Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN TINGKAT KEPADATAN LALAT DI TEMPAT PENAMPUNGAN SEMENTARA (TPS) Iin Kristanti; Lilis Banowati; Cucu Herawati; Thohir Thohir; Ira Faridasari
Jurnal Kesehatan Vol 12, No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v12i1.230

Abstract

Sampah yang mengalami penimbunan dapat dimanfaatkan oleh lalat sebagai sarang dalam proses perkembangbiakan penyakit. Kepadatan lalat di TPS Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon masih tinggi sehingga memerlukan pengelolaan sampah yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengelolaan sampah dengan tingkat kepadatan lalat.Jenis penelitian yaitu kuantitaif dengan desain penelitian cross sectional. Metode pengumpulan data dengan wawancara dan instrumen penelitian menggunakan Fly grill dan dibantu dengan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu 25 orang pengelola sampah dengan sampel penelitian total sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian ada hubungan antara pemilahan sampah p=0,006, ada hubungan pengumpulan sampah p=0,013, dan ada hubungan antara pengangkutan sampah p=0,033 dengan tingkat kepadatan lalat di TPS Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon. Sebaiknya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberi pelatihan kepada petugas TPS agar dapat menjalankan program dalam bidang pengelolaan sampah di TPS dengan baik dan memberi himbauan serta wawasan kepada masyarakat sekitar TPS tentang pengelolaan sampah yang baik.Kata kunci: Pengelolaan sampah, kepadatan lalat, tempat penampungan sementara  AbstractHoarded garbage can be used by flies as a nest in the process of disease breeding. The density of flies in the TPS Sumber District Cirebon Regency is still high, so it requires good waste management. The purpose of this study is to determinant the relationship between waste management and fly density.This type of research is quantitative with cross sectional research design. Methods of data collection by interview and research instruments using a fly grill and assisted by a questionnaire. The population in this study were 25 waste managers with a total sampling sample. Data analysis used the chi-square test.The results of the study there was a relationship between waste sorting p = 0.006, there was a relationship between waste collection p = 0.013, and there was a relationship between waste transportation p = 0.033 and the density level of flies in the TPS Sumber District Cirebon Regency It is better if the Environmental Agency (DLH) provides training for TPS officers so that they can run programs in the field of waste management at TPS properly and provide advice and insight to the community around the TPS about good waste management.Keywords: waste Management, Fly Density, Temporary shelter
Prospek dan tantangan kabupaten layak anak (KLA) di kabupaten Cirebon Syaeful Bakhri; Cucu Herawati; Wardah Nuroniyah
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Vol 15 No 2 (2020)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1437.054 KB) | DOI: 10.24090/yinyang.v15i2.3782

Abstract

In the development of KLA in Indonesia, there has not been a single region in West Java Province that has won the title of child-friendly regency/city. Cirebon Regency itself has succeeded in achieving the title of Child-Friendly City (KLA) in the Primary category in 2015. This study aims to determine the prospects and challenges of the Cirebon Regency towards a Child-Friendly Regency with a better grade. The research approach used is a type of qualitative descriptive research with data collection methods in-depth interviews, data processed through SWOT analysis. The results of the study show a combination of strategies with the highest priority, namely Strength – Opportunity (SO), followed by Weakness – Opportunity (WO), then Strength – Threat (ST), and Weakness – Threat (WT). With an interpretation that the intended strategy is how to maximize strength and opportunities to support the running of child-friendly regional action plans in the Cirebon Regency.
Edukasi Vaksinasi Covid-19 Pada Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Di Rumah Sakit Umum Antam Medika Cucu Herawati; Sri Wahyuni; Suzana Indragiri; Nuniek Tri Wahyuni; R. Nur Abdurakhman; Supriatin Supriatin; Dewi Mutiah
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2022): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.18 KB) | DOI: 10.31943/abdi.v4i2.62

Abstract

Ibu hamil mempunyai risiko tinggi apabila terinfeksi COVID-19 pada kehamilan dan bayinya, sehingga memerlukan upaya intervensi kesehatan untuk memutus mata rantai penularan penyakit, yaitu melalui upaya vaksinasi. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan cakupan vaksinasi pada ibu hamil dan menyusui. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan cara penyuluhan dan sosialisasi. Sasaran pengabdian ini yaitu ibu hamil dan ibu menyusui. Langkah-langkah pelaksanaan pengabdian ini, yatitu persiapan sosialisasi, Inform Consent dan Pre Test, sosialisasi Kesehatan, dan post test. Hasil kegiatan ini diperoleh adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil dan menyusui setelah di lakukan sosialisasi vaksin covid-19 dan cakupan Ibu Hamil yang sudah Vaksin Covid-19 bertambah dari 39% menjadi 42 %, dan ibu menyusui bertambah dari 46% menjadi 50% setelah di lakukan Sosialisasi Kesehatan. Sebaiknya petugas Kesehatan meningkatkan frekuensi dan kualitas promosi kesehatan dan diharapkan pasien khususnya Ibu hamil dan menyusui aktif ikut serta dalam sosialisasi vaksinasi Covid-19.
Inspeksi Pangan Berbasis Risiko Dalam Rangka Pencegahan Penyakit Bersumber Pangan Cucu Herawati; Sudar Sudar
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/dimasejati.v4i2.12035

Abstract

Keracunan pangan sering terjadi pada makanan siap saji seperti di sekolah, pesantren, dan catering, oleh karena itu pengawasan faktor risiko pangan harus dilaksanakan. Pengawasan kesehatan lingkungan Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) masih jauh dari target yang ditetapkan sebesar 66,34%. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk menganalisis pengawasan kesehatan lingkungan meliputi tempat Pengelolaan Pangan (TPP) yang terdaftar di e monev dan pencapaian kegiatan pembinaan Tempat Pengelolaan Pangan (TPP). Jenis pengabdian masyarakat ini yaitu deskriptif kuantitatif. Responden adalah pemilik usaha dan penjamah makanan. Jumlah responden sebanyak 11 TPP belum terdaftar di e monev HSP terdiri atas gerai pangan jajanan dan gerai pangan jajanan keliling. Metode pengumpulan data dengan observasi lapangan dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis univariat yaitu distribusi frekwensi, metode analisis USG dan metode 5W+1H. Capaian pembinaan TPP belum mencapai target belum di IKL sebesar 37.93% dan TPP memenuhi syarat 0%. Hasil penilaian risiko TPP dan IKL pangan berada pada tingkat risiko sedang dan tinggi sehingga perlu ada tindak lanjut pengawasan dengan frekuensi 6 bulan sekali untuk risiko tinggi dan 1 tahun sekali untuk risiko sedang. Perlu dilakukan edukasi terhadap penjamah dan pemilik TPP tentang aspek kesehatan dan keamanan pangan.
EXPLORING THE RELATIONSHIP BETWEEN COMMUNICATION, WORK CULTURE, ORGANIZATIONAL COMMITMENT, AND MOTIVATION ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT KRAMAT COMMUNITY HEALTH CENTER Yoga Rizki Ramadhani; Cucu Herawati; A.D.Achmad
International Journal of Management, Economic, Business and Accounting Vol. 2 No. 1 (2023): International Journal of Management, Economic, Business and Accounting (IJMEBA)
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.657 KB) | DOI: 10.58468/ijmeba.v2i1.44

Abstract

Purpose of the study — To test and find out the causal relationship of several factors that influence employee performanceResearch method— This research is a quantitative research with regression. The population in this study were employees of the Kramat Community Health Center, Tegal Regency, Central Java Province, with a total of 68 employees. Data was collected by questionnaire and document study, after which the data was tested for validity and reliability.Result— The results of the study show that Communication, Work Culture, Organizational Commitment and Motivation affect Employee Performance simultaneously. The coefficient of multiple determination in this study uses the adjusted R square value because the independent variables in this study are more than 2 in estimating the effect of the two independent variables studied. From the data the adjusted R Square value is 0.598, this means that together the influence of the variables X1, X2, X3, X4 is 59.8% on the Y variable or in other words the influence of the independent variables (Communication, Work Culture, Organizational Commitment and Motivation) to the dependent variable (Performance) of 59.8% while the remaining 40.2% is caused by other variables that are not included in the research frameworkConclusion— Communication, Work Culture, Organizational Commitment, and Motivation have a significant effect on Employee Performance. The adjusted R-squared value of 0.598 indicates that these variables explain 59.8% of the variation in performance. Practical implications of the study include the importance of organizations focusing on improving communication, work culture, organizational commitment, and motivation to enhance employee performance. Social implications include the potential for improved productivity and job satisfaction in the workforce.
APAKAH UPAYA PENCEGAHAN, FAKTOR PENYAKIT DAN FAKTOR INDIVIDU MEMPUNYAI DAMPAK TERHADAP CACAT TINGKAT II KUSTA Herawati, Cucu; Sudrajat, Sudrajat
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.95 KB)

Abstract

Kusta menimbulkan masalah yang sangat kompleks, bukan hanya dari segi medis, namum sampai masalah sosial, ekonomi, budaya, keamanan dan ketahanan nasional. Penyakit kusta merupakan penyakit yang unik, hal ini disebabkan karena kusta dapat mengalami suatu periode yang dinamakan dengan reaksi dan dapat juga menimbulkan kecacatan yang permanen.1 Angka cacat tingkat II penderita kusta baru di Kabupaten Kuningan adalah 24%, angka tersebut jauh di atas target nasional yaitu di bawah 5%.3 Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan cacat tingkat II pada penderita kusta. Rancangan penelitian ini Case control. Populasi penelitian yaitu seluruh penderita baru kusta tahun 2013 sebanyak 87 orang. Jumlah sampel sebanyak 62 orang terdiri dari kelompok kasus 21 orang dengan kusta cacat tingkat II dan kelompok kontrol 42 orang dengan kusta cacat tingkat I dan cacat tingkat 0. Sampel dipilih yang sepadan antara kelompok kasus dan kelompok kontrol. Didapatkan pengetahuan (p = 0,000 OR 13,6 95% CI 3,836-48,211) dan diagnosa (p=0,000 OR 36,0 95% CI 4,386-295,517) mempunyai hubungan yang bermakna dengan cacat tingkat II pada penderita kusta. Sedangkan umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, tipe kusta dan reaksi kusta tidak mempunyai hubungan yang bermakna. Upaya peningkatan pengetahuan masyarakat, keterampilan petugas kesehatan dalam mendiagnosa kusta secara dini, peningkatan penemuan aktif serta pemeriksaan kontak sebaiknya ditingkatkan sehingga keterlambatan diagnosa kusta dapat dicegah. Kata Kunci : Kusta, Cacat Kusta, dan Cacat Tingkat II.
Pengaruh Breathing Relaxation dengan Teknik Baloon Blowing terhadap Perubahan Saturasi Oksigen pada Pasien Post Covid-19 di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Legonkulon Kabupaten Subang Eva Lusiana; Healthy Seventina; Awis Hamid Dhani; Cucu Herawati; Masrifah Masrifah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.209 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i2.9386

Abstract

ABSTRACT Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) was discovered in December 2019 in Wuhan, China. One of the symptoms that COVID-19 patients have is a decrease in oxygen saturation. Breathing relaxation has many techniques, one of which is ballon blowing which can help the intracostal muscles to elevate the diaphragm and costal muscles. This study aims to determine the effect of breathing relaxation with the ballon blowing technique on changes in oxygen saturation in post-COVID-19 patients. The method used in this study for sampling is purposive sampling with a total of 65 samples, the instrument in this study used an observation sheet and pulse oximetry. This research was conducted from April 25, 2022, to April 31, 2022. This study used univariate data and bivariate analysis. The results obtained in this study are P-Value 0,000 < 0,05 with significant results. Judging from the results of measuring oxygen saturation before giving breathing relaxation therapy with the ballon blowing technique, 61 samples had oxygen saturation ≤95%. And the results of measuring oxygen saturation after giving breathing relaxation therapy with the ballon blowing technique were 45 samples that had 95%-100% oxygen saturation. Based on the results of this study, it can be concluded that there is an effect of breathing relaxation with the ballon blowing technique on changes in oxygen saturation of post-COVID-19 patients in the UPTD working area of the Legonkulon Health Center, Subang Regency. It is hoped that breathing relaxation therapy can be given not only to post Covid 19 patients but also to patients who have a history of other respiratory diseases such as asthma, ARI and COPD. Keywords: Breathing Relaxation (Ballon Blowing), Oxygen Saturation, Post COVID 19 ABSTRAK Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) ditemukan pada bulan Desember 2019 yang terjadi di Wuhan, Cina. Salah satu gejala yang dimiliki oleh pasien COVID 19 yaitu penurunan saturasi oksigen. Relaksasi pernapasan mempunyai banyak teknik salah satunya adalah dengan balon (baloon blowing) yang dapat membantu otot intracosta mengelevasikan otot diafragma dan kosta. Ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh breathing relaxation dengan teknik baloon blowing terhadap perubahan saturasi oksigen pada pasien post covid 19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah 65 sampel, instrumen pada penelitian ini menggunakan lembar observasi dan oksimetri nadi (pulse oxsimetry). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 25 April 2022 sampai 31 April 2022. Pada penelitian ini menggunakan analisa data univariat dan analisa bivariate. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu P Value 0,000 < 0,05 dengan hasil signifikan. Dilihat dari hasil pengukuran saturasi oksigen sebelum pemberian terapi breathing relaxation dengan teknik baloon blowing sebanyak 61 sampel yang memiliki saturasi oksigen ≤95%. Dan hasil pengukuran saturasi oksigen setelah pemberian terapi breathing relaxation dengan teknik baloon blowing sebanyak 45 sampel yang memiliki saturasi oksigen 95%-100%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan adanya pengaruh breathing relaxation dengan teknik ballon blowing terhadap perubahan saturasi oksigen pasien post COVID 19 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Legonkulon Kabupaten Subang. Terapi breathing relaxation ini diharapkan bisa diberikan tidak hanya kepada pasien post covid 19 saja melainkan kepada pasien yang memiliki riwayat penyakit pada saluran pernapasan lainnya seperti Asma, ISPA dan PPOK. Kata kunci: Breathing Relaxation (Baloon Blowing), Saturasi Oksigen, Post COVID 19
PENERAPAN KEBIJAKAN KAWASAN BEBAS PASUNG DENGAN GANGGUAN JIWA BERAT PADA MASYARAKAT Iin Kristanti; Cucu Herawati; Lilis Banowati; Sri Rizki; Laili Nurjannah; Dewi Mutiah; Nuniek Tri Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIRAH) Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Desa Kaliwedi merupakan wilayah yang letaknya berbatasan langsung dengan di Kabupaten Indramayu dan mempunyai penduduk usia muda. Penerapan Kawasan Bebas Pasung di Puskesmas Kaliwedi belum sepenuhnya efektif di kerenakan masih terdapat hambatan sumber daya. Sumber daya tersebut adalah sumber daya manusia, Sepenuhnya masyarakat masih belum memiliki kesadaran dan menerapkan tidakan pasung pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku terhadap penerapan kawasan bebas pasung. Metode yang dilaksanakan adalah penyuluhan dan edukasi pada masyarakat, keluarga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat, pemberian obat dan pendampingan keluarga ODGJ berat. Hasil kegiatan penyuluhan dan edukasi pendampingan  keluarga ODGJ  berat dilaksanakan pada 05 – 22 Oktober 2022 di Balai Desa Kaliwedi, dihadiri perangkat desa , tokoh masyarakat,  kader desa dan  masyarakat umum. materi yang dipaparkan berasal dari tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat yaitu penerapan kawasan bebas pasung.Kata Kunci: Pasung, Kesehatan Mental, Konseling Abstract:Klaipeda Village is an area that is directly adjacent to Indramayu Regency and has a young population. The implementation of the Pasung-Free Area at the Kaliwedi Health Center has not been fully effective because there are still resource constraints. These resources are human resources. In full, the community still does not have awareness and applies shackling practices to people with severe mental disorders (ODGJ). The purpose of this activity is to increase knowledge and behavior towards the application of shackle-free areas. The method implemented is counseling and education to the community, families of people with severe mental disorders (ODGJ), administering medication and assisting families with severe ODGJ. The results of counseling and educational activities for assisting the ODGJ family were carried out on 05-22 October 2022 at the Kaliwedi Village Hall, attended by village officials, community leaders, village cadres and the general public. the material presented comes from the purpose of community service activities, namely the application of a shackle-free area.Keywords: Shackle, Mental Health, Counseling
Snakes and Ladders Game Education in Choosing Healthy Snacks for Elementary School Students Cucu Herawati; Heni Endayani; Suzana Indragiri; Nuniek Tri Wahyuni; Supriatin Supriatin; Iin Kristanti
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v6i2.3372

Abstract

Snacks for school children whose health is not guaranteed can cause food poisoning. The minimum level of knowledge of elementary school children about the dangers of the snacks they consume. One of the efforts to prevent health problems due to food in school children is educational activities about food sanitation hygiene. The purpose of this community service is to provide education on the game of snakes and ladders in choosing healthy snacks for elementary school students, so that it is hoped that children's knowledge will increase and behave healthily in choosing snacks.The target of implementing the intervention was grade IV students. The method of implementing the intervention is by observing and educating students with the snakes and ladders game method with the theme of healthy snacks. Primary data was obtained through observation and question and answer before education was carried out through the game of snakes and ladders. The secondary data includes a description of the school, the number of students. Stages or educational procedures for snakes and ladders game: stage 1 (opening), stage 2 (division of groups) and stage 3 (game atmosphere), namely game rules such as snakes and ladders games in general. This community service activity was carried out for class IV students, totaling 25 students. The activity was carried out on 29 August -16 September 2022. The results of observations on student behavior in choosing snacks showed that many chose brightly colored snacks, snacks that were sold openly and used newspaper wrappers. The intervention method for community service activities uses the snakes and ladders game method with the theme of healthy snacks. Here students are invited to play while learning. It is better for school children to get used to having breakfast before school and bringing supplies and getting used to washing hands using soap and running water, especially before eating and after eating.
Relation of backpack weight with Low Back Pain (LBP) Complaints in students of SMP Heni Fa'riatul Aeni; Herlinawati Herlinawati; Cucu Herawati
Riset Informasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2022): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.055 KB) | DOI: 10.30644/rik.v11i1.491

Abstract

Abstract Background: Using a backpack with a load that weighs ≥ 10% of body weight can cause Low Back Pain (LBP) complaint. This study aims to determine the relationship between backpack weight and low back pain (LBP) complaints among students of State JHS 1 Talun, Cirebon Regency. Method: This was a descriptive quantitative study with cross sectional design. The data were collected using several methods. Backpack weight was measured using a scale and low back pain (LBP) complaints were collected by means of interviews. The population of this study were all 813 students of State JHS 1 Talun Cirebon Regency in 2019, with a sample number of 89 taken using a proportional random sampling technique. Analysis of the data in this study was conducted through the Chi-Square statistical test. Results: There was a relationship between backpack weight and low back pain (LBP) complaints among students of State JHS 1 Talun, Cirebon Regency in 2019 with a P value = 0.008. Conclusion: Using a backpack with a heavy load can cause low back pain (LBP) complaints. Keywords: Backpack weight, Low back pain
Co-Authors A.D.Achmad Abdurakhman, R. Nur Aeni, Heni Fa'riatul Amaliah, Lili Andreani, Novi Anis Yuslichah Asih, Retno Citraning Aurel Safitri, Keisha Awis Hamid Dani Awis Hamid Dhani Awis Hamid Dhani Bakhri, Syaeful Charien Rahayu Lestari Dani, Awis Hamid Desi Andalasari Dewi Mutiah Dewi Ratnawati Dhani, Awis Hamid Dharmawan, Akim Didi Taswidi Eka Nurjanah Eka Prilianto Emilda, Diah Adeli Endayani, Heni Eva Lusiana Fajar Ardianing Gofur Faridasari, Ira Fiana, Fika Khikma Guritno, Syah Dewa Putra Hartini, Nonih Sri Hastuti, Messy Healthy Seventina Healthy Seventina Sirait Hendriyanto Hendriyanto Heni Endayani Heni Fa&#039;riatul Aeni Heni Fa'riatul Aeni Heni Fa'riatul Aeni Herlinawati Herlinawati Herlinawati Herlinawati Herlinawati Herlinawati Herlinawati Hety Sriwaty Hikhmat, Rokhmatul Hikmat, Rokhmatul iin kristanti Iin Kristanti iklimah, putri Indragiri, Suzana Indrini, Putri Kristanti, Iin Kristanti, Iin Kurniasih, Uun Kusumaning Ayu, Ratu Tsamarah Ladid, Rifki Fata Laili Nurjannah Laili Nurjannah Laili Nurjannah Yulistiyana Laili Nurjannah Yulistiyana Lilis Banowati Lilis Banowati Lilis Banowati Lilis Banowati Mahasih, Teki Mashuri Aji Wijaya Masrifah Masrifah Mei Marisha Mely Selviana Muslimin Muslimin Mutiah, Dewi Nararya Rundamintasih Novi Andreani Nuniek Tri Wahyuni Nur Arofah Nur Arofah, Nur Nurjannah Yulistiyana, Laili Nurjannah, Laili Puji Melati Putri Indrini Putri, Megi Melati Dwi Putri, Septya R. Nur Abdurakhman R. Nur Abdurakhman Rahma Muthia, Widya Reynalda Pooja Lestari Rohayani, Rohayani Setiawan, Septya Putri Shobihuddin, Syifa Hidayat Sirait, Healthy Seventina Siti Rodatul Jannah Sri Kushartati Sri Rizki Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sudar Sudar Sudrajat Sudrajat SUPRIATIN Supriatin Supriatin Supriatin Supriatin, Supriatin Susilawati, Desi sutarsih, cicih Suzana Indragiri Taswidi, Didi Thohir Thohir Tri Novita Tri Wahyuni, Nuniek Triyana Widianto Wahyuni, Nuniek Tri Wardah Nuroniyah Widianto, Triyana Wiwiet Indriyani Wulan Puspasari Yasinta Indah Widyaningsih Yoga Rizki Ramadhani Yulistiyana, Laili Nurjannah Yulistiyana, Laili Nurjannah Yusron Adi Utomo