Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN KETERJANGKAUAN ROKOK, ORANG TUA, TEMAN SEBAYA, PADA PERILAKU MEROKOK DI KALANGAN MAHASISWA Cucu Herawati; Triyana Widianto; Iin Kristanti; Herlinawati Herlinawati; Laili Nurjannah Yulistiyana
Jurnal Kesehatan Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v14i2.379

Abstract

Merokok merupakan faktor risiko berbagai macam penyakit yang dapat membahayakan baik bagi dirinya dan lingkungan sekitarnya. Kebiasaan merokok dipengaruhi oleh faktor internal diantarnya usia, jenis kelamin, sikap, pengetahuan, dan motivasi. Sedangkan faktor eksternalnya antara lain orang tua, teman, dan keterjangkauan rokok. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peranan keterjangkauan rokok, orang tua, teman sebaya dengan perilaku merokok pada mahasiswa.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa laki laki Kampus X yang berjumlah 228. Sampel penelitian ini sebanyak 70 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi Square.Hasil penelitian diperoleh keterjangkauan rokok dengan kategori mudah terjangkau lebih dari setengahnya responden sebagai perokok berat yaitu sebanyak 27 (58,7%) dan nilai p value 0,00, maka ada hubungan antara keterjangkuan rokok dengan perilaku merokok mahasiswa. Keterpaparan orang tua dengan kategori ada pengaruh lebih dari setengahnya responden sebagai perokok berat yaitu sebanyak 25 (53,2%) dan nilai p value 0,011 maka ada hubungan antara orang tua dengan perilaku mahasiswa. Keterpaparan teman sebaya dengan kategori ada pengaruh lebih dari setengahnya responden sebagai perokok berat yaitu sebanyak 19 (51,4%) dan nilai p value 0,001 maka ada hubungan antara teman sebaya dengan perilaku mahasiswa.Bagi kampus sebaiknya adanya kampanye rutin tentang bahaya merokok, baik melalui seminar, poster, dan sosial media serta adanya kebijakan aturan kampus untuk larangan merokok baik untuk mahasiswa dan civitas akademika di Lingkungan Kampus.
INPEKSI PANGAN BERBASIS RISIKO SEBAGAI PENCEGAHAN PENYAKIT BERSUMBER PANGAN Cucu Herawati; Iin Kristanti; Mashuri Aji Wijaya; Laili Nurjannah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIRAH) Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masih banyak Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) yang belum terdaptar  di e monevHSP sehingga berpotensi lolos dari pengawasan keamanan pangan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk menganalisis pengawasan kesehatan lingkungan meliputi Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) yang terdaftar di e monev dan pembinaan melalui kegiatan inspesksi pangan berbasis risiko.Kegiatan inspeksi pangan ini dilakukan oleh dosen, mahasiswa dan petugas puskesmas, dibantu oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) pada tanggal 06 – 23 Februari 2023, di UPT Puskesmas Nelayan Kota Cirebon. Subjek intervensi yaitu sebanyak 11 Tempat Pengelolaan Pangan (TPP). Intervensi dilakukandengan metode observasi yaitu melakukan pengamatan langsung ke tempat pengolaan pangan dan melakukan penilaian risiko pangan dengan menggunakan instrumen IKL higiene sanitasi pangan serta wawancara. Hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan diperoleh Inspeksi Kesehatan Lingkungan barumencapai37.93%dari target 100% dan TPP yang memenuhi syarat masih 20%. Untuk penilaian ririko TPP dan IKL pangan masih berada pada tingkat risiko sedang dan tinggi. Perlunya dilakukan eduksi terhadap penjamah dan pemilik TPP tentang aspek kesehatan dan keamanan pangan.
Kondisi Ekonomi, Stigma, dan Tingkat Religiusitas Sebagai Faktor dalam Meningkatkan Upaya Pencegahan Covid-19 Awis Hamid Dani; Cucu Herawati; Herlinawati; Syaeful Bakhri; Lilis Banowati; Nuniek Tri Wahyuni; R. Nur Abdurakhman
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universi
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v8i2.166

Abstract

Sejak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah COVID-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020, selain dampaknya menyebabkan masalah kesehatan, psikologis, dan sosial juga mempengaruhi aktivitas ekonomi di seluruh dunia terganggu. yang menyebabkan implikasi ekonomi jangka panjang dan cukup besar, hal ini mempengaruhi Pemerintah dan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19, karena beberapa negara memberlakukan lockdown, karantina, tetap tinggal di rumah, penutupan bisnis, dan larangan perjalanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara stigma, kecemasan, tingkat religiusitas dan kondisi ekonomi dengan upaya pencegahan Covid-19 pada masyarakat.Jenis penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan desain cross sectional, pengumpulan data dengan cara survei menggunakan instrumen kuesioner melalui googleformonline. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 86 responden di wilayah Cirebon Jawa Barat Indonesia. Analisis statistik menggunakan analisis bivariat dengan chi-square dan multivariat regresi logistik.Hasil penelitian diperoleh ada hubungan antarakondisi ekonomidenganupayapreventif Covid-19 dengan nilai p value 0,001 (<0,05).Ada hubungan antara stigma denganupayapreventif Covid-19dengan nilai p value0,001.Adahubungan antaratingkatreligiusitasdenganupayapreventif Covid-19 dengan nilai p value0,022. Sedangkan tidak ada hubungan antara kecemasan dengan upaya preventif Covid-19 dengan nilai p value 0,933.Kondisi ekonomi merupakan variabel yang paling berpengaruhterhadapupayapreventif covid19dengan oddsratio (OR) 5,7 dan mempunyai nilai koefisien regresi sebesar 0,63 artinya seseorang yang memiliki kondisi ekonominya baik memiliki probabilitas untuk melakukan upaya preventif yang tinggi sebesar 63%.
Pemeriksaan Kualitas Air Bersih dan Kontaminasi Bakteri Escherichia Coli pada Sarana Air Bersih (SAB) herawati, cucu; Rohayani, Rohayani
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/dimasejati.v5i2.14989

Abstract

Kualitas air bersih sangat dibutuhkan bagi masyarakat dalam rangka mencegah dari berbagai masalah kesehatan yang ditimbulkan dan terciptanya sarana air bersih bagi masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakt ini untuk melakukan pengawasan kualitas air bersih dalam rangka upaya pencegahan pencemaran bakteri Escherichia coli. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Wilayah Puskesmas Waled Kabupaten Cirebon mulai tanggal 29 Agustus sampai 16 September 2022. Pengawasan kualitas air bersih dilaksanakan melalui beberapa tahap: tahap pertama pengambilan data tentang capaian program kesehatan lingkungan, tahap kedua wawacara/observasi langsung, dan tahap ketiga pengambilan sampel air bersih. Sasaran intervensi ini adalah jumlah sarana Air Bersih (SAB). Jumlah sampel sarana yang diperiksa sampel air bersihnya adalah sebanyak 30 sampel air menggunakan format ceklis IKL Sarana Air Bersih. Pemeriksaan sampel air dilakukan secara Fisik dan Bakteriologis. Hasil pengabdian masyarakat ini diperoleh sebesar 60% sumber air bersih telah tercemar, karena jarak jamban/septik tank yang kurang dari radius 10 meter dari sumber air bersih dan 40% sumber air bersih positif tercemar bakteri E.coli. Sebaiknya meningkatkan cakupan inspeksi kesehatan lingkungan terhadap sumber air bersih/sumur dan melakukan penyuluhan tentang syarat air bersih dan jarak aman dengan jamban/septik tank.
Peran Domain Perilaku Terahadap Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) herawati, cucu; Setiawan, Septya Putri; Kristanti, Iin; supriatin, supriatin; indragiri, suzana; Wahyuni, Nuniek Tri; Yulistiyana, Laili Nurjannah; Arofah, Nur
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 19, No 2 (2024): JKMI Volume 19 Nomor 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkmi.19.2.2024.9-13

Abstract

Masalah kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan kematian dan Kejadian Luar Biasa adalah demam berdarah dengue. Demam berdarah  dipengaruhi oleh faktor perilaku seperti pengetahuan, sikap, dan praktik masyarakat dalam upaya pencegahan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran domain perilaku terahadap kejadian DBD.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi sebanyak 6.316 kepala keluarga dan sampel sebanyak 98 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple random  sampling. Metode pengumpulan data dengan wawancara dan analisis data melalui uji statistik Chi-Square.  Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan (p value = 0,001), sikap (p value = 0,046), dan perilaku (p value = 0,012) dengan kejadian DBD. Sebaiknya Puskesmas meningkatkan program edukasi baik dalam gedung dan luar gedung Puskemas. Masyarakat dapat membiasakan perilaku hidup sehat dengan menerapkan 3 M Plus.
USE OF PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT (PPE) AND EVENTS PHLEBITIS Herawati, Cucu; Andreani, Novi; Kristanti, Iin; Seventina Sirait, Healthy; Indragiri, Suzana; Tri Wahyuni, Nuniek; Nurjannah Yulistiyana, Laili
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 16 No. 1, Januari 2025
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v16i1.1519

Abstract

There are still many incidents of infection phlebitis during the home care process. Sick to patients and staff p This describes quality service. House less pain​. Incident phlebitis is caused by one of the reasons for not using PPE by the standard. Research purposes: To analyze the level of compliance with the use of PPE in nurses who have had incidents of phlebitis in the Hospital. Types of research This analytic design uses a cross-sectional method. Population in the study: There were 108 nurses in the Hospital and 52 samples. The sampling technique uses simple random sampling. Data collection methods are interviews and observations. The cross-tabulation results showed that respondents who complied with the use of PPE were 20 (38.5%), and respondents who did not adhere to the use of PPE were 8 (15.4%). Obtained P value = 0.001, there is a connection between compliance with the use of PPE in nurses and incident Phlebitis in the Hospital. Expected Hospitals carry out socialization about the routine use of PPE and monitor evaluations once a month regarding the implementation of compliance with the use of PPE; health workers should be obedient in using PPE and carry out work per existing standard operational procedures.
Pregnancy test and measurements related to miscarriages among experienced pregnant women in Indonesia Supriatin, Supriatin; Wahyuni, Nuniek Tri; Herawati, Cucu; Indragiri, Suzana; Amaliah, Lili
Science Midwifery Vol 12 No 5 (2024): December: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i5.1762

Abstract

Miscarriage is one of the major reproductive health problems that contribute to maternal morbidity and mortality in Indonesia. This study aims to explore the relationship between prenatal check-ups, medical measurements, and the risk of miscarriage in women who have experienced pregnancy. Using data from the Indonesian Family Life Survey (IFLS) 2014-2015, this study involved 14,952 female respondents. Multivariate analysis showed that age, hemoglobin test, fetal height measurement, blood pressure measurement, tetanus toxoid (TT) injection, and iron supplementation significantly affected the risk of miscarriage (p < 0.05). The main findings of this study were the age, Hb test, fetal height examination, pelvic examination, weighing, height measurement, blood pressure measurement, administration of TT injections, and administration of iron pills associated with miscarriages among experienced pregnant women. However, limited access to health services and low levels of education about the importance of early pregnancy check-ups remain significant challenges, especially in rural areas. This study recommends increasing public awareness, education, and access to reproductive health services as an effort to reduce miscarriage rates in Indonesia.
SISTEM PENGENDALIAN KEBISINGAN DALAM UPAYA MEMINIMALISIR POTENSI BAHAYA FISIK Yulistiyana, Laili Nurjannah; Hastuti, Messy; Herawati, Cucu; Indragiri, Suzana; Wahyuni, Nuniek Tri; Dani, Awis Hamid; Arofah, Nur; Taswidi, Didi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIRAH) Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jirah.v3i1.436

Abstract

Salah satu bahaya potensial di tempat kerja yaitu kebisingan yang semakin meningkat di berbagai industri. Bising berasal dari alat-alat proses produksi atau alat kerja yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran sudah lama menjadi masalah yang belum ditanggulangi secara efektif. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengetahui sistem pengendali kebisingan dalam upaya meminimalisir potensi bahaya fisik. Metode pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan yaitu observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada tanggal 7-19 Februari 2024, Informan pada saat wawancara staff Departemen dan pemegang program Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) PT. Arteria Daya Mulia sebanyak 6 orang. Intervensi yang dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu persiapan dan pelaksanaan implementasi sistem pengendalian kebisingan dengan sosialisasi pengendalian kebisingan pada karyawan dan Observasi penggunaan APD di Gedung E Bagian Benang PT. Arteria Daya Mulia.Kata Kunci : Alat Pelindung diri, Kebisingan, Bahaya FisikAbstractOne of the potential hazards in the workplace is noise, which is increasing in various industries. Noise from production process equipment or work tools that can cause hearing loss has long been a problem that has not been effectively addressed. The purpose of this community service activity is to find out the noise control system in an effort to minimize potential physical hazards. The methods of community service carried out are field observations, interviews, and documentation studies. Community service activities were carried out on February 7-19, 2024, Informants at the time of the interview Department staff and holders of the Occupational Safety and Health (K3) program at PT Arteria Daya Mulia were 6 people. The intervention carried out by this community service activity is the preparation and implementation of a noise control system by socializing noise control to employees and observing the use of PPE in Building E of the Yarn Section of PT Arteria Daya Mulia.Keywords: personal protective equipment (PPE), noise, physical hazards
IMPLEMENTASI PENGISIAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (eRM) DALAM RANGKA UPAYA MENINGKATKAN MUTU PELAYANAN PUSKESMAS Kristanti, Iin; Guritno, Syah Dewa Putra; Herawati, Cucu; Kurniasih, Uun; Banowati, Lilis; Mahasih, Teki; Lestari, Sri; Yulistiyana, Laili Nurjannah; Hikhmat, Rokhmatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIRAH) Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jirah.v3i1.440

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan merupakan faktor penting yang dapat membentuk kepercayaan masyarakat kepada Puskesmas dan merupakan harapan masyarakat sebagai pasien. Masih terdapat banyak keluhan di bagian Tempat Pendaftaran dan pelayanan, komplain pasien yang dilakukan melalui media informasi Instagram, dan kotak saran. Tujuan pengabdian kepada Masyarakat ini untuk intervensi implementasi pengisian rekam medis elektronik (eRM) dalam rangka upaya meningkatkan mutu pelayanan di Puskesmas.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini pada tanggal 5-20 Februari 2024. Tempat pengabdian masyarakat bertempat di Puskesmas Kalitanjung Kota Cirebon. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi pengambilan data sekunder terkait laporan peningkatan mutu tahunan 2023 dan Indeks Kepuasan Pasien (IKP). Subjek intervensi yaitu pegawai Puskesmas diantaranya kepala puskesmas dan penanggung jawab program mutu Puskesmas. Analisis data menggunakan metode USG dan metode 5W dan 1H.Hasil pengabdian kepada masyarakat diperoleh bahwa kecepatan dalam pelayanan menjadi faktor yang mempengaruhi kualitas dari pelayanan puskesmas sehingga adanya ketidakpuasan masyarakat terhadap waktu pelayanan. Terdapat 3 faktor penyebab masalah yang menjadi hambatan dalam kecepatan waktu pelayanan yang meliputi: Dokter hanya bekerja sendiri dalam input data E-RM, tidak ada layar monitor untuk menampilkan nomor antrian, dan kurangnya SDM dokter. Puskesmas diharapkan untuk lebih menjaga     mutu atas pelayanan yang diberikan baik dari upaya kesehatan esensial, upaya kesehatan pengembangan dan upaya kesehatan perorangan.Kata Kunci: Manajemen, Kualitas Pelayanan, PuskesmasAbstract: The quality of health services is an important factor that can shape public trust in Puskesmas and is the hope of the community as patients. There are still many complaints about the registration and service areas, patient complaints made via Instagram information media, and suggestion boxes. The aim of this community service is to carry out management implementation in an effort to improve the quality of services at the Community Health Center.This community service activity was held from 5-20 February 2024. The place for community service is at the Kalitanjung Community Health Center, Cirebon City. The data collection methods used were interviews, observation and documentation of secondary data collection related to the 2023 annual quality improvement report and the Patient Satisfaction Index (IKP). The intervention subjects were Puskesmas employees, including the head of the Puskesmas and the person in charge of the Puskesmas quality program. Data analysis used the ultrasound method and the 5W and 1H methods.The results of community service showed that speed of service was a factor that influenced the quality of community health center services, resulting in community dissatisfaction with service times. There are 3 factors that cause problems that become obstacles in the speed of service times, including: Doctors only work alone in inputting E-RM data, there is no monitor screen to display the queue number, and a lack of doctor human resources. Puskesmas are expected to better maintain the quality of services provided in terms of essential health efforts, developmental health efforts and individual health efforts.Keywords: Management, Service Quality, Community Health Center 
EDUKASI KESEHATAN DALAM RANGKA UPAYA MENINGKATKAN CAKUPAN ASI EKSLUSIF PADA BAYI USIA 0-6 BULAN Herawati, Cucu; Kristanti, Iin; Putri, Septya; Nurjannah, Laili; Herlinawati, Herlinawati; Banowati, Lilis; Arofah, Nur; Kusumaning Ayu, Ratu Tsamarah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIRAH) Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jirah.v3i1.418

Abstract

The nutritional content in breast milk helps the baby's brain growth and increases the mother's affection. Babies will be protected from diarrhea, coughs, colds, and infections because breast milk has immunity. This community service activity aims to provide health education in an effort to increase coverage of exclusive breastfeeding from 0-6 months.The method used is participant observation and lectures. The intervention subjects were breastfeeding mothers. The stages of this activity start from making media in the form of leaflets, creating SAP (Extension Event Unit), and providing counseling to breastfeeding mothers about the importance of breast milk, exclusivity, and the benefits of exclusive breastfeeding, as well as giving tips for smooth exclusive breastfeeding.The results of this community service activity are outreach interventions and increasing mothers' knowledge about the benefits of exclusive breastfeeding for 0-6 months. Held on 05 - 22 February 2023 in the UPTD work area of the Pegambiran Health Center. This activity featured village officials, health workers, village cadres, breastfeeding mothers, and pregnant women.Abstrak :Kandungan zat gizi dalam ASI membantu pertumbuhan otak bayi dan meningkatkan jalinan kasih sayang ibu. Bayi akan dilindungi dari diare, batuk, pilek, dan infeksi karena ASI memiliki kekebalan tubuh. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kesehatan dalam rangka upaya meningkatkan pengetahuan dan acakupan ASI Ekslusif 0-6 bulan.Metode yang dilaksanakan dengan observasi partisipasi dan ceramah. Subjek intervensi yaitu Ibu menyusui. Tahapan kegiatan ini dari mulai membuat media berupa leaflet, membuat SAP (Satuan Acara Penyuluhan), dan memberikan penyuluhan kepada ibu menyusui tentang pentingnya Asi, eksklusif dan manfaat Asi Eksklusif, serta memberikan tips lancar Asi Eksklusif.Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adanya intervensi penyuluhan dan meningkatnya pengetahuan ibu tentang manfaat ASI Ekslusif 0-6 bulan. Dilaksanakan pada tanggal 05 - 22 Februari 2023 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pegambiran. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, petugas kesehatan, kader desa, ibu menyusui dan ibu hamil.
Co-Authors A.D.Achmad Abdurakhman, R. Nur Aeni, Heni Fa'riatul Amaliah, Lili Andreani, Novi Anis Yuslichah Asih, Retno Citraning Aurel Safitri, Keisha Awis Hamid Dani Awis Hamid Dhani Awis Hamid Dhani Bakhri, Syaeful Charien Rahayu Lestari Dani, Awis Hamid Desi Andalasari Dewi Mutiah Dewi Ratnawati Dhani, Awis Hamid Dharmawan, Akim Didi Taswidi Eka Nurjanah Eka Prilianto Emilda, Diah Adeli Endayani, Heni Eva Lusiana Fajar Ardianing Gofur Faridasari, Ira Fiana, Fika Khikma Guritno, Syah Dewa Putra Hartini, Nonih Sri Hastuti, Messy Healthy Seventina Healthy Seventina Sirait Hendriyanto Hendriyanto Heni Endayani Heni Fa&#039;riatul Aeni Heni Fa'riatul Aeni Heni Fa'riatul Aeni Herlinawati Herlinawati Herlinawati Herlinawati Herlinawati Herlinawati Herlinawati Hety Sriwaty Hikhmat, Rokhmatul Hikmat, Rokhmatul Iin Kristanti iin kristanti iklimah, putri Indragiri, Suzana Indrini, Putri Kristanti, Iin Kristanti, Iin Kurniasih, Uun Kusumaning Ayu, Ratu Tsamarah Ladid, Rifki Fata Laili Nurjannah Laili Nurjannah Laili Nurjannah Yulistiyana Laili Nurjannah Yulistiyana Lilis Banowati Lilis Banowati Lilis Banowati Lilis Banowati Mahasih, Teki Mashuri Aji Wijaya Masrifah Masrifah Mei Marisha Mely Selviana Muslimin Muslimin Mutiah, Dewi Nararya Rundamintasih Novi Andreani Nuniek Tri Wahyuni Nur Arofah Nur Arofah, Nur Nurjannah Yulistiyana, Laili Nurjannah, Laili Puji Melati Putri Indrini Putri, Megi Melati Dwi Putri, Septya R. Nur Abdurakhman R. Nur Abdurakhman Rahma Muthia, Widya Reynalda Pooja Lestari Rohayani, Rohayani Setiawan, Septya Putri Shobihuddin, Syifa Hidayat Sirait, Healthy Seventina Siti Rodatul Jannah Sri Kushartati Sri Rizki Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sudar Sudar Sudrajat Sudrajat SUPRIATIN Supriatin Supriatin Supriatin Supriatin, Supriatin Susilawati, Desi sutarsih, cicih Suzana Indragiri Taswidi, Didi Thohir Thohir Tri Novita Tri Wahyuni, Nuniek Triyana Widianto Wahyuni, Nuniek Tri Wardah Nuroniyah Widianto, Triyana Wiwiet Indriyani Wulan Puspasari Yasinta Indah Widyaningsih Yoga Rizki Ramadhani Yulistiyana, Laili Nurjannah Yulistiyana, Laili Nurjannah Yusron Adi Utomo