Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Hubungan Kejadian Typoid Fever dengan Kebersihan Diri Pada Usia 5-45 Tahun di Tulungagung Nurjanah, Mutia Hariani; Wijaya, Anas Fadli; Safitri, Yunita Diyah; Santoso, Arif; Destiawan, Rian Anggia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.14007

Abstract

\ Typoid fever adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh bakteri S. Typhi dengan mengkonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi oleh feaces atau saluran kemih yang terdapat bakteri. Gangguan ini menular langsung yang disebut dengan transmissible disease. Gejala utama infeksi ialah mual, sakit perut, dan buang air besar diare maupun sembelit dengan disertai demam tinggi. Kekambuhan mungkin lebih ringan dibandingkan infeksi awal, namun dapat menyebabkan gejala yang lebih parah dibandingkan infeksi awal.  Kekambuhan ini bisa ringan atau berat dan bisa terjadi hingga dua atau tiga kali. Selain itu, Komplikasi dapat terjadi da berdampak jika demam tifoid jika tidak ditangani dengan tepat sasaran. Tujuan untuk mengetahui hubungan kejadian typoid fever dan kebersihan diri. Metode menggunakan metode pendekatan cross secssional dengan jumlah responden sebanyak 30 partisipan. Hasil menggunakan uji chi square menunjukkan bahwa kejadian  typoid fever dan kebersihan diri p = 0.001 menunjukkan adanya hubungan demam tifoid dengan kebersihan diri dan lingkungan. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara typhoid fever dan kebersihan diri. Partisipan paling banyak perempuan rentang usia paling tinggi 5-15 tahun.
UPAYA PENINGKATAN PERILAKU PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT DHF UNTUK MENDUKUNG PROGRAM KESMAS DI DESA TANGGUNGGUNUNG Nurjanah, Mutia Hariani; Kumalasari, Nurul Chamidah; Safitri, Yunita Diyah; Martha, Rahma Diyan; Santoso, Arif; Muadifah, Afidatul; Imanez, Ketzia Adrian
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34405

Abstract

Dengue haemoragic fever (DHF) nama lain demam berdarah merupakan infeksi virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes albopictus dan Aedes aegypti. Demam berdarah telah meningkat secara signifikan dalam dekade terakhir seiring dengan pergerakan manusia, peningkatan populasi, dan terjadinya perubahan iklim. Di Indonesia, penyakit DHF mendapat perhatian serius dari seorang pakar kesehatan masyarakat, dimana beliau menjelaskan cara mencegah penularan dengan pendekatan yang efektif dan efisien. Tujuan diadakannya kegiatan kesehatan masyarakat ini ialah memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan penyakit DHF yang disebabkan oleh gigitan nyamuk yang mengandung virus dengue. Hasil yang diperoleh dari kegitan ini adalah dengan cara menjaga lingkungan, menjaga imunitas, perilaku preventif dan pengendalian vector demam berdarah. Kesimpulan dari pengmas ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat desa Tanggunggunung yang baik dalam upaya mencegah penyakit DHF.
ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN OBAT DENGAN METODE HOT-FIT DI APOTEK K24 KECAMATAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG Shafira Septiana Haryanti; Ferika Indrasari; Sri Suwarni; Ivan Junius Mesak; Yunita Diyah Safitri
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/p75az822

Abstract

Semakin berkembangnya zaman, membuat apotek membutuhkan suatu teknologi informasi yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, dan memproses dari data dan menghasilkan informasi yang membantu apotek tersebut melakukan pelayanan kefarmasian. Semakin baik sistem informasi manajemen pengelolaan persediaan obat pada suatu apotek, maka semakin baik dan efektif pula pelayanan di apotek tersebut. Efektivitas merupakan cara bagaimana suatu perusahaan dapat memperkecil penggunaan harta atau persediaan perusahaan dengan tepat dan benar tanpa terganggunya tujuan utama. Metode yang digunakan adalah HOT-Fit yang memiliki empat aspek penting yakni manusia, organisasi, teknologi serta keseimbangan hubungan tiap aspeknya. Metode HOT FIT memiliki komponen yang tidak hanya berfokus pada sistem tetapi berfokus juga pada lingkungan pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis efektivitas sistem informasi pengelolaan persediaan obat dengan metode HOT-Fit di Apotek K24 Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif menggunakan alat ukur kuisioner yang dikembangkan dari metode HOT-Fit. Sampel pada penelitian ini adalah Tenaga Kefarmasian Apotek K24 Kecamatan Banyumanik Kota Semarang yang dapat menggunakan sistem informasi di Apotek. Berdasarkan hasil data penelitian yang diperoleh dari Apotek K24 Kecamatan Banyumanik Kota Semarang dapat disimpulkan bahwa penerapan sistem pengelolaan obat sudah efektif dan sesuai dengan komponen-komponen Hot-Fit. Untuk komponen Human memiliki persentase 80%, komponen Organization 90%, komponen Technology 90% dan komponen Net-Benefit dengan persentase 90%.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSU PKU MUHAMMADIYAH GUBUG Musirotul Alfiah; Ferika Indrasari; Muhammad Ikhsan; Yunita Diyah Safitri; Sri Suwarni
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/ssk2bd84

Abstract

Pengetahuan pasien mengenai penyakit Diabetes Melitus dapat membantu pasien menjalankan terapi. Kepatuhan merupakan suatu perilaku pasien dalam menjalani pengobatan, mengikuti diet, atau mengikuti perubahan gaya hidup lainnya sesuai dengan anjuran medis dan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat penyakit Diabetes Melitus Tipe 2 di RSU PKU Muhammadiyah Gubug. Jenis penelitian ini non eksperimental yang bersifat deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Analisis yang diperoleh adalahh analisis univariat, dan analisis bivariat kemudian, diuji menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov Test, dan diuji korelasi Rank Spearman untuk memperkuat lagi di uji dengan uji Chi-Square untuk mengetahui perbedaan lebih dari 2 proporsi data kategorik. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pasien Diabetes Melitus Tipe 2 yang memiliki total pada pengetahuan yang dikategorikan baik dengan persentase 54% dan pada kepatuhan minum obat paling tinggi dengan persentase 45%. Hal ini dapat diukur dengan uji korelasi Rank Spearman dengan nilai Sig. 2-tailed) sebesar 0,000<0,05 artinya ada hubungan dengan koefisien korelasi sebesar 0,549 tingkat hubungannya sedang. Kemudian uji chi-square dengan nilai p value 0,000<0,05 artinya ada keterkaitan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSU PKU Muhammadiyah Gubug.
Antibacterial Activity of Red Ginger (Zingiber officinale) Extract Against Diarrhea Causing Bacteria Using the Well Diffusion Method Fuzianingsih, Eka Noviya; Rahmawati, Ayu Sintya Citra; Safitri, Yunita Diyah
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4a (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4a.10911

Abstract

Acute diarrhea resulting from bacterial infections remains a significant concern in public health. The improper or excessive use of antibiotics contributes to the emergence of antibiotic resistance, creating a need for safer therapeutic alternatives derived from natural sources, such as red ginger (Zingiber officinale). This study aimed to evaluate the antibacterial potential of red ginger extract against Escherichia coli, one of the common bacterial agents causing diarrheal disease. The assessment was carried out using the well-diffusion technique by observing and measuring the diameter of the inhibition zones produced by the extract. The extract was tested at concentrations of 40%, 60%, and 80%, accompanied by a positive control (ciprofloxacin 1 mg/mL) and a negative control (distilled water). The findings demonstrated that the positive control produced a mean inhibition zone of 44.375 mm, whereas the negative control showed no inhibitory activity. The 40% extract yielded an average inhibition zone of 17.125 mm, the 60% concentration produced 19.625 mm, and the 80% concentration generated an average diameter of 22 mm. Statistical evaluation using one-way ANOVA indicated a significance level of ≤ 0.05, and the Duncan post hoc analysis confirmed significant differences between all extract concentrations compared to the antibiotic control. Overall, the study demonstrated that red ginger extract possesses substantial antibacterial activity and effectively suppresses the growth of diarrhea-causing E. coli through the well-diffusion approach.