Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Jurnal Sport Science

PENGARUH LATIHAN SMALL SIDED GAME TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX PADA PEMAIN SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) IGUANA KICKER CLUB (IKC) FC USIA 11-12 TAHUN Gilang Rizaldi; Mahmud Yunus; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Sport Science Vol 9, No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.615 KB) | DOI: 10.17977/um057v9i1p30-38

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan small sidedgame terhadap peningkatan VO2max pemain SSB IKC kelompok usia 11-12 tahun. Metodepenelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan desain One Groups Pretest-Posttest Design.. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling didapatkan20 pemain. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah bleep test. Teknik analisisdata menggunakan uji-t..Nilai tabel uji-t antara pretest dan posttest didapat nilai p = 0,000.Jadi dapat disimpulkan bahwa latihan small sided game terbukti memiliki pengaruh yang signifikanterhadap VO2max pemain SSB IKC kelompok usia 11-12 tahunKata Kunci: small sided games, VO2max.AbstractThis research method is experimental research using the design of One Groups Pretest-Posttest Design. Sampling using a purposive sampling technique obtained 20 players. Theinstrument used in this study was the bleep test. The data analysis technique uses the t-testbefore-after. The value of the t-test table between the pretest and posttest was obtained at p =0,000. So it can be concluded that small sided game training has a significant effect onVO2max of SSB IKC players in the 11-12 year age group. Based on the results of the aboveresearch it can be concluded that small sided game training has been shown to have an effectto increase SS2 IKC players in the 11-12 year age groupKeywords: small sided games, VO2max.
Pengaruh Circuit Training Terhadap Umpan Jarak Jauh (Long Pass) Dan Kecepatan Tendangan Pemain Ssb Karlos Malang Usia 15 Tahun Amri Biskhah Satria Pradana; Mahmud Yunus; Ahmad Abdullah
Jurnal Sport Science Vol 11, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v11i1p58-65

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh circuit training terhadap long pass dan kecepatan tendangan pemain SSB Karlos Malang usia 15 tahun. Metode latihan untuk meningkatkan long pass dan kecepatan tendangan menggunakan metode latihan circuit training 7 pos latihan. Jenis penelitian ini termasuk penelitian pre-experimental, dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populiasi pada penelitian ini sebanyak 101 pemain dan sampel yang sesuai kriteria sebanyak 15 pemain. Teknik pengambilan data menggunakan instrumen tes yaitu tes long pass dan tes kecepatan tendangan yaitu menggunakan tes shooting 16,5 meter. Data di uji dengan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis dengan uji t amatan ulangan (paired sample t-test) dibantu menggunakan aplikasi SPSS statistic for windows version 25. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t amatan ulangan (paired sample t-test) dengan signifikansi α < 0,05. Berdasarkan dari hasil analisis data, diperoleh bahwa circuit training memberi pengaruh signifikan terhadap peningkatan long pass pemain SSB Karlos usia 15 tahun (sig 0,000 < 0,05) dan circuit training memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kecepatan tendangan pemain SSB Karlos usia 15 tahun (sig 0,000 < 0,05). Hasil dari penelitian menunjukkan adanya pengaruh circuit training terhadap umpan jarak jauh (long pass) dan kecepatan tendangan.
ANALISIS GERAKAN THREE POINT SHOOT (STUDI KOMPARASI PADA PEMAIN BASKET KYRIE IRVING DENGAN SANDY KURNIAWAN) Raden Arfin Kusuma; Mahmud Yunus; Saichudin Saichudin
Jurnal Sport Science Vol 8, No 2 (2018): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.099 KB) | DOI: 10.17977/um057v8i2p94-99

Abstract

Abstract: This study aims to determine the three-point motion analysis results of a comparative study shoot a basketball player Kyrie Irving with Sandy Kurniawan. Motion analysis research this three point shoot using quantitative descriptive method. Data collection techniques using object measurement instruments that use a laptop, modem/wifi, youtube video download application, application dartfish program, as well as stationery. Video obtained will be analyzed using a program known dartfish for distance, angle of the foot, arm angle, the angle of the throw, the ball groove, high jump. Based on the results of three point shoot motion analysis using the program dartfish show that there is no significant difference in movement analysis three point shoot between Irving and Sandy with three point shoot percentage of 42% and 41%. The results of this study showed no significant difference between the two objects of the whole match.Keywords: Three Point Shoot, Motion Analysis.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis gerak three point shoot studi komparasi pemain basket Kyrie Irving dengan Sandy Kurniawan. Penelitian analisis gerak three point shoot ini mengunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan data menggunakan instrumen pengukuran objek yaitu menggunakan laptop, modem/wifi, aplikasi download video youtube, aplikasi program dartfish, serta alat tulis. Video yang diperoleh, akan dianalisis menggunakan program dartfish untuk diketahui jarak, sudut kaki, sudut lengan, sudut lemparan, alur bola, tinggi lompatan. Berdasarkan hasil analisis gerak three point shoot memakai program dartfish menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan analisis gerakan three point shoot antara Irving dan Sandy dengan persentase three point shoot sebesar 42% dan 41%. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kedua objek dari keseluruhan pertandingan.Kata Kunci: Three Point Shoot, Analisis Gerakan.
PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC SQUAT JUMP DAN HURDLE JUMP TERHADAP KETERAMPILAN BERMAIN SEPAK BOLA PADA PEMAIN PS UM Akhmad Dani Setyawan; Mahmud Yunus
Jurnal Sport Science Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.133 KB) | DOI: 10.17977/um057v10i1p10-20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric squat jump dan hurdle jump terhadap keterampilan jump heading pada pemain Persatuan Sepak Bola Universitas Negeri Malang. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental, dengan menggunakan rancangan “the static Group Pretest-Posttest Design”. Sampel dalam penelitian ini adalah pemain yang berlatih aktif sebagai pemain sepak bola Universitas Negeri Malang dengan menggunakan teknik purposive sampling dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan oleh peneliti yaitu sebanyak 22 orang. Berdasarkan hasil analisis data, latihan squat jump dan hurdle jump memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan jump heading dengan analisis 1) latihan plyometric squat jump (=12,450 > =1,812) dan besarnya perubahan tinggi loncatan tersebut dapat dilihat dari perbedaan nilai rata-rata pretest dan posttest yaitu sebesar 2,8 cm. 2) latihan plyometric hurdle jump (=12,450 > =1,812) dan besarnya perubahan tinggi loncatan tersebut dapat dilihat dari perbedaan nilai rata-rata pretest dan posttest yaitu sebesar 5,6 cm. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah latihan plyometric squat jump dan hurdle jump dapat meningkatkan keterampilan jump heading. Dilihat hasil analisis yang dilakukan, latihan plyometric hurdle jump lebih meningkatkan keterampilan jump heading pada pemain Persatuan Sepak Bola Universitas Negeri Malang dibandingkan dengan latihan plyometric squat jump.
PENGARUH LATIHAN SHUTTLE RUN DAN SKIPPING ROPE TERHADAP KELINCAHAN SHADOW 6 TITIK CABOR BULUTANGKIS UKM BADMINTON UM Numero Uno Amaranaya Berdhika; Sapto Adi; Mahmud Yunus
Jurnal Sport Science Vol 11, No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v11i2p66-73

Abstract

Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh latihan shuttle run dan skipping rope terhadap shadow 6 titik cabor bulutangkis UKM Badminton UM. Metode dalam penelitian ini yaitu pre-experimental two group pretest-posttest design. Subjek pada penelitian ini berjumlah 14 atlet. Teknik pengambilan data menggunakan instrumen tes olah kaki. Data di uji dengan normality test, homogeneity of variance test, dan t test dibantu dengan aplikasi SPSS 25. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh latihan shuttle run dan  skipping rope terhadap kelincahan shadow 6 titik, dibuktikan dengan diperoleh nilai sig 0,000<0.05 pada latihan shuttle run dan nilai sig 0,003<0.05 pada latihan skipping rope. Latihan shuttle run memiliki kelebihan dalam efektivitas untuk meningkatkan kelincahan shadow 6 titik dengan diperoleh nilai mean 2.29>1.43 dari latihan skipping rope.
FANATISME SUPORTER SEPAKBOLA DITINJAU DARI ASPEK SOSIO-ANTROPOLOGIS (STUDI KASUS AREMANIA MALANG) Moch. Ian Brilian Assyaumin; Mahmud Yunus; Slamet Raharjo
Jurnal Sport Science Vol 7, No 1 (2017): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.685 KB) | DOI: 10.17977/um057v7i1p42-57

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to find out (1) fanaticisms of Aremania soccer fans from the socio-anthropological aspect, and (2) the factors that influence the fanatic behavior of Aremania's supporters in supporting Arema team. This research uses qualitative descriptive approach, data collection technique through observation, interview, and documentation. The results of research: 1) Aremania is one of the fanatic and loyal fans, 2) Aremania always establish good relations with the surrounding environment. The conclusion of the research results indicate that Aremania is a very fanatic supporter in supporting Arema.Keywords: fanaticism, supporters, football
CIRCUIT TRAINING IN SAND MEDIA HAS A SIGNIFICANTLY MORE INFLUENCE ON INCREASING AGILITY COMPARED TO CIRCUIT TRAINING IN HARD MEDIA (CASE STUDY IN FOOTBALL PLAYERS AT THE REGULAR GROUP U-16 AREMA FC ACADEMY) Mohammad Firman Sholikhin; Mahmud Yunus; Ahmad Abdullah
Jurnal Sport Science Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.905 KB) | DOI: 10.17977/um057v10i1p85-95

Abstract

ABSTRACTThis study aims at determine the effect of differences in circuit training in the hard media with circuit training in the sand media towards increasing the agility on a football players in regular group of  the U-16 Arema FC (Football Club) Academy. The training method to increase agility in this study uses the circuit training exercise method which consists of 10 training posts. The research design in this study uses quasi-experimental methods with the two group pre-test and post-test design approaches. Sample selection and group division using purposive sampling technique. The population in this study were all football players in the U-16 Arema FC (Football Club) Academy consisting of 56 players and obtained a sample of football players in regular group of U-16 Arema FC (Football Club) Academy of 36 research samples, which were then divided into 2 training groups (18 samples in the circuit training groups in hard media and 18 samples in the circuit training groups in sand media). Parameters for measuring agility use the illinois agility run test. The exercise program is carried out for 6 weeks with a frequency of 3 exercises a week. The exercise program is carried out for 6 weeks with a frequency of 3 exercises a week. Data analysis techniques used one way ANOVA and further different tests used Games-Howell test with significance level α = 0.05 and with the help of SPSS version 23 application. The results of this study indicate the circuit training group in hard media increased agility by 1.04 seconds and the circuit training group in sand media increased agility by 1.11 seconds. Difference in difference in increasing agility of the circuit training group in hard media and circuit training group in sand media by 0.07 seconds. The conclusion of this research is that the circuit training group in the sand media significantly and better influence to increase agility compared to the circuit training group in the hard media.
DAMPAK PEMBERIAN KAFEIN TERHADAP HASIL TES KECEPATAN DAN TES KELINCAHAN MAHASISWA ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG Aldhika Nugraha Wirama; Mahmud Yunus; Olivia Andiana
Jurnal Sport Science Vol 9, No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.599 KB) | DOI: 10.17977/um057v9i2p131-139

Abstract

Di dalam olahraga banyak metode yang digunakan untuk meningkatkan performa pada saat latihan salah satunya dengan cara menambah asupan suplemen atau doping. Kopi dianggap doping alami yang memiliki kandungan kafein. Kafein memiliki efek singkat untuk meningkatkan kemampuan tubuh dengan singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kafein terhadap olahraga anaerobik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif, dengan analisis data kuantitatif. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa laki-laki Jurusan Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang Angkatan Tahun Akademik 2018, dengan jumlah 68 orang. Teknik pengumpulan data berbentuk tes lari 100 meter dan illinois tes. Sedangkan teknik analisa data menggunakan uji beda ANOVA dengan taraf signifikansi 0,05 atau (p < 0,05). Sebelum melakukan uji beda ANOVA terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas sebagai prasyarat untuk melakukan uji beda ANOVA. Setelah kedua syarat terpenuhi dan dilakukan uji beda ANOVA, hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara subyek yang diberi asupan kafein dan tidak diberi asupan kafein (sig. 0.001 atau p < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat dampak yang ditimbulkan karena mengkonsumsi kafein. Dampak yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi kafein yaitu tubuh lebih siap menuju zona latihan sehingga dapat meningkatkan performa mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Diharapkan dapat dilakukan peneliti lanjutan yang mempertimbangkan faktor-faktor yang lain.
SURVEI PRASARANA DAN SARANA BOLA VOLI KOTA MALANG DALAM RANGKA PERSIAPAN PORPROV JATIM VII Mochamad Ilham Erdik Pradana; Mahmud Yunus; Ahmad Abdullah
Jurnal Sport Science Vol 11, No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v11i2p106-114

Abstract

Dalam dunia olahraga, pembinaan merupakan faktor terpenting dikarenakan perkembangan suatu dunia olahraga tersebut tergantung dari pembinaan olahraga itu sendiri, salah satunya cabang olahraga bola voli. Pada Cabang olahraga Bola Voli Kota Malang sejak PORPROV Jatim I-VI belum pernah berprestasi. untuk mengetahui kesesuaian prasarana dan sarana cabang olahraga bola voli Kota Malang dalam persiapan porprov VII Jatim 2021 dengan standar nasional dan untuk mengetahui kecukupan jumlah prasarana dan sarana cabang olahraga bola voli Kota Malang. Rancangan penelitian, menggunakan metode survei dengan pengumpulan data menggunakan form pengukuran dan pengamatan. Teknik Analisis data  menggunakan Editing. Klasifikasi yaitu penggolongan data. Analisis data. Objek penelitian yang diambil adalah prasarana yaitu dan sarana di cabang olahraga bola voli Kota Malang. Hasil penelitian di tempat latihan cabang olahraga bola voli Kota Malang di Gor Ken Arok adalah Prasarana yaitu gedung,lapangan dan sarana yaitu bola voli, tiang net, net di lihat dari pengukuran dan kecukupan jumlah sudah baik dan memenuhi standar nasional akan tetapi keberadaan rod antena cabang olahraga bola voli Kota Malang masih belum ada. Keadaan prasarana yaitu gedung dan lapangan cabang olahraga bola voli Kota Malang sudah baik dan memenuhi standar nasional. Jumlah sarana yaitu bola voli, net, tiang net cabang olahraga bola voli Kota Malang cukup untuk digunakan pelatihan.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SQUAT JUMP DENGAN STANDING JUMP TERHADAP TINGGI LONCATAN PEMAIN BOLAVOLI PUTRA FIP UNIVERSITAS NEGERI MALANG Wahyu Fajar Arifin; Saichudin Saichudin; Mahmud Yunus
Jurnal Sport Science Vol 9, No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.806 KB) | DOI: 10.17977/um057v9i2p95-104

Abstract

Pemain bolavoli putra FIP Universitas Negeri Malang kurangmemahami dalam penerapan teori dan metode untuk membentuk modellatihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihansquat jump dan standing jump sebagai peningkatan loncatan dan latihanyang lebih efektif di antara keduanya. Rancangan penelitian inimenggunakan rancangan pretest-posttest design dengan pemilihankelompok menggunakan ordinal pairing matching. Instrumen yangdigunakan adalah tes vertical jump. Berdasarkan hasil analisis data, yaitu thitung sebesar 11,784 > t table = 1,795 dan untuk latihan standing jump jugaada pengaruh yaitu t hitung sebesar 6,862 > t tabel = 1,795. Dari kedua hasilrata-rata latihan squat jump lebih baik daripada latihan standing jump.
Co-Authors Aan Nisbad Lutfiana Abd. Rasyid Syamsuri Achmad Muzayyin Dwi Fernanda Adi Pranoto Ahmad Abdullah Ahmad Muttaqin Darussalam Ainur Rofiq Sofa Akhmad Dani Setyawan Akhmad Rizani Aldhika Nugraha Wirama Amalya Cantika Sarie Amri Biskhah Satria Pradana Andre Andarianto Andriyan Anggit Aruwiyantoko Aryan Eka Prastya Nugraha, Aryan Eka Prastya Asri Putri Dwi Gita Andini Asty Amanda Berliana Dwi Nandita Sandy Dedi Sulistyono Dian Eka Chandra Wardhana Dian Wahyuningsih Dien Oktaviandri Islamiati Dwi Prastiyo Hadi, Dwi Prastiyo DZAKY MUHAMMAD Elvira Mey Roza Engga Dallion EW Fahim, Kistosil Gilang Rizaldi Hany Herlin Tiur Lumbantoruan Hariyanto Hariyanto Hartati Eko Wardani HERI PURNAMA PRIBADI Heri Purnama Pribadi I GUSTI NGURAH RAI USADHA I Nengah Sudjana Irmantara Subagio Istiyaningsih Istiyaningsih Linda Zakiah Metravia, Monika Moch. Ian Brilian Assyaumin Mochamad Ilham Erdik Pradana Mohammad Firman Sholikhin Monica Cyma Angela Handari Najma Farha Tazkia Nidya Chandra Utami Nina Nurhasanah, Nina Numero Uno Amaranaya Berdhika Nuris Mahendra Putra Olivia Andiana Qristin violinda Raden Arfin Kusuma Rias Gesang Kinanti Riko Wahyu Prasetiyo Riyanto Riyanto Sadjidon Sadjidon Saichudin Saichudin Saichudin Saichudin Sapto Adi Sarwit Sarwono Shafa Adinda Rayhan Silviana Maya P Slamet Raharjo Sugiarto, Dinta Sujito Sujito Sunarsini Sunarsini Supriyadi Supriyadi Suwarno Widodo Taofik Tongku Harapan Martua Wahyu Fajar Arifin Wahyu Fajar Arifin Waliyansyah, Rahmat Robi Yuan Hardiyansyah