Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Lactobacillus Reuteri DSM 17938 in Infantile Colic: A Systematic Review and Meta-Analysis Burhannudin Ichsan; Nining Lestari; Sulistyani
Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Vol. 6 No. 3 (2022): Bioscientia Medicina: Journal of Biomedicine & Translational Research
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/bsm.v6i3.457

Abstract

Background. Infantile colic, defined as paroxysmal, excessive, and consolable crying without an identifiable cause. It is common in the first 3 months of life. There have been many RCT studies conducted. A systematic synthesis is required to summarize the results of these RCTs. This study was aimed to systematically analyze the benefits of Lactobacillus reuteri DSM 17938 for infantile colic. Methods. This systematic review and meta-analysis used keywords: (“infantile colic” OR “abdominal cramps” OR “abdominal cramp” OR “infant colic”) AND “lactobacillus reuteri” AND (placebo OR placebos) AND (“randomized controlled trial” OR RCT). The databases used were: pubmed, science direct, and google scholar. Meta-analysis was conducted to combine the articles. The eligibility criteria were: patient with infantile colic, intervention with L. reuteri DSM 17938, control was placebo, RCT study design, outcome with dichotomous scale, all races, all ethnicities, all countries, all genders, in English, and not limited by year. Results. The search resulted in 800 articles. After reducing duplication, the number of articles was 747. Screening with titles and abstracts resulted in 13 full teks articles. Six articles fitted the eligibility criteria. The results of the meta-analysis were as follows. The forest plot showed that the combined effect of the six articles showed an RR of 0.47 and was statistically significant (p <0.001). Conclusion. Based on the results of this meta-analysis, L. reuteri DSM 17938 is recommended for infants with infantile colic. There were no significant side effects with the use of L. reuteri DSM 17938 on infantile colic.
Efikasi Diri Dan Tingkat Pendidikan Mempengaruhi Kepatuhan Pengobatan Pasien Tuberkulosis Pintakasari Widyaningtyas; Anika Candrasari; Safari Wahyu Jatmiko; Nining Lestari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.425 KB)

Abstract

Penyakit tuberkulosis merupakan penyakit yang sudah sangat umum dan menjadi masalah baik di dunia maupun di Indonesia. Berdasarkan hasil laporan dari World Health Organization (WHO) diperkirakan terdapat 1,4 juta masyarakat dunia terjangkit penyakit tuberkulosis pada tahun 2016. 1,4 juta diantaranya meninggal dunia. Laporan terbaru menyatakan terdapat setidaknya sekitar 6 juta masyarakat menderita penyakit tuberkulosis. Mengetahui ada tidaknya hubungan antara efikasi diri dan tingkat pendidikan dengan kepatuhan pengobatan pasien tuberkulosis. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua pasien dewasa tuberkulosis yang aktif berobat di BBKPM Surakarta pada tahun 2019 dengan sampel 50 responden dengan teknik kuota sampling. Analisis bivariat menggunakan uji chi square dan multivariat menggunakan regresi logistik. Ada hubungan yang signifikan antara efikasi diri (p=0,027) dan tingkat pendidikan (P=0,001) dengan kepatuhan pengobatan pasien tuberculosis. Dengan yang paling berpengaruh adalah tingkat pendidikan (OR= 11,323) lalu kemudian efikasi diri (OR= 5,247). Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara efikasi diri dan tingkat pendidikan dengan kepatuhan pengobatan pasien dengan tingkat pendidikan yang paling berpengaruh. Faktor efikasi diri dan tingkat pendididkan berpengaruh secara bermakna terhadap kepatuhan pengobatan pasien tuberculosis. Tingkat faktor risiko kepatuhan pengobatan pasien tuberkulosis yang terbesar adalah tingkat pendidikan
Pengaruh Diet Dash (Dietary Approach To Stop Hypertension) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi: Studi Literatur Diah Rachmawati; Retno Sintowati; Nining Lestari; Tri Agustina
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.456 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg. Hipertensi disebut silent disease dimana penderita hipertensi tidak menyadari akan menderita tekanan darah tinggi, yang dapat mengakibatkan kondisi komplikasi. Tekanan darah dapat terkontrol dengan cara modifikasi gaya hidup diet DASH (Dietary Approach To Stop Hypertension). Diet DASH merupakan pola makan yang kaya akan sayuran, buah-buahan, produk susu tanpa lemak atau rendah lemak, biji-bijian, ikan, unggas, kacang-kacangan dan sedikit natrium, makanan manis, gula, lemak, dan daging merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diet DASH terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian menggunakan metode narrative review dan sampel penelitian didapatkan dari pencarian secara daring menggunakan database Google Scholar dan Pubmed. Hasil penelitian terdapat 21.687 artikel yang ditemukan diekslusi sesuai kriteria retriksi, didapatkan 6 artikel penelitian yang direview. Dari hasil semua penelitian menunjukkan bahwa penerapan diet DASH pada pasien hipertensi dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Simpulan diet DASH ini sangat mampu untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.
Disfungsi Seksual Pada Wanita Dengan Polikistik Ovarium Sindrom: Systematic Review Aprida Putri; Safari Wahyu Jatmiko; Nining Lestari; Dodik Nursanto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.435 KB)

Abstract

Latar belakang: Polikistik ovarium sindrom (PCOS) adalah kelainan endokrin yang paling umum terjadi pada wanita usia reproduksi. Ini memengaruhi hampir 20% dari mereka, namun persentase ini bervariasi sesuai dengan kriteria diagnostik yang diadopsi. Sindrom ini ditandai dengan oligo-amenore, dengan atau tanpa hiperandrogenisme/hiperandrogenemia atau morfologi ovarium polikistik, dan obesitas juga sangat sering dikaitkan dengannya. Ciri PCOS tersebut jadi faktor terbentuknya morbiditas psikologis penderita, sebab penderita merasa kurang feminin serta memelihara perasaan yang lebih depresi. Mereka bisa jadi pula secara negatif mempengaruhi citra diri mereka yang berakibat pada seksualitas. Fungsi seksual tergantung pada integrasi aspek fisik, sosioemosional, serta intelektual. Pengetahuan yang lebih baik tentang kejadian, penyebab dan faktor risiko disfungsi seksual pada wanita dengan PCOS akan membantu dalam pencegahan, pengobatan dan prognosis pasien. Tujuan: Peneliti ingin mengetahui adakah pengaruh PCOS terhadap disfungsi seksual pada wanita dengan polikistik ovarium sindrom? Metode: Penelitian ini adalah studi systematic review. Data yang diperoleh adalah data sekunder yaitu hasil penelitian yang sudah dilakukan oleh peneliti terdahulu. Sumber data sekunder yang diperoleh berupa artikel jurnal internasional. Pencarian literature dalam systematic review ini menggunakan dua database yaitu Pubmed, Science Direct. Hasil: Didapatkan hasil data gabungan dari 2 database sebanyak 1764 artikel, 29 terduplikat, sisa hasil didapatkan 1735 artikel, dieliminasi kembali sesuai tittle, abstrack dan fulltext didapatkan 1491 data exclude, hasil sisa 244 artikel diantara nya data full text excluded 232 dan sebanyak 12 data yang sudah dilakukan analisa kritis. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian atau tinjaun sistematis dari 12 artikel dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara kejadian disfungsi seksual pada wanita dengan PCOS dibanding kontrol dalam skor FSFI, tetapi terdapat efek kecil yang signifikan ditemukan pada subskala fungsi seksual (gairah: P = 0,019; lubrikasi: P = 0,023; kepuasan: P = 0,015; orgasme: P = 0,028), hal ini menunjukkan gangguan fungsi seksual pada wanita dengan PCOS.
Parity And Hemoglobin Levels of Trimester 3 Pregnant Women as Risk Factors for Low Birth Weight Isnan Aldisa; Nining Lestari; Tri Agustina; Muhammad Shoim Dasuki
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.359 KB)

Abstract

Bayi BBLR berisiko lebih besar mengalami gangguan tumbuh kembang selama masa kanak-kanak. Tahun 2019 di Indonesia bayi baru lahir dilaporkan berat badannya sebanyak 111.827 bayi (3,4%) memiliki berat badan bayi rendah. Pada provinsi Jateng dengan rata rata prevalensi sebesar 6,1%. Pada penelitian sebelumnya menyatakan terdapat hubungan paritas dengan kejadian BBLR. Namun pada penelitian lain tidak didapat hubungan antara paritas dengan kejadian BBLR. Pada Variabel lain didapat hubungan antara ibu hamil anemia dengan kejadian BBLR. Namun pada penelitian lain tidak memiliki hubungan antara anemia pada ibu hamil dengan kejadian BBLR. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara paritas dan kadar hemoglobin ibu hamil trimester 3 dengan kejadian berat badan lahir rendah. Jenis penelitian observasional dengan desain case control. Menggunakan data sekunder dengan pengambilan sampel secara purposive sampling masing-masing 62 sampel di puskesmas Kawunganten. Uji regresi logistik paritas dengan nilai p = 0,037, nilai OR paritas 2,148 dengan confidence interval (CI) 95% sebesar 1,048 – 4,764 dan Hb dengan nilai p = 0,03, nilai OR Hb 5,094 dengan confidence interval (CI) 95% sebesar 1,101 – 26,723. Terdapat hubungan antara paritas dan kadar hemoglobin ibu hamil trimester 3 dengan kejadian berat badan lahir rendah.
Correlation of Age and Paracetamol Administration with AEFI Reactions Post Moderna Vaccination at Puskesmas Mojosongo Boyolali Syah Fillia Nurul Maslahah; Nining Lestari; Nida Faradisa Fauziyah; Siti Soekiswati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) A
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.859 KB)

Abstract

Many moderna vaccine recipients complain about the presence of AEFI (Adverse Events Following Immunization). Based on CDC data, the frequency of AEFI is higher in the 18-64 year age group. Some studies explain that minor AEFI reactions are managed with paracetamol and subside about 1-2 days after administration of the vaccine. This study aims to determine the relationship between age and administration of paracetamol with AEFI reactions after moderna vaccination at Puskesmas Mojosongo Boyolali. This study used an analytic observational survey research with a cross sectional research design which was carried out with quantitative methods. The data source used is primary data with a g-form questionnaire. This research was conducted at Puskesmas Mojosongo Boyolali, Central Java. The sampling technique in this study was non-random sampling with purposive sampling. The number of respondents is 72 people. The results of the logistic regression test of the relationship between age and AEFI reaction obtained the value of Exp(B) or OR=1.118 (p=0.883). Logistic regression test of the relationship between the administration of paracetamol with the AEFI reaction obtained the value of Exp (B) or OR = 1.949 (p = 0.452). The results of multivariate analysis showed that the variables of age and administration of paracetamol did not have a significant relationship with the reaction of AEFI after moderna vaccination.
Pengaruh Lama Penggunaan Gadget dan Indeks Massa Tubuh terhadap Kelelahan Fisik Mahasiswa Fk Ums pada Masa Pandemi Covid-19 Hindun Luthfia Rosyida; Tri Agustina; Nining Lestari; Ratih Pramuningtyas
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i8.6908

Abstract

ABSTRACT Indonesia is one of the countries affected by the Covid-19 virus, so many activities are diverted online, leading to increased duration of using gadgets and decreased physical activity, so that it give rise to physical fatigue. The purpose of this study was to find out how much effect duration of using gadgets and body mass index on physical fatigue of FK UMS students during the COVID-19 pandemic. The research data was obtained from the distribution of online questionnaires. Respondents in this research were medical student from Muhammadiyah University of Surakarta 2018, were obtained as many as 114 people, consisting of 90 women and 24 men, with an average age of 21 years. In the analysis of the results with bivariate tests, it was found that the effect of duration of using gadgets to physical fatigue of FK UMS students during the COVID-19 pandemic was p=0,021 (p0,05), and the effect of Body Mass Index to physical fatigue of FK UMS students during the COVID-19 pandemic p=0,021 (p0,05). The result with multivariate test The duration of using gadgets and Body Mass Index affect the physical fatigue of FK UMS students during the COVID-19 pandemic is not significal, because Exp (b) OR = 5,308 and p value was 0,119 (p0,05).  Keywords: Duration Of Using Gadgets, Body Mass Indeks, Physical Fatigue  ABSTRAK Indonesia merupakan salah satu negara yang terkena dampak dari virus Covid-19, sehingga banyak kegiatan yang dialihkan secara online (daring) menyebabkan meningkatnya penggunaan gadget dan menurunnya aktivitas fisik, sehingga mengakibatkan kelelahan fisik. Tujuan penelitian ini mengetahui seberapa pengaruh lama penggunaan gadget dan indeks massa tubuh terhadap kelelahan fisik mahasiswa FK UMS pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Data-data penelitian diperoleh dari pembagian kuesioner secara daring. Responden pada penelitian ini merupakan mahasiswa FK UMS angkatan 2018 didapatkan sebanyak 114 orang, terdiri dari 90 perempuan dan 24 laki-laki, dengan usia rata-rata 21 tahun. Pada analisis hasil dengan uji bivariate didapatkan pengaruh lama penggunaan gadget berpengaruh terhadap kelelahan fisik dengan p=0,021 (p0,05), dan Indeks Massa Tubuh berpengaruh terhadap kelelahan fisik dengan p=0,021 (p0,05), tertapi secara multivariate (bersamaan) tidak ada pengaruh yang signifikan, memiliki nilai Exp (b) atau OR = 5,308 dan p sebesar 0,119 (p0,05). Kata Kunci: Lama Penggunaan Gadget, Indeks Massa Tubuh, Kelelahan Fisik
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Stigma Masyarakat Terhadap Infeksi HIV/AIDS di Indonesia: Literature Review Inggrit Thalasavia Utami; Flora Ramona Sigit Prakoeswa; Nining Lestari; Burhannudin Ichsan
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 23, No 1: April 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jks.v23i1.24678

Abstract

AbtsrakHIV/AIDS merupakan permasalahan kesehatan yang sudah berkembang dengan mendunia. Salah satunya negara Asia yang mempunyai kasus HIV tertinggi yaitu Indonesia. Tingginya kejadian HIV/AIDS tentu erat kaitannya dengan permasalahan sosial di masyarakat, akibatnya penderita HIV/AIDS merasa dikecam. Kecaman tersebut salah satunya yaitu stigma. Stigma merupakan perilaku individu yang mencerminkan bahwa dirinya lebih baik dari yang lain. Pentingnya pengetahuan mengenai HIV/AIDS dapat membantu menurunkan stigmatisasi pada pasien HIV/AIDS. Tujuan: memberikan pemahaman mengenai kaitan pengetahuan dengan stigma pada kejadian infeksi HIV/AIDS di Indonesia. Metode: Analisa data yang dilakukan dengan menggunakan database dari Pubmed, Google Schoolar, Science Direct dan Garuda. Hasil: didapatkan secara keseluruhan 3.459 penelitian. Sesudah dilakukan screening, didapatkan hasil 16 artikel untuk dilakukan review. Dari hasil yang diperoleh, yakni: Pengetahuan dan Stigma mempunyai makna yang relevan pada usia, pekerjaan dan pendidikan. Kemudian untuk usia, pekerjaan dan pendidikan dapat mempengaruhi seseorang terstigmatisasi pada penderita HIV/AIDS. Abstract HIV/AIDS is a health problem that has grown worldwide. One of the Asian countries with the highest HIV cases is Indonesia. The high incidence of HIV/AIDS is certainly closely related to social problems in society, as a result, people living with HIV/AIDS feel criticized. One of these criticisms is stigma. Stigma is an individual's behavior that reflects that he is better than others. The importance of knowledge about HIV/AIDS can help reduce stigmatization in HIV/AIDS patients. Objective: to provide an understanding of the relationship between knowledge and stigma on the incidence of HIV/AIDS infection in Indonesia. Methods: Data analysis was carried out using databases from Pubmed, Google Scholar, Science Direct and Garuda. Results: a total of 3,459 studies were obtained. After screening, 16 articles were obtained for review. From the results obtained, namely: Knowledge and Stigma have meanings that are relevant to age, occupation and education. Then for age, occupation and education can affect a person being stigmatized in people with HIV/AIDS.
Asi Tidak Eksklusif Dan Imunisasi Tidak Lengkap Sebagai Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Balita Afrinda Graharani Sandra; Muhammad Shoim Dasuki; Tri Agustina; Nining Lestari
INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 11 No 2 (2021): Vol 11, No 2 (Juni 2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/involusi.v11i2.242

Abstract

Toddlers are the next generation of a nation so they need special attention. 155 million children under five in the world are stunted. In Indonesia, there are 3.9% short toddlers, 11.5% very short toddlers, 30.7% toddlers with non-exclusive breastfeeding, and 57.9% toddlers with incomplete immunizations. This study was to determine the relationship between exclusive breastfeeding and completeness of immunization with the incidence of stunting in toddlers. This study uses an observational research type with a case control design. Using secondary data by purposive sampling with a total sample of 140, consisting of 70 cases and 70 controls at the Karanganyar Public Health Center. Data were obtained from the toddler cohort and e-PPGBM (Community Based Nutrition Recording and Reporting Application). Data were analyzed using Chi Square test for breast milk variable p value <0.001 and immunization p value = 0.021. In the logistic regression test, non-exclusive breastfeeding was at risk of stunting with OR = 8.737 and p value <0.001. Incomplete immunization is at risk of stunting with OR = 7.320 and p value < 0.001.
PENINGKATAN KAPABILITAS KADER POSYANDU LANJUT USIA DALAM SKRINING HIPERTENSI DI TINGKAT MASYARAKAT : Capacity Improvement of Elder Posyandu Cadres in Hypertension Screening At The Community Level Romadhon, Yusuf Alam; Sintowati, Retno; Lestari, Nining; Kurniati, Yuni Prastyo; Wahyuni, Sri; Salsabila, Naura; Almansyah, Wanda Emdia; Aryati, Mandarini Dwi Putri; Handayani, Alya Nurkinasih Putri; Arismar, Fiqi Rahardian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Vol 3. No. 1, Maret 2023
Publisher : Universitas Muhamamdiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jpmmedika.v3i1.1050

Abstract

ABSTRAK Selama pembatasan kegiatan sosial masyarakat karena pandemic Covid-19 yang berlangsung dua tahun, kegiatan posyandu lansia di desa Trangsan kecamatan Gatak kabupaten Sukoharjo berhenti aktivitas pelayanannya. Penyakit hipertensi merupakan penyakit terbanyak yang dihadapi kelompok lanjut usia di desa tersebut. Karena itu perlu dilakukan sebuah program pelatihan yang ditujukan kepada kader posyandu lansia di desa tersebut, untuk lebih meningkatkan kapabilitasnya sehingga mampu melakukan skrining dan mengupayakan lebih lanjut derajat kesehatan yang lebih baik bagi kelompok lanjut usia di desa tersebut. Hasil dari pelatihan ini terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap positif dari kader posyandu lansia desa Trangsan dalam upaya mereka untuk mengelola penyakit hipertensi di tingkat masyarakat. ABSTRACT During the restrictions on community social activities due to the Covid-19 pandemic that lasted for two years, the activities of the elderly posyandu in Trangsan village, Gatak district, Sukoharjo district, stopped their service activities. Hypertension is the most common disease faced by the elderly in the village. Therefore, it is necessary to conduct a training program aimed at the elderly posyandu cadres in the village, to further improve their capabilities so that they are able to carry out screening and further seek better health status for the elderly group in the village. The results of this training showed an increase in knowledge and positive attitudes of the elderly posyandu cadres in Trangsan village in their efforts to manage hypertension at the community level.
Co-Authors Adam Fauzi Afrinda Graharani Sandra Akrom, Akrom Almansyah, Wanda Emdia Anggraeny, Anisa Ani Rusnani Fibriani Anika Candrasari Aprida Putri Apriliani, Anindya Aurora Arismar, Fiqi Rahardian Arrohma, Farah Aryati, Mandarini Dwi Putri Asti Nurhayati Aulia Hanif Ayyasi, Quanta Bestari, Rochmadina Burhannudin Ichsan Devi Usdiana Rosyidah Diah Rachmawati DIAH RACHMAWATI Dodik Nursanto Erika Diana Risanti Fauzi, Favian Fibriani, Ani Rusnani Firdausi, Nida Faradisa Firdha Fasa Sabilla Flora Ramona Sigit Prakoeswa Handayani, Alya Nurkinasih Putri Hanif, Aulia Hindun Luthfia Rosyida Ichsan, Burhannuddin Iin Novita Nurhidayati Mahmuda Inggrit Thalasavia Utami Isnan Aldisa Karina Dwi Hapsari Listiana Masyita Dewi Mahensa, Noval Gentha Marsya, Vitania Maslahah, Syah Fillia Nurul Maylafaiza, Annisa Mohammad Ihza Satriatama Muhamad Prayoga Muhammad Shoim Dasuki N. Juni Triastuti Nafisa, Balqis Nendika Dyah Ayu Murika Sari Nida Faradisa Fauziyah Nur Mahmudah Pintakasari Widyaningtyas Povitasari, P Pratama, Nur Prayoga, Muhamad Purista Tiara Dewi Raafika Studiviani Dwi Binuko Rahayu, Destri Ramadhani, Marsyanda Ratih Pramuningtyas Retno Sintowati Riandini Aisyah Riski Tri Wijayanti Safari Wahyu Jatmiko Salsabila, Naura Setiani, Hilda Setyo Nurwaini Siti Soekiswati Sri Wahyu Basuki Sri Wahyuni Sukardi, Nadya Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sulistyani Supanji Raharja Syah Fillia Nurul Maslahah Tolibin, Restu Triwulandani Tri Agustina Tri Agustina, Tri Widyaningtyas, Pintakasari Yaasiin, Putri Isa Maharani Yan Wirayudha Yuni Prastyo Kurniati Yusuf Alam Romadhon Zainury, Muchamad Iqbal