Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Workshop Peningkatan Kompetensi Guru dan Keamanan Digital menggunakan Deep Learning Zulfikar, Muh. Ihsan; R., Haekal Febriansyah; Budiarti, Nur Azizah Eka; Ashari, Hilda; Makmur, Elfira
DEDIKASI Vol 27, No 1 (2025): JURNAL DEDIKASI (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v27i1.74144

Abstract

Abstrak: Workshop peningkatan kompetensi guru ini bertujuan untuk membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan sebagai fasilitator pembelajaran deep learning serta pemahaman terhadap keamanan digital di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pelatihan teori dan praktik yang mencakup pemahaman konsep deep learning, penerapannya dalam kegiatan belajar mengajar, serta pentingnya menjaga keamanan data digital di sekolah. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran deep learning dan menjaga keamanan digital di kelas. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi pendidikan yang adaptif terhadap teknologi sekaligus aman secara digital. Kata kunci: peningkatan kompetensi guru, fasilitator deep learning, keamanan digital, keahlian.
Pelatihan Penguatan Kesehatan Mental di Sekolah Menuju Pendidikan Berkualitas Riska, Muhammad; Ashari, Hilda; Makmur, Elfira; Sari, Dessy Ana Laila; Burhan, Muh. Iswal
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 2 (May 2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v3i2.7411

Abstract

Community Service focuses on the importance of empowering teachers in Mental Health Education within schools, particularly in Timika, a remote area in Eastern Indonesia. The frequent and unstable power outages cause difficulties in accessing the internet, and the region’s remote location makes it challenging for school teachers in Timika to obtain information about mental health. The goal of this Community Service initiative is to provide Mental Health Training in Schools Towards Quality Education, which will be implemented to enhance teachers' competencies in handling mental health issues. The ultimate objective is for teachers to become mentally healthy and skilled. As a result of this initiative, a learning environment that supports the emotional and psychological well-being of both teachers and students is created. The method used in this program includes training on children's mental health in the digital era, developing school vision and mission to support mental well-being, conducting social research and innovation, and providing parenting education. Mental health training strengthens the prevention of negative behaviors, thereby influencing the development of quality learning. The results of this program indicate that the training successfully formed a group of teachers who are concerned about mental health. Teachers became more proactive in raising awareness of the importance of mental health in schools. Additionally, this training initiative successfully facilitated educational outreach programs for parents and the surrounding community, both individually and in groups.
Penguatan Kompetensi Guru Sekolah Menengah melalui Pelatihan Canva untuk Peningkatan Media Pembelajaran Interaktif Mahande, Ridwan Daud; Ashari, Hilda; Malago, Jasruddin Daud; Bakri, Hasrul; Mappangara, Surianto
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 2 (May 2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v3i2.8470

Abstract

Responding to the growing demand for interactive, digital-based learning environments, this community service program was designed to strengthen the capacity of secondary school teachers to design visual learning media using Canva. Many teachers in the target areas previously relied on conventional methods and lacked exposure to digital design tools, resulting in monotonous teaching delivery and low student engagement. Through structured stages—including socialization, training, technology implementation, mentoring, and sustainability efforts—participants were equipped with the knowledge and skills to produce infographics, presentations, worksheets, and other teaching materials. Observations during implementation showed increased teacher confidence and creativity, improved student responsiveness, and improved media alignment with curriculum objectives. Teachers also informed to form a peer-to-peer digital community to ensure ongoing support and resource sharing. The program successfully addressed gaps in digital literacy and instructional design, fostering a culture of innovation and collaboration among educators. The results demonstrate that scalable, context-based interventions can make a meaningful contribution to educational transformation.
Implementasi Unplugged Computational Thinking untuk Guru Mata Pelajaran Informatika se-Balikpapan Vitalocca, Dyah; Nuridayanti; Ashari, Hilda; Makmur, Elfira; Abdal, Nurul Mukhlisah
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 02 Nomor 01 (April 2024)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v2i1.2356

Abstract

Di era modern, integrasi pendidikan informatika sangat penting dalam mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi perubahan cepat yang dibawa oleh revolusi industri 4.0 dan kemajuan teknologi. Informatika memainkan peran penting dalam kurikulum pendidikan, membekali generasi muda dengan keterampilan penting untuk berkembang di dunia yang digerakkan oleh teknologi. Namun, ada beberapa tantangan yang dihadapi di Indonesia, seperti akses teknologi yang terbatas dan pelatihan yang tidak memadai bagi para guru untuk menanamkan konsep-konsep komputasi secara efektif. Guru diharap mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif, lingkungan pendidikan inklusif, berkelanjutan, dan kondusif bagi perkembangan peserta didik secara menyeluruh, memastikan kesempatan yang sama bagi semua peserta didik untuk berprestasi dan berkontribusi secara bermakna bagi masyarakat. Tahapan kegiatan terdiri atas tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan kegiatan, dan tahapan pendampingan. Dalam pelatihan ini, guru berhasil mampu (1) memperoleh kemampuan atas pemahaman konsep dasar CT seperti dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan desain algoritma; (2) menyajikan berbagai cara inovatif untuk mengajarkan CT tanpa teknologi digital, seperti permainan dan aktivitas fisik; (3) teknik mengajar yang diberikan efektif untuk CT, termasuk aktivitas hands-on, diskusi kelompok, pembelajaran berbasis proyek, dan scaffolding, (4) mampu membuat langkah-langkah terstruktur untuk merancang materi pembelajaran yang mengintegrasikan konsep Unplugged CT; dan (5) mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, mendukung kolaborasi, dan memastikan keterlibatan peserta didik.
Studi Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Metode HAZOP pada PT. PLN (Persero): Indonesia Ashari, Hilda; Muchtar, Akhyar; Prasojo, Kholik
Micronic: Journal of Multidisciplinary Electrical and Electronics Engineering Volume 3, Issue 2, Desember 2025
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/4qsbhk12

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP) pada PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Panakkukang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kuesioner terhadap 30 responden yang merupakan karyawan PT. PLN (Persero) ULP Karebosi menunjukkan bahwa penerapan dan pengawasan K3 berada pada kategori sangat baik sebanyak 7 orang (23,3%), baik sebanyak 20 orang (66,7%), cukup baik sebanyak 2 orang (6,7%), kurang sebanyak 1 orang (3,3%), dan sangat kurang tidak ada (0%). Dengan demikian, penerapan K3 secara umum tergolong baik. Melalui analisis HAZOP, teridentifikasi 24 potensi bahaya yang dikelompokkan ke dalam empat tingkat risiko: 50% risiko ekstrem, 13% risiko tinggi, 20% risiko sedang, dan 17% risiko rendah. Upaya pencegahan dan mitigasi yang direkomendasikan meliputi penerapan SOP yang ketat, penyediaan alat pelindung diri (APD) yang memadai, pelatihan keselamatan kerja berkala, pemeliharaan peralatan, pengawasan lapangan secara intensif, serta simulasi penanganan keadaan darurat.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MASYARAKAT MENGGUNAKAN ENERGY LISTRIK YANG HEMAT DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN: (Studi Kasus Pada Kompleks Perumahan Type 70 Kota Makassar) Miru, Alimuddin Sa’ban; Bakry, Aminuddin; Imran, Andi; Ashari, Hilda
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 8, Issue 2, Agustus 2021
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menemukan pengetahuan tentang energy listrik yang hemat dan berwawasan lingkungan, sikap terhadap energy listrik, dan motivasi menggunakan energy listrik yang hemat dan berwawasan lingkungan masyarakat yang menghuni rumah type 70 di Kota Makassar; (2)untuk menemukan perilaku masayarakat menggunakan energy listrik yang hemat dan berwawasan lingkungan pada masyarakat yang menghuni rumah type 70 di Kota Makassar ; (3) untuk menemukan pengaruh pengetahuan tentang energy listrik yang berwawasan lingkungan, sikap terhadap energy listrik, dan motivasi menggunakan energy listrik yang hemat dan berwawasan lingkungan secara sendiri-sendiri dan secara bersama-sama terhadap perilaku masyarakat menggunakan energy listrik yang hemat dan berwawasan lingkungan yang menghuni rumah type 70 di Kota Makassar. Penelitian ini tergolong penelitian korelasional berlokasi pada kompleks perumahan type 70 di Kota Makassar. Besarnya sampel adalah 50 kepala keluarga dipilih dengan metode Purposive random sampling. Hasil Penelitian adalah (1) Pengetahuan, Sikap, dan Motivasi masyarakat yang menghuni pada perumahan type 70 di Kota Makassar menggunakan energy listrik yang hemat dan berwawasan lingkungan berada pada kategori sedang, (2) Perilaku masyarakat yang menghuni pada perumahan type 70 di Kota Makassar menggunakan energy listrik yang hemat dan berwawasan lingkungan berada pada kategori sedang, (3) Pengetahuan, Sikap, dan Motivasi masyarakat yang menghuni pada perumahan type 70 di Kota Makassar menggunakan energy listrik yang hemat dan berwawasan lingkungan berpengaruh secara signifikan baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama terhadap perilaku menggunakan energy listrik yang hemat dan berwawasan lingkungan.
Desain Pembelajaran Inovatif: Implementasi Aplikasi Quiver Berbasis Augmented Reality Dalam Perkuliahan Ashari, Hilda; Elfira Makmur
Jurnal MediaTIK Volume 7 Issue 1, Januari (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v7i1.1299

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis implementasi penggunaan aplikasi berbasis Augmented Reality melalui aplikasi Quiver terhadap penguasaan materi peserta didik pada mata kuliah Ilmu Bahan Listrik. Penelitian membahas dampak positif penggunaan AR terhadap keterlibatan siswa, pemahaman konsep, dan efektivitas pembelajaran secara keseluruhan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur review yaitu kumpulan sumber informasi yang relevan terkait dengan implementasi Augmented Reality pada mata kuliah Ilmu Bahan Listrik dengan menggunakan aplikasi Quiver. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Angkatan 2022 Jurusan Pendidikan Teknik Elektro sebanyak 57 orang. Sampel penelitian ini adalah 27 mahasiswa yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa penggunaan AR sebagai media pembelajaran interaktif dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa secara signifikan. Kemampuan keterampilan mahasiswa dalam mata kuliah Ilmu Bahan Listrik berada pada kategori tinggi. Rekomendasi diberikan kepada pendidik untuk terus mengembangkan diri dalam memanfaatkan teknologi informasi, sementara pada perguruan tinggi dapat mendukung penyediaan sarana prasarana dan komunitas praktisi sebagai wadah berbagi informasi teknologi terkini. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi Augmented Reality pada pembelajaran melalui aplikasi Quiver dapat meningkatkan penguasaan konsep dan keterampilan berpikir kreatif peserta didik namun harus dilakukan beberapa perbaikan pada aspek tertentu untuk implementasi secara menyeluruh.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Penerapan E-Learning Dalam Perkuliahan Di Prodi PTIK Universitas Negeri Makassar Ashari, Hilda; Suwahyu, Irwansyah
Jurnal MediaTIK Volume 2 Issue 3 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v2i3.1337

Abstract

Perkuliahan yang menggunakan sistem e-learning di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro masih dalam kategori rendah. Hal ini terjadi karena masih ada beberapa mata kuliah yang belum menerapkan sistem e-learning sehingga dikhawatirkan kualitas pendidikan di Universitas Negeri Makassar tidak mampu berkompetisi dalam persaingan pendidikan di Indonesia yang semakin ketat bahkan dalam skala internasional. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang persepsi mahasiswa Prodi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer terhadap penerapan e-learning dalam perkuliahan. Populasi penelitian adalah mahasiswa angkatan 2009 Prodi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer yang berjumlah 88 orang populasi dan 79 sampel. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2012 dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan dokumentasi kemudian dilakukan uji validitas dan reliabilitas intrumen serta analisis data untuk menentukan mean (Mi), median (Me), modus (Mo) dan standar deviasi (SD).
Studi Tentang Tingkat Pemahaman Siswa Terhadap Komputer dan Implikasinya pada Pembelajaran Hidayatullah; Iwan Suhardi; Hilda Ashari
Information Technology Education Journal Vol. 3, No. 2, Mei (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pemahaman komputer siswa di SMK Negeri 2 Makassar dan implikasinya pada pembelajaran dengan metode penelitian ex post facto, pendekatan kuantitatif dan menggunakan jenis data deskriptif kuantitatif. Analisis data statistik digunakan untuk menghitung mean, median, modus, dan persentase dari kuesioner dan observasi. Hasil uji validitas menunjukkan valid dari kuesioner terkait pemahaman siswa terhadap komputer dan implikasinya pada pembelajaran. Hasilnya menunjukkan rata-rata persentase pemahaman siswa terhadap komputer sebesar 69.78%, dengan implikasi pada pembelajaran sebesar 69.21%. Uji reliabilitas menunjukkan tingkat reliabilitas yang sangat tinggi (>0.81). Observasi tingkat pemahaman siswa rata-rata 69.48%, sementara observasi implikasi tingkat pemahaman terhadap pembelajaran adalah 69.93%. Secara keseluruhan, rata-rata persentase dari keempat jenis kuesioner adalah sekitar 69%, dengan median antara 67.20% hingga 69.80%. Modus masing-masing kategori kuesioner berbeda, menunjukkan variasi pemahaman siswa terhadap komputer. Tingkat pemahaman siswa terhadap komputer memiliki modus 60%, observasi tingkat pemahaman siswa terhadap komputer memiliki modus 69.60%, implikasi tingkat pemahaman siswa terhadap komputer pada pembelajaran memiliki modus 68.80%, dan observasi implikasi tingkat pemahaman siswa terhadap komputer pada pembelajaran memiliki modus 67.20%.
Zero Trust Architecture as a New Paradigm in Cyber Security Andi M. Yusuf; Dian Megah Sari; Hilda Ashari; Hamdy Nur Saidy; Musawwir
Journal of Embedded Systems, Security and Intelligent Systems Vol 6, No 2 (2025): June 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/jessi.v6i2.8272

Abstract

The traditional perimeter-based security model has proven inadequate in addressing modern cybersecurity challenges characterized by cloud adoption, remote work, and sophisticated cyber threats. This mixed-methods study examines Zero Trust Architecture (ZTA) as an emerging paradigm that fundamentally shifts security principles from "trust but verify" to "never trust, always verify." Through systematic literature review of 156 peer-reviewed articles and analysis of 12 cross-sector implementation case studies, this research explores the core principles, implementation strategies, benefits, and challenges of ZTA adoption. Key quantitative findings demonstrate that organizations implementing ZTA achieve 67% reduction in breach costs, 48% improvement in threat detection, and 52% enhancement in incident response capabilities. However, implementation faces significant barriers including technical complexity (78% of organizations), cultural resistance (65%), and skills gaps (72%). This study contributes a novel cross-sector ZTA maturity framework and provides evidence-based insights for cybersecurity professionals and organizational leaders considering ZTA adoption.