Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

TINJAUAN YURIDIS HAK DAN KEWAJIBAN AYAH TERHADAP ANAK KANDUNG SETELAH PERCERAIAN (Di Pengadilan Agama Selong Lombok Timur ) Fahrurrozi Fahrurrozi; Chintya Dewanta; Imawanto Imawanto; Edi Yanto; Hamdi Hamdi; Yulias Erwin; Sarudi Sarudi; Tin Yuliani; Aesthetica Fiorini Mantika
Media Keadilan: Jurnal Ilmu Hukum Vol 14, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmk.v14i1.14926

Abstract

This study aims to find answers to the problems formulated, namely to find out the implementation of the rights and obligations of fathers towards biological children after a divorce case study at the Agam Selong Court. This research uses a type of normative legal research using the statute approach, case approach and conceptual approach. The conclusions from this study indicate that divorce will not eliminate or abort the obligations of parents towards their children, that the obligations of parents are still the same, whether there is a divorce or not.
Perluasan Kewenangan Mahkamah Konstitusi Dalam Putusan Nomor 90/PUU-XXI/2023 Tentang Syarat Pencalonan Presiden/Wakil Presiden Ady Supryadi; Anies Prima Dewi; Fitiani Amalia; Hamdi Hamdi; Rena Aminwara; Asri Asri; Baiq Rara Carina Sizi Baiq Rara Carina Sizi
Unizar Law Review Vol. 8 No. 2 (2025): Unizar Law Review
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Al-Azhar Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/ulr.v8i2.109

Abstract

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 menimbulkan perdebatan yuridis dan ketatanegaraan terkait batas kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Putusan ini mengubah makna normatif Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dengan menetapkan penafsiran konstitusional bersyarat terhadap syarat batas usia calon Presiden dan/atau Wakil Presiden. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan Mahkamah Konstitusi dalam menetapkan norma melalui putusan tersebut serta menelaah implikasi yuridisnya terhadap prinsip open legal policy, pemisahan kekuasaan, dan kepastian hukum dalam sistem pemilu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan pendekatan kasus, khususnya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Konstitusi melalui putusan ini telah memperluas perannya dari negative legislator menuju positive legislator dengan membentuk norma baru yang seharusnya menjadi kewenangan pembentuk undang-undang. Putusan tersebut berimplikasi pada perubahan syarat pencalonan Presiden dan/atau Wakil Presiden, menimbulkan persoalan kesetaraan di hadapan hukum, serta berpotensi melemahkan prinsip kepastian hukum dan sistem checks and balances. Penelitian ini menegaskan pentingnya peneguhan kembali batas kewenangan Mahkamah Konstitusi agar tetap berada dalam koridor konstitusional guna menjaga demokrasi konstitusional dan negara hukum di Indonesia.
PEMANFAATAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL DI SDN 47 MATARAM Nurin Rochayati; Zainuddin Zainuddin; Sujudin Sujudin; Hamdi Hakim; Mira Cantika; Cahaya Indrianti; Nesa Nestita; Zalfa Zahya Aini; Dini Aminarti; Zahratul Aini
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 9, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v9i2.38013

Abstract

Abstrak: Literasi digital adalah kemampuan yang sangat penting yang harus dikembangkan sejak tingkat sekolah dasar untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan belajar di era digital. Namun dalam praktiknya, penggunaan media digital di sekolah dasar masih terbatas dan tidak sepenuhnya terintegrasi dengan baik dalam proses pembelajaran.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa SDN 47 Mataram dengan memanfaatkan media audiovisual dalam proses belajar mengajar. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan yang partisipatif dan edukatif, yang meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan pembelajaran dengan media audiovisual, pendampingan untuk guru, serta evaluasi dari kegiatan tersebut. Media audiovisual yang digunakan terdiri dari video edukatif dan tayangan interaktif yang dirancang sesuai dengan karakteristik siswa di sekolah dasar. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan partisipasi siswa dalam belajar, pemahaman terhadap konten digital yang edukatif, serta kemampuan siswa dalam mengakses dan menganalisis informasi digital dengan lebih kritis. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif pada peningkatan kemampuan guru dalam mengintegrasikan media audiovisual ke dalam pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan media audiovisual terbukti efektif sebagai strategi untuk memperkuat literasi digital para siswa di sekolah dasar. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik yang baik dalam mengembangkan pembelajaran yang berbasis literasi digital secara kontekstual dan berkelanjutan.Abstract:  Digital literacy is a very important skill that must be developed from elementary school level to prepare students to face learning challenges in the digital age. However, in practice, the use of digital media in elementary schools is still limited and not fully integrated into the learning process. This community service activity aims to improve the digital literacy of students at SDN 47 Mataram by utilizing audiovisual media in the teaching and learning process. The method used in this community service is a participatory and educational approach, which includes the stages of preparation, implementation of learning with audiovisual media, assistance for teachers, and evaluation of the activities. The audiovisual media used consists of educational videos and interactive shows designed in accordance with the characteristics of elementary school students. The results of this activity show an increase in student participation in learning, understanding of educational digital content, and students' ability to access and analyze digital information more critically. In addition, this activity also had a positive impact on improving teachers' ability to integrate audiovisual media into learning. Thus, the use of audiovisual media has proven to be effective as a strategy to strengthen digital literacy among elementary school students. This activity is expected to serve as an example of good practice in developing contextual and sustainable digital literacy-based learning.
Problematika Asas Lex Favor Reo Dalam Kuhp Nasional: Dialektika Dalam Penafsiran Bahri Yamin; Hamdi; Tin Yuliani; Titin Titawati
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 5 No. 3 (2026): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v5i3.2304

Abstract

Penelitian berangkat dari perbedaan tafsiran apa yang dimaksud dengan yang paling mengunguntungkan tersangka/terdakwa . selain itu adanya disharmonisasi asas lex favor reo dalam KUHP Nasional (pasal 3 ayat 1) dan pasal 361 undang-undang nomor 20 tahun 2025 tentang KUHAP.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual dan penafsiran.Hasil penelitian ini bahwa ketentuan pasal 3 ayat 1 undang-undang nomor 1 tahun 2023 tentang kitab undang-undang hukum pidana dan pasal 361 undang-undang nomor 20 tahun 2025 tentang Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana  terjadi disharmonisasi.Secara normatif, belum terdapat batasan yang jelas mengenai ukuran “ketentuan yang lebih menguntungkan” bagi terdakwa, sehingga membuka ruang multitafsir dalam penerapannya. Selain itu, keberadaan berbagai peraturan pidana di luar KUHP menimbulkan potensi disharmonisasi dan konflik norma yang dapat menghambat penerapan asas tersebut secara konsisten. Dari aspek praktik peradilan, perbedaan pemahaman aparat penegak hukum terhadap asas lex favor reo juga berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan ketidakseragaman putusan pengadilan. Secara umum pasal 361 undang-undang nomor 20 tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana bermakna sebagai berikut perkara yang masih tahap penyidikan/penuntutan tetap memakai KUHAP lama; Perkara tindak pidana yang sudah terjadi sebelum berlakunya Undang-Undang ini tetapi proses Penyidikan atau Penuntutan belum dimulai, Penyidikan atau Penuntutannya dilakukan berdasarkan ketentuan dalam KUHAP baru; Perkara yang sudah diperiksa di Pengadilan tetap memakai KUHAP lama;Selain itu, disharmonisasi antara KUHP Nasional dan peraturan pidana di luar KUHP, serta potensi perbedaan interpretasi aparat penegak hukum, menimbulkan ketidakpastian hukum dalam penerapannya. Selain itu asas lex favor reo dalam KUHP Nasional hanya memberikan perlindungan hak-hak terdakwa secara optimal sedangkan korbannya seolah diabaikan. Disisi lain apabila perubahan undang-undang itu secara substansi tidak berbeda dengan undang-undang lama maka terhadap tersangka atau terdakwa tetap menggunakan undang-undang lama sebagaimana Amanah asas lex temporis delicti.
PENANAMAN POHON DAN PENGHIJAUAN DAERAH PESISIR PANTAI DI DESA BATU PUTIH KECAMATAN SEKOTONG KABUPATEN LOMBOK BARAT Nik Salida Suhaila Nik Saleh; Ahmad Zaki Salleh; Izawati Wook; Norfadhilah Mohamad Ali; Setiyawan Gunardi; Nisar Mohammad Ahmad; Muhammad Aunurrochim Mas'ad Saleh; Baidar Mohammed Mohammed Hasan; Siti Syahirah Saffinee; Mariam Saidona Tagoranao; Hussein 'Azeemi Abdullah Thaidi; Mohd Mahyeddin Mohd Salleh; Mualimin Mochammad Sahid; Hilman Syahrial Haq; Usman Munir; Anies Prima Dewi; Edi Yanto; M. Taufik Rachman; Rena Aminwara; Sahrul Sahrul; Imawanto Imawanto; Ady Supryadi; Fahrurrozi Fahrurrozi; Fitriani Amalia; Tin Yuliani; Aesthetica Fiorini Mantika; Bahri Yamin; Hamdi Hamdi; Sarudi Sarudi
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum Vol 3, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi pariwisata yang berlimpah menjadikan Nusa Tenggara Barat menjadi daerah tujuan wisatawan baik mancanegara maupun domestik. Potensi daerah Lombok yang berlimpah dengan objek wisata alam, maupun laut. Untuk mendukung perkembangan wisata yang ada di Lombok perlu dilakukan pembenahan lingkungan sekitar daerah pariwisata sehingga menciptakan daerah pariwisata yang nyaman bagi wisatawan. FH UMMat bersama FSU USIM melakukan pengabdian kolaborasi Internasional dengan melakukan aksi penanaman bibit pohon di Desa Batu Putih Kecamatan Sekotong. Pengabdian ini dilaksanakan disekitar objek wisata di Desa Batu Putih Kecamatan Sekotong dengan melibatkan dosen-dosen FH UMMat dan FSU USIM. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, masyarakat diharapkan lahirnya kesadarannya akan pentingnya memelihara dan menjaga lingkungan serta melestarikan lingkungan dengan menjaga dan melindungi  kelestarian lingkungan agar terciptanya lingkungan yang nyaman dan menghasilkan lingkungan yang asri di daerah pariwisata. Dengan demikian akan melahirkan lingkungan yang terjaga dengan oksigen yang baik serta ikut serta dalam menjaga dan melestarikan hutan yang ada.
PENGELOLAAN SERTA PELATIHAN KERAJINAN SAMPAH DI DESA KEKAIT KECAMATAN GUNUNG SARI KABUPATEN LOMBOK BARAT Hamdi Hamdi; Baiq Jannati Luklu’il Maknun; Ria Susyatul Fahmi; Priya Teguh
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum Vol 2, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini diawali dengan Menjalin kemitraan dengan pemerintah setempat, menjalin kemitraan dengan karang taruna Desa Kekait dan menjalin kemitraan yang berkaitaan seperti, Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan, Dinas Ekonomi Kreatif, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perindustrian, Dinas Koperasi dan UMKM, dan Dinas Perdagangan. Kemudian melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan secara berkala dan melakukan penyesuaian program jika diperlukan.Kemudian melangsungkan kegiatan pemanfaatan sampah, melakukan proses Reduce, Reuse, Recycle, terbentuknya kelompok masyarakat pengrajin Desa Kekait Lombok Barat, peningkatan SDM serta peningkatan ekonomi masyarakat melalui sosialisasi serta pelatihan pengelolaan sampah, terbentuknya taman berbasis pengolahan sampah dan pemanfaataan digital marketing. Dilanjtkan Audiensi dengan mengundang pemerintahan serta masyarakat setempat, mitra yang bekerjasama dan perguruan tinggi tentang hasil capaian kerja selama kegiatan . Tidak lupa Mendokumentasikan seluruh kegiatan dalam bentuk foto dan video. Mengolah kembali data hasil kegiatan dan menyusun laporan akhir. Pemutakhiran data dan sasaran 2 bulan pasca pelaksanaan program di sistem.
SOSIALISASI SATU DESA SATU SARJANA HUKUM DALAM MENINGKATKAN MASYARAKAT SADAR HUKUM DI DESA GUNUNGSARI KECAMATAN GUNUNGSARI KABUPATEN LOMBOK BARAT Sahrul Sahrul; Hamdi Hamdi; Kabid Kastalani; Nurul Halimah; Kurniawati Kurniawati
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum Vol 3, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak warga masyarakat yang belum memiliki  kesadaran hukum sehingga tidak mengerti upaya hukum apa yang harus ditempuh serta dilakukan apabila mereka tersangkut permasalahan tentang hukum. Berdasarkan analisa situasi tersebut diatas, maka permasalahan yang dihadapi oleh mitra yaitu pertama, belum menyadari dan mengetahui pentingnya kesadaran hukum, kedua belum mengetahui hak dan kewajibannya apabila dirugikan dalam suatu perbuatan dan peristiwa hukum serta  tidak mengerti langkah hukum apa yang harus diambil. Dengan demikian, solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan mitra yaitu dilakukan atau diadakan sosialisasi satu desa satu sarjana hukum secara efektif dan berkesinambungan untuk mengatasi kurangnya pemahaman tentang hukum dengan segala aspek hukumnya. Adapun metode kegiatan diawali dengan tahap persiapan, kemudian tahap pelaksanaan dan terakhir tahap pelaporan yang direncanakan selesai dalam jangka waktu 1 bulan. Hasil dan luaran kegiatan setelah dilaksanakan program telah tercapai yaitu, masyarakat dalam hal ini mitra mengalami peningkatan pengetahuan dan memahami akan pentingnya kesadaran hukum dalam kehidupan bermasyarakat di Desa Gunungsari Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat.
MERAJUT UKHUWAH MEMBAGUN KEMANDIRIAN SINERGI WALI SANTRI UNTUK PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH YANG BERKEMAJUAN Imawanto Imawanto; Fahrurrozi Fahrurrozi; Edi Yanto; Hilman Syahrial Haq; Sahrul Sahrul; M. Taufik Rachman; Bahri Yamin; Sarudi Sarudi; Nasri Nasri; Hamdi Hamdi; Ady Supryadi; Aesthetica Fiorini Mantika; Anies Prima Dewi; Tin Yuliani; Fitriani Amalia; Rena Aminwara; Asri Asri
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum Vol 5, No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat ukhuwah serta membangun kemandirian santri melalui sinergi wali santri di Panti Asuhan Muhammadiyah di Mataram yang berada dalam naungan Muhammadiyah. Permasalahan utama yang dihadapi adalah belum optimalnya keterlibatan wali santri dalam mendukung program panti serta terbatasnya upaya pengembangan kemandirian santri. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif kolaboratif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, dan tindak lanjut.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penguatan ukhuwah melalui forum komunikasi dan kegiatan bersama mampu meningkatkan keterlibatan wali santri secara signifikan. Program pelatihan keterampilan hidup (life skills) dan kewirausahaan sederhana yang diberikan kepada santri juga berdampak positif terhadap peningkatan kemandirian, baik dari aspek personal maupun sosial. Selain itu, terbentuknya sinergi antara pengelola panti dan wali santri menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program, yang tercermin dari meningkatnya partisipasi, dukungan, dan keberlanjutan kegiatan.Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi dalam menciptakan model pemberdayaan berbasis ukhuwah dan kolaborasi yang dapat mendukung terwujudnya panti asuhan Muhammadiyah yang berkemajuan. Model ini diharapkan dapat direplikasi pada lembaga serupa sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan dan kemandirian santri.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BERUPA PEMBAGIAN BUKU KEPADA ANAK - ANAK DI GILI ASAHAN MELALUI PROGRAM KIDS OF ASAHAN Nik Salida Suhaila Nik Saleh; Ahmad Zaki Salleh; Izawati Wook; Norfadhilah Mohamad Ali; Setiyawan Gunardi; Nisar Mohammad Ahmad; Muhammad Aunurrochim Mas'ad Saleh; Baidar Mohammed Mohammed Hasan; Siti Syahirah Saffinee; Mariam Saidona Tagoranao; Hussein 'Azeemi Abdullah Thaidi; Mohd Mahyeddin Mohd Salleh; Hilman Syahrial Haq; Usman Munir; Anies Prima Dewi; Edi Yanto; M. Taufik Rachman; Rena Aminwara; Sahrul Sahrul; Imawanto Imawanto; Ady Supryadi; Fahrurrozi Fahrurrozi; Fitriani Amalia; Tin Yuliani; Aesthetica Fiorini Mantika; Bahri Yamin; Hamdi Hamdi; Mualimin Mochammad Sahid
Jurnal Pengabdian Ruang Hukum Vol 3, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan faktor utama dalam pembentukan pribadi manusia untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik, dengan sistem pendidikan yang baik diharapkan muncul generasi penerus bangsa dan negara yang berkualitas dan mampu membentuk dan mengadakan perubahan ke arah yang lebih baik untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Jadi intinya, pendidikan dapat merubah manusia ke arah yang lebih baik. Kids Of Asahan, merupakan program sosial yang berada di pulau Gili Asahan Desa Batu Putih Kecamatan Sekotong. Kids Of Asahan memiliki aktivitas sosial berupa memberikan bimbingan belajar gratis kepada anak – anak di Gili Asahan. Kids Of Asahan juga memiliki perpustakaan (TBM) yang dapat dinikmati oleh setiap warga di Gili Asahan tersebut. Melihat kondisi tersebut, FH UMMat melakukan kolaborasi PKM internasional bersama FSU USIM mendonasikan buku dan sosialisasi Gerakan Gemar Membaca. Kegiatan ini juga mendapat bantuan donasi buku dari Mitra FH UMMat antara lain LBH Apik NTB dan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB.
Drum Stove Sebagai Green Solution Dalam Pengembangan Eco-Pesantren di Boarding Scool Mualimin Muhammadiyah Narmada Anisa Varas Salsadila; Afifah Juriatiun Toyibah; M. Anugrah Arifin; Hamdi
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): December
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i3.1882

Abstract

Kegiatan pengabdian melalui program kuliah kerja nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram, dalam pengembangan ECO-Pesantren bertujuan untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah yang masih menjadi isu serius di lingkungan pendidikan berasrama, termasuk pesantren. Aktivitas harian santri berpotensi menghasilkan limbah dalam jumlah yang signifikan. Boarding School Mualimin Muhammadiyah Narmada menghadapi tantangan serupa, sehingga diperlukan strategi penanganan sampah yang efektif dan ramah lingkungan. Penerapan Drum Stove sebagai solusi hijau diusulkan sebagai alternatif teknologi yang sederhana, ekonomis, dan efisien, yang dapat mendukung penciptaan eco-pesantren, yaitu pesantren yang menanamkan nilai nilai kepedulian terhadap lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji praktik penerapan Drum Stove di lingkungan pesantren serta mengidentifikasi pengaruhnya terhadap pengurangan volume sampah dan peningkatan kesadaran lingkungan di kalangan warga pesantren. Metode penelitian menggunakan pendekatan Participatory Action Research melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dalam penggunaan Drum Stove kepada santri dan pengelola. Penelitian ini menelaah efektivitas Drum Stove dalam mengolah sampah serta kontribusinya dalam mewujudkan pola hidup yang berwawasan lingkungan. Kesimpulan menunjukkan bahwa penggunaan Drum Stove terbukti efektif dalam mengurangi akumulasi sampah, menumbuhkan perilaku peduli lingkungan di kalangan santri, dan memperkuat identitas Mualimin Muhammadiyah Narmada sebagai eco-pesantren. Selain itu, inovasi ini sejalan dengan misi pengabdian masyarakat (KKN) yang tidak hanya memberikan solusi praktis tetapi juga membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian lingkungan. Kata Kunci: drum stove, solusi hijau, eco-pesantren, pengelolaan sampah.