Claim Missing Document
Check
Articles

USAHA KESEHATAN OLAHRAGA KURATIF DI MASYARAKAT BM Wara Kushartanti
MEDIKORA Vol. XI No. 1 Oktober 2013
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.726 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v11i2.2812

Abstract

Penggunaan olahraga sebagai pencegah penyakit sudah dapat diterima oleh banyak orang, namun perannya sebagai penyembuh masih menjadikan kontroversi. Kenyataan memang menunjukkan bahwa pada keadaan tertentu olahraga memberikan manfaat sebagai penyembuh, namun pada keadaan lain kadang-kadang justru menambah parahnya suatu penyakit. Penyakit apa saja yang bisa disembuhkan, mengapa bisa menyembuhkan, dan bagaimana cara olahraga untuk penyembuhan akan menjadi pokok bahasan dalam makalah ringkas ini.
Analysis of body type, dietary intake, and cardiorespiratory function in college soccer players Desty Ervira Puspaningtyas; Yuni Afriani; Silvi Lailatul Mahfida; Arta Farmawati; Wara Kushartanti
Jurnal Keolahragaan Vol 10, No 1: April 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.275 KB) | DOI: 10.21831/jk.v10i1.46303

Abstract

This study aims to analyze body type, dietary intake, and cardiorespiratory function of college soccer players. A total of 32 players (20 players from Yogyakarta State University and 12 players from Gadjah Mada University) were involved in this study. The study was carried out in April - June 2014. Body type, or somatotype, was calculated based on anthropometric measurements (weight, height, epicondylar humerus and epicondylar femur width, arm and calf circumference, and subcutaneous fat thickness). 24-hour food recall was used to measure the athlete's dietary intake. VO2max was used to describe the athlete's cardiorespiratory function, and it was measured by yo-yo intermittent recovery test level 2. The data were analyzed descriptively using statistical software. More than three-quarter of the players had normal nutritional status with body mass index=21.54±1.84. The majority player's body type was balanced mesomorph (2.6-4.4-2.7). Balanced mesomorph players and ectomorphic mesomorph players had adequate energy and protein intake (2,623.83 kcal energy and 75.82 g protein for balanced mesomorph players; 2.724.68 kcal energy and 84.83 g protein for ectomorphic mesomorph players). Ectomorphic mesomorph players had the highest VO2max level (52.37±2.61 ml/kg/min). Soccer players with a mesomorph component supported by good energy and protein intake have the most optimal VO2max level.
Evaluasi manajemen dan penanganan cedera muskuloskeletal di laboratorium klinik terapi fisik FIK UNY dengan model CIPP Fendi Nugroho; Wara Kushartanti; Guntur Guntur
Jurnal Keolahragaan Vol 9, No 2: September 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4907.77 KB) | DOI: 10.21831/jk.v9i2.43139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan evaluasi manajemen dan penanganan cedera muskuloskeletal di Laboratorium Klinik Terapi Fisik Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dilihat dari (1) context, (2) input, (3) process, dan (4) product (CIPP). Penelitian ini menggunakan desain penelitian evaluatif dengan pendekatan diskriptif kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini yaitu manajer, masseur, pasien Klinik Terapi Fisik Klinik Terapi Fisik FIK UNY. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga metode, yaitu kuisioner, wawancara dan observasi. Analisis data dengan melakukan pereduksian data, penyajian data, pemberian kesimpulan. Hasil penelitian evaluasi manajemen di Laboratorium Klinik Terapi Fisik FIK UNY adalah sebagai berikut, (1) dalam hal context, keberadaan klinik telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian lembaga kepada masyarakat. 2) Dalam hal input, manajemen dalam kategori sangat baik (51%). 3) Dalam hal process, di Laboratorium Klinik Terapi Fisik FIK UNY memiliki program dalam kategori baik (64%). 4) Dalam hal product, hasil layanan masuk dalam kategori sangat baik. Rekomendasi untuk pihak FIK UNY dan manajemen selaku pengelola adalah perlunya perbaikan pada tempat tunggu pasien yang diperluas dan sarana prasarana secara berkala dilakukan pengececkan.Management evaluation and treatment of muskuloskeletal injury physical therapy clinic FIK UNY with CIPP model Abstract: The research was purposed 1) know the evaluation of management and treatment of musculoskeletal injury in Phisical Therapy Clinic FIK UNY seen from the context, 2) know the evaluation of management and treatment of musculoskeletal injury in Phisical Therapy Clinic FIK UNY seen from the input, 3) know the evaluation of management and treatment of musculoskeletal injury in Phisical Therapy Clinic FIK UNY seen from the process, 4) know the evaluation of management and treatment of musculoskeletal injury in Phisical Therapy Clinic FIK UNY seen from the product. This research using evaluative design with qualitative and quantitative descriptive approach. The subject of this research is manager patients of Physical Therapy Clinic FIK UNY, masseur patients of Physical Therapy Clinic FIK UNY, and patients of Physical Therapy Clinic FIK UNY. Data collection technique is done by three methods, namely questionnaire, interview and observation. Data analysis includes data reduction, data presentation, conclusion drawing. The results of the management evaluation of the Physical Therapy Clinic of FIK UNY are as follows, 1) In term of the context, the operation of Physical Theapy Clinic FIK UNY has been in accordance with the needs of the community and aims to provide services to the community as a form of community service, 2) In term of the input, the management of the input is in a very good category (51%)., 3) The management of the process is in a good category (64%). 4) The product management is in a very good. Recommendations for the FIK UNY and management as managers are the need for improvements to the expanded patient waiting area and periodic checks on infrastructure facilities.
PENGARUH DIAYOGAROBIK DAN KGD AWAL TERHADAP KAPASITAS FISIK DAN KIMIAWI DARAH PENDERITA DM TIPE 2 Intan Imawati; B.M. Wara Kushartanti
Jurnal Keolahragaan Vol 2, No 2: September 2014
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.426 KB) | DOI: 10.21831/jk.v2i2.2624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh latihan diayogarobik terhadap kapasitas fisik dan kimiawi darah, (2) perbedaan pengaruh latihan diayogarobik terhadap kapasitas fisik dan kimiawi darah antara penderita diabetes mellitus tipe 2 dengan kadar glukosa darah awal di bawah 250 mg/dl dan di atas 250 mg/dl. Metode penelitian ini adalah eksperimen. ata penelitian ini diperoleh melalui tes dan pengukuran terhadap fleksibilitas dengan menggunakan fleksometer, kekuatan otot lengan dengan Push Pool Dinamometer, kekuatan otot tungkai dengan Leg Back Dinamometer, serta kadar glukosa darah dan kadar kolesterol darah dengan Glukometer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) diayogarobik terbukti dapat meningkatkan kapasitas fisik dan menurunkan kimiawi darah secara signifikan. (2) a. tidak ada perbedaan pengaruh peningkatan kapasitas fisik yang signifikan antara penderita diabetes mellitus tipe 2 dengan kadar glukosa darah 250 mg/dl dan 250 mg/dl, (2) b. ada perbedaan pengaruh penurunan kadar glukosa darah yang signifikan antara penderita diabetes mellitus tipe 2 dengan kadar glukosa darah 250 mg/dl dan 250 mg/dl, dengan penurunan yang lebih tinggi yaitu kadar glukosa darah 250 mg/dl, (2) c. tidak ada perbedaan pengaruh penurunan kadar kolesterol darah yang signifikan antara penderita diabetes mellitus tipe 2 dengan kadar glukosa darah 250 mg/dl dan 250 mg/dl. Latihan diayogarobik memberikan pengaruh yang baik terhadap peningkatan kapasitas fisik dan penurunan kimiawi darah. Kata Kunci: Latihan diayogarobik, kadar glukosa darah, kapasitas fisik, kimiawi darah, diabetes mellitus tipe 2.
Efektivitas massage frirage dan kombinasi back massage-stretching untuk penyembuhan nyeri pinggang Ardi Utomo; B.M. Wara Kushartanti
Jurnal Keolahragaan Vol 7, No 1: April 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (914.816 KB) | DOI: 10.21831/jk.v7i1.20549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) pengaruh jenis perlakuan massage frirage dan kombinasi back massage-stretching untuk penyembuhan nyeri pinggang, (2) pengaruh kondisi cedera akut dan kronis terhadap penyembuhan nyeri pinggang, dan (3) interaksi jenis perlakuan dengan kondisi cedera terhadap penyembuhan nyeri pinggang yang ditunjukkan peningkatan ROM pinggang pada pasien Physical Therapy Clinic Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta (PTC FIK UNY). Penelitian ini adalah eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2, dengan menggunakan tes awal dan tes akhir. Subjek penelitian ini adalah 40 orang pasien klinik PTC yang mengalami nyeri pinggang kronis maupun akut akibat aktivitas kerja yang berjenis kelamin laki-laki usia 25-50 tahun. Instrumen pengumpulan data pengukuran terhadap ROM menggunakan goniometer dan tingkat nyeri menggunakan skala nyeri rating scale. Analisis data menggunakan uji ANOVA dua jalur. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Terdapat pengaruh jenis perlakuan massage frirage dan kombinasi back massage-stretching untuk penyembuhan nyeri pinggang yang ditunjukkan peningkatan ROM pinggang pada pasien PTC FIK UNY. (2) Terdapat pengaruh kondisi cedera akut dan kronis terhadap penyembuhan nyeri pinggang yang ditunjukkan peningkatan ROM pinggang pada pasien PTC FIK UNY. (3) Terdapat interaksi jenis perlakuan dengan kondisi cedera terhadap penyembuhan nyeri pinggang yang ditunjukkan peningkatan ROM pinggang pada pasien PTC FIK UNY. Hasil analisis diketahui masase frirage lebih baik untuk menyembuhkan nyeri pinggang akut sedangkan kombinasi back massage-stretching lebih baik untuk menyembuhkan nyeri pinggang kronis. The effectiveness of frirage massage and back massage stretching in the healing pain AbstractThis study aims to reveal: (1) the effect of frirage massage treatment and combination of back massage-stretching on healing waist pain, (2) the effect of acute and chronic injury conditions on the healing of low back pain, and (3) the interaction of the type of treatment and injury condition to the healing of waist pain as shown by the improvement of ROM pain the patients of Physical Therapy Clinic (PTC) FIK UNY. This research was an experiment with the factorial design 2 x 2, by using preliminary test (pre-test) and final test (post-test). The subjects were 40 patients of PTC who experienced chronic and acute waist pain due to work activities, whose ages ranged from 25 to 50 years old. The data collection instrument was a measurement test. The data analysis used the two-way ANOVA Test. The results were as follows. (1) There was an effect of frirage massage treatment type and the combination of back massage-stretching on healing waist pain as shown by the improvement of ROM pain. (2) There an effect of acute and chronic injury condition on the healing of waist pain as shown by the increase of ROM pain. (3) There was an interaction between the type of treatment and the condition of injury on the healing of waist pain as shown by the increase of ROM pain.
MODIFIKASI PERMAINAN SEPAKBOLA BAGI SISWA SMA PENDERITA ASMA Antonius Tri Wibowo; B.M. Wara Kushartanti
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 2: September 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.782 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i2.2567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modifikasi permainan sepakbola bagi siswa SMA penderita asma. Modifikasi permainan sepakbola diharapkan dapat digunakan oleh guru olahraga dalam pembelajaran di sekolah-sekolah yang memiliki siswa berpenyakit asma dan menjadi alternatif bagi siswa SMA yang menderita penyakit asma yang tertarik untuk bermain sepakbola. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengadaptasi langkah-langkah penelitian pengembangan menurut Borg Gall (1983, p.775) sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi di lapangan, (2) melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3) mengembangkan produk awal (draf awal), (4) validasi ahli dan revisi, (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi, (6) uji coba lapangan skala besar dan revisi dan (7) pembuatan produk final. Uji coba skala kecil dilakukan terhadap siswa SMA Kolese De Britto kelas X dan kelas XI yang menderita sakit asma sebanyak 13 siswa. Uji coba skala besar dilakukan di tempat yang sama dengan jumlah siswa 13 siswa yang berbeda pada saat skala kecil yang menderita asma. Hasil penelitian yaitu berupa modifikasi permainan sepakbola bagi siswa SMA penderita asma dengan perubahan ukuran lapangan, jumlah gawang disertai bentuk gawang, ukuran bola, jumlah pemain dan aturan bermain. Dari hasil penilaian para ahli, dapat ditarik kesimpulan bahwa modifikasi permainan sepakbola bagi siswa SMA penderita asma sangat baik dan efektif sebagai sarana alternatif olahraga bagi penderita asma yang ingin bermain sepakbola dan sebagai terapi asma.  MODIFICATION OF SOCCER GAME FOR SENIOR-HIGH-SCHOOL-STUDENTS ASTHMA SUFFERERSAbstractThe main aims of this study are to create a modified soccer games for Atsmatic  highschool  students. The modified game hopefully can be an alternative way for sport teacher to teach soccer for Asthmatic students and make the student interested in playing it. This study was research and development type by adapting Borg Gall’s (1983: 775) procedur of RD research as follows: (1) data collection, (2) data analysis, (3) first draft product development, (4) expert validation and revision, (5) small scale product testing and revision, (6) large scale product testing and revision, and (7) final product development. Small scale product testing was done in Kolese De Britto Highschool, with 13 asthmatic students, class X and XI. The results of the study is a modul of modified soccer for asthmatic Highschool Students. From the expert judgement, it can be seen that the modified soccer game is good and effective for atsmatic students who want to paly soccer and can be used as theraphy. The modified game can be an alternative way for sport teacher to teach soccer for asthmatic students and make the student interested in playing it.
Pengaruh senam aerobik dan yoga terhadap rasio lingkar pinggang panggul dan tingkat depresi pada wanita primenopause Danang Supratmanto; B. M. Wara Kushartanti
Jurnal Keolahragaan Vol 6, No 2: September 2018
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.768 KB) | DOI: 10.21831/jk.v0i0.20616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui seberapa jauh efektivitas antara senam aerobik dan yoga terhadap penurunan Rasio Lingkar Pinggang Panggul (RLPP) dan penurunan tingkat depresi pada wanita perimenopause, (2) mengetahui mana yang paling efektif dari senam aerobik dan yoga terhadap penurunan RLPP dan penurunan tingkat depresi pada wanita perimenopause. Penelitian ini merupakan penelitian true-eksperimental design dengan desain tiga kelompok dengan tes awal dan tes akhir serta kelompok kontrol. Subjek penelitian ini adalah wanita yang memasuki masa perimenopause, usia mulai 40 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan jenis tipe simple random sampling dengan total responden sebanyak 60 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes pengukuran skala DASS untuk depresi, dan pita ukur dengan rumus RLPP. Analisis data menggunakan uji t-paired sample dan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) senam aerobik tidak efektif untuk menurunkan RLPP dan tingkat depresi pada wanita perimenopause (p0,05). Yoga tidak efektif menurunkan RLPP (p0,05), tetapi efektif menurunkan tingkat depresi (p0,005); (2) tidak ada jenis latihan paling efektif menurunkan RLPP pada wanita perimenopause. Jenis latihan paling efektif menurunkan tingkat depresi pada wanita perimenopause adalah yoga. The influence of aerobic gymnastic and yoga on the waist-to-hip ratio and the depression level among pre-menopause women AbstractThe study aims at: (1) identifying how effective aerobic and yoga exercise is in decreasing the waist-to-hip ratio (WHR) and the depression level among the pre-menopause women; and (2) identifying which exercise is more effective, between the aerobic exercise and the yoga exercise, in decreasing the waist-to-hip ratio (WHR) and depression level among the pre-menopause women. The study itself was a true-experimental design with pre-test and post-test control group design. Then, the subjects in the study were the women who entered their pre-menopause age, starting from 40 years old. The samples for the study were gathered by means of probability sampling technique with simple random sampling technique and the total respondents in the study were 60 people. Next, the data for the study were gathered through RLPP formula with measurement tape for the assessment of waist-to-hip ratio and the administration of DASS scale measurement test for the assessment of depression level. The data that had been gathered were analysed using the t-paired sample test and the ANOVA test. The results of the study show that: (1) the aerobic exercise is not effective in decreasing the waist-to-hip ratio and the depression level among the pre-menopause women (p 0.05) while the yoga exercise is not effective in decreasing the waist-to-hip ration but is effective for decreasing the depression level among the pre-menopause women (p 0.005); and (2) there is not any kind of most effective exercise in decreasing the waist-to-hip ratio among the pre-menopause women. However, yoga can be the most effective exercise in decreasing the depression level among the pre-menopause women.
PENGARUH LATIHAN FARTLEK DENGAN TREADMILL DAN LARI DI LAPANGAN TERHADAP DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI Maya Kurnia; B.M. Wara Kushartanti
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 1: April 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.997 KB) | DOI: 10.21831/jk.v1i1.2347

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan pengaruh dari latihan fartlek dengan treadmill, latihan fartlek dengan lari di lapangan, dan kapasitas vital paru terhadap daya tahan kardiorespirasi. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen faktorial 2 x 2. Data dikumpulkan menggunakan tes daya tahan kardiorespirasi (tes Cooper 12 menit), dihitung jarak maksimal yang dapat ditempuh dalam waktu 12 menit tersebut. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Ada perbedaan daya tahan kardiorespirasi antara kelompok latihan fartlek dengan treadmill dan kelompok latihan fartlek dengan lari di lapangan. Daya tahan kardiorespirasi kelompok latihan fartlek dengan lari di lapangan menunjuk-kan pengaruh lebih baik dibandingkan kelompok latihan fartlek dengan treadmill. (2) Ada perbedaan daya tahan kardiorespirasi kelompok kapasitas vital paru tinggi dan kapasitas vital paru rendah. Daya tahan kardiorespirasi kelompok kapasitas vital paru tinggi menunjukkan pengaruh lebih baik dibandingkan kelompok kapasitas vital paru rendah. (3) Tidak ada interaksi antara latihan fartlek dengan treadmill, latihan fartlek dengan lari di lapangan, dan kapasitas vital paru terhadap daya tahan kardio-respirasi. Kelompok yang berlatih fartlek dengan lari di lapangan dan mempunyai kapasitas vital paru rendah, kelompok yang berlatih fartlek dengan treadmill dan mempunyai kapasitas vital paru tinggi, dan kelompok yang berlatih fartlek dengan lari di lapangan dan mempunyai kapasitas vital paru tinggi tidak berbeda signifikan. THE EFFECT OF FARTLEK EXERCISE WITH TREADMILL AND RUNNING ON RESPIRATORY ENDURANCEAbstract The objective of this study is to reveal the effect of fartlek with treadmill, running, and vital lung capacity on respiratory endurance. The study used the experiment factorial 2x2 block design. The data were collected using the respiratory endurance test (using the twelve minutes by Cooper’s test) with maximal distance which can be taken within twelve minutes. The results of this study are as follows: (1) There is a difference in respiratory endurance between those who were involved in fartlek with treadmill with those who ran. The respiratory endurance is better for those who ran than those who used treadmill. (2) There is a difference in respiratory endurance between those who have low vital lung capacity with those who have high vital lung capacity. The respiratory endurance is better for those who have high vital lung capacity than those who have low vital lung capacity. (3) There is no interaction between those who were involved in fartlek with treadmill, running, and vital lung capacity in respiratory endurance. Members who were involved in fartlek with ran and have low vital lung capacity, who were involved in fartlek with treadmill and have high vital lung capacity, and who were involved in fartlek with ran and have high vital lung capacity is not different significance. Keywords: fartlek training, vital lung capacity, respiratory endurance.
EFEK AKUT LATIHAN ERGOCYCLE PADA TEKANAN DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 ANGGOTA PERSADIA RS JOGJA Harun Harun; Wara Kushartanti
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2018.3.2.2

Abstract

Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 (DM tipe 2) memiliki risiko tinggi mengalami hipertensi. Latihan fisik diketahui dapat megontrol penderita DM tipe 2 dengan hipertensi melalui perbaikan system kardiovaskuler. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sekali latihan ergocycle berefek terhadap penurunan tekanan darah penderita DM tipe 2. Penelitian ini adalah penelitian pre-experimental dengan desain satu kelompok, dengan tes awal, saat latihan dan tes akhir. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota Persadia RS Jogja. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 10 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan uji t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekali latihan ergocycle tidak berefek signifikan dalam menurunkan tekanan darah penderita DM tipe 2 (p<0,05). Namun secara tren menunjukkan penurunan tekanan darah rata-rata sebelum dan sesudah melakukan latihan, tekanan sistolik turun sebesar 8,4 mmHg dan diastolic turun sebesar 2,5 mmHg.
Hubungan Lingkar Perut dan Tekanan Darah Terhadap Status Gizi Wanita Member Senam Zumba dimasa Pandemi Covid-19 I Putu Agus Dharma Hita; B. M. Wara Kushartanti; Doni Pranata
Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi Vol. 7 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi FKIP Universitas PGRI Mahadewa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Prodi Olahraga Perguruan Tinggi PGRI (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.87 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4420421

Abstract

Dimasa pandemi Covid-19 ini sangat penting bagi setiap individu untuk menjaga tingkat kesehatan agar terhindar dari berbagai virus ataupun penyakit lainnya. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan lingkar perut dan tekanan darah terhadap status gizi wanita member senam zumba di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali pada bulan Agustus 2020. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 43 orang. Instrumen pada penelitian ini menggunakan alat pita circumference untuk mengukur lingkar perut, sphygmomanometer untuk mengukur tekanan darah, serta menggunakan teknik IMT untuk mengukur status gizi. Data yang terkumpul terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat yang terdiri dari uji normalitas menggunakan teknik kolmogorov smirnov dan homogenitas menggunakan teknik levene statistic dengan taraf signifikansi 5%, serta kemudian dilanjukan dengan uji hipotesis menggunakan teknik korelasi menggunakan uji regresi berganda. Hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan bersifat homogen (p>0,05), sedangkan hasil uji hipotesis mendapatkan hasil bahwa terdapat hubungan baik secara parsial ataupun secara simultan (p<0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan lingkar perut dan tekanan darah terhadap status gizi wanita member senam zumba di masa pandemi Covid-19.
Co-Authors Abdul Hafidz Abdulloh, Faza Muhamad Tamyiz Abiyyu Amajida Adliah Anwar6 Afandi, Nur Rizal Agung Muladi Ahmad Nasrullah Ana Prasetya Andi Sultan Brilin Susandi Eka Wahyudhi Andika Triansyah Antonius Tri Wibowo Ardi Utomo Arta Farmawati Atikah Rahayu Bambang Soempeno Bernadette Josephine Istiti Kandarina Chen, Hocheng Danang Supratmanto Dandy Prastyanto Decyta Khairun Nisa Desty Ervira Puspaningtyas Dian Ika Purba Ratna Wijayanti Dian Listiarini Doni Pranata Enggista Hendriko Delano FAUZI Fendi Nugroho Guntur Guntur Harun Harun Harun Harun Heesch, Kristiann C I Putu Agus Dharma Hita Intan Imawati Ivanov, Danail Joner Lumban Toruan Jurek, Joanna Michalina Kandarina, BJ Istiti Kristiann C Heesch Kusumawati M Lailla Affianti Fauzi M, Kusumawati Marsiline Pieter Maya Kurnia Mochammad Noerhadi Muhammad Fatih Humam Muhammad, Dikri Nanda, Fitri Agung Noerhadi, Mochammad Nofa Anggriawan Nourzad, Fatemeh Novita Intan Arovah Panggung Sutapa Putu Ayu Widiastuti Putu Widiyatmoko Queen Syafaati Hakiki Rachmah Laksmi Ambardini Ratna Endi Yanuita Regina Maria Rina Yuniana Rita Eka Izzati Rohim, Muhammad Fathur Sabda Hussain As Shafi Sarah Ulliya Setiawan Jodi Setyawan Widyarto Silvi Lailatul Mahfida Sukadiyanto Sukadiyanto Sumarjo Sumaryanti Sumaryanti Sumaryanto Sumaryanto Toruan, Joner Lumban Tracy L Washington Tutiek Rahayu Untung Widodo Untung Widodo, Untung Wallapa Choeibuakaew Washington, Tracy L Wawan Sundawan Suherman Widiastuti, Putu Ayu Widiyanto Widiyanto Wirastyawan, Ajitama Yuliana, Ela Yuni Afriani Yuni Afriani Yuni Afriani, Yuni Yustinus Sukarmin