Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Ekonomi Kreatif untuk Meningkatkan Perekonomian di Desa Manunggang Jae Kota Padangsidimpuan Masdelima Azizah Sormin; Fitriani; Benny Sofyan Samosir; Yani Sukriah sireg; Imelda Sari Harahap; Rani Annisa Dalimunthe; Windy Ariska Harahap; Amir Mahmud; Darmadi Erwin Harahap
Jurnal Transformasi Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): JTPI - Juli
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/7ysmsh12

Abstract

This study aims to examine the socialization of community empowerment through creative economy as an effort to improve the economy in Manunggang Jae Village, Padangsidimpuan City. Community empowerment through creative economy has great potential to improve economic welfare, especially in rural areas. Manunggang Jae Village has the potential of natural and cultural resources that can be developed through creative economic activities, such as handicrafts, local culinary, and technology-based creative industries. In this study, a participatory approach was used to involve the community in every stage of the empowerment process, from socialization to program implementation. The results of the study show that with effective socialization and appropriate training, the community can better understand the potential of the creative economy and apply it to create jobs, increase income, and strengthen the village economy. Therefore, strengthening community capacity and support from various parties are the keys to success in improving the economy in the village.
AAS-Based Multi-Media Diagnostic Approach for Evaluating Heavy Metal Contamination in the Batang Ayumi River Within the Batu Bola Landfill Influence Zone Fatma Suryani Harahap; Nurmaini Ginting; Heni Mulyani Pohan; Benny Sofyan Samosir
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 2 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i2.14017

Abstract

This study applies an integrated multi-media approach (river water–sediment–shallow groundwater) to assess heavy metal contamination (Pb, Cu, Cd, Fe, and Hg) along the Batang Ayumi River within the influence zone of the active Batu Bola landfill, a setting rarely evaluated in an integrated manner. Samples were collected from four stations (upstream control to downstream) and analyzed using atomic absorption spectrophotometry (AAS). Fe and Pb emerged as the most responsive indicators of landfill influence: Fe increased downstream and was reflected by accumulation in sediments, while Pb showed greater mobility in river water and nearby wells, suggesting transfer from surface transport to shallow groundwater. Cu peaked upstream, whereas Cd and Hg were relatively stable but detectable across media. Although concentrations remained below applicable standards, the spatial patterns indicate persistent environmental pressure that could intensify without improved controls. By integrating evidence across water, sediment, and groundwater, this study clarifies plausible heavy-metal migration pathways from landfill leachate—surface-water transport, sediment retention, and infiltration toward shallow aquifers—supporting targeted leachate management and long-term multi-media monitoring.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MATEMATIS SISWA MELALUI PEMBELARAN BERBASIS IT (GEOGEBRA) Ummu Habibah Siregar; Benny Sofyan Samosir; Wiwik Novitasari
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2021): Jurnal Karya Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkpm.8.2.2021.60-65

Abstract

The industrial revolution 4.0 is a formidable challenge for the world of education, one of which is learning mathematics. Moreover, in the current Covid-19 condition, which requires that learning be carried out by e-learning, the level of students' mathematical problem solving abilities is getting lower. To overcome this problem, this study applied an IT-based learning model (geogebra). The objectives of this research are to know the improvement of students' mathematical problem solving, the improvement of students' mathematical learning activities, and the improvement of the teacher's ability to manage learning. This type of research is Classroom Research. The analytical technique used is descriptive. The results of this study seen from the results of students' mathematical problem solving tests increased by 33.33%. Student activity in learning increased by 23.43%. The ability of teachers to manage learning increased by 36%. So the results of this study show that the IT-based learning model (geogebra) can improve students' mathematical problem solving, student activities in class X Multimedia I SMK Negeri 4 Padangsidimpuan.
Penerapan Metode Learning Start with A Question dalam Meningkatkan Kreativitas Matematika Siswa Masdelima Azizah Sormin; Yulla Anita Siregar; Fitriani; Benny Sofyan Samosir; Wiwik Novitasari
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v6i1.66678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas matematika siswa melalui penerapan metode Learning Start with A Question (LSQ). Metode LSQ dipilih karena kemampuannya dalam merangsang rasa ingin tahu dan partisipasi aktif siswa melalui pengajuan pertanyaan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 2 siklus, di mana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa MTs. Muhammadiyah 29 Kota Padangsidimpuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, angket dan observasi, alat pengumpulan data yaitu lembar tes, lembar angket dan lembar observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini ialah analisis data tes, analisis angket, analisis hasil observasi aktivitas siswa, dan analisis hasil observasi kinerja guru. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan terdapat hasil angket kreativitas belajar siswa pada siklus I dengan rata-rata persentase sebesar 59,70% sedangkan rata-rata persentase siklus II sebesar 81,50% dengan peningkatan rata-rata persentase sebesar 21,80%. Dilihat dari hasil tes belajar matematika pada siklus I dengan persentase 70,64% sedangkan siklus II persentase sebesar 87,20% dengan peningkatan persentase sebesar 16,56%. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I rata-rata persentase sebesar 69,50% sedangkan rata-rata persentase siklus II sebesar 80,60% dengan peningkatan rata-rata persentase sebesar 11,10%. Hasil observasi kinerja guru pada siklus I rata-rata persentase sebesar 67,05% sedangkan pada siklus II rata-rata persentase sebesar 89,77% dengan peningkatan rata-rata persentase sebesar 22,72%. Simpulan dari penelitian ini adalah metode LSQ efektif dalam meningkatkan kreativitas matematika siswa, terbukti dari kenaikan signifikan dari Siklus 1 ke Siklus 2. Oleh karena itu, disarankan agar guru mempertimbangkan penggunaan LSQ sebagai alternatif dalam pembelajaran matematika untuk mengembangkan kreativitas siswa. 
PENGARUH PROGRAM EDUKASI KKN TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU GIZI KELUARGA DALAM PENCEGAHAN STUNTING Nur Sahara; Nurmaini Ginting; Andes Fuady; Benny Sofyan Samosir
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i12.2025.4687-4691

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Upaya pencegahan stunting tidak hanya memerlukan intervensi medis, tetapi juga perubahan perilaku gizi keluarga melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program edukasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) terhadap perubahan perilaku gizi keluarga dalam pencegahan stunting di wilayah pedesaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel terdiri atas 40 keluarga yang memiliki balita dan mengikuti program edukasi gizi oleh mahasiswa KKN selama empat minggu. Instrumen penelitian berupa kuesioner perilaku gizi yang mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan praktik gizi. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan (p0,05), sikap (p0,05), dan praktik gizi keluarga (p0,05) setelah pelaksanaan program. Kegiatan KKN berbasis edukasi gizi terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku gizi keluarga, terutama dalam pemilihan bahan makanan bergizi, penerapan pola makan seimbang, serta praktik pemberian makanan tambahan pada balita. Dengan demikian, program edukasi KKN berperan penting sebagai bentuk intervensi berbasis masyarakat untuk mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di tingkat keluarga dan komunitas.
EFEKTIFITAS QUANTUM LEARNING BERBANTUAN ALAT PERAGA DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA DI SD BINA INSANI DESA SIALOGO Masdelima Azizah Sormin; Benny Sofyan Samosir; Ainun Mardiah Lubis; Nurmaini Ginting; Rawani Indah Tanjung; Adinda Pratini Lubis
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5976

Abstract

Abstract: This research is motivated by the low understanding of mathematical concepts among students at SD Bina Insani, Sialogo Village, due to the perception that mathematics is difficult and abstract. The study aims to determine the effectiveness of the Quantum Learning model assisted by teaching aids in improving the understanding of comparison concepts among sixth-grade students. The research method uses a quantitative approach with a Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest design. The research sample consisted of 10 students randomly selected from a population of 20 students. The instrument used was a written test in the form of story problems administered before and after the treatment. Data analysis employed descriptive statistics and a paired sample t-test. The results showed an increase in the average score from 52.30 in the pretest to 78.50 in the posttest. Hypothesis testing obtained a significance value of 0.000 < 0.05, thus H? is rejected. It is concluded that Quantum Learning assisted by teaching aids is effective in improving students' understanding of mathematical concepts. This model creates an enjoyable learning experience and makes abstract concepts more concrete through direct learning experiences.   Keywords: Quantum Learning, Teaching Aids, Concept Understanding, Mathematics, Elementary School, Comparison   Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep matematika siswa di SD Bina Insani Desa Sialogo akibat anggapan bahwa matematika sulit dan abstrak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Quantum Learning berbantuan alat peraga dalam meningkatkan pemahaman konsep perbandingan siswa kelas VI. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 10 siswa yang diambil secara acak dari populasi 20 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis berbentuk soal cerita yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 52,30 pada pretest menjadi 78,50 pada posttest. Uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga H? ditolak. Disimpulkan bahwa Quantum Learning berbantuan alat peraga efektif meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Model ini menciptakan pembelajaran menyenangkan dan mengkonkretkan konsep abstrak melalui pengalaman belajar langsung.   Kata Kunci: Quantum Learning, Alat Peraga, Pemahaman Konsep, Matematika, Sekolah Dasar, Perbandingan.
Hubungan Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Aktivitas Ibu Rumah Tangga terhadap Kemampuan Literasi Matematis Anak Usia Dini Fitriani; Novitasari, Wiwik; Samosir, Benny Sofyan; Dela, Vitria Larseman; Harahap, Fatma Suryani; Zahra, Husni Al; Ahyar
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.5779

Abstract

This study was motivated by the limited use of household activities as a medium for mathematics learning for early childhood children, although daily activities have significant potential to introduce numeracy concepts in a concrete and meaningful manner. The study aimed to analyze the relationship between a contextual learning model based on housewives’ activities and the mathematical literacy skills of early childhood children in Bandar Hapinis Village. This research employed a quantitative approach using a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design. The research sample consisted of 25 housewives and 25 children aged 4–6 years. Data collection was conducted through observation, and the data were analyzed using the Pearson correlation test. The findings revealed that the implementation of the contextual learning model was categorized as good, with an average observation score of 17.92. Children’s mathematical literacy skills improved from an average pretest score of 58.83 to a posttest score of 82.27. The Pearson correlation result (0.687; significance 0.000 < 0.05) indicated a positive and significant relationship between contextual learning and children’s mathematical literacy skills. However, future studies should involve larger samples and stronger research designs.  
STUNTING DI PINGGIRAN KOTA: KAJIAN KUALITATIF TERHADAP POLA ASUH DAN PRAKTIK GIZI BALITA DI DESA GUNUNG HASAHATAN Fatma Suryani Harahap; Nurmaini Ginting; Nasirsah Nasirsah; Eny Maya Sari; Darman Syah Pulungan; Riski Baroroh; Fitriani Fitriani; Benny Sofyan Samosir
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 2 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i2.%p

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang signifikan di Indonesia, termasuk di wilayah pinggiran kota seperti Desa Gunung Hasahatan, Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang memengaruhi pola asuh dan praktik gizi balita di wilayah tersebut. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap ibu balita, kader Posyandu, petugas gizi, serta tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya literasi gizi ibu, pengaruh budaya lokal, keterbatasan ekonomi, serta kurang optimalnya intervensi lembaga kesehatan berkontribusi signifikan terhadap tingginya kasus stunting. Praktik pemberian makan yang tidak sesuai kebutuhan mikronutrien, kepercayaan tradisional yang menormalisasi tubuh kurus, dan minimnya keterlibatan edukatif menjadi kendala utama. Intervensi edukasi berbasis komunitas oleh perguruan tinggi menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran gizi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan strategi penanggulangan stunting berbasis multisektor, partisipatif, dan kontekstual dengan mengintegrasikan pendekatan budaya, peningkatan literasi gizi, serta pemberdayaan ekonomi keluarga. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan kebijakan lokal yang lebih adaptif dan berkelanjutan dalam penanganan stunting di wilayah pinggiran kota.