Claim Missing Document
Check
Articles

Application of Interactive Virtual Lab Media Based on a STEM Approach in Improving Students' Scientific Literacy and Learning Motivation Eva Pratiwi Pane; Nenni Faridah Lubis; Gayus Simarmata
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.8589

Abstract

One of the developments in the world of education is using virtual labs as a medium for carrying out practical work. The aim of this research is to determine the application of using interactive virtual lab practicum media based on a STEM approach in increasing students' scientific literacy and learning motivation. The subjects of this research were students in the odd semester of the 2023/2024 academic year who took basic chemistry practical lectures on the topic of reaction rates. The research method uses a quantitative approach with a quasi-experimental design in the form of a one group pretest and posttest design. The instruments used in this research were a multiple-choice test to measure scientific literacy and a questionnaire to measure learning motivation. Data analysis in this study used descriptive statistics including n-gain and percentage calculations. Based on the results of data analysis, it was found that the increase in students' scientific literacy was 0.46 with moderate criteria. Scientific literacy skills have increased significantly in the aspect of explaining scientific phenomena by 82%. Student learning motivation also increased with an average of 77% before learning to 83% after learning.
REVITALALISASI PEMBELAJARAN SAINS UPAYA MENINGKATKAN KONTRIBUSI MENUJU GREEN CHEMISTRY DI SEKOLAH MENENGAH Pane, Eva Pratiwi; Darmana, Ayi; Pasaribu, Sunggul; Simanjuntak, Bernard
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.12641

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk pendidikan. Dalam konteks global yang menghadapi krisis lingkungan dan perubahan iklim, pendidikan sains memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran ekologis dan perilaku berkelanjutan peserta didik. Salah satu pendekatan yang relevan untuk menjawab tantangan tersebut adalah konsep green chemistry atau kimia hijau, yang menekankan prinsip-prinsip keberlanjutan, efisiensi sumber daya, dan pengurangan dampak lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya revitalisasi pembelajaran sains di sekolah menengah dalam meningkatkan kontribusi menuju penerapan green chemistry. Pendekatan konseptual digunakan untuk menelaah integrasi nilai-nilai kimia hijau ke dalam kurikulum, strategi pembelajaran, dan pengembangan kompetensi siswa abad ke-21. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran sains yang direvitalisasi melalui pendekatan kontekstual, berbasis proyek, dan integratif dengan isu lingkungan mampu menumbuhkan literasi sains ekologis, keterampilan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap keberlanjutan. Artikel ini juga mengusulkan model konseptual revitalisasi pembelajaran sains berbasis green chemistry yang dapat diterapkan di sekolah menengah sebagai kontribusi nyata pendidikan terhadap pembangunan berkelanjutan.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ICT (TIK-INTERNET & LAPTOP) DI SMA N 1 SIDAMANIK Melda Veby Ristella Munthe; Anita Sitanggang; Eva Pratiwi Pane
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v1i2.113

Abstract

Pengabdian dilaksanakan atas latar belakang masih rendahnya kemampuan guru-guru di SMA N 1 Sidamanik dalam menggunakan Media Pembelajarn berbasis ICT. Persoalan yang dihadapi ialah dikarenakan segala sesuatu yang serba digital-computerized termasuk kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah. Hal ini berimplikasi kepada guru yang perlu menguasai media pembelajaran berbasis ICT untuk memudahkan kegiatan pembelajaran tersebut dilaksanakan dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Solusi yang dilakukan dalam mencapai target ialah berupa pelatihan yang diberikan kepada guru-guru bertema penggunan media pembelajaran berbasis ICT. Hasil dari pelatihan tersebut dapat dilihat dari kegiatan yang dilaksanakan oleh guru-guru dalam menggunakan bantuan yaitu media Power Point (PPT) dan Ms. Word dalam proses pembelajaran di kelas. Hasilnya dapat dilihat berdasarkan cara guru-guru dalam menggunakan media pembelajaran tersebut dengan menerapkan langkah-langkah yang diberikan pada kegiatan workshop memiliki peningkatan dalam penggunaan media PPT dan Ms.Word tersebut sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermanfaat.
Symbolic Meaning of Batak Simalungun Wedding Ceremony in Sindar Raya Village (A Semiotic Study) Junifer Siregar; Nanda Saputra; Eva Pratiwi Pane
LingLit Journal Scientific Journal for Linguistics and Literature Vol 2 No 1 (2021): Linglit Journal: Scientific Journal of Linguistics and Literature, March
Publisher : Britain International for Academic Research (BIAR-Publisher)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/linglit.v2i1.426

Abstract

This research describes the meaning of symbols, symbols, or signs contained in the Batak Simalungun wedding ceremony as a semiotic study. Symbols, symbols, or signs can be identified the meaning, use and benefits in the implementation of marriage customs for the Batak Simalungun community which need to be preserved as one of the local wisdom. The meaning of symbols, symbols, or signs is part of the semiotic approach which is the binding factor in his studies. The sign aims to simplify thoughts or ideas to facilitate communication which contains meaning, values, norms, or certain intentions that must be obeyed by the Simalungun Batak community, especially in the Sindarraya area. The signs found in the Simalungun Batak wedding ceremony are mangalo-alo boru na bayu, boras tenger, tondong welcome (mangalo-alo tondong), tombuan na marappang-appang, ambanganni tondong na baru, groceries, jambar, partadingan manurdukhon, tobus huning, panruttuki, uluni omas / tintin marakkup, suhuni appang, padaskon hiou holong, hiou parsimatuaon and panukkunan dishes.