Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONVERSI LAHAN KARET MENJADI KELAPA SAWIT DI KECAMATAN SEKADAU HULU Angela, Agnes Darma; Suyatno, Adi; imelda, Imelda
Warta Perkaretan Vol. 44 No. 1 (2025): Volume 44, Nomor 1, Tahun 2025
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/ppk.wp.v44i1.1093

Abstract

Kecamatan Sekadau Hulu memiliki potensi ekonomi yang cukup besar di sektor perkebunan khususnya komoditas karet. Awalnya sebagian besar masyarakat di wilayah ini menggantungkan mata pencahariannya pada usaha perkebunan karet, baik dalam skala kecil maupun menengah. Namun dalam beberapa tahun terakhir tanaman karet banyak dikonversi menjadi kelapa sawit. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi konversi lahan karet menjadi kelapa sawit. Lokasi penelitian ditetapkan di Kecamatan Sekadau Hulu dengan metode penelitian kuantitatif. Sampel responden ditetapkan menggunakan rumus Cochran karena jumlah populasinya tidak diketahui. Penelitian ini melibatkan 135 responden yang melakukan konversi lahan karet ke kelapa sawit, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang berpengaruh pada perubahan penggunaan lahan karet menjadi perkebunan kelapa sawit adalah lama pendidikan formal petani, jumlah tanggungan, dan luas lahan karet. Temuan ini mengimplikasikan perlunya peningkatan akses pendidikan, peningkatan kapasitas anggota keluarga petani, dan pengelolaan lahan yang lebih efisien dalam perumusan kebijakan pembangunan pertanian berkelanjutan di Kecamatan Sekadau Hulu.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING BERBASIS MEDIA SOSIAL UNTUK PENINGKATAN PEMASARAN PRODUK PERTANIAN Imelda Imelda; Rakhmad Hidayat
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.34947

Abstract

Abstrak: Kurangnya pengetahuan dalam digital marketing menjadi kendala bagi petani dalam memperluas pasar produk pertanian. Kegiatan PKM ini dilaksanakan untuk meningkatkan wawasan dan kecakapan petani dalam pemanfaatan digital marketing guna memperluas akses pasar produk pertanian. Mitra kegiatan adalah anggota kelompok tani Sari Mulya di Desa Madu Sari sebanyak 25 peserta yang sebelumnya hanya mengandalkan pemasaran tradisional sehingga jangkauan pasar terbatas. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik dan pendampingan penggunaan media sosial facebook marketplace dan instagram), serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi mitra sangat baik dengan kehadiran mencapai 100 persen. Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani terhadap digital marketing sebesar 30 persen, serta sebagian besar peserta (85 persen) mampu mempraktikkan digital marketing secara mandiri. Namun, sekitar 15 persen peserta masih mengalami kesulitan karena faktor usia dan tingkat pendidikan. Pelatihan digital marketing berdampak positif bagi peningkatan kemampuan petani memasarkan produk pertanian, meskipun masih diperlukan pendampingan berkelanjutan agar keterampilan yang diperoleh dapat diimplementasikan secara konsisten.Abstract: Lack of knowledge in digital marketing is an obstacle for farmers in expanding their agricultural product markets. This PKM activity was carried out to increase farmers' knowledge and skills in utilizing digital marketing as a strategy for marketing agricultural products. The partners were 25 members of the Sari Mulya farmer group in Madu Sari Village, who previously relied solely on traditional marketing, resulting in limited market reach. The activity methods included socialization, training, practice in using social media (facebook marketplace and instagram), and evaluation. The results of the activity showed excellent partner participation with 100 percent attendance. There was a 30 percent increase in farmers' knowledge and skills in digital marketing, and most participants (85 percent) were able to practice digital marketing independently. However, about 15 percent of participants still experienced difficulties due to age and education level factors. Digital marketing training has had a positive impact on increasing farmers' capacity to market agricultural products, although ongoing assistance is still needed so that the skills acquired can be implemented consistently.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Hamid A Yusra Abdul Hamid A Yusra Abdul Hamid A. Yusra Abdul Hamid A. Yusra Abdul Hamid A. Yusra Abdullah Syafii Adi Suyatno Adi Suyatno Adi Suyatno Alfino Alfino Angela, Agnes Darma Ani Muani Ani Muani Ani Muani Anif Fahmirudi Ayu Arista Kusuma Anggraini Ayu Dilla Kirana Sakti Dewi Kurniati Didik Wantoro Dwi Januarti, Dwi Dwidjono Hadi Darwanto Erlinda Yurisinthae Erlinda Yurisinthae Eva Dolorosa Eva Dolorosa Fachry Abda El Rahman flaviana arke Gustami Gustami Halidi, Fahmi Hapzi Ali Hardi Dominikus Bancin Herkulana Ursula Hery Widijanto Hidayat, Rakhmad Ika Puji Utami Imelda Imelda Irfan Rinaldi Jamaluddin Jamaluddin Jangkung Handoyo Mulyo karmila karmila komariyati komariyati Komariyati Komariyati Kuswanto - LAWAN, TEODORUS KARMEDI Lien, Mariata Litha Rosana Maisaroh, Is Nani Makeas, Herianto Marisi Aritonang Marisi Aritonang Maswadi Maswadi Maswadi Maswadi Maulvhi Ansyor Mesraita Sinaga Neni Junita Novan, Frans Kristian Novira Kusrini Novira Kusrini Nur Jannah Nuraini Nuraini Nurcolis Masjid Nurliza Nurliza Nurliza Nurliza Nurliza Nurliza Panado, Pilipus Permadi, Ganang PRANSISKUS, PRANSISKUS Puput Ningsih Rahim Rahim Rakhmad Hidayat Rakhmad Hidayat Rakhmad Hidayat Rasmi Jusahwalia Rela Novahadi Rhois, Sufyan Amin Rini Sulistiawati Ryan Rakasiwi Santi Santi Sapurdi, Sapurdi Sarina Sarina Setiawati Setiawati Sinambela, Suiranto Siswahyudianto Siti Yaumah Rianti Sri Wahyuningsih SUPRAPTI, GUSNI Suryani Suryani TARYO RIZKIANSAH TEODORUS KARMEDI LAWAN Utin Mangindra Sari Wahyu Adi Sujito, Wahyu Adi Wahyuni Wahyuni Wulan Sari