Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Stimulasi Dini yang Efektif Untuk Meningkatkan Kecerdasan Kognitif Anak Usia Dini Irfani, Fauriyatul; Shofia, Vivik; Lestari, Yuliana Intan
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4813

Abstract

Perkembangan anak pada usia dini adalah fase kehidupan krusial dalam pembentukan kecerdasan dan keterampilan dasar yang berdampak pada masa depan mereka. Dikenal sebagai masa keemasan, periode ini ditandai oleh plastisitas otak yang tinggi, memungkinkan anak menyerap informasi dari lingkungan. Stimulasi yang diterima, seperti permainan edukatif dan eksplorasi, sangat memengaruhi perkembangan kognitif, termasuk kemampuan berpikir, daya ingat, dan pemecahan masalah. Stimulasi interaktif, seperti berdialog dan membaca, memiliki dampak signifikan pada perkembangan ini. Anak yang mendapatkan stimulasi terarah dan konsisten sejak dini cenderung mengalami kemajuan lebih cepat, mempersiapkan mereka untuk tantangan akademis dan sosial di masa depan. Penelitian ini menekankan pentingnya stimulasi dini dalam mengoptimalkan kecerdasan kognitif anak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kepustakaan (Library Research), yang mencakup pencarian, pengumpulan, dan analisis data dari buku, artikel ilmiah, serta sumber-sumber ilmiah lainnya.
Hubungan Academic Hardiness dengan Stres Akademik pada Mahasiswa Calon Guru Wahyuni, Sri; Aprililla, Putri; Husni, Desma; Lestari, Yuliana Intan
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 6, No 3 (2025): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/pib.v6i3.33596

Abstract

Mahasiswa keguruan memiliki keunikan dibandingkan mahasiswa fakultas lainnya, yang mana selain harus memahami materi kuliah, mereka juga harus mengembangkan keterampilan pedagogik karena mereka adalah calon guru. Hal ini membuat mereka memiliki tekanan yang lumayan berat dan dapat mengakibatkan stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara ketangguhan dan stres akademik pada mahasiswa keguruan. Subjek penelitian adalah mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, dengan teknik quota sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 400 mahasiswa. Alat ukur yang digunakan adalah skala ketahanan akademik dan skala stres akademik. Berdasarkan hasil analisis korelasi product moment by Pearson, diperoleh nilai koefisien korelasi (r) -0,302 dengan signifikansi (p) sebesar 0,000 (p=0,000<0,01), yang memiliki makna bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara ketangguhan akademik dengan stres akademik pada mahasiswa calon guru, dengan sumbangan efektif sebesar 9,1 persen. Hasil penelitian ini memiliki implikasi bahwa mahasiswa keguruan harus meningkatkan ketangguhan akademiknya agar dapat menurunkan stres akademik.
Teori Belajar Humanistik dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Maharani, Wa Ode Annisa; Lestari, Yuliana Intan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyelidiki bagaimana teori belajar humanistik dapat diterapkan dalam pendidikan, terutama untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Teori humanistik menekankan pendekatan yang memanusiakan manusia, mengutamakan pengembangan potensi setiap orang dan membantu siswa memenuhi kebutuhan dasar mereka untuk aktualisasi diri. Abraham Maslow dan Carl Rogers menekankan pentingnya pemahaman diri, kebutuhan fisiologis, rasa aman, kasih sayang, harga diri, dan aktualisasi diri sebagai fondasi dalam proses belajar. Penelitian ini dilakukan melalui kajian literatur yang melibatkan analisis jurnal, buku, dan artikel. Hasil diskusi menunjukkan bahwa pendekatan humanistik, yang mengintegrasikan aspek afektif, kognitif, dan psikomotor, dapat meningkatkan motivasi intrinsik siswa serta kemampuan mereka dalam belajar. Ketika teori ini diterapkan, guru didorong untuk berperan sebagai fasilitator yang peka terhadap perasaan siswa, menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan positif.
Pengaruh Terapi Gestalt terhadap Anak dengan Gangguan Disleksia Mardalena, Rilta; Lestari, Yuliana Intan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan Disleksia adalah gangguan belajar yang mempengaruhi kemampuan berbahasa dan memahami bahasa. Penyandang disleksia memiliki kecerdasan normal atau Memiliki kemampuan di atas rata-rata, tetapi mengalami kesulitan dalam memahami dan menggunakan bahasa. yang menjadi tolok ukur proses belajar. Dengan perkembangan tersebut, anak perlu dipersiapkan untuk memahami berbagai aspek sosial, emosional, dan moral.dan hal-hal lain yang terkait dengan lingkungan sosial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak terapi Gestalt terhadap anak-anak yang mengalami disleksia. Peneliti menerapkan metode penelitian deskriptif kualitatif melalui sistematik literatur review (SLR). Metode ini diperoleh dari berbagai karya ilmiah, jurnal, relevan lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yang relevan dengan pengaruh teori Gestalt terhadap anak penderita disleksia. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terapi Gestalt dapat meningkatkan rasa percaya diri belajar anak. Selain itu, terapi Gestalt juga dapat memperkuat rasa tanggung jawab siswa dan membantu anak mengambil alih serta meningkatkan hasil belajarnya.
Neurosains dalam Pendidikan: Memahami Peran Neurosains dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Pohan, Annida Husna; Shofiah, Vivik; Lestari, Yuliana Intan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i3.22861

Abstract

Kemajuan dalam bidang neurosains dalam beberapa dekade terakhir telah memberikan wawasan baru tentang cara kerja otak manusia, terutama pada masa kanak-kanak. Studi ini menekankan pentingnya penerapan temuan neurosains dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang bertujuan mengembangkan potensi anak untuk menjadi individu yang bermanfaat bagi masyarakat. Perkembangan otak yang pesat pada usia 0 hingga 6 tahun menjadikan periode ini krusial, di mana pengalaman awal dan stimulasi lingkungan sangat mempengaruhi kemampuan belajar, keterampilan sosial, dan kesejahteraan emosional. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip neurosains dapat digunakan untuk merancang metode pengajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan perkembangan kognitif anak. Pembelajaran berbasis neurosains menekankan keseimbangan penggunaan berbagai bagian otak, bukan hanya otak kiri yang berorientasi logis. Meskipun ada tantangan dalam menerapkan temuan ilmiah ke dalam praktik pendidikan, pemahaman yang mendalam tentang neurosains dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pertumbuhan holistik anak. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk memperkuat relevansi neurosains dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
Kematangan Emosi Sebagai Faktor Penentu Perilaku Anti-Bullying Di Kalangan Peserta Didik Cantika, Dwi; Shofiah, Vivik; Lestari, Yuliana Intan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i3.22862

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang kematangan emosi sebagai faktor penentu perilaku anti-bullying di kalangan peserta didik. Anak-anak zaman sekarang beranggapan bahwa jika mereka melakukan suatu tindakan kekerasan atau bullying maka mereka akan dianggap keren oleh teman yang lainnya dan juga mereka beranggpan jika teman-temannya akan tunduk kepada mereka. Perilaku bullying dapat memberikan dampak merugikan pada peserta didik, menciptakan perasaan tidak diinginkan dan ditolak oleh lingkungan sekitarnya. Perilaku bullying disebabkan oleh pencapaian emosi yang kurang matang. Kematangan emosi sangat penting untuk mengurangi perilaku bullying karena individu yang memiliki kematangan emosi yang baik akan merasa bangga dengan diri mereka sendiri dan dapat menghargai orang lain. Kemampuan untuk mengendalikan emosi sangat mempengaruhi proses dalam hubungan sosial sehingga kemampuan ini sangat penting untuk mengurangi bullying. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tinjauan pustaka (study literature review), informasi dan data diperoleh dari berbagai sumber yang relevan, seperti artikel, jurnal, dan buku. Tulisan ini memuat pembahasan utama yang terbagi ke dalam tujuh tema besar, yaitu: definisi bullying dan kematangan emosi, faktor-faktor yang mempengaruhi bullying, dampak bullying, karakteristik kematangan emosi, faktor-faktor kematangan emosi, hubungan kematangan emosi dan perilaku anti-bullying dan kiat meningkatkan kematangan emosi.
Remaja Dan Penyalahgunaan Narkotika Putri, Aqilah Aldyan; Shofiah, Vivik; Lestari, Yuliana Intan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i3.22959

Abstract

Masa remaja disebut fase penting dalam perkembangan seseorang, di mana perubahan biologis, kognitif, dan sosial terjadi secara besar-besaran. Remaja mengalami pertumbuhan fisik dan mental yang pesat, serta perkembangan keterampilan berpikir kritis dan pencarian identitas diri. Masa ini juga ditandai dengan peningkatan ketergantungan pada hubungan sosial dan lingkungan mereka, yang berdampak besar pada proses pembelajaran dan perkembangan emosional mereka.Penyalahgunaan narkoba adalah salah satu masalah besar yang dihadapi remaja. Ini dipicu oleh banyak hal, seperti keinginan untuk mencoba hal baru, tekanan dari teman sebaya, dan pencarian identitas. Indonesia mengalami darurat narkoba karena kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja meningkat. Dalam tulisan ini, desain yang digunakan adalah literatur review, yang merupakan jenis penelusuran dan penelitian kepustakaan yang melibatkan membaca dan menelaah berbagai buku, jurnal, dan naskah lainnya yang berkaitan dengan topik penelitian. Keluarga, masyarakat, dan pemerintah harus berperan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba pada remaja. Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, sangat penting untuk memberikan pendidikan yang menyeluruh tentang bahaya narkoba, menumbuhkan kepercayaan diri yang positif, dan meningkatkan iman. Remaja dapat menghindari dampak negatif dari narkoba jika mereka memiliki pemahaman mendalam tentang risiko narkoba, dukungan sosial yang kuat, dan pengawasan ketat dari orang tua dan lingkungan.
Shalat: Suatu Pendekatan Kontemporer Psikologi Islam dalam Insekuritas Remaja Zahrah, Helfi; Lestari, Yuliana Intan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan suatu masa perkembangan manusia yang penting karena meliputi berbagai aspek kehidupan manusia meliputi biologis, kognitif, psikososial, dan emosional. Masa remaja yang seharusnya membentuk identitas dasar individu seringkali mengalami berbagai permasalahan yang dikarenakan berbagai faktor. Salah satu permasalahan pada masa remaja adalah insekuritas (rasa tidak aman/ insecure). Rasa tidak aman akan muncul ketika remaja merasa tidak dapat mengendalikan sesuatu (situasi), merasa bersalah, malu, atau merasa kurang dalam sesuatu. Shalat merupakan salah satu terapi religiusitas untuk meningkatkan rasa damai dan meningkatkan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif dan memanfaatkan studi kepustakaan untuk mengevaluasi relevansi serta efesiensi waktu. Hasil dari penelitian ini adalah sholat sebagai salah satu terapi religious cukup efektif dalam meminimalisir insekuritas remaja.
Peran Pendidikan Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Perempuan Di Negara Berkembang Yunika, Marwah; Shofiah, Vivik; Lestari, Yuliana Intan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i3.23167

Abstract

Pendidikan bagi perempuan merupakan hak dasar yang dijamin oleh konstitusi dan memiliki peran penting dalam menciptakan kesetaraan gender, memberdayakan perempuan secara ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, serta memperkuat partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan sosial dan politik. Artikel ini mengkaji pentingnya pendidikan perempuan di negara berkembang, serta dampaknya terhadap kesejahteraan individu dan masyarakat. Pendidikan memberikan perempuan kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi, politik, dan kesehatan, yang secara signifikan mempengaruhi kesejahteraan mereka dan komunitasnya. Namun, perempuan di negara berkembang masih menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses pendidikan, seperti kemiskinan, pernikahan dini, diskriminasi berbasis gender, serta tradisi dan norma sosial. Artikel ini juga membahas kebijakan dan regulasi, termasuk Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia di Indonesia, yang menekankan hak perempuan dalam bidang pendidikan. Dengan mengatasi hambatan tersebut, pendidikan dapat menjadi kunci dalam memberdayakan perempuan dan memperkuat pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Psikoterapi Islam dalam Peningkatan Kesehatan Mental: Tinjauan Teoritis dan Empiris Kartika, Diana Kurniati; Lestari, Yuliana Intan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Psikoterapi Islam merupakan pendekatan terapeutik yang memadukan prinsip-prinsip psikologi dengan ajaran Islam untuk membantu individu dalam mengatasi masalah mental dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pendekatan psikoterapi Islam dalam meningkatkan kesehatan mental. Kajian teoritis ini mengintegrasikan konsep-konsep utama seperti tauhid, tawakal, dan sabar dalam proses terapi. Studi ini juga mengevaluasi beberapa penelitian empiris terkait penerapan psikoterapi Islam pada berbagai kelompok pasien yang mengalami depresi, kecemasan, dan gangguan lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan psikoterapi Islam dapat menjadi intervensi yang efektif dalam memperbaiki kesehatan mental individu melalui penguatan spiritual, penerimaan, dan pendekatan hidup yang lebih positif.