Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Peran Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Menangani Pengemis di Kota Gorontalo Lucyane Djaafar; Sastro Wantu; Roni Lukum; Saleh Al Hamid
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i4.1101

Abstract

Poverty is a condition of a person who is not able to meet the needs of his life. Many factors cause someone to decide to take up the profession as a beggar, namely economic factors, education, and environmental factors. The purpose of this study was to find out how the role of social services and community empowerment in dealing with beggars in Gorontalo City. The method used in this research is a qualitative approach with a case study method to obtain results and data analysis. The results showed that the role of social services and community empowerment in dealing with beggars in Gorontalo City was carried out through coaching with mental guidance, empowerment by providing training and financing by providing capital to beggars to run businesses.
Socialization of Multiculturalism: (Strengthening Understanding of the Concept of Multiculturalism in Students of SMPN 1 Botupingge, Bone Bolango Regency) Roni Lukum; Lucyane Djaafar; Zulaecha Ngiu; Abdul Haris M. Madina; Sintia Rahmayanti Y. Butudoka; Sudarman M. Damiti
Asian Journal of Community Services Vol. 1 No. 4 (2022): October 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ajcs.v1i4.1358

Abstract

Community service activities in the student environment of SMP Negeri 1 Botupingge, Bone Bolango Regency are carried out with the aim of: (1) Increasing nationalism attitudes through community character who carry out the tradition of multiculturalism among students in Bone Bolango Regency. This socialization concern is carried out because in several regions in Indonesia there is often friction between ethnicities, both influenced by religious, racial and cultural issues that affect national resilience. So it is necessary to socialize early to the students to be able to minimize inter-ethnic conflicts in the Bone Bolango area. (2). In addition, the purpose of this socialization is to make students able to think creatively and innovatively in solving problems faced in society if there is friction caused by provocations aimed at clashing between one tribe and another. (3). Make a contributionpositif bagi para siswa  tentang pentingnya pemahaman membangun tradisi multiculturalism in maintaining the Unitary State of the Republic of Indonesia. With this awareness, it will have a positive impact on an area in anticipating the disintegration of the nation in the form of conflicts between tribes in the Bone Bolango Regency area of Gorontalo Province.
Membangun Tradisi Multikulturalisme Di Provinsi Gorontalo Dalam Kajian Perspektif Ketahanan Nasional (Studi Etnis Bali di desa Tri Rukun Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo dan Etnis Chines di Kota Gorontalo) Roni Lukum
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7176

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya pemerintah dalam membangun tradisi multikulturalisme di Kabupaten Boalemo dan Kota Gorontalo. Metode penelitian ini, menggunakan penelitian Kualitafif. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketahanan multikuluralisme di Desa Tri Rukun dan Kota Gorontalo sangat harmonis. hal itu turut dipengaharui oleh kesadaran masyarakat Etnis Bali, Etnis Gorontalo dan Suku Minahasa dan Chines yang memiliki sikap integritas yang tinggi serta adanya upaya pemerintah dalam membangun harominasasi melalui penguatan ketahanan wilayah. sehingga  dapat disimpukan kebereadaan tiga suku dalam satu desa tidak menjadi sebuah masalah melainkan dapat menjadi ciri khas dan daya Tarik bagi des aitu sendiri.
Implementation of Food Security Policies and Their Implications For Food Availability For Citizens Roni Lukum; Resmiyati Yunus
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 2 No. 6 (2023): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2077.79 KB) | DOI: 10.59141/jrssem.v2i06.332

Abstract

Implementation of food security policies and their implications for food availability for community members (Study in the transmigration placement area of Wonosari District, Boalemo Regency, Gorontalo Province). The purpose of the study was to find out the implementation of the local government's food security policy in Wonosari District and its implications for food availability for residents in the Boalemo Regency of Gorontalo Province. And the benefits of research to determine the impact of implementing food security policies on the food availability of community residents in the Boalemo Regency area of Gorontalo Province. The method used in this research is with a qualitative type of research through a descriptive analysis approach. Based on the results of research, it shows that the food policy of the local government of Boalemo regency, Gorontalo Province, especially in the Wonosari sub-district area as a placement of transmigration residents, has had an impact on food availability for the local government of Boalemo Regency. This is shown by rice production, livestock production, vegetables (horticulture) and the very high trade business sector originating from Wonosari district. In addition, the assessment of the national resilience index in the Wonosari sub-district has been fulfilled as a manifestation of the implementation of food security policies. As evidence, the local government of Boalemo Regency has made efforts to improve the quality of life of its residents through education, health and community welfare policies in the form of ease of obtaining superior seeds, making irrigation, improving facilities and infrastructure to support food security, accelerating electricity in villages, opening access to clean water for its residents. Theresearch above has opened up the understanding of local ethnic residents about the importance of the presence of transmigration residents in the Boalemo district area for food availability. So that the results of the research have answered the hypothesis that the placement of transmigration residents in Wonosari sub-district will have the potential for friction that leads to conflicts between local ethnicities and transmigration residents.
KAJIAN NILAI-NILAI KETUHANAN YANG MAHA ESA SEBAGAI PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS PADA PESERTA DIDIK (Studi Kasus SMP Negeri 1 Kota Gorontalo Dan SMP Negeri 2 Kota Gorontalo) Yuli Adhani; Roni Lukum; Ais Nurdin
Jambura Journal Civic Education Vol 3, No 1 (2023): Vol. 3 NO. 1 MEI 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jacedu.v3i1.20134

Abstract

Pancasila yang merupakan way of life bagi bangsa Indonesia hari ini mulai terkikis seiring digitalisasi dalam kehidupan manusia. Banyak persoalan bangsa yang terjadi seolah-olah masyararakat tidak lagi menjunjung nilai-nilai Pancasila. Kasus peserta didik yang banyak melakukan hal yang tidak sesuai norma, contohnya bullying, kasus siswa smp meminta izin menikah karena alasan mendesak, tawuran yang semua ini tidak sesuai dengan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini ingin mengkaji nilai Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai penguatan nilai religious pada peserta didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa di SMPN 1 Gorontalo dan SMPN 2 Gorontalo telah ditanamkan dan dikembangkan dengan baik hal ini terbukti dari banyaknya kegiatan yang telah didesain oleh sekolah misalnya kegiatan sholat berjamaah setiap hari, MTQ, kultum dan pembiasaan toleransi dan menghormati teman yang berbeda agama namun penanaman nilai Ketuhanan Yang Maha Esa masih mengalami kendala karena penanaman di sekolah tidak didukung oleh lingkungan ruman dan pertemanan peserta didik.
PENTINGNYA MENCEGAH PERILAKU MENYIMPANG PADA PESERTA DIDIK DI SMK NEGERI 2 GORONTALO UTARA Roni Lukum; Saleh Al Hamid; Ariyanto Nggilu; Haikal Nur Rahmat Kilo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.20391

Abstract

Perilaku menyimpang seperti merokok, berkelahi, bullying, bolos dan terlambat datang ke Sekolah yang dilakukan oleh sebagian siswa-siswi di SMK Negeri 2 Gorontalo Utara, perilaku seperti ini juga bisa mengakibatkan pelanggaran besar, jika tidak menjadi perhatian penting dari para Guru di Sekolah, sehingga hal ini yang menjadi alasan peneliti melakukan pengabdian pada masyarakat, dengan menggunakan Metode Pendidikan Masyarakat, dimana peneliti melakukan Sosialisasi di SMK Negeri 2 Gorontalo Utara yang menjadi objek pengabdian pada masyarakat. Hasil yang dicapai dalam pengabdian ini adalah meningkatnya kesadaran dan pemahaman siswa-siswi untuk tidak melakukan hal-hal yang menyimpang serta perlu adanya Penguatan dan Penanaman nilai-nilai karakter kebangsaan kepada siswa- siswi di SMK Negeri 2 Gorontalo Utara.
Faktor Penghambat Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PPKn di SMA Negeri 1 Popayato Kabupaten Pohuwato Nurjanah Mustafa Ilahude; Asmun Wantu; Roni Lukum
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5702

Abstract

Abstrak Motivasi belajar merupakan faktor yang sangat penting dalam proses belajar. Motivasi adalah kekuatan internal atau dorongan yang mendorong seseorang untuk memulai, menjaga, dan menyelesaikan suatu tindakan atau tujuan tertentu. Dalam konteks belajar, motivasi menjadi pendorong individu untuk aktif mengambil bagian dalam proses pembelajaran, mengatasi hambatan, dan mencapai tujuan akademis atau keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) di SMA Negeri 1 Popayato, Kabupaten Pohuwato. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dan data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Data yang dianalisis terdiri dari sumber primer dan sekunder. Temuan penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penghambat motivasi belajar siswa dapat dikategorikan dalam tiga dimensi utama. Pertama, metode mengajar memiliki peran kunci, dengan variasi pendekatan pengajaran yang monoton atau tradisional tanpa pemanfaatan teknologi menjadi penghambat utama motivasi siswa. Kedua, kondisi ruang belajar, seperti keterbatasan fasilitas atau suasana yang tidak kondusif, juga dapat mempengaruhi kenyamanan dan konsentrasi siswa. Ketiga, hubungan antara guru dan siswa memiliki dampak signifikan, di mana hubungan positif dan komunikasi efektif dapat meningkatkan motivasi, sementara hambatan dalam komunikasi atau hubungan yang kurang baik dapat menjadi penghambat motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Siswa, SMAN 1 Popayato
Pengaruh Covid-19 Dalam Partisipasi Politik Pemuda Pada Pemilihan Kepala Desa Bulagidun Kecamatan Gadung Kabupaten Buol Tahun 2021 Sutarni, Sutarni; Lukum, Roni; Mahmud, Ramli
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16472

Abstract

The purpose of this study is (1). how the covid-19 impact on young men's participation in the election of bulagidun village chief, (2). what factors influence the political participation of young men in the election of bulagidun village's chief. The method used in this study is a type of qualitative research. the village headman election is a common process in every village. This was done to select new leaders to build and strengthen the village. Pilkades was a show where citizens could vote for future leaders. Because the election of kades was crucial because it helped run the village government. Village people can choose their future village leaders democratically. The influence of covid-19 in the political participation of young men in the 2021 bulagidun village, can be seen from the 3 aspects, the first contribution of young men to political rights (voting), shows that their conventional political participation was quite effective, but a number of young men from bulagidun did not vote for the village head, which was caused by the covid-19 pandemic situation. This is one of the problems with the implementation of these algorithms. According to the data, the participation rate of youth in determining his political rights is not high at the polls for village headmen, many of whom are either out of the area or working in the mines, so as not to give the vote.
MODEL PPENATAAN KERAGAMAN ETNIK DI DAERAH TRANSMIGRASI KABUPATEN BOALEMO PROVINSI GORONTALO Lukum, Roni; Hatu, Rauf; Wantu, Sastro M; Sulila, Ismet; Aneta, Yanti
TheJournalish: Social and Government Vol. 6 No. 1 (2025): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v6i1.889

Abstract

Penataan keberagaman suku bangsa menjadi perhatian serius bagi bangsa dan negara Republik Indonesia yang memiliki kondisi demografi yang heterogen, diperlukan suatu model yang pasti dalam mengelola keberagaman tersebut. Berkat keluhuran budi para Pendiri Bangsa yang memilih dasar negara Pancasila dan merumuskannya dalam kebijakan makro melalui Undang-Undang Dasar 1945, nilai-nilai dasar negara sebagai model tradisi multikulturalisme mampu menata keberagaman demografi yang ada di negara kita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari jawaban langsung tentang bentuk-bentuk penataan keberagaman suku bangsa di Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo, mengungkap faktor-faktor yang mendukung keberhasilan penataan keberagaman suku bangsa, melihat implikasi penataan suku bangsa di Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo. Tujuan penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa (1). Penataan keberagaman suku bangsa di kabupaten melalui Forum Komunikasi Antarumat Beragama (FKUB) sebagai implementasi kebijakan makro pemerintah pusat masih dalam kondisi yang sangat kokoh dalam mewujudkan integrasi nasional, (2) Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan penataan keberagaman suku bangsa di daerah transmigrasi Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo, disebabkan oleh kearifan lokal dan peran lembaga pendidikan formal, (3) Dampak penataan keberagaman suku bangsa di wilayah tersebut memberikan kontribusi terhadap kenyamanan warga transmigrasi untuk mengembangkan usaha bersama tanpa adanya gesekan sosial. Semoga kondisi ini dapat terus dipertahankan guna menjaga integrasi nasional.
Efektivitas Pelaksanaan Program Pembangunan Infrastruktur di Desa Tahayadun Kecamatan Bokat Kabupaten Buol Saprudin A. Saleh; Lucyane Djaafar; Roni Lukum
Desentralisasi : Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan Vol. 2 No. 3 (2025): Agustus : Desentralisasi : Jurnal Hukum, Kebijakan Publik, dan Pemerintahan
Publisher : Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/desentralisasi.v2i3.884

Abstract

The purpose of this study was to determine how effectively the village infrastructure development program was implemented in Tayadun Village, Bokat Sub-district, Buol District. This research uses a qualitative research type. The author used indicators of goal achievement, integration, and adaptation to assess indicators of development effectiveness. The research collected data through interviews, literature study, and observation. Data analysis was conducted by reducing data, presenting data, and making conclusions. The results showed that the effectiveness of the implementation of the Tayadun Village infrastructure development program was quite effective, went well although there were still obstacles faced by the village government, and was carried out on time.