Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI GURU DALAM MEMBANGUN SIKAP MANDIRI BAGI SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH LUAR BIASA AL IKHSAN BAGOR NGANJUK Fauzi'ah, Novita Fairuz; Listyaningsih, Listyaningsih
Kajian Moral dan Kewarganegaraan Vol. 12 No. 1 (2024): Kajian Moral dan Kewarganegaraan
Publisher : Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/kmkn.v12n1.p141-153

Abstract

This research describes the strategies used by teachers at the Al Ikhsan Bagor Nganjuk Special School for students with special needs. The targets of this research were students with autistic disabilities who were in grade 5 of elementary school. This is because students with autistic disabilities are the students with the most disabilities at the elementary school level, namely in grade 5 of elementary school. The theory used in this research is the Behavioristic Classical Conditioning Theory developed by Ivan Petrovich Pavlov. The approach used in this research is qualitative with descriptive analysis methods. This research took informants from teachers at the Al Ikhsan Bagor Special School as research subjects. The data collection techniques used were observation, in-depth interviews and documentation. The validity test of the data used is source triangulation. The results of the research show that the strategies used by Al Ikhsan Bagor Nganjuk Special School teachers are: (1) through giving appreciation. Giving appreciation can be done in two ways, namely first in the form of gestures or body movements such as giving applause when students successfully complete an activity. Second, in verbal form or words such as words of encouragement, you are great, you are extraordinary (2) through games. Play activities are one of the factors that can stimulate students' sensory, motoric and cognitive development, such as puzzle games, throwing balls, attaching body parts and coloring
Education of Pancasila Values to Strengthen Villages' Awareness of Harmony in Pacet Village, Mojokerto Regency, East Java Listyaningsih, Listyaningsih; Warsono, Warsono; Setyowati, Raden Roro Nanik; Sari, Maya Mustika Kartika; Adi, Agus Satmoko; Huda, Mi'rojul; Usmi, Rianda; Thohari, Habib Nihla; Chamidah, Nur
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 1 (2025): January 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i1.4492

Abstract

In facing national problems such as intolerance and ethnic and social conflicts, Indonesia needs to re-actualize the values of Pancasila, which have been proven as a unifying solution for the nation. Pancasila, as the foundation of the state and the nation's outlook on life, plays an important role in uniting the ethnic, religious, and cultural differences in Indonesia. However, in daily practice, the values of Pancasila tend to be eroded and are more present as formal symbols than behavioral guidelines, thus triggering various disputes between residents. Therefore, the purpose of this community service activity Pancasila is intended to (1) instill Pancasila values in the Pacet Village community; (2) mentor the Pacet Village youth organization as a facilitator of harmony by utilizing social media to campaign for harmony in society. This community service activity is a collaboration between the Pancasila and Citizenship Education Study Program, Surabaya State University with the Pacet Village Government, Pacet District, Mojokerto Regency, and the Mojokerto Regency Interfaith Harmony Forum. This community service activity is a Pancasila Discussion and Creative Content Creation Training for Karang Taruna Pacet Village. The method used is socialization, which provides material about Pancasila as a unifier of the nation, ending with digital content training. Through socialization activities, national insight training, discussions with religious leaders, and training for village officials, efforts to strengthen Pancasila encourage a harmonious life amidst diversity.
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI SOSIALISASI STUNTING DAN 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN (HPK) DI DESA TALOK KECAMATAN KRESEK KABUPATEN TANGERANG Sadiq, Rakiy Muhamad; Listyaningsih, Listyaningsih
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v9i2.17867

Abstract

Kasus stunting di kecamatan kresek terkhususnya Desa Talok, menurut data status gizi balita yangdirekap oleh pihak Puskesmas Kresek sangatlah tinggi terhitung pada tahun 2021, jumlah kasusstunting di kecamatan kresek terdapat 43 kasus. Programpencegahanstuntingadalahsolusidaripermasalahanangkakasus stunting yang tinggi. Sosialisasi stunting di ikuti oleh pesertayang masuk kriteria yaitu CATIN (calon pengantin), ibu hamil, ibu yang mempunyai BADUTA(bayi dua tahun), ibu yang mempunyai BALITA (bayi lima tahun), yang mana kriteria diatasadalah masyarakat yang rentan terkena stunting. Metode yang dilakukan yaitu pemaparan materidengan cara ceramah dan Tanya jawab bersama peserta. PelaksanaanKegiatansosialisasi inidilakukan pada hari Kamis, 04 Agustus 2022, pukul 09.30 WIB s/d selesai bertempat di GedungAulaKecamatanKresekKabupatenTangerang.Setelahkegiatansosialisasi,dilaksanakanmonitoring dan selanjutnya dilakukan pengecekkan perkembangan setiap minggunya oleh pihakpuskesmas, ibu ibu kader, dan peserta KKM untuk melihat dan mendampingi masyarakat yangrentanstuntingterkhususibuhamilyangdilakukandibalai desa. Program ini mampumemberikanmotivasikepadamasyarakatyangrentanstuntinguntuksenantiasamenjagakebersihan,menjagapolagizisaatmakan, serta mengetahuipentingnyamenjaga danmemperhatikan 1000 hari pertama kehidupan, sehingga secara perlahan-lahan harapan kami untukdesa talok nol kasus stunting dapat tercapai.
SOSIALISAI DAN PELATIHAN INOVASI PANGAN LOKAL BERBASIS BEKATUL DI DESA TANAGARA KECAMATAN CADASAR Indarwati, Dwi Delia; Listyaningsih, Listyaningsih
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v10i2.23095

Abstract

Berdasarkan identifikasi bahwa mayoritas masyarakat di Desa Tanagara adalahpetani padi. Sehingga salah satu potensi pangan terbesar yang dapat dikembangkandari Desa Tanagara adalah padi. Salah satu bagian dari padi yang masih kurang dimanfaatkanialah bekatul yang diketahui sebagai limbah dari penggilingan padi. Padahal bekatul memilikikandungan gizi yang berlimpah jika diolah dengan baik. Oleh sebab itu, diperlukan sebuahedukasi pada masyarakat mengenai manfaat dari bekatul serta pelatihan pengolahan bekatuluntuk menjadi makanan yang dapat dikonsumsi bahkan diperjualbelikan. Berdasarkanhasil dari terlaksananya program Sosialisasi dan Pelatihan Inovasi Pangan Lokal BerbasisBekatul Kurang ialah di Desa Tanagara terdapat salah satu pangan lokal yang memilikipotensi untuk dijadikan pangan olahan bernilai gizi tinggi dan dapat diperjualbelikan sebagaioleh-oleh di tempat wisata religi. Kue keciput ini dapat diperjualbelikan denganmemperhatikan kemasan yang digunakan serta kejelasan dari label kemasan yang digunakansebagai informasi untuk konsumen.
PENGEMBANGAN POTENSI IBU RUMAH TANGGA DALAM TREND HANDMADE MODIFIKASI BROS CANTIK UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI KOTA CILEGON Stiawati, Titi; Listyaningsih, Listyaningsih
Jurnal Pengabdian Dinamika Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/dinamika.v4i1.8742

Abstract

Pembinaan Kesejahteraan Keluarga, disingkat PKK, adalah organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia. Melalui organisasi inilah salah satu permasalahan diatas dapat dipecahkan.  Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mempunyai program pengabdian kepada masyarakat, Pengabdian masyarakat dari Untirta ini pada dasarnya dilaksanakan oleh para Dosen sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.  Berdasarkan hal tersebut maka kami tim pengusul  ingin melaksanakan pengabdian kepada masyarakat tersebut dengan memberikan kegiatan keterampilan dalam memodifikasi bros yang terbuat dari kain, bahkan kain yang dipergunakan pun tidak hanya kain baru akan tetapi dapat berupa kain bekas yang dapat dimanfaatkan menjadi bros yang cantik sebagai aksesoris seorang perempuan, apalagi Provinsi Banten penduduknya mayoritas muslim maka bros ini dapat dijadikan aksesoris hijab yang cantik bagi seorang muslimah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Kota Cilegon dengan bermitra dengan organisasi PKK yang berada di wilayah kelurahan. Adapun mitra yang bersedia bekerjasama dengan kami adalah PKK Kelurahan Bulakan dan Kelurahan Kalitimbang yang merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Cibeber Kota Cilegon. PKK Kelurahan Bulakan dan Kelurahan Kalitimbang beranggotakan mayoritas perempuan khususnya ibu rumah tangga yang tidak bekerja. Sebagai seorang ibu rumah tangga atau seorang istri tentunya mengharapkan keadaan ekonomi dalam keluarganya mapan. Oleh karena itu ibu rumah tangga yang menjadi anggota PKK ini berharap dengan menjadi anggota PKK mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang dapat membantu mereka dalam meningkatkan pendapatan keluarganya melalui kegiatan yang dilaksanakan dalam program PKK. Deangan dilakukannya pelatihan handmade bros pada ibu rumah tangga diharapkan dapat membantu pendapatan keluarga dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh ibu rumah tangga.
PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DI LINGKUNGAN KELUARGA: MENCIPTAKAN TELADAN DARI RUMAH Suhari, Suhari; Lestari, Bernadetta Budi; Listyaningsih, Listyaningsih; Ardhana, Nehru Firdaus; Widoyo, Salsa Dea Ananda
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v6i1.1599

Abstract

Efforts to create role models from home in the context of implementing Anti-Corruption Education today are very important to implement because the family is the foundation for the formation of anti-corruption awareness and integrity. To increase awareness of the role of the family in Anti-Corruption Education, the PPKn Lecturer Team of PGRI Adi Buana University Surabaya and the PPKn Lecturer Team of Surabaya State University carried out Community Service at LLDIKTI Region VII East Java, especially for the Dharma Wanita Persatuan Mothers which was attended by 28 participants consisting of 7 administrators and 21 members. The series of activities included: pre-test, presentation, discussion, simulation, question and answer, and post-test. The results of the pre-test and post-test showed an increase in participants' understanding of anti-corruption and integrity. The next hope is to increase the role of the family in the formation of anti-corruption behavior through role models formed from the family environment, then a commitment to implementing it in the practice of life in society and on a wider scale in national life
Kinerja Dinas Pemberdayaan Kinerja Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tangerang dalam Penanganan Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Kota Tangerang Sihombing, Debby; Listyaningsih, Listyaningsih; Prafitri, Nikki
Contemporary Public Administration Review Vol. 1 No. 2 (2024): Contemporary Public Administration Review (CoPAR)
Publisher : Department of Public Administration, Parahyangan Catholic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/copar.v1i2.7569.1-18

Abstract

The problem of violence against children in Indonesia has been recognized as a serious problem and is therefore regulated by law regarding child protection and services that handle cases of violence. Banten occupies the last position of reported child violence on the island of Java with a quite drastic increase in the number of cases every year with Tangerang City as the most reported region in Banten of violence against child. Therefore, this research makes the performance of the Women's Empowerment, Child Protection, Population Control and Family Planning Department of Tangerang City in handling cases of violence against children in Tangerang City as the focus of research using descriptive research methods with a qualitative approach. The results of the research show that the performance of the Department of Women's Empowerment, Child Protection, Population Control and Family Planning in Tangerang City in handling cases of violence against children in Tangerang City has been implemented quite well, although not yet optimal. Judging from the aspects of Productivity, Service Quality, Responsiveness in handling cases of violence against children in Tangerang City, the performance of the Women's Empowerment Service for Child Protection, Population Control and Family Planning in Tangerang City is still not being implemented optimally. Despite this, the Tangerang City Department of Women's Empowerment, Child Protection, Population Control and Family Planning continues to evaluate and receive aspirations directly or online as well as holding regular meetings and continues to improve its performance in handling cases of violence against children in Tangerang City in the future.
Baksos Trauma Healing Masyarakat Terdampak Bencana Erupsi Gunung Semeru: Pengungsi di Balai Desa Penanggal Kecamatan Candipuro Suprijati, Jajuk; Sayidah, Nur; Listyaningsih, Listyaningsih; Zuraidah, Safrin; Tyas, Alvy Mulyaning
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.578 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v6i2.20241

Abstract

Trauma healing pada korban erupsi gunung Semeru sangat diperlukan. Kerusahan harta benda karena tertimbun abu vulkanik dan adanya korban jiwa tentunya akan menimbulkan problem psikologis bagi para korban, yaitu problem kecemasan, stress dan trauma. Untuk penyembuhan trauma ini sangat diperlukan dukungan dari perguruan tinggi dan masyarakat dalam membantu korban untuk bisa memulihkan kondisi emosi korban dari rasa cemas, stress dan trauma. Pimpinan Wilayah Wanita Islam Jawa Timur beserta Pimpinan Daerah Wanita Islam Lumajang sebagai daerah terdampak erupsi berpartisipasi mengambil bagian untuk membantu korban erupsi gunung Semeru dalam proses penyembuhan trauma atau trauma healing. Pelaksanaan trauma healing ini dilakukan di desa Penanggal kecamatan Candipuro pada dua lokasi pengungsian yaitu pengungsian di balai desa dan di tanah lapang. Tujuan dari kegiatan ini adalah membantu para pengungsi korban erupsi gunung Semeru agar dapat mengatur emosi dari kecemasan , stress dan trauma. Juga menyakinkan korban bahwa mereka tidak sendiri akan selalu ada orang baik yang akan memberikan pertolongan baik dari pemerintah atau dari masyarkat. Metode yang digunakan dalam dalam pemulihan trauma ini dilakukan dengan metode ceramah dan membagikan bingkisan untuk orang dewasa dan anak-anak juga bantuan tunai. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa para korban erupsi dapat menunjukkan kemampuan mengontrol emosi nya dan selalu bersabar menghadapi bencana yaitu erupsi gunung semeru.
Upaya Peningkatan Motivasi Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas X-8 melalui Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva dan Wordwall Andriyani, Natasha Bilqies; Listyaningsih, Listyaningsih; Estuningsih, Kristiwi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.7264

Abstract

This research was conducted in classes X-8 of SMA Negeri 21 Surabaya with the aim of increasing students' learning motivation through interactive learning media based on Canva and Wordwall. Observation activities show that the method of presenting information in learning Pancasila Education is still conventional and monotonous, namely by using the lecture method. By using this method, learning is less interesting and effective in attracting students' attention while learning. As a result, students become passive listeners. Therefore, efforts are needed to create interactive learning motivation and encourage student activity during the learning process. This type of research is classroom action research with a research subject consisting of 36 students. The research data was collected using observation, interview, test, and documentation methods. After learning by applying interactive learning media based on Canva and Wordwall, students became enthusiastic about participating in Pancasila Education learning. The results of the study showed that students' motivation to learn increased. The improvement after learning using Canva and Wordwall-based learning media can be seen from the comparison of the learning motivation scores of pre-cycles, cycle I, and cycle II students. The motivation to learn in the pre-cycle was originally 42.38% with less criteria, increased to 62.41% in cycle 1 with sufficient criteria, and in cycle 2 increased to 88.44% with superior criteria. So, it can be concluded that the application of Canva-based learning media and Wordwall can increase the learning motivation of students in grades X-8 of SMA Negeri 21 Surabaya.
Analysis of High-Level Thinking Skills in Pancasila Education Learning at State Vocational Schools on Material Manage Diversity as Social Capital for National Development Safitri, Laila Vika; Listyaningsih, Listyaningsih; Sarmini, Sarmini
International Journal of Emerging Research and Review Vol. 3 No. 2 (2025): June
Publisher : IKIP Widya Darma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56707/ijoerar.v3i2.105

Abstract

Objective: This study was conducted to analyze students' high-level thinking skills in learning Pancasila Education in the Chapter of Managing Bhinneka Tunggal Ika as Social Capital for National Development. The main focus of this study is to analyze the differences in students' high-level thinking skills in three main materials, namely the Origin and Meaning of Bhinneka Tunggal Ika, Gotong Royong as a Manifestation of Pancasila Economy, and the Principle of Gotong Royong Building Harmony in Diversity. Based on this focus, the formulation of the problem in this study is how students' high-level thinking skills in understanding the three materials. The substance of this research focuses on evaluating the development of students' high-level skills in each material, identifying the factors that influence them, and providing recommendations for more effective learning strategies in improving higher-level thinking skills. Methods: The research method used was preliminary research that was descriptive and did not conduct hypothesis testing. The research sample consisted of 36 students in class X and Pancasila Education teachers at State Vocational School  2 Surabaya, East Java. The data collection technique used documentation of written exam scores, questionnaire sheets, and interviews with teachers and students. Results: The results of the data obtained were analyzed using quantitative and qualitative descriptive analysis techniques. The results of the study show that 1). The students' high-level thinking skills are in the low and middle categories. Based on the results of the calculation, the material on the Principle of Mutual Cooperation in Building Harmony in Diversity, where the analysis skill score (C4) reached 63.42 in the medium category, evaluation (C5) 44,056 and created (C6) 43.39 which was classified as low category 2). The lowest indicators of high-level thinking skills are evaluation (C5) and creating (C6). 3). Teachers still use lecture methods and conventional teaching materials during learning. Novelty: This study provides a new perspective in measuring high-level thinking skills in the context of learning Pancasila Education in vocational schools, especially in understanding the three materials in the chapter on diversity and diversity. The results of this study are an important contribution to the development of digital flipbook interactive teaching materials with gamification-based interactive quizzes that are more effective with the aim of improving high-level thinking skills in Pancasila Education, especially in vocational schools that are still rarely studied in similar studies.