Alis Triena Permanasari
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 41 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

BENTUK PENYAJIAN DAN STRUKTUR GERAK TARI LAGE PANGALASAN DI SANGGAR PAMANAH RASA PANDEGLANG BANTEN Santo, Aris; Permanasari, Alis Triena; Permana, Rian
MATRA: Jurnal Seni Musik Tari Teater & Rupa Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/m.v3i2.29167

Abstract

ABSTRACTThe background of this research is the form of presentation and the structure of the movement of the Lage Pangalasan dance. The purpose of this study was to determine the form of presentation and the movement structure of the Lage Pangalasan dance. The method used is a qualitative descriptive method, with the research object being the Pamanah Rasa Pandeglang Studio. Data collection techniques include library study techniques, observation, interviews and documentation. Data analysis techniques using data reduction, data presentation and data inference. Based on the results of the study, the Lage Pangalasan dance originates from traditional dance arts in Pandeglang Regency which has a form of presentation with elements of movement, music, make-up, clothing and property. The dance movements are taken from the activities of melinjo farmers with pure types of movements and meaningful movements, accompaniment using traditional musical instruments such as calung, kendang, goong, bonang, suling, saron dan angklung. . Cosmetology uses a type of corrective makeup. The clothing used is a dance dress depicting melinjo farmers. with kaneron bag properties. The movement structure consists of 39 main movements and 2 transitional movements. One of the main moves  mempruk, meber panangan, calik and transitional motion includes mincit and trisi.Key words: Form of presentation and structure of motion, Lage Pangalasan
SISTEM PEWARISAN KESENIAN RAMPAK BEDUG DI SANGGAR HARUM SARI PANDEGLANG BANTEN Rina Alfira; Dwi Junianti Lestari; Alis Triena Permanasari
Gesture: Jurnal Seni Tari Vol. 13 No. 2 (2024): Gesture: Jurnal Seni Tari
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gjst.v13i2.64623

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi belum adanya kajian tentang proses sistem pewarisan Gerak Tari RamPak Bedug. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses sistem pewarisan dan faktor yang mempengaruhi proses sistem pewarisan gerak tari rampak bedug di Sanggar Harum Sari Pandeglang Banten. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di Sanggar Harum Sari. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa sistem proses pewarisan Gerak Tari Rampak Bedug yakni vertical transmission yang berarti sistem pewarisan yang memiliki hubungan darah yang diturunkan secara turun-temurun dari generasi tua ke generasi muda. Ada beberapa upaya yang dilakukan oleh ahli waris saat ini diantaranya praktik meliputi latihan anggota sanggar dan ekstrakurikuler di sekolah, serta melalui workshop, pertunjukan, dan media sosial. Pada faktor pewarisan meliputi faktor internal seperti minat, bakat, dan motivasi pelaku seni, serta faktor eksternal seperti dukungan masyarakat dan pemerintah. Pewarisan ini penting untuk mempertahankan identitas budaya dan mengembangkan kesenian yakni menjaga nilai-nilai kebudayaan dari masa lalu, untuk dilestarikan agar tidak punah.
Pemanfaatan Aplikasi TikTok dalam Mengembangkan Kreativitas Siswa pada Pembelajaran Seni Tari di Kelas XII A2 MAN 4 Pandeglang Hartini, Sri; Permanasari, Alis Triena; Lestari, Dwi Junianti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.29659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan aplikasi TikTok sebagai media pembelajaran dalam mengembangkan kreativitas siswa pada pembelajaran seni tari di kelas XII A2 MAN 4 Pandeglang. Proses pembelajaran telah secara langsung menerapkan aplikasi TikTok sebagai sarana bagi siswa untuk mengekspresikan ide gerak, mengeksplorasi bentuk tari, serta mendokumentasikan karya mereka dalam format video pendek yang menarik dan komunikatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TikTok secara efektif mampu mendorong perkembangan kreativitas siswa dalam beberapa aspek utama, yaitu: (1) eksplorasi gerak dan ekspresi tari yang lebih variatif dan orisinal, (2) peningkatan keterampilan digital melalui proses pengambilan gambar dan pengeditan video, (3) penguatan kerja sama tim dan manajemen waktu dalam proyek tari berkelompok, serta (4) tumbuhnya kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi saat menyajikan karya mereka. Selain itu, siswa menunjukkan kemampuan reflektif dan metakognitif dalam mengevaluasi proses penciptaan karya tari mereka. TikTok terbukti menjadi media yang relevan, interaktif, dan mampu mengintegrasikan dunia digital dengan pembelajaran seni secara kreatif dan bermakna.
Mengembangkan Keterampilan Gerak Tari Melalui Model Project Based Learning Pada Siswa Kelas X di SMAN 5 Pandeglang Yuliani, Yuliani; Permanasari, Alis Triena; Hadiyatno, Hadiyatno
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30636

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah yang teridentifikasi, yaitu kurangnya partisipasi aktif siswa. Sebelum penerapan model pembelajaran berbasis project, siswa cenderung kurang aktif, kesulitan dalam mempraktekkan gerak tari, merasa bosan dan jenuh selama pembelajaran, serta kurangnya interaksi di kelas baik antara guru dan siswa maupun antar siswa sendiri. Selain itu, terdapat kebutuhan untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pembelajaran, faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Adapun metodologi penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning melibatkan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam 15 pertemuan, dengan hasil yang menunjukkan peningkatan keterampilan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Penggunaan media audiovisual dan teknologi mendukung efektivitas pembelajaran. Faktor pendukung lainnya termasuk peran aktif guru, partisipasi siswa, dan sarana prasarana sekolah. Namun, terdapat beberapa faktor penghambat seperti waktu pembelajaran yang terbatas dan ketersediaan kostum atau busana. Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Project Based Learning dapat mengembangkan keterampilan gerak tari, meningkatkan motivasi belajar siswa, dan memberikan solusi terhadap pembelajaran yang kurang menarik sebelumnya.
MENGEMBANGKAN KREATIVITAS MENGGUNAKAN METODE COOPERATIVE SCRIPT DALAM PEMBELAJARAN TARI KREASI DI SMPN 1 PANDEGLANG Deasari, Wulan; Permanasari, Alis Triena; Rizal, Syamsul
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol 5 No 3 (2025): ALGEBRA : JURNAL PENDIDIKAN, SOSIAL DAN SAINS
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/algebra.v5i3.1357

Abstract

This study explores the implementation of the Cooperative Script method in enhancing creativity through creative dance learning for Grade VIII A students at SMP Negeri 1 Pandeglang. The objective is to foster student creativity by integrating cooperative learning with artistic expression. The research uses a qualitative descriptive approach, involving observations, interviews, and documentation. The learning process was carried out in five stages: planning, group division, collaborative material discussions, mentoring, and final performance. The Cooperative Script method allowed students to actively engage in summarizing, presenting, exchanging roles, and creating original dance compositions based on the Rentak Rebana theme. Results show increased student enthusiasm, improved critical thinking, and stronger collaboration skills. Supporting factors included adequate school facilities, responsive student attitudes, and teacher guidance. However, challenges were identified, such as limited learning time and low initial interest, especially among male students. The application of this method proved effective in promoting student-centered learning, creative expression, and social interaction, aligning well with the curriculum’s goals. In conclusion, the Cooperative Script method is a valuable strategy in developing students’ creativity in cultural arts education, particularly in dance learning, by creating an interactive and meaningful learning environment.
EKSISTENSI KESENIAN PENCAK SILAT BANDRONG DI PADEPOKAN SAMPURNANING JAYA BOJONEGARA, SERANG-BANTEN Muttaqin, Divia Agustiani; Permanasari, Alis Triena; Lestari, Dwi Junianti; Rizal, Syamsul
Jurnal Seni Makalangan Vol. 10 No. 1 (2023): "Menguak Seni Tradisi Di Era Globalisasi"
Publisher : Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/mklng.v10i1.2703

Abstract

Kehadiran kesenian dalam kehidupan masyrakat dapat berupa hiburan, upacara adat maupun acara lain seperti hajatan dan sebagainya. Seriing dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, kesenian dan kebudayaan selalu mengalami perubahan dari masa ke masa. Hal tersebut terjadi dalam rangka penyesuaian dengan perkembangan tata kehidupan masyrakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Eksistensi Kesenian Pencak Silat Bandrong di Padepokan Sampurnaning Jaya, Bojonegara, Serang, Banten yang meliputi sejarah, perkembangan dan faktor-faktor yang mendukung eksistensi kesenian pencak silat Bandrong. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif. Subjek penelitian adalah anggota atau pelaku kesenian Pencak Silat Bandrong di Padepokan Sampurnaning Jaya, tokoh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Serang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian Eksistensi kesenian Padepokan Sampurnaning Jaya dipengaruhi oleh tiga unsur eksistensi yaitu: kelahiran karya seni, prestasi serta promosi yang dilakukan. ABSTRACT THE EXISTENCE OF BANDRONG PENCAK SILAT ARTS AT PADEPOKAN SAMPURNANING JAYA BOJONEGARA, SERANG-BANTEN, June 2023. The presence of art in people's lives can be in the form of entertainment, traditional ceremonies and other events such as celebrations and so on. Along with the development of technology and science, art and culture are always changing from time to time. This happens in the context of adjustment to the development of community life. This study aims to describe the existence of Bandrong Pencak Silat art in Padepokan Sampurnaning Jaya, Bojonegara, Serang, Banten which includes history, development and factors that support the existence of Bandrong Pencak Silat art. The object of this research is Bandrong Pencak Silat Art in Padepokan Sampurnaning Jaya, Bojonegara, Serang, Banten. This research uses descriptive qualitative. The research subjects were members or performers of the Bandrong Pencak Silat arts in Padepokan Sampurnaning Jaya, community leaders and the Serang Regency Government. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. Data analysis used data reduction, data description and conclusion drawing. The validity of the data was obtained by using the source triangulation technique. The results of the study the existence of Padepokan Sampurnaning Jaya art is influenced by three elements of existence, namely: the birth of the work of art, achievements and promotions carried out. Keywords: Existence, Bandrong Pencak Silat Art, Padepokan Sampurnaning Jaya.
Pengaruh Magic Card Augmented Reality terhadap Keterampilan Gerak Dasar Tari Siswa Kelas VII di SMP Citra Islami Kabupaten Tangerang Fariha , Yuni; Permanasari, Alis Triena; Septiyan, Dadang Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12341

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan guru untuk dapat menggunakan media berbasis teknologi, adanya media Magic Card Augmented Reality yang dimanfaatkan dalam media pembelajaran seni tari, seorang guru harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai media supaya tujuan pembelajaran dapat tercapai. Hal tersebut berpengaruh pula pada kemampuan siswa dalam keterampilan gerak dasar tari. Tujuan penelitian ini guna mengetahui proses pembelajaran menggunakan Magic Card Augmented Reality serta pengaruh terhadap keterampilan gerak siswa mengenai materi gerak dasar tari. Metode penelitian yang dipergunakan yaitu mix method dengan desain nonequivalent control group design berfokus pada pengumpulan, penganalisisan, dan pencampuran data kuantitatif dan kualitatif dalam suatu penelitian tunggal atau lanjutan. Hasil penelitian didapati bahwa seluruh instrumen soal dan penilaian sudah tervalidasi dengan tujuan penelitian, dilakukannya pretest pada kelas kontrol dan eksperimen, tindakan pada kelas eksperimen sebanyak dua kali, dan posttest pada kelas kontrol dan eksperimen. nilai rata-rata pretest keterampilan gerak dasar tari pada kelas eksperimen 71 dan nilai rata rata kelas kontrol 70. Pada pelaksanaan postest nilai rata-rata kelas eksperimen 86,5 dan nilai rata-rata pada kelas kontrol 84. Kemudian untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan MCAR dilakukan pengujian hipotesis menggunakan uji t dua sampel, maka didapati hasil t_hitung sebesar 2,4 dan t_tabel sebesar 1,7 dengan taraf signifikasi 5%. Dengan demikian, t_hitung= 2,4 > t_tabel= 1,7, maka disimpulkan bahwa penggunaan MCAR berpengaruh terhadap keterampilan gerak tari, sehingga dapat dinyatakan bahwa H_(1 )diterima.
Pengaruh Aplikasi B’trace terhadap Pembelajaran Seni Tari pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Pontang Amalia, Nisa; Permanasari, Alis Triena; Rizal, Syamsul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12589

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan kepada guru untuk dapat menggunakan media berbasis teknologi, adanya media Aplikasi B’trace yang dimanfaatkan dalam media pembelajaran seni tari, seorang guru harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai media supaya tujuan pembelajaran dapat tercapai. Hal tersebut berpengaruh pula pada kemampuan peserta didik dalam apresiasi dan kreativitas tari. Tujuan penelitian ini guna mengetahui proses pembelajaran menggunakan Aplikasi B’trace serta pengaruh terhadap apresiasi dan kreativitas peserta didik mengenai materi tari nusantara. Metode penelitian yang dipergunakan yaitu mix method dengan desain one group pretest posttest berfokus pada pengumpulan, penganalisisan, dan pencampuran data kuantitatif dan kualitatif dalam suatu penelitian tunggal atau lanjutan. Hasil penelitian didapati bahwa seluruh instrumen soal dan penilaian sudah tervalidasi dengan tujuan penelitian, dilakukannya pretest pada kelas eksperimen, tindakan dilakukan sebanyak dua kali, dan posttest pada kelas eksperimen. nilai rata-rata pretest apresiasi pada kelas eksperimen 65 dan nilai rata rata kreativitas 60. Pada pelaksanaan postest nilai rata-rata apresiasi 86 dan nilai rata-rata kreativitas 76. Kemudian untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan Aplikasi B’tace dilakukan pengujian hipotesis menggunakan uji t dua sampel, maka didapati hasil apresiasi t_hitung sebesar 15,144 dan t_tabel sebesar 1,699 dan kreativitas t_hitung sebesar 5,365 dan t_tabel sebesar 1,699 dengan taraf signifikasi 5%., maka disimpulkan bahwa penggunaan Aplikasi B’trace berpengaruh terhadap apresiasi dan kreativitas dalam pembalajaran seni tari, sehingga dapat dinyatakan bahwa H_(1 )diterima.
Proses Kreatif “Penciptaan Karya Tari Ringkang Jawari” di Sanggar Wanda Banten Setiawan, Dimas Yusuf; Permana, Rian; Permanasari, Alis Triena
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai Proses Kreatif dalam Penciptaan Karya Tari Ringkang Jawari di Sanggar Wanda Banten, suatu sanggar seni yang beroperasi secara profesional di bidang seni tari dan musik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data melibatkan reduksi data, penyajian data, dan interpretasi informasi yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses Kreatif dalam Penciptaan Karya Tari Ringkang Jawari di Sanggar Wanda Banten melibatkan serangkaian tahapan. Penelitian ini menjelaskan secara rinci bagaimana proses kreatif karya tari Ringkang Jawari di sanggar Wanda Banten berlangsung. Tahapan tersebut meliputi Explorasi untuk menggali ide, Improvisasi dalam mengembangkan konsep, Evaluasi untuk menilai kualitas, dan Komposisi dalam menyusun hasil akhir. Sama halnya dengan unsur-unsur pendukung lainnya seperti iringan musik, tata busana, tata rias, dan properti, semuanya memiliki makna dan simbol khusus yang terintegrasi dalam proses kreatif karya tari ini. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi proses kreatif penciptaan karya tari Ringkang Jawari di Sanggar Wanda Banten melibatkan dinamika internal seniman, seperti kemampuan interpretatif, kepekaan terhadap nilai-nilai budaya, dan inovasi artistik. Di samping itu, faktor eksternal, seperti respon masyarakat terhadap seni tradisional, dukungan finansial, serta kebijakan pendukung seni dan budaya, juga turut berperan dalam membentuk arah dan kelangsungan proses kreatif tersebut. Interaksi antara faktor internal dan eksternal ini memberikan gambaran lengkap tentang konteks kreatif di Sanggar Wanda Banten dalam penciptaan karya tari Ringkang Jawari.
Pengembangan Media Rotation Art Video Berbasis Video 360 Derajat pada Pembelajaran Seni Tari Ahlan Wasahlan di SMA Negeri 4 Kota Serang Ramadhani, Dinda Alfiah Anwar; Permanasari, Alis Triena; Lestari, Dwi Junianti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukaniuntuk mengembangkanidan mengujiikelayakan media. Tujuan penelitianiini yaitu menghasilkanimedia daniimengetahui kelayakannya. Penelitian ini Researchiiand Developmenti (R&D) idenganimodel ADDIE. Hasilipenelitian ini berupa aplikasi Rotation Art Video, yang berbasis video 360 derajat dengan materi tari kreasi daerah. Aplikasi ini telah diuji oleh ahli media dan ahli materi, serta respon pengguna 30 siswa SMA Negeri 4 Kota Serang. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media mencapai persentase 79,61% termasuk “Sangat Layak”. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi mencapai persentase 92,19% termasuk “Sangat Layak”. Dengan ini, media Rotation Art video berbasis video 360 derajat dapat digunakan sebagai media pembelajaran seni tari pada materi tari kreasi daerah setempat kelasiX di SMAiNegeri 4 KotaiSerang.