Claim Missing Document
Check
Articles

Teachers’ Perception and Readiness Toward IPAS Learning Implementation of the Merdeka Curriculum Izzah Muyassaroh; Aprilia Eki Saputri; Asep Saefudin; Nana Djumhana; Ira Rengganis; Mela Darmayanti
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.80728

Abstract

This qualitative descriptive research aims to explore teachers’ perceptions and preparedness for implementing the IPAS learning approach in the context of the MC. The subjects of this study were 87 elementary school teachers in Bekasi District who were selected through a purposive random sampling technique. Data collection was carried out through observation, interviews, and questionnaires. The collected data were then analyzed using interactive qualitative data analysis techniques, including data collection, presentation, and conclusions drawing. The results show that teacher readiness in the curriculum structure understanding is 24% in the high category, 69% medium, and 7% low. In lesson plan aspect, 27% are in the high category, 67% medium, and 6% low category. In the aspect of understanding of differentiated learning, 32% are in the high category, 55% medium, and 13% low. In terms of understanding of P5, 24% are in the high category, 63% medium, and 13% low. Regarding understanding of the Merdeka Mengajar platform, 18% in high category, 44% medium, and 38% low. Teachers' understanding regarding the IPAS assessment are 55% in the high category, 42% medium, and 3% low. Teachers are quite ready to organize science learning in MC implementation and show positive perception. 
Ecopreneur: Modul Ajar IPAS Fase C Materi Ekonomi Kreatif Berbasis Education for Sustainable Development (ESD) untuk Menunjang Ketercapaian SDGs 12 Responsible Consumption and Production Linda Munawarti; Ai Siti Komala Sapari; Intan Tri Agustin; Nadiya Khairunnisa Yusuf; Mela Darmayanti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.93321

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya penerapan Education for Sustainable Development dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar pada materi ekonomi kreatif berbasis ESD untuk menunjang ketercapaian SDGs 12 Responsible Consumption and Production. Penelitian ini menggunakan metode Design and Development (D&D) dengan empat tahapan yaitu analisis, desain, pengembangan dan evaluasi. Teknik pengumpulan dilakukan dengan validasi ahli. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan modul ajar yang memfasilitasi perkembangan pada aspek kognitif, socio-emotional dan behavioral pada materi ekonomi kreatif. Hasil validasi modul ajar ini dalam kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa modul ajar IPAS fase C materi ekonomi kreatif berbasis ESD dapat menunjang ketercapaian SDGs 12 Responsible Consumption and Production yang dapat digunakan di Sekolah Dasar (SD).
Pembelajaran Untuk Meningkatkan Keterampilan Peta (Map Skills) Pada Siswa Sekolah Dasar: Systematic Literature Review Imran Mahir; Mela Darmayanti
Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmony.v11i1.39534

Abstract

Artikel diperoleh melalui Google Scholar menggunakan perangkat lunak Publish or Perish dengan rentang publikasi tahun 2015–2025, kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis secara deskriptif dan bibliometrik dengan bantuan Microsoft Excel, VOSviewer, dan Mendeley. Hasil kajian menunjukkan bahwa tren publikasi penelitian keterampilan peta cenderung fluktuatif dengan peningkatan signifikan setelah tahun 2020. Faktor yang memengaruhi keterampilan membaca peta terbagi menjadi faktor internal dan eksternal, dengan kemampuan spasial siswa dan kompetensi guru sebagai faktor dominan. Selain itu, desain peta, ketersediaan media pembelajaran, serta metode pembelajaran turut memengaruhi tingkat pemahaman siswa. Berbagai bentuk penerapan pembelajaran seperti Problem-Based Learning, pembelajaran berbasis aktivitas, pembelajaran kooperatif, penggunaan media manipulatif, peta digital, game edukasi, dan augmented reality terbukti efektif meningkatkan keterampilan membaca peta pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan keterampilan membaca peta memerlukan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan didukung oleh media yang relevan, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan pembelajaran IPS yang lebih efektif di sekolah dasar.