Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Vaksinasi Covid-19 Pada Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Di Rumah Sakit Umum Antam Medika Cucu Herawati; Sri Wahyuni; Suzana Indragiri; Nuniek Tri Wahyuni; R. Nur Abdurakhman; Supriatin Supriatin; Dewi Mutiah
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2022): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.18 KB) | DOI: 10.31943/abdi.v4i2.62

Abstract

Ibu hamil mempunyai risiko tinggi apabila terinfeksi COVID-19 pada kehamilan dan bayinya, sehingga memerlukan upaya intervensi kesehatan untuk memutus mata rantai penularan penyakit, yaitu melalui upaya vaksinasi. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan cakupan vaksinasi pada ibu hamil dan menyusui. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan cara penyuluhan dan sosialisasi. Sasaran pengabdian ini yaitu ibu hamil dan ibu menyusui. Langkah-langkah pelaksanaan pengabdian ini, yatitu persiapan sosialisasi, Inform Consent dan Pre Test, sosialisasi Kesehatan, dan post test. Hasil kegiatan ini diperoleh adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil dan menyusui setelah di lakukan sosialisasi vaksin covid-19 dan cakupan Ibu Hamil yang sudah Vaksin Covid-19 bertambah dari 39% menjadi 42 %, dan ibu menyusui bertambah dari 46% menjadi 50% setelah di lakukan Sosialisasi Kesehatan. Sebaiknya petugas Kesehatan meningkatkan frekuensi dan kualitas promosi kesehatan dan diharapkan pasien khususnya Ibu hamil dan menyusui aktif ikut serta dalam sosialisasi vaksinasi Covid-19.
EXPLORING THE RELATIONSHIP BETWEEN COMMUNICATION, WORK CULTURE, ORGANIZATIONAL COMMITMENT, AND MOTIVATION ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT KRAMAT COMMUNITY HEALTH CENTER Yoga Rizki Ramadhani; Cucu Herawati; A.D.Achmad
International Journal of Management, Economic, Business and Accounting Vol. 2 No. 1 (2023): International Journal of Management, Economic, Business and Accounting (IJMEBA)
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.657 KB) | DOI: 10.58468/ijmeba.v2i1.44

Abstract

Purpose of the study — To test and find out the causal relationship of several factors that influence employee performanceResearch method— This research is a quantitative research with regression. The population in this study were employees of the Kramat Community Health Center, Tegal Regency, Central Java Province, with a total of 68 employees. Data was collected by questionnaire and document study, after which the data was tested for validity and reliability.Result— The results of the study show that Communication, Work Culture, Organizational Commitment and Motivation affect Employee Performance simultaneously. The coefficient of multiple determination in this study uses the adjusted R square value because the independent variables in this study are more than 2 in estimating the effect of the two independent variables studied. From the data the adjusted R Square value is 0.598, this means that together the influence of the variables X1, X2, X3, X4 is 59.8% on the Y variable or in other words the influence of the independent variables (Communication, Work Culture, Organizational Commitment and Motivation) to the dependent variable (Performance) of 59.8% while the remaining 40.2% is caused by other variables that are not included in the research frameworkConclusion— Communication, Work Culture, Organizational Commitment, and Motivation have a significant effect on Employee Performance. The adjusted R-squared value of 0.598 indicates that these variables explain 59.8% of the variation in performance. Practical implications of the study include the importance of organizations focusing on improving communication, work culture, organizational commitment, and motivation to enhance employee performance. Social implications include the potential for improved productivity and job satisfaction in the workforce.
APAKAH UPAYA PENCEGAHAN, FAKTOR PENYAKIT DAN FAKTOR INDIVIDU MEMPUNYAI DAMPAK TERHADAP CACAT TINGKAT II KUSTA Herawati, Cucu; Sudrajat, Sudrajat
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.95 KB)

Abstract

Kusta menimbulkan masalah yang sangat kompleks, bukan hanya dari segi medis, namum sampai masalah sosial, ekonomi, budaya, keamanan dan ketahanan nasional. Penyakit kusta merupakan penyakit yang unik, hal ini disebabkan karena kusta dapat mengalami suatu periode yang dinamakan dengan reaksi dan dapat juga menimbulkan kecacatan yang permanen.1 Angka cacat tingkat II penderita kusta baru di Kabupaten Kuningan adalah 24%, angka tersebut jauh di atas target nasional yaitu di bawah 5%.3 Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan cacat tingkat II pada penderita kusta. Rancangan penelitian ini Case control. Populasi penelitian yaitu seluruh penderita baru kusta tahun 2013 sebanyak 87 orang. Jumlah sampel sebanyak 62 orang terdiri dari kelompok kasus 21 orang dengan kusta cacat tingkat II dan kelompok kontrol 42 orang dengan kusta cacat tingkat I dan cacat tingkat 0. Sampel dipilih yang sepadan antara kelompok kasus dan kelompok kontrol. Didapatkan pengetahuan (p = 0,000 OR 13,6 95% CI 3,836-48,211) dan diagnosa (p=0,000 OR 36,0 95% CI 4,386-295,517) mempunyai hubungan yang bermakna dengan cacat tingkat II pada penderita kusta. Sedangkan umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, tipe kusta dan reaksi kusta tidak mempunyai hubungan yang bermakna. Upaya peningkatan pengetahuan masyarakat, keterampilan petugas kesehatan dalam mendiagnosa kusta secara dini, peningkatan penemuan aktif serta pemeriksaan kontak sebaiknya ditingkatkan sehingga keterlambatan diagnosa kusta dapat dicegah. Kata Kunci : Kusta, Cacat Kusta, dan Cacat Tingkat II.
Pengaruh Breathing Relaxation dengan Teknik Baloon Blowing terhadap Perubahan Saturasi Oksigen pada Pasien Post Covid-19 di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Legonkulon Kabupaten Subang Eva Lusiana; Healthy Seventina; Awis Hamid Dhani; Cucu Herawati; Masrifah Masrifah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.209 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i2.9386

Abstract

ABSTRACT Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) was discovered in December 2019 in Wuhan, China. One of the symptoms that COVID-19 patients have is a decrease in oxygen saturation. Breathing relaxation has many techniques, one of which is ballon blowing which can help the intracostal muscles to elevate the diaphragm and costal muscles. This study aims to determine the effect of breathing relaxation with the ballon blowing technique on changes in oxygen saturation in post-COVID-19 patients. The method used in this study for sampling is purposive sampling with a total of 65 samples, the instrument in this study used an observation sheet and pulse oximetry. This research was conducted from April 25, 2022, to April 31, 2022. This study used univariate data and bivariate analysis. The results obtained in this study are P-Value 0,000 < 0,05 with significant results. Judging from the results of measuring oxygen saturation before giving breathing relaxation therapy with the ballon blowing technique, 61 samples had oxygen saturation ≤95%. And the results of measuring oxygen saturation after giving breathing relaxation therapy with the ballon blowing technique were 45 samples that had 95%-100% oxygen saturation. Based on the results of this study, it can be concluded that there is an effect of breathing relaxation with the ballon blowing technique on changes in oxygen saturation of post-COVID-19 patients in the UPTD working area of the Legonkulon Health Center, Subang Regency. It is hoped that breathing relaxation therapy can be given not only to post Covid 19 patients but also to patients who have a history of other respiratory diseases such as asthma, ARI and COPD. Keywords: Breathing Relaxation (Ballon Blowing), Oxygen Saturation, Post COVID 19 ABSTRAK Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) ditemukan pada bulan Desember 2019 yang terjadi di Wuhan, Cina. Salah satu gejala yang dimiliki oleh pasien COVID 19 yaitu penurunan saturasi oksigen. Relaksasi pernapasan mempunyai banyak teknik salah satunya adalah dengan balon (baloon blowing) yang dapat membantu otot intracosta mengelevasikan otot diafragma dan kosta. Ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh breathing relaxation dengan teknik baloon blowing terhadap perubahan saturasi oksigen pada pasien post covid 19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah 65 sampel, instrumen pada penelitian ini menggunakan lembar observasi dan oksimetri nadi (pulse oxsimetry). Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 25 April 2022 sampai 31 April 2022. Pada penelitian ini menggunakan analisa data univariat dan analisa bivariate. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini yaitu P Value 0,000 < 0,05 dengan hasil signifikan. Dilihat dari hasil pengukuran saturasi oksigen sebelum pemberian terapi breathing relaxation dengan teknik baloon blowing sebanyak 61 sampel yang memiliki saturasi oksigen ≤95%. Dan hasil pengukuran saturasi oksigen setelah pemberian terapi breathing relaxation dengan teknik baloon blowing sebanyak 45 sampel yang memiliki saturasi oksigen 95%-100%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan adanya pengaruh breathing relaxation dengan teknik ballon blowing terhadap perubahan saturasi oksigen pasien post COVID 19 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Legonkulon Kabupaten Subang. Terapi breathing relaxation ini diharapkan bisa diberikan tidak hanya kepada pasien post covid 19 saja melainkan kepada pasien yang memiliki riwayat penyakit pada saluran pernapasan lainnya seperti Asma, ISPA dan PPOK. Kata kunci: Breathing Relaxation (Baloon Blowing), Saturasi Oksigen, Post COVID 19
PENERAPAN KEBIJAKAN KAWASAN BEBAS PASUNG DENGAN GANGGUAN JIWA BERAT PADA MASYARAKAT Iin Kristanti; Cucu Herawati; Lilis Banowati; Sri Rizki; Laili Nurjannah; Dewi Mutiah; Nuniek Tri Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIRAH) Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Desa Kaliwedi merupakan wilayah yang letaknya berbatasan langsung dengan di Kabupaten Indramayu dan mempunyai penduduk usia muda. Penerapan Kawasan Bebas Pasung di Puskesmas Kaliwedi belum sepenuhnya efektif di kerenakan masih terdapat hambatan sumber daya. Sumber daya tersebut adalah sumber daya manusia, Sepenuhnya masyarakat masih belum memiliki kesadaran dan menerapkan tidakan pasung pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku terhadap penerapan kawasan bebas pasung. Metode yang dilaksanakan adalah penyuluhan dan edukasi pada masyarakat, keluarga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat, pemberian obat dan pendampingan keluarga ODGJ berat. Hasil kegiatan penyuluhan dan edukasi pendampingan  keluarga ODGJ  berat dilaksanakan pada 05 – 22 Oktober 2022 di Balai Desa Kaliwedi, dihadiri perangkat desa , tokoh masyarakat,  kader desa dan  masyarakat umum. materi yang dipaparkan berasal dari tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat yaitu penerapan kawasan bebas pasung.Kata Kunci: Pasung, Kesehatan Mental, Konseling Abstract:Klaipeda Village is an area that is directly adjacent to Indramayu Regency and has a young population. The implementation of the Pasung-Free Area at the Kaliwedi Health Center has not been fully effective because there are still resource constraints. These resources are human resources. In full, the community still does not have awareness and applies shackling practices to people with severe mental disorders (ODGJ). The purpose of this activity is to increase knowledge and behavior towards the application of shackle-free areas. The method implemented is counseling and education to the community, families of people with severe mental disorders (ODGJ), administering medication and assisting families with severe ODGJ. The results of counseling and educational activities for assisting the ODGJ family were carried out on 05-22 October 2022 at the Kaliwedi Village Hall, attended by village officials, community leaders, village cadres and the general public. the material presented comes from the purpose of community service activities, namely the application of a shackle-free area.Keywords: Shackle, Mental Health, Counseling
Snakes and Ladders Game Education in Choosing Healthy Snacks for Elementary School Students Cucu Herawati; Heni Endayani; Suzana Indragiri; Nuniek Tri Wahyuni; Supriatin Supriatin; Iin Kristanti
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v6i2.3372

Abstract

Snacks for school children whose health is not guaranteed can cause food poisoning. The minimum level of knowledge of elementary school children about the dangers of the snacks they consume. One of the efforts to prevent health problems due to food in school children is educational activities about food sanitation hygiene. The purpose of this community service is to provide education on the game of snakes and ladders in choosing healthy snacks for elementary school students, so that it is hoped that children's knowledge will increase and behave healthily in choosing snacks.The target of implementing the intervention was grade IV students. The method of implementing the intervention is by observing and educating students with the snakes and ladders game method with the theme of healthy snacks. Primary data was obtained through observation and question and answer before education was carried out through the game of snakes and ladders. The secondary data includes a description of the school, the number of students. Stages or educational procedures for snakes and ladders game: stage 1 (opening), stage 2 (division of groups) and stage 3 (game atmosphere), namely game rules such as snakes and ladders games in general. This community service activity was carried out for class IV students, totaling 25 students. The activity was carried out on 29 August -16 September 2022. The results of observations on student behavior in choosing snacks showed that many chose brightly colored snacks, snacks that were sold openly and used newspaper wrappers. The intervention method for community service activities uses the snakes and ladders game method with the theme of healthy snacks. Here students are invited to play while learning. It is better for school children to get used to having breakfast before school and bringing supplies and getting used to washing hands using soap and running water, especially before eating and after eating.
Relation of backpack weight with Low Back Pain (LBP) Complaints in students of SMP Heni Fa'riatul Aeni; Herlinawati Herlinawati; Cucu Herawati
Riset Informasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2022): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.055 KB) | DOI: 10.30644/rik.v11i1.491

Abstract

Abstract Background: Using a backpack with a load that weighs ≥ 10% of body weight can cause Low Back Pain (LBP) complaint. This study aims to determine the relationship between backpack weight and low back pain (LBP) complaints among students of State JHS 1 Talun, Cirebon Regency. Method: This was a descriptive quantitative study with cross sectional design. The data were collected using several methods. Backpack weight was measured using a scale and low back pain (LBP) complaints were collected by means of interviews. The population of this study were all 813 students of State JHS 1 Talun Cirebon Regency in 2019, with a sample number of 89 taken using a proportional random sampling technique. Analysis of the data in this study was conducted through the Chi-Square statistical test. Results: There was a relationship between backpack weight and low back pain (LBP) complaints among students of State JHS 1 Talun, Cirebon Regency in 2019 with a P value = 0.008. Conclusion: Using a backpack with a heavy load can cause low back pain (LBP) complaints. Keywords: Backpack weight, Low back pain
PERAN KETERJANGKAUAN ROKOK, ORANG TUA, TEMAN SEBAYA, PADA PERILAKU MEROKOK DI KALANGAN MAHASISWA Cucu Herawati; Triyana Widianto; Iin Kristanti; Herlinawati Herlinawati; Laili Nurjannah Yulistiyana
Jurnal Kesehatan Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v14i2.379

Abstract

Merokok merupakan faktor risiko berbagai macam penyakit yang dapat membahayakan baik bagi dirinya dan lingkungan sekitarnya. Kebiasaan merokok dipengaruhi oleh faktor internal diantarnya usia, jenis kelamin, sikap, pengetahuan, dan motivasi. Sedangkan faktor eksternalnya antara lain orang tua, teman, dan keterjangkauan rokok. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peranan keterjangkauan rokok, orang tua, teman sebaya dengan perilaku merokok pada mahasiswa.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa laki laki Kampus X yang berjumlah 228. Sampel penelitian ini sebanyak 70 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian diperoleh keterjangkauan rokok dengan kategori mudah terjangkau lebih dari setengahnya responden sebagai perokok berat yaitu sebanyak 27 (58,7%) dan nilai p value 0,00, maka ada hubungan antara keterjangkuan rokok dengan perilaku merokok mahasiswa. Keterpaparan orang tua dengan kategori ada pengaruh lebih dari setengahnya responden sebagai perokok berat yaitu sebanyak 25 (53,2%) dan nilai p value 0,011 maka ada hubungan antara orang tua dengan perilaku mahasiswa. Keterpaparan teman sebaya dengan kategori ada pengaruh lebih dari setengahnya responden sebagai perokok berat yaitu sebanyak 19 (51,4%) dan nilai p value 0,001 maka ada hubungan antara teman sebaya dengan perilaku mahasiswa.Bagi kampus sebaiknya adanya kampanye rutin tentang bahaya merokok, baik melalui seminar, poster, dan sosial media serta adanya kebijakan aturan kampus untuk larangan merokok baik untuk mahasiswa dan civitas akademika di Lingkungan Kampus.
INPEKSI PANGAN BERBASIS RISIKO SEBAGAI PENCEGAHAN PENYAKIT BERSUMBER PANGAN Cucu Herawati; Iin Kristanti; Mashuri Aji Wijaya; Laili Nurjannah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIRAH) Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih banyak Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) yang belum terdaptar  di e monevHSP sehingga berpotensi lolos dari pengawasan keamanan pangan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk menganalisis pengawasan kesehatan lingkungan meliputi Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) yang terdaftar di e monev dan pembinaan melalui kegiatan inspesksi pangan berbasis risiko.Kegiatan inspeksi pangan ini dilakukan oleh dosen, mahasiswa dan petugas puskesmas, dibantu oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) pada tanggal 06 – 23 Februari 2023, di UPT Puskesmas Nelayan Kota Cirebon. Subjek intervensi yaitu sebanyak 11 Tempat Pengelolaan Pangan (TPP). Intervensi dilakukandengan metode observasi yaitu melakukan pengamatan langsung ke tempat pengolaan pangan dan melakukan penilaian risiko pangan dengan menggunakan instrumen IKL higiene sanitasi pangan serta wawancara. Hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan diperoleh Inspeksi Kesehatan Lingkungan barumencapai37.93%dari target 100% dan TPP yang memenuhi syarat masih 20%. Untuk penilaian ririko TPP dan IKL pangan masih berada pada tingkat risiko sedang dan tinggi. Perlunya dilakukan eduksi terhadap penjamah dan pemilik TPP tentang aspek kesehatan dan keamanan pangan.
Kondisi Ekonomi, Stigma, dan Tingkat Religiusitas Sebagai Faktor dalam Meningkatkan Upaya Pencegahan Covid-19 Awis Hamid Dani; Cucu Herawati; Herlinawati; Syaeful Bakhri; Lilis Banowati; Nuniek Tri Wahyuni; R. Nur Abdurakhman
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v8i2.166

Abstract

Sejak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah COVID-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020, selain dampaknya menyebabkan masalah kesehatan, psikologis, dan sosial juga mempengaruhi aktivitas ekonomi di seluruh dunia terganggu. yang menyebabkan implikasi ekonomi jangka panjang dan cukup besar, hal ini mempengaruhi Pemerintah dan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19, karena beberapa negara memberlakukan lockdown, karantina, tetap tinggal di rumah, penutupan bisnis, dan larangan perjalanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara stigma, kecemasan, tingkat religiusitas dan kondisi ekonomi dengan upaya pencegahan Covid-19 pada masyarakat.Jenis penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan desain cross sectional, pengumpulan data dengan cara survei menggunakan instrumen kuesioner melalui googleformonline. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 86 responden di wilayah Cirebon Jawa Barat Indonesia. Analisis statistik menggunakan analisis bivariat dengan chi-square dan multivariat regresi logistik.Hasil penelitian diperoleh ada hubungan antarakondisi ekonomidenganupayapreventif Covid-19 dengan nilai p value 0,001 (<0,05).Ada hubungan antara stigma denganupayapreventif Covid-19dengan nilai p value0,001.Adahubungan antaratingkatreligiusitasdenganupayapreventif Covid-19 dengan nilai p value0,022. Sedangkan tidak ada hubungan antara kecemasan dengan upaya preventif Covid-19 dengan nilai p value 0,933.Kondisi ekonomi merupakan variabel yang paling berpengaruhterhadapupayapreventif covid19dengan oddsratio (OR) 5,7 dan mempunyai nilai koefisien regresi sebesar 0,63 artinya seseorang yang memiliki kondisi ekonominya baik memiliki probabilitas untuk melakukan upaya preventif yang tinggi sebesar 63%.
Co-Authors A.D.Achmad Aeni, Heni Fa'riatul Akim Dharmawan Amaliah, Lili Andreani, Novi Aniq Alimmuddin Anis Yuslichah Asih, Retno Citraning Awis Hamid Dani Awis Hamid Dani Awis Hamid Dhani Awis Hamid Dhani Charien Rahayu Lestari cicih sutarsih Dani, Awis Hamid Desi Andalasari Desi Susilawati Dewi Mutiah Dewi Mutiah Dewi Ratnawati Dewi Ratnawati Dewi Ratnawati Didi Taswidi Didi Taswidi Eka Nurjanah Eka Prilianto Endayani, Heni Eva Lusiana Fajar Ardianing Gofur Faridasari, Ira Guritno, Syah Dewa Putra Hartini, Nonih Sri Hastuti, Messy Healthy Seventina Healthy Seventina Sirait Hendriyanto Hendriyanto Heni Endayani Heni Fa&#039;riatul Aeni Heni Fa'riatul Aeni Heni Fa'riatul Aeni Herlinawati Herlinawati Herlinawati Herlinawati Herlinawati Herlinawati Herlinawati Hety Sriwaty Hikhmat, Rokhmatul Iin Kristanti Iin Kristanti iin kristanti iklimah, putri Indragiri, Suzana Indrini, Putri Keisha Aurel Safitri Keisha Aurel Safitri Kristanti, Iin Kurniasih, Uun Kusumaning Ayu, Ratu Tsamarah Ladid, Rifki Fata Laili Nurjannah Laili Nurjannah Laili Nurjannah Yulistiyana Laili Nurjannah Yulistiyana Lilis Banowati Lilis Banowati Lilis Banowati Lilis Banowati Mahasih, Teki Maretalinia Maretalinia Mashuri Aji Wijaya Masrifah Masrifah Mei Marisha Mely Selviana Muslimin Ali Muslimin Muslimin Mutiah, Dewi Nararya Rundamintasih Nisa Karamika Unang Dede Novi Andreani Nuniek Tri Wahyuni Nur Arofah Nur Arofah Nur Arofah Nur Arofah, Nur Nurjannah Yulistiyana, Laili Nurjannah, Laili Puji Melati putri iklimah Putri Indrini Putri, Septya R. Nur Abdurakhman R. Nur Abdurakhman Reynalda Pooja Lestari Rohayani Rohayani Rohayani, Rohayani Setiawan, Septya Putri Shobihuddin, Syifa Hidayat Sirait, Healthy Seventina Siti Rodatul Jannah Sri Kushartati Sri Rizki Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sudar Sudar Sudrajat Sudrajat SUPRIATIN Supriatin Supriatin Supriatin Supriatin, Supriatin Suzana Indragiri Syaeful Bakhri Taswidi, Didi Thohir Thohir Tri Novita Tri Wahyuni, Nuniek Triyana Widianto Wahyuni, Nuniek Tri Wardah Nuroniyah Widianto, Triyana Widya Rahma Muthia Wiwiet Indriyani Wulan Puspasari Yasinta Indah Widyaningsih Yoga Rizki Ramadhani Yulistiyana, Laili Nurjannah Yulistiyana, Laili Nurjannah Yusron Adi Utomo