Claim Missing Document
Check
Articles

Validitas Lembar Kerja Peserta Didik Terintegrasi Sikap Peduli Lingkungan Berbasis Problem Based Learning pada Materi Perubahan Lingkungan untuk Melatihkan Keterampilan Pemecahan Masalah Kelas X SMA Ahmad Rizal Fadhil; Sunu Kuntjoro
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n2.p326-334

Abstract

Abstrak Keterampilan pemecahan masalah termasuk salah satu keterampilan yang sangat berpengaruh pada kehidupan sehari-hari peserta didik, terutama untuk menyelesaikan problematika yang sering mereka dihadapi dan sudah menjadi bagian dalam kehidupannya. Selain keterampilan penyelesaian masalah, sikap peduli lingkungan juga dinilai perlu dikembangkan oleh peserta didik. Salah satu topik materi pada mata pelajaran biologi khususnya kelas 10 SMA yang sesuai untuk menunjang aktivitas pembelajaran dalam melatihkan keterampilan pemecahan masalah maupun sikap peduli lingkungan peserta didik adalah materi perubahan lingkungan. Materi perubahan lingkungan dianggap sangat penting untuk diajarkan agar peserta didik mampu menyelesaikan suatu permasalahan di lingkungan sekitar mereka dengan gagasan-gagasan solutif yang mereka kembangkan, sehingga pemilihan materi perubahan lingkungan dianggap relevan untuk diaplikasikan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Salah satu upaya dalam melatihkan keterampilan pemecahan masalah pada peserta didik maka diperlukan bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang difungsikan sebagai media guna mewujudkan ketercapaian tujuan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan LKPD terintegrasi sikap peduli lingkungan berbasis Problem Based Learning, pada materi perubahan lingkungan untuk melatihkan keterampilan pemecahan masalah yang valid. Penggunaan model pengembangan 4D (Four D Models) dipilih dan diterapkan pada penelitian ini namun hanya dibatasi sampai tahap pengembangan (develope) tanpa tahap penyebaran (disseminate) dengan metode validasi sebagai teknik dalam pengumpulan data. Berdasarkan hasil validasi yang telah dilakukan oleh validator yang merupakan pakar pendidikan dan pakar ekologi, serta guru biologi SMA, diketahui bahwa validitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi perubahan lingkungan untuk melatihkan keterampilan pemecahan masalah yang telah dikembangkan termasuk dalam kategori sangat valid dengan tingkat kelayakan sebesar 92,47%. Kata Kunci: Keterampilan pemecahan masalah, sikap peduli lingkungan, Problem Based Learning (PBL), Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Abstract Problem solving skills are one of the skills that were very influential in the daily lives of students, especially to solve problems that they often face and have become a part of their lives. In addition to problem-solving skills, environmental care attitudes was also deemed to be developed by students. One of the material topics in biology subjects, especially in grade 10 high school that were suitable to support learning activities in practicing problem solving-skills and environmental care for students was environmental change material. Environmental change material was considered very important to be taught so that students were able to solve a problem in their environment with the solution ideas they develop, so that the selection of environmental change material is considered relevant to be applied using the Problem Based Learning (PBL) model. One of the efforts to practice problem-solving skills for students, it was necessary to have teaching materials in the form of Student Worksheets (LKPD) which function as a medium to realize the achievement of learning objectives. The purpose of this research was to produce LKPD integrated environmental care based on Problem Based Learning, on environmental change material to practice valid problem-solving skills with the validation method as a technique in data collection. The used of the 4D development model has chosen and applied for this research but only limited to the develope stage without dessiminate stage. Based on the results of the validation that has been carried out by validators who are education experts and ecologists, as well as high school biology teachers, it was known that the validity of Problem Based Learning (PBL) -based Student Worksheets (PBL) on environmental change material to practice problem-solving skills that have been developed included in the very valid category with a feasibility level of 92.47%. Keywords: Problem solving skills, environmental care, Problem Based Learning (PBL), Student Worksheets.
The Development of Electronic-Worksheets (E-Worksheets) with Sub-Materials of Waste Recycling based on Ecopreneurship to Train Entrepreneurship Interest of Students Mochammad Yuda Saifuddin; Sunu Kuntjoro
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n2.p418-426

Abstract

Abstract The 2013 curriculum requires students with productive, innovative, and creative traits that have a positive contribution to social life, for instance by creating graduates who have an entrepreneurial interest to be an ecopreneur. To be able to fulfill these demands, school life-learning is needed, which is supported by decent and appropriate teaching materials in order to increase the entrepreneurial interest of students. The research aims to produce teaching materials in the form of Electronic-Worksheets (E-Worksheets) waste recycling ecopreneurship to instruct students' entrepreneurial interest which is theoretically and empirically feasible in accordance with the requirements of the 2013 curriculum and 21st century learning using the 4D method. (define, design, develop, disseminate) without doing the disseminate stage. Theoretical feasibility is obtained from the validation results, while empirical feasibility is obtained from the results of the teacher response questionnaire. E-worksheets ecopreneurship waste recycling is declared very feasible theoretically with an average value of 3.66 and empirical with an average value of 98%. Keywords: E-worksheets, Entepreneurship, Ecopreneurship, Entrepreneurial Interests, Waste recycling
Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik Berbasis Concept Attainment Model Subpokok Bahasan Filum Echinodermata untuk Melatihkan Pemahaman Konsep Siswa Zahrotul Laili Mahbubah; Sunu Kuntjoro; Ulfi Faizah
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p588-596

Abstract

Abstrak Pemahaman konsep adalah kemampuan dalam menguasai pengertian, memberikan interpretasi serta mengetahui sesuatu untuk dapat dilihat dari berbagai segi. Pemahaman konsep peserta didik dapat diajarkan melalui Concept Attainment Model (CAM). Model pembelajaran CAM dalam penerapannya dapat dibantu melalui sumber belajar Lembar Kegiatan Peserta Didik. Penelitian ini bertujuan menghasilkan LKPD berbasis CAM subpokok bahasan Filum Echinodermata untuk melatihkan pemahaman konsep peserta didik yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan, dan keefektifan. LKPD tersebut menggunakan desain penelitian model 4-D yang terdiri atas tahap Define, Design, Develop, dan Dessiminate, namun tahap akhir tidak dilakukan. Uji coba dilakukan pada 16 peserta didik kelas XI MIA 3 SMA Negeri 1 Ngimbang. Berdasarkan hasil validasi para ahli terhadap kelayakan isi, bahasa, penyajian serta karakteristik CAM menunjukkan bahwa LKPD dikatakan sangat valid dengan skor sebesar 3.86%. Hasil pengamatan aktivitas peserta didik dikatakan sangat praktis dengan skor sebesar 86.72%. Berdasarkan respons peserta didik memperoleh skor rata-rata 96.50% dengan kategori sangat efektif. Selain itu, Keefektifan LKPD berdasarkan hasil belajar yang ditinjau dari nilai pre-test dan post-test mendapatkan skor dengan kategori tinggi. Tes pemahaman konsep peserta didik mendapatkan skor rata-rata pada saat pre-test adalah 48.6% dan skor rata-rata post-test adalah 82.7%. Kata kunci : Concept Attainment Model, Pengembangan, Echinodermata
Pengembangan Lembar Kegiatan Peserta Didik Elektronik (E-LKPD) Berbasis Guided Inquiry pada Materi Perubahan Lingkungan untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMA Putri Nur Ikhwani; Sunu Kuntjoro
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v10n3.p597-604

Abstract

Berpikir kritis adalah salah satu tuntutan pembelajaran dari beberapa keterampilan pada abad 21. Model pembelajaran dan materi yang cocok untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis adalah guided inquiry dan materi perubahan lingkungan. Materi perubahan lingkungan tidak cukup di ajarkan secara teoritif saja melainkan perlu melakukan pembelajaran secara aplikatif dengan praktikum untuk itu dibutuhkan LKPD sebagai panduan dalam proses pembelajaran. Dalam menyambut digitalisasi bahan ajar di era industri 4.0 ini perlu dilakukan perubahan dari LKPD biasa menjadi bentuk elektronik atau E-LKPD. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKPD guided inquiry pada materi perubahan lingkungan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa yang layak secara teoritis dan empiris. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Diseminate), tanpa tahap diseminate. Kelayakan secara teoritis diperoleh dari hasil validasi ahli (yaitu ahli pendidikan dan ahli materi) dan guru biologi SMA ditinjau dari komponen isi, penyajian, dan kebahasaan. Kelayakan secara empiris didapatkan dari tiga respon guru sebagai praktisi dari instansi yang berbeda. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan mengumpulkan data menggunakan metode validasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD dinyatakan layak secara teoritis dengan skor validitas sebesar 3.69 dengan interpretasi sangat valid dan dinyatakan layak secara empiris dengan respon positif guru sebesar 97% dengan interpretasi sangat layak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa E-LKPD guided inquiry pada materi perubahan lingkungan untuk melatihkan ketrampilan berpikir kritis siswa dinyatakan layak secara teoritis dan empiris untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Kata Kunci: E-LKPD, guided inquiry, keterampilan berpikir kritis, perubahan lingkungan
Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa Berbasis Scientific Approach untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Ekosistem Kelas X SMA Silfia Mega Wati; Sunu Kuntjoro
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n2.p341-348

Abstract

Pendekatan saintifik atau scientific approach merupakan pembelajaran yang dirancang agar peserta didik secara aktif mengkonstruksi konsep, hukum atau prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati kejadian, mengidentifikasi, menemukan masalah ataau merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan berbagai teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengkomunikasikan konsep, hukum atau prinsip yang telah ditemukan. Hasil penelitian terhadap validitas secara teoritis dan empiris, maka dapat disimpulkan bahwa LKS melalui model pembelajaran berbasis scientific approach untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi ekosistem yang dikembangkan dinyatakan sangat valid, dengan rata-rata skor validitas sebesar 3,72 dan skor validator sebesar 3,64.Berdasarkan penilaian dari validator tersebut maka diperoleh rata-rata total penilaian secara keseluruhan yaitu 3.84, yang menunjukkan bahwa Tes Hasil Belajar berada pada kategori sangat valid karena berada pada interval p > 80. hasil persentase respon peserta didik sebesar 23,04 dengan rata-rata akhir yaitu 2.95, sehingga diperoleh kriteria penilaian yaitu positif karena hasil rata-rataakhir berada pada interval 2,5 ≤ Xi < 3,5. Hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan dengan perolehan N-gain sebesar 0,84 yang dikategorikan tinggi.Persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 92%. Hasil belajar siswa diperoleh dari hasil tes belajar siswa yang diberikan kepada siswa yang berupa lembar (pre-test). Hasil uji fre-test diperoleh tingkat ketuntasan mencapai 30%, hasil postest mencapai 90 %. hasil ketuntasan indikator pre-test sebesar75% dengan kategori kurang tuntas. Sedangkan, pada hasil post-test hasil ketuntasan (100%) indikator lebih tinggi dibandingkan pada hasil pre-test.
Pengembangan E-LKPD Perubahan Lingkungan Berbasis Science Literacy untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas X SMA Ifa Nur Hidayah; Sunu Kuntjoro
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v11n2.p384-393

Abstract

Keterampilan 4C (critical thinking, collaborative, creativity, and communication) menjadi tuntutan untukmenghadapi peningkatan sistem digitalisasi di era revolusi industri 4.0, dimana dapat dicapai melalui ELKPD “perubahan lingkungan” berbasis science literacy yang memuat kompetensi science literacy dandiselaraskan dengan indikator berpikir kritis. Materi perubahan lingkungan merupakan fenomena faktualyang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat berkesinambungan pada pembelajaran aplikatifberbasis science literacy. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKPD yangvalid, praktis, dan efektif dalam melatihkan keterampilan berpikir kritis. Pengembangan E-LKPDmengunakan 4D Models (define, design, development, disseminate) tanpa disseminate. Pengumpulan datamenggunakan metode validasi, observasi, dan angket. E-LKPD diuji cobakan secara terbatas pada 20peserta didik kelas X SMAN 1 Kota Mojokerto. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptifkuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi E-LKPD sebesar 97,22% (sangat valid),kepraktisan E-LKPD sebesar 98,77% (sangat praktis), keefektifan E-LKPD didapatkan dari ketuntasanhasil belajar sebesar 93,18% (sangat baik), keterampilan berpikir kritis sebesar 93,58% (sangat baik),serta respon positif guru biologi dan peserta didik sebesar 96,67% (sangat efektif). Dengan demikian, ELKPD “perubahan lingkungan” berbasis science literacy telah dinyatakan valid, praktis, dan efektifsehingga layak untuk digunakan dalam proses belajar-mengajar.Kata Kunci: e-LKPD, perubahan lingkungan, science literacy, keterampilan berpikir kritis.
Keanekaragaman dan Kelimpahan Jenis Burung di Kawasan Cagar Alam Besowo Gadungan dan sekitarnya Kabupaten Kediri Jawa Timur Eka Yosida Wulandari; Sunu Kuntjoro
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrba.v1n1.p18-25

Abstract

Cagar Alam Besowo Gadungan yang terletak di Kabupaten Kediri merupakan salah satu dari delapan belas wilayah cagar alam yang ada di provinsi Jawa Timur. Cagar alam ini termasuk dalam kawasan konservasi dengan tipe ekosistem hutan hujan tropis daratan rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi tingkat keanekaragaman, menganalisis kelimpahan jenis burung dan mengevaluasi daya dukung lingkungan di kawasan Cagar Alam Besowo Gadungan dan sekitarnya. Metode yang digunakan adalah jalur transek dengan menentukan lima stasiun pengamatan. Pengambilan data dilakukan enam kali pada bulan Maret 2018 serta dua kali pengamatan yaitu pagi dan sore pukul 07.00-10.00 WIB dan 14.00-17.00 WIB. Burung yang dijumpai diidenitifikasi berdasarkan ciri morfologi dan jumlah. Berdasarkan ciri dan jumlah akan dihitung menggunakan indeks keanekragaman Shannon-Wienner dan kelimpahan relatif. Hasil penelitian menunjukkan kawasan Cagar Alam Besowo Gadungan terdapat 38 jenis burung dengan indeks keanekeragaman 2,64 kategori sedang. Jenis yang paling melimpah adalah Collocalia linchi (38,20%), Pycnonotus aurigaster (10,11%) dan Pericrocotus cinnamomeus (5,62%). Vegetasi yang mendukung keberadaan burung pada kawasan ini adalah Albizia chinensis, Aleurites moluccanus, Alstonia scholaris, Altingia excelsa, Coffea arabica, Hopea odorata, Ficus annulata, Ficus benjamina dan Pinus merkusii. Faktor fisik yang mendukung kehadiran burung pada pagi hari hingga sore hari suhu rata-rata 25,9-28,9ºC; kecerahan sebesar 1833,77-2279,68 Lux dan kelembaban udara 56,23-60,97%.
Training Students Attitudes in Environmental Science Course Through Lesson Study Fida Rahmadiarti; Sunu Kuntjoro; Widowati Budijastuti
Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrba.v1n1.p40-46

Abstract

The core competences of Environmental Sciences are to communicate and to understand the concepts of natural resources and environment, to solve related problems, and to have an environmental awareness. An effective effort is needed to train the environmental awareness. The purposes of this research were to evaluate how to train the attitudes of biology education study program students in the second semester who were taking the environment knowledge lecture. This research was quantitative and qualitative interpretation research by observing the learning process of Biology education students through lesson study. The research stages consisted of plan, do, and see in two cycles. The collected data included the results of observation on the learning process by the observer, the lecturers assessment related to the skills and attitudes during the learning process, and the students self-assessment on their attitudes. The data were analyzed descriptively. The research revealed that the students learned actively, they cooperated within groups, the class cleanliness was an indicator of attitude to environmental awareness because the lecturers always reminded the students related to the indicators of keeping the environment clean and treating garbage, the learning resources used challenged the students to work and discuss. The students attitudes towards environmental awareness are categorized as good-very good, the results of the lecturers assessment of the attitudes are categorized as good, and results of the students presentation skills are categorized as good-very good.
Penyerapan Pb dalam Daging Kupang Putih (Potamocorbula faba) dengan Pemberian Kitosan dari Cangkang Kupang Putih Arina Mana Sikana; Sunu Kuntjoro; Reni Ambarwati
Sains dan Matematika Vol. 5 No. 1 (2016): Oktober, Sains & Matematika
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kupang putih (Potamocorbula faba) dikenal sebagai produk perikanan yang potensial, tetapi juga berbahaya karena terkontaminasi oleh Pb. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perlakuan konsentrasi dan waktu perendaman kitosan untuk menurunkan kadar Pb dalam daging kupang putih serta untuk menentukan kombinasi perlakuan terbaik dalam menurunkan kandungan Pb dalam daging kupang putih. Kitosan yang digunakan dalam penelitian ini adalah optimalisasi kitin hasil transformasi cangkang kupang dengan derajat deasetilasi 70,21%. Sampel kupang diambil dari muara sungai Kepetingan, Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan dua faktor, yaitu konsentrasi (0%, 1,5%, 2,0%, dan 2,5%) dan waktu perendaman (30, 60, dan 90 menit). Kadar Pb dianalisis dengan menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectrometry). Pengaruh konsentrasi dan waktu perendaman terhadap kandungan Pb dalam daging kupang putih dianalisis dengan ANOVA dua arah dan dilanjutkan dengan uji LSD untuk menentukan pengobatan kombinasi terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi dan waktu perendaman berpengaruh signifikan terhadap kandungan Pb di kupang putih. Kombinasi perlakuan kitosan yang dioptimalkan pada konsentrasi 2,0% dengan waktu perendaman 60 menit memberikan pengurangan Pb yang optimal, sebesar 94,53%. White Kupang (Potamocorbula faba) is known as potential fishery products, but on the other hand It is also dangerous because It's contaminated by Pb. This research aimed to describe the treatment effect of concentration and immersion time of chitosan to decrease the content of Pb in the white kupang's flesh as well as to define the best treatment combination in decreasing the content of Pb in the white kupang's flesh. The chitosan used in this research was optimized chitin resulted from the transformation of kupang shell with the degree of deacetylation 70.21%. The samples of kupang were taken from the estuary of the river Kepetingan, Sidoarjo. This research used completely randomized design with two factors treatment items, namely concentration (0%, 1.5%, 2.0%, and 2.5%) and immersion time (30, 60, and 90 minutes). The content of Pb was analyzed by using AAS (Atomic Absorption Spectrometry) method. The influence of concentration and immersion time to the content of Pb in the white kupangs flesh was Analyzed by two-way ANOVA and Followed by LSD test to determine the best combination treatment. The results showed that the concentration and immersion time significantly affected on the content of Pb in white kupang. The combined treatment of optimized-chitosan at concentration of 2.0% with immersion time of 60 minutes gave the optimal reduction of Pb, amounting to 94.53%.
The Effect of Teachers' Role in Learning on the Learning Outcomes of High School Students Khairil Hadi; Dazrullisa Dazrullisa; Endang Susantini; Sunu Kuntjoro
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 3, No 4 (2020): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v3i4.1287

Abstract

The teacher influences the success of the learning process. Therefore, teachers need to have the ability and carry out the learning process as a learning agent as mandated by Law No. 14 of 2005. This study aims to determine the effect of the Role of the teacher as a learning agent on the learning interest of high school students. This research was conducted in SMA Negeri Aceh Barat and Nagan Rayadas, totaling 20 schools. The research sample in this study was 400 high school classes X students. Sampling was done using random sampling. The instrument used in this study consisted of a teacher questionnaire as a learning agent and a student interest questionnaire. Data analysis techniques used a simple regression test in order to determine the effect of the teacher's role as a learning agent on student learning interest. Before the simple regression test was carried out, the researcher carried out the prerequisite test, namely the data normality test and the data homogeneity test. The results showed that (1) The Role of the teacher as a learning agent was in good criteria with an average percentage of 70.8%., (2) Student interest in learning was in good criteria with an average percentage of 72.8%., and (3) The effect of the teacher's Role as a learning agent on student interest in learning is 20%.
Co-Authors Ahmad Rizal Fadhil Ali, Marlina Alima, Rafida Hani Ambarwati, Reni Anelly Rohmani Anggy Ayu Maharrany Anindya Primadayuning Putri Ardhia Permatasari Ardhita Filja Nurismawati Arifin, Mustamil Arina Mana Sikana Binti Neng Tutiul Qoni'ah Cindi Evang Elista David Bagus Prasetyo Dazrullisa Dazrullisa Dewi, Lailia Kurniawati Diah Dwi Firnanda Diyah Nur Rahmawati Dwi Anggorowati Rahayu Dwi Ernawati Dwi Ernawati Dwi Iriyani Dwi Wahyu Agustina Dyah Puspita Sari Eka Yosida Wulandari Elista, Cindi Evang Elita Rahmawati Endang Susantini ENDANG SUSANTINI Erlin Permana Windiastuti Ervan Johan W., Ervan Ervan Johan Wicaksana Fadhil, Ahmad Rizal Faizah, Ulfi Fida Rachmadiarti Fida Rahmadiarti Fitriyana, Rizka Nur Gusti Ayu Rai Tirta Hanna, Tafty Herlina Fitrihidajati Holyness Nurdin Singadimedja Ifa Nur Hidayah Ikhwani, Putri Nur Ilvi Laili Kamilahrohmawati Kamilahrohmawati Kamilahrohmawati, Kamilahrohmawati Khairil Hadi Kharismanda, Kurnia khusnul khotimah Kurnia Dini, Maulidha Kurnia Kurnia Kharismanda Lette, Mardiana Mahanani Tri Asri Maharani, Vania Mahbubah, Zahrotul Laili Mardiana Lette MARGALITA, SHELLA Maulidatul Kurnia Pratiwi Moch. Yogi Pratama Mochammad Yuda Saifuddin MOHAMMAD BUDIYANTO Muhlas Muhlas Muhlas Muhlas, Muhlas Mustamil Arifin Nadi Suprapto Nadya Salsabela Novita Kartika Indah Oxi, Rizki Yulia P., Rahmawati Nur Sandi E. T. Permatasari, Ardhia Prabowo Prabowo Prabowo Prabowo Purwanti, Winda May Putri Nanda Agustin Putri Nur Ikhwani Rahmadiarti, Fida Rahmawati Nur Sandi E. T. P. Rahmawati, Elita Reni Ambarwati Reni Ambarwati Riyanto, Nindya Anggraeni Saifuddin, Mochammad Yuda Saputra, Setiawan Sari, Dyah Puspita Setiawan Saputra Sholihah, Aida Fitri Hidayatus Sikana, Arina Mana Silfia Mega Wati Susantini*, Endang Suyono Suyono Suyono Suyono TARZAN PURNOMO Tirta, Gusti Ayu Rai Titin Sunarti Tjandrakirana Tjandrakirana Tjandrakirana Tjandrakirana Tukiran Tyas, Annisa Wahyuning Ulfi Faizah Ulfi Faizah Widia Lestari WIDOWATI BUDIJASTUTI Winarsih Winarsih Winda May Purwanti Windiastuti, Erlin Permana Wulandari, Eka Yosida Wulansari, Diana Fitri Yuliani Yuliani Zahrotul Laili Mahbubah