan berdasarkan nilai Indeks Nilai Penting (INP) adalah Litsea sp. dan Ndog-ndogan pada strata 1, Parastemon urophyllus pada strata 2, dan Castanopsis argantea pada stratifikasi 3. Jenis-jenis pohon ini direkomendasikan untuk ditanam di lahan kritis Gunung Ungaran karena memiliki tingkat pertumbuhan dan kesuksesan yang tinggi. Upaya ini penting untuk memitigasi ancaman terhadap keanekaragaman hayati dan sumber air di Gunung Ungaran serta untuk mendukung masyarakat yang bergantung pada gunung ini.
EKSPLORASI KETERSEDIAAN, KUALITAS, DAN PROYEKSI KEBUTUHAN AIR BERSIH DI WILAYAH KELURAHAN GAJAHMUNGKUR KOTA SEMARANG Rahmalidya, Alfia; Irsadi, Andin
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Gajahmungkur merupakan salah satu wilayah cakupan IPA Kaligarang yang belum diketahui jumlah kebutuhan air bersih penduduk dan pelanggan pada tahun ini maupun tahun mendatang. IPA Kaligarang yang mendistribusikan air bersih ke berbagai wilayah di Kota Semarang juga belum memiliki data terkait ketersediaan sumber airnya pada rentang waktu yang sama. Peneliti akan mengkaji ketersediaan sumber air di Sungai Kaligarang yang akan diolah melalui IPA Kaligarang dan mengkaji kebutuhan air bersih penduduk maupun pelanggan yang terdapat di Kelurahan Gajahmungkur. Data pandangan masyarakat juga dilibatkan dalam penelitian ini sebagai aspek yang dapat mempengaruhi keberlanjutan sumber air bersih di Sungai Kaligarang. Ketersediaan Sungai Kaligarang sebagai sumber air baku hanya mencukupi kebutuhan air bersih pelanggan pada tahun 2020 hingga 2023, sedangkan tidak mencukupi pada tahun 2024 hingga 2028. Sungai Kaligarang juga tidak mampu mencukupi kebutuhan air bersih penduduk pada tahun 2020 hingga 2023 serta pada tahun proyeksi. Kebutuhan air bersih penduduk dan pelanggan pada tahun proyeksi memiliki rata – rata secara berturut – turut sebesar 4.65 liter/detik dan 0.89 liter/detik. Air olahan yang diperoleh dari sampel yang sudah ditentukan tidak menunjukkan adanya pencemaran yang dibuktikan dari nilai uji setiap parameter di bawah ambang batas.
PENGUATAN KOMPETENSI GURU-GURU BIOLOGI INDONESIA DI THAILAND TENTANG PEMANFAATAN LINGKUNGAN BERORIENTASI KONSERVASI SEBAGAI SUMBER BELAJAR Saptono, Sigit; Irsadi, Andin; Mubarok, Ibnul; Mustikaningtyas, Dewi; Listiaji, Prasetyo
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya memelihara, melakukan konservasi, dan memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah untuk dijadikan sumber ajar merupakan strategi alternatif untuk meningkatkan kualitas proses belajar Biologi. Guru akan bertambah kemampuan inovasi dan kreativitasnya dalam mengembangkan proses pembelajaran dan siswa lebih tertarik jika proses belajar Biologi bersentuhan dengan objek belajarnya di lingkungan terdekat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan menambah wawasan serta penguatan bagi para guru Biologi Indonesia yang mengajar di Thailand dalam upaya meningkatkan kualitas proses belajar bagi siswanya. Pemanfaatan dan perawatan lingkungan sekolah yang dijadikan sumber belajar dapat memberikan kontribusi: (1) guru memahami manfaat lingkungan sekitar sekolah yang dapat dijadikan sebagai sumber ajar, (2) meningkatnya kualitas proses belajar siswa dengan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber ajar, (3) guru dapat menyiapkan rencana sumber belajar biologi di lingkungan sekitar sekolah. Metode kegiatan meliputi 4 (empat) tahapan, yaitu informasi dan penguatan kompetensi, pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber ajar, monitoring-evaluasi. Teknik kegiatan dilakukan melalui pendampingan.
REVITALISASI GREENHOUSE DAN TAMAN HALAMAN SMA NEGERI 14 SEMARANG SEBAGAI SUMBER BELAJAR KEANEKARAGAMAN HAYATI BERORIENTASI KONSERVASI DALAM MENDUKUNG TERWUJUDNYA GREEN SCHOOL Saptono, Sigit; Mubarok, Ibnul; Purwantoyo, Eling; Irsadi, Andin; Hadiyanti, Lutfia Nur; Ramadhan, Ahmad Naharuddin; Kartijono, Nugroho Edi; Lukitasary, Deasy Arta
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMA Negeri 14 Semarang merupakan salah satu sekolah mitra Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang memperoleh penghargaan Adiwiyata Mandiri sejak tahun 2019. Secara global, program Adiwiyata setara dengan program Green School. Sebagai sekolah yang menyandang penghargaan Adiwiyata, tentu SMA Negeri 14 Semarang memiliki prasyarat utama yang memenuhi kriteria yang ditentukan. Jargon BERKELAS (Bersih, Estetik, Religius, Kreatif, Etik, Lugas, Adaptif, dan Sportif) yang dimiliki, merupakan gambaran semangat para pengelola sekolah tersebut untuk menjaga dan mempertahankan Adiwiyata. Seiring berjalannya waktu, kondisi prasarana hardware Adiwiyata, seperti keberadaan greenhouse dan tanaman-tanaman di halaman sekolah, perlu mendapat perhatian. Greenhouse mengalami penurunan fungsi, hanya tanaman tertentu saja yang masih hidup, tanaman di halaman sekolah banyak yang mati dan harus diganti. Ditinjau dari aspek green school dan keindahan sudah seharusnya dibenahi, dan perlu dipertimbangkan juga pemanfaatan greenhouse dan taman halaman sekolah sebagai sumber belajar siswa, terutama pada topik Keanekaragaman Hayati, mata pelajaran Biologi. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini untuk melakukan revitalisasi dan pembenahan kembali keberadaan greenhouse dan taman halaman sekolah agar dapat memenuhi dua tujuan, yaitu mempertahankan Adiwiyata dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar siswa yang berorientasi pada kesadaran dan perilaku berkonservasi di SMA Negeri 14 Semarang. Kegiatan ini juga mendukung implementasi pendidikan berkelanjutan (Education for Sustainable Development), sebagai salah satu SDGs. Metode yang diterapkan untuk memecahkan masalah dalam kegiatan ini adalah (1) analisis permasalahan mitra di SMA Negeri 14 Semarang, (2) merumuskan solusi/revitalisasi/inovasi, (3) pelaksanaan kegiatan, dan (4) monitoring dan evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa telah dilakukan perbaikan fisik greenhouse, penambahan species tanaman, serta penataan greenhouse dan taman halaman sekolah. Greenhouse dan taman halaman sekolah SMA Negeri 14 Semarang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar siswa, khususnya pada materi Keanekaragaman Hayati.
ANALISIS KESENJANGAN PENELITIAN TENTANG PROBLEM-BASED LEARNING BERPENDEKATAN DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN SAINS BERMUATAN MITIGASI BENCANA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS Azimatul Khusniah; Andin Irsadi; Ani Rusilowati
Journal of Teaching and Learning Physics Vol. 11 No. 1 (2026): Journal of Teaching and Learning Physics (February 2026)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jotalp.v11i1.53707

Abstract

Indonesia has a high vulnerability to disasters, but the integration of disaster education in the curriculum is often still sporadic so that it has an impact on students' low science literacy. Conventional methods are considered inadequate, so a transition to a Problem-Based Learning (PBL) model is needed which is strengthened with a Deep Learning approach. This study aims to analyze and synthesize the current scientific literature landscape regarding the effectiveness of PBL integration with Deep Learning in disaster mitigation science learning. Using  the Systematic Literature Review (SLR) method which refers to the PRISMA 2020 guidelines, this study examines empirical articles from the Scopus database for the period 2015–2025 which were analyzed with the help of VOSviewer. The results show that the current research trend is dominated by the social science education domain with a focus on Active Learning to improve higher level thinking skills (HOTS), but significant methodological gaps were found in the form of a lack of studies that integrate PBL and Deep Learning syntaxin its entirety in the context of science. This study concludes the need for a new conceptual framework that synergizes problem-solving structures with deep information processing to build adaptive and disaster-responsive science literacy.
Early Mapping of Student Science Literacy: A Preliminary Study for Tidal Flood Mitigation Learning Innovation Based on Deep Learning and Local Wisdom Azimatul Khusniah; Andin Irsadi; Sudarmin Sudarmin; Novi Ratna Dewi
Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Vol. 5 No. 2 (2026): June
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/misro.v5i2.1406

Abstract

This study aims to provide an initial quantitative mapping of coastal students’ science literacy related to tidal flood mitigation, addressing the limited contextual understanding of disaster adaptation in schools. Using a quantitative descriptive survey design, the study involved 360 students from three coastal vocational high schools selected through proportional stratified random sampling. Data were collected through a PISA-based science literacy test and disaster mitigation perception questionnaires, then analyzed using descriptive statistics, One-Way ANOVA, and Pearson correlation tests. The findings showed that students’ overall science literacy was at a moderate level (mean = 68.61). Students demonstrated relatively good data interpretation skills (mean = 76.83), while their ability to explain natural phenomena scientifically remained lower (mean = 62.15). The ANOVA test indicated no significant difference in science literacy among the three schools (p = 0.946). In addition, a very strong positive correlation (r = 0.82) was observed between science literacy and students’ perceptions of disaster resilience. The novelty of this study lies in its integration of coastal disaster literacy mapping with a deep-learning pedagogical approach grounded in local wisdom. These findings provide empirical evidence that science literacy in coastal schools remains insufficiently connected to students’ environmental realities, highlighting the importance of contextual and culturally responsive science learning for disaster mitigation education.
Mangrove Biodiversity for Coastal Resilience and Sustainability: A Dynamic Case Study from Indonesia Nana Kariada Tri Martuti; Abdul Jabbar; Andin Irsadi; Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq; Inaya Sari Melati; Amar Sharaf Eldin Khair; Dhita Pracisca Mutiatari
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 8 No. 2 (2026): February-April
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v8i2.2059

Abstract

Mangrove degradation and socio-economic vulnerability in the Kendal coast require an integrated approach. The study used ecological surveys (mangrove vegetation analysis, avifauna) and socio-economic (n=186 households). Integrated Coastal Management (ICM) analysis and model were developed using a dynamic approach, encompassing problem identification, conceptual model formulation, and validation preparation. 14 mangrove species (H' index = 1.58–1.80) and 61 bird species (H' = 3.50) were found. Community participation reached 97%, but women's participation was only 3%, with 58% of households being landless and 61% unproductive land. Infrastructure was severely damaged (36% of roads) and 97% of the area was flooded. The dynamic model of ICM in Kendal Regency highlighted coastal biodiversity conservation, enhanced community capacity and participation, and secure land ownership as the primary drivers of sustainable coastal governance. Despite ongoing pressures from coastal hazards and urban expansion, biodiversity conservation remained the pivotal intervention, sustaining ecosystem integrity, improving household incomes, and reinforcing socio-economic resilience through positive feedback loops within the coastal social–ecological system. 
Co-Authors Abdillah, Irkhamni Abdul Jabbar Aditya Marianti Aidah Wuryaningtyas Aji, Halim Sukma Akbar, Bintang Faisal Al Ayyubi, Sholahudin Hasby Yusuf Alaina Mawadah, Alaina Alif Mahbub Zainal Fajeri, Alif Mahbub Zainal ALIFIANSYAH, JUANDRA Aliyya Rosyida Amar Sharaf Eldin Khair Amin Retnoningsih Ananto Aji, Ananto Ani Rusilowati Arif Widiyatmoko Asi, Maolina Avif Intan Linawati, Avif Intan Ayutika Proboningrum, Ayutika Azimatul Khusniah Bambang Priyono Bayu Dwi Hadmoko Bayu, Bagus Adi Billa, Alfiah Maula Salsa Devi Alvitasari, Devi Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Mustikaningtyas Dewi, Novi Ratna Dhita Pracisca Mutiatari Dyah Rini Indriyanti Eling Purwantoyo Ellianawati, Ellianawati Enni Rahayu Erna Muktisari, Erna ES, Sri Mulyani F Putut Marin HB, F Putut Marin Fenny Widiyanti Fitri Arum Sasi, Fitri Arum Fitri, Nur Khikmah Fitri, Nur Khikmah Fretty Anandita Normala Hakim, Muhammad Afif Heri B, F Putut Martin Heri B, F Putut Martin Heri Tjahjono Heriyanti, Andhina Putri Ibnul Mubarok Iffa Faiza Choirunnisa, Iffa Faiza Intan Armenia Izza, Fika Rofiuddin Khairunnisa Kharisma Nur Laila, Kharisma Nur Khasanah, Khumairotul Khomsah, Irma Khomsah, Irma Krispinus Kedati Pukan Kuntoro Budiyanto, Kuntoro Laksono Trisnantoro Listiaji, Prasetyo Lukitasary, Deasy Arta Lutfia Nur Hadiyanti, Lutfia Nur Maolina Asi Maolina Asi Margareta Rahayuningsih Nugroho Edi K Meidina Rahmawati Melati, Inaya Sari Melina Siska Ayuwaningsih Mentari Setiawati, Mentari Mirzalul Umam Nadifa, Jasmine Augi Nana Kariada Trimartuti Nana T.M. Kariada Novi Ratna Dewi Novita Ana Anggraini Nugroho Edi Kartijono Nur Rahayu Utami Nurafiani, Gita Nurmasitoh, Qonita Amalia Okky Irmina Safitri, Okky Irmina Priyantini Widiyaningrum Rahmalidya, Alfia Retno Sri Iswari Roihana, Rizky Zulfa Roihana, Rizky Zulfa Saiful Ridlo Sandy Arief Satya Budi Nugraha Saufatikha, Nasytha Saski Shoimatun Febriyani, Shoimatun Sigit Saptono Siti Alimah Siti Zumrotul Muafiah Sri Mulyani ES, Sri Mulyani Sri Ngabekti Stephani Diah Pamelasari, Stephani Diah Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Susanto Susanto Sutopo, Agung Talitha Widiatningrum Tjaturahono Budi Sanjoto Tyas Khofilla Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq, Wahid Akhsin Budi Nur Wahida, Afia Firna Wiwi Isnaeni Wulandari -, Wulandari Yustinus Ulung Anggraito Zukhoiri, Shinta Fatma