Penelitian ini bertujuan untuk menggali efektivitas metode proyek sosial dalam aktivitas pembelajaran siswa kelas V Sekolah Dasar. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengungkap bagaimana metode proyek sosial dapat menjawab berbagai tantangan dalam pembelajaran konvensional, seperti minimnya keterlibatan siswa, rendahnya keterampilan kolaboratif, dan kurangnya konektivitas pembelajaran dengan kehidupan nyata. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan dalam kemampuan berpikir kritis, kerja sama tim, dan kepedulian sosial setelah terlibat dalam proyek sosial berbasis lingkungan dan komunitas sekolah. Temuan ini menegaskan pentingnya peran guru sebagai fasilitator dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan kontekstual