Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Tingkat Kejenuhan Belajar Dan Kecemasan Belajar Peserta Didik Pada Masa Pandemi Covid 19 Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga Dan Kesehatan Kelas Xi Di Smk Muhammadiyah 1 Padang Yusrina Tambunan; Syahrastani Syahrastani; Gusril Gusril; Damrah damrah
JURNAL STAMINA Vol 5 No 3 (2022): Jurnal Stamina Edisi Maret 2022
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The case in this research is about the chage of method in sport and health subject study in Pandemic, the education process should in practice in the field as almost with the own teacher’s control, and become almost material explanation dominantly about and add some task that makes boring an worrying to the students in studying. The research is made to see the rank of the student’s boring and worrying studying in pademic time for sport and health education subject in SMK Muhammadiyah 1 Padang. This research use quantitative-qualitative approachment (mixed methods) in sequential explanatory. The research population is Vocational High School (SMK) Muhammadiyah 1 Padang. At the beginning, the quantitative data is used here to collect the data, and then it uses qualitative. The tool for collecting data are questionair, interview, and document analyse. According to the result of stdent’s boring and worrying studying at the pandemi time on sport and health subject study, we can see that the level of the student’s boring feeling is the middle rank, by percentage 45,8%, and the worrying is also in the middle 45,8%.
Pengaruh Lokasi Sekolah dan Jenis Kelamin terhadap Kemampuan Fisik Adi Jaya Midado; Damrah Damrah; Syahrial Bakhtiar; Umar Umar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2156

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan dasar masih rendahnya kemampua fisik yang dimiliki oleh siswa SDN 107 dan 144. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik yang dimiliki oleh siswa SDN 107 dan SDN 144. Jumlah sampel sebanyak 172 orang yang didasarkan pada pertimbangan tertentu. Kemampuan fisik didapatkan dengan menggunakan sub-instrument TID, yaitu: standing broad jump, curl-ups, knee push-ups, endurance shuttle run, shuttle run, sit and reach dan shoulder flexibility. Data dianalisis menggunakan teknik analisis varian (ANAVA) dua jalur dengan rancangan faktorial 2x2. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan fisik antara siswa yang lokasi sekolahnya di kota dan siswa yang lokasi sekolahnya di pinggir kota dengan nilai Sig. 0.028 < 0,05. 2) Terdapat perbedaan kemampuan fisik antara siswa jenis kelamin laki-laki di kota dengan siswa laki-laki pinggiran kota dengan nilai Sig 0.048 < 0.05. 3) Terdapat perbedaan kemampuan fisik antara siswa jenis kelamin perempuan di kota dengan siswa perempuan pinggiran kota dengan nilai Sig 0.000 < 0.05. 4) Terdapat pengaruh interaksi jenis kelamin dan lokasi sekolah terhadap kemampuan fisik siswa dengan nilai sebesar 0.002 < 0.05. Besar harapan peneliti jika pada akhirnya pihak sekolah dapat turut serta merancang program yang dapat meningkatkan kemampuan kondisi fisik siswa.
Karakteristik Kemampuan Keseimbangan Siswa Sekolah Dasar, Umur, Jenis Kelamin, dan Lokasi Sekolah Maryadi Maryadi; Damrah Damrah; Syahrial Baktiar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik yang dimiliki oleh siswa SDN 107 dan SDN 144. Jenis penelitian ini adalah komparasi (perbandingan) dengan jumlah sampel sebanyak 172 orang yang didasarkan pada pertimbangan tertentu. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan keseimbangan antara siswa yang lokasi sekolahnya di kota dan siswa yang lokasi sekolahnya di pinggir kota, dengan nilai Sig 0.000 < 0.05 ditemukan bahwa siswa di SDN 107 memiliki koordinasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan SDN 144. 2) Terdapat perbedaan kemampuan keseimbangan antara siswa laki-laki dan perempuan, dengan nilai Sig 0.002 < 0.05 ditemukan bahwa siswa perempuan memiliki keseimbangan yang lebih baik jika dibandingkan dengan siswa laki-laki. 3) Terdapat perbedaan kemampuan keseimbangan antara siswa usia 7-9 tahun dan siswa 10-12 tahun, dengan nilai Sig 0.006 < 0.05 ditemukan bahwa siswa usia 10-12 tahun memiliki keseimbangan yang lebih baik jika dibandingkan dengan siswa usia 7-9 tahun.
Perbedaan Kemampuan Koordinasi Gerak, Umur, Jenis Kelamin dan Lokasi Sekolah Siswa Yudha Setia Nugraha; Damrah Damrah; Syahrial Bakhtiar
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2154

Abstract

Jenis penelitian ini adalah komparasi (perbandingan) dengan sampel sebanyak 172 orang. Data dianalisis menggunakan teknik analisis varian (ANAVA) dua jalur dengan rancangan faktorial 3x2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan koordinasi gerak antara siswa yang lokasi sekolahnya di kota dan siswa yang lokasi sekolahnya di pinggir kota, didapatkan nilai Sig 0.020 < 0.05. 2) Terdapat perbedaan kemampuan koordinasi gerak antara siswa umur 7-9 tahun di pusat kota dan pinggir kota” didapatkan nilai signifikansi antara siswa usia 7-9 tahun SDN 107 dan SDN 144 dengan nilai Sig 0.009 < 0.05. 3) Terdapat perbedaan kemampuan koordinasi gerak antara siswa umur 10-12 tahun di pusat kota dan pinggir kota” didapatkan nilai signifikansi antara siswa usia 10-12 tahun SDN 107 dan SDN 144 dengan nilai Sig 0.005 < 0.05. 4) Terdapat perbedaan kemampuan gerak antara siswa jenis kelamin laki-laki di pusat kota dan pinggir kota” didapatkan nilai signifikansi antara SDN 144 dan SDN 107 dengan nilai Sig 0.009 < 0.05. 5) Tidak terdapat perbedaan kemampuan gerak antara siswa jenis kelamin perempuan di pusat kota dan pinggir kota” didapatkan nilai signifikansi antara SDN 107 dan SDN 144 dengan nilai Sig 0.998 > 0.05.
Pengaruh Kebugaran Jasmani, Status Gizi, dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar PJOK Zul Idham; Hendri Neldi; Anton Komaini; Tjung Hauw Sin; Damrah Damrah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kebugaran jasmani, status gizi, dan motivasi belajar terhadap hasil belajar PJOK di SD Islam Terpadu Fathur Rahman Tembilahan. Jenis penelitian yaitu kuantitatif mengunakan disain penelitian korelasi dengan metode asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 56 orang.Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, yaitu seluruh populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Untuk mengukur data kebugaran jasmani menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI), status gizi menggunakan Tes Indek Masa Tubuh (IMT), motivasi belajar dengan mengunakan angket, dan hasil belajar menggunakan nilai raport siswa. Data dianalisis dengan analisis jalur (Paht Analysis). Hasil dalam penelitian ini yaitu (1) Terdapat pengaruh langsung antara kesegaran jasmani terhadap hasil belajar sebesar 7,2%, (2) Terdapat pengaruh langsung antara status gizi terhadap hasil belajar sebesar 9,7%, (3) Terdapat pengaruh langsung antara motivasi belajar terhadap hasil belajar sebesar 7,2%, (4) Tidak terdapat pengaruh langsung antara kesegaran jasmani terhadap status gizi, (5) Terdapat pengaruh tidak langsung antara kesegaran jasmani terhadap hasil belajar melalui motivasi belajar sebesar 5,4%, (6) Terdapat pengaruh tidak langsung antara status gizi terhadap hasil belajar melalui motivasi belajar sebesar 2,9%.
Evaluasi pelaksanaan pemusatan latihan atletik Damrah Damrah; Pitnawati Pitnawati; Jayanti Nanda Fitri; Erianti Erianti; Yuni Astuti
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2021): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v10i1.12887

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi program pelatihan atlet atletik Sumatera Barat. Penelitian ini adalah penelitian evaluasi program dengan metode CIPP (Context, Input, Process, Product). Instrumen yang digunakan adalah  observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis secara triangulasi dari instrumen dan sumber data yang digunakan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Tujuan dari program latihan atlet atletik yang telah disusun oleh pelatih bersama atlet, perlu disesuaikan dengan visi dan misi cabang atletik Sumatera Barat, (2) Dalam rangka menunjang program latihan yang efektif untuk mencapai prestasi nasional dan internasional, maka diperlukan sarana dan prasarana yang memadai, terutama terkait dengan kualitas lapangan dari dasar tanah ke bentuk sintetis. (3) Selama persiapan, pelaksanaan dan evaluasi latihan di perlukan pengawasan yang melekat dari pelatih, pengurus dan orang tua atlet dan atlet sendiri, agar tidak terjadi kesalahan dan perbedaan yang dapat mengakibatkan prestasi atlet terganggu. (4) terdapat penurunan prestasi dan semangat atlet. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan program latihan  atletik Sumatera Barat diperlukan perbaikan di seluruh lini baik secara konteks, input, proses, maupun produk.
KONTRIBUSI KEMAMPUAN LEMPARAN BOLA MEDICINE DAN KELENTUKAN TERHADAP SERVIS ATAS PEMAIN BOLAVOLI PUTRI CLUB PAGAR KOTA SOLOK Fahmil Haris; Yuni Astuti; Erianti; Damrah; Rosmawati
Jurnal Penjaskesrek Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v7i2.1112

Abstract

The problem in this study is the low service skills of Club Pagar volleyball players. This study aims to look at the relationship and the amount of contribution between the ability of the medicine throwing ball and the flexibility both by themselves and together towards the service of the female volleyball player at the Club Pagar Solok City. This research belongs to the type of correlational research. The population of this study were all 15 female volleyball club players. Samples were taken by total sampling technique. The research instrument used is top service to measure service accuracy. The data analysis technique uses product moment correlation analysis. The findings of this study show: (1) there is a significant relationship between the ability of medicine throwing with service, r0,56> r0,514 α 0,05 with a contribution of 31,36%; (2) there is no significant relationship between flexibility and service, r0.45> r0,514 α 0.05 with a contribution of only 20.25%; (3) there is a significant relationship between medicine ball's throwing ability and joint flexibility towards the top service, R 0.90 with Fcount> F table α 0.05 with a contribution of 81%. Abstrak Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya keterampilan servis atas pemain bolavoli Club Pagar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan dan besarnya kontribusi antara kemampuan lemparan bola medicine dan kelentukan baik ecara sendiri maupun secara bersama-sama terhadap servis atas pemain bolavoli putri Club Pagar Kota Solok. Penelitian ini tergolong kepada jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah semua pemain bolavoli putri Club Pagar yang berjumlah 15 orang. Sampel diambil dengan teknik total sampling. Instrument penelitian yang digunakan servis atas untuk mengukur ketepatanservis. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi product moment.Temuan penelitian ini menunjukkan: (1) terdapat hubungan yang berarti anara kemampuan lemparan bola medicine dengan servis atas, r0,56 > r0,514 α 0,05 dengan kontribusi sebesar 31,36%; (2) tidak terdapat hubungan yang berarti antara kelentukan dengan servis atas, r0,45 > r0,514 α 0,05 dengan kontribusi hanya 20,25%; (3) terdapat hubungan yang berarti antara kemampuan lemparan bola medicine dan kelentukan secara bersama-sama terhadap servis atas, R 0,90 dengan Fhitung > Ftabel α 0,05 dengan kontribusi sebesar 81%. Kata Kunci: Kemampuan Servis atas, Lemparan Bola medicine, Kelentukkan
KINERJA GURU PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI MASA NEW NORMAL COVID 19 Suci Anita; Damrah Damrah
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 11, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v11i2.859

Abstract

Berdasakan penagamatan di SMPN Padang Utara Kota Padang dimasa new normal ini, terlihat bahwa kinerja guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dilihat dari perencanaan pembelajaran dimasa new normal, pelaksanaan pembelajaran dimasa new normal dan evaluasi pembelajaran dimasa new normal.Jenis penelitian ini adalah penelitian gabungan (Mixed Method), langkah pertama dalam penelitian ini dengan metode kuantitatif sedangkan langkah kedua dengan menggunakan kualitatif. Dalam penelitian ini pengambilan informasi penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik dari proses pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan trianggulasi.Hasil penelitian ini menunjukkan, dilihat dari perencanaan pembelajaran dimasa new normal sebesar (28,57%) kategori tidak baik. Untuk kategori cukup senilai (28,57%). Untuk kategori baik senilai (28,57%), untuk kategori sangat baik senilai (0,00%). pelaksanaan pembelajaran dimasa new normal sebesar (0,00%) kategori tidak baik. Untuk kategori cukup senilai (42,86%). Untuk kategori baik senilai (42,86%), untuk kategori sangat baik senilai (0,00%) evaluasi/penilaian pembelajaran dimasa new normal sebesar (28,57%) kategori tidak baik. Untuk kategori cukup senilai (42,85%). Untuk kategori baik senilai (14,29%), untuk kategori sangat baik senilai (0,00%). Sedangkan hasil kualitatif dari wawancara yang dilakukan kepada guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di SMPN Padang Utara Kota Padang dinyatakan bahwa perencanaan pembelajaran guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan cukup baik, untuk pelaksanaan pembelajaran dimasa new normal dapat dikategorikan kurang baik, untuk evaluasi/penilaian pembelajaran dimasa new normal dikatakan kurang baik.
The Influence of Pedagogic and Professional Competencies on the Performance of Physical Education Teachers of Elementary Schools in Padang Masrun Masrun; Damrah Damrah
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 6 No 2 (2022): JUNI (ACCREDITED SINTA 3)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v6i2.21711

Abstract

The goals of this research was to analyze the Influence of pedagogic and professional competencies, and its effect on the performance of the Physical Education teacher of the Elementary School level in Padang, West Sumatra. This study applies the causal associative method, and uses  54 samples. The data collection techniques  using tests and questionnaires. The data is processed by using the IBM SPSS software application. The result of this research shows  that from 54 physical education teachers who have competence in the poor category, 63.45%, consisting of pedagogic competence 64.87% is in the less category, and 64.43% professional competence is in the less category. For male teachers, pedagogic and professional competencies are correlated with teacher performance. The data also shows that there are differences in the relationship and influence between the pedagogic and professional teachers of male and female teachers. Based on the analysis, we could make the conclusion that the pedagogical and professional components are the main factors regarding the success of the performance of physical education teachers  at the elementary school level in the city of Padang, West Sumatera.
Evaluasi Program Kepramukaan di Gugus Depan Sekolah Menengah Atas Se Kecamatan Kuranji Kota Padang Teddy Gunawan Kaisar; Damrah Damrah
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.284 KB) | DOI: 10.58344/jii.v1i2.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tujuan program kepramukan; (2) kualifikasi latar belakang Pembina dan kesesauaian sarana prasarana (3) proses pelaksanaan pembelajran kepramukaan, dan (4) prestasi peserta didik atau anggota pramuka serta pembina di SMA Sekecamatan Kuranj. Penelitian ini adalah evaluasi model CIPP untuk mengetahui program Kepramukan di Kecamatan Kuranji Kota Padang. Peneitian ini di laksanakan di SMA Sekecamatan Kuranji. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, Pembina Pramuka,Pembantu Pembina,Anggota Pramuka. Pengumpulan data dilakukan dengan Dokumentasi, Observasi, dan Wawancara. Data analisis deskriptif dikumpulkan dianalisis dengan teknik deskriptif, kualitatif. Hasil penelitian menunjukan evaluasi Context, materi pembelajaran yang digunakan telah sama dengan AD dan ART Pramuka, ada beberapa materi tidak tersampaikan; Input menunjukan latar belakang Pembina sesuai dengan kualifikasi Pembina pramuka sesuai dengan AD dan ART Pramuka, sedangkan kesesuai sarana prasarana kepramukaan menunjukan tingkat keberagaman yang berbeda beda di setiap sekolah yang berada di Kecamatan Kuranji baik yang sarana nya memadai maupun sarana prasarana nya yang sangat kurang. Simpulan dari penelitian ini yaitu bahwa secara umum program kepramukan di SMA Sekecamatan Kuranji telah berpedoman pada AD dan ART kepramukaan dan mengarah kepada UU No 12 Tahun 2010, yang di sesuaikan dengan standar nasional Gerakan Kepramukan serta permendikbud RI No 63 Tahun 2014. Aspek yang masih kurang sesuai atau belum mencapai standar yaitu kesesuain materi yang disampaikan, sarana dan prasarana kepramukaan serta pelaksanaan pembelajaran program kepramukaan.