Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : senapas

Analisis strategi Competitive Strategy Canvas klinik aesthetic dan akupuntur premium lumious care di Alam Sutera Anggraini, Devanty; Malinda, Maya
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 3 No 1 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v3i1.11909

Abstract

Studi ini melihat bagaimana Lumious Care, sebuah konsep klinik akupuntur dan estetik premium yang ditujukan untuk pasar menengah ke atas di Alam Sutera, Indonesia, mengembangkan strategi kompetitif. Studi ini menganalisis strategi bisnis dengan menggunakan FORMAT-BIDES Strategy Canvas, yang mencakup elemen seperti Fokus Pasar, Efisiensi Operasional, Riset Pasar, Kelincahan Responsif, Investasi SDM, Relasi Pelanggan, Inovasi Berkelanjutan, Diferensiasi, Pemasaran Efektif, dan Kemitraan Strategis. Studi ini mengevaluasi bagaimana rancangan bisnis tersebut menggabungkan layanan kecantikan modern dengan pendekatan holistik tradisional untuk menjawab kebutulan layanan kecantikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Lumious Care memiliki potensi untuk membuat perbedaan besar karena menggabungkan terapi akupuntur dan layanan estetika modern dalam satu pengalaman premium. Untuk memperkuat daya saing dan menumbuhkan loyalitas pelanggan, fokus pada niche market, digitalisasi layanan, pelatihan karyawan, dan kolaborasi dengan influencer dinilai berhasil. Strategi yang telah direncanakan menunjukkan potensi besar untuk menciptakan daya saing yang berkelanjutan dalam sektor yang sangat spesialis dan dinamis ini, meskipun saat ini masih dalam proses perencanaan. Studi ini menemukan bahwa pendekatan FORMAT-BIDES strategi Canvas adalah alat yang berguna untuk menilai kesiapan strategis klinik baru seperti Lumious Care. Pendekatan ini dapat mengintegrasikan secara menyeluruh elemen operasional, pemasaran, dan inovasi. Ini juga dapat memberikan landasan yang kuat untuk pengembangan klinik akupuntur dan kecantikan di segmen premium. Ini juga relevan untuk mengevaluasi kesiapan strategis bisnis baru, khususnya di bidang layanan kesehatan dan kebugaran.
Inovasi strategis competitive strategy canvas pada Misha aesthetic & anti-aging clinic Puteri Rahmia Ratnasari; Maya Malinda
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 3 No 1 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v3i1.12040

Abstract

Abstrak Industri estetika dan anti-aging di Indonesia mengalami perkembangan pesat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perawatan kecantikan dan kesejahteraan emosional. Namun, banyak UMKM di sektor ini menghadapi kesulitan dalam membangun keunggulan bersaing yang berkelanjutan karena tingginya tingkat persaingan dan kurangnya diferensiasi strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Competitive Strategy Canvas (CSC) melalui pendekatan FORMAT-BIDES pada Misha Aesthetic & Anti-Aging Clinic sebagai salah satu UMKM yang mampu bertahan dan berkembang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui triangulasi antara observasi langsung, analisis ulasan pelanggan di Google, insight media sosial Instagram, serta data internal klinik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Misha Clinic berhasil membangun keunggulan kompetitif melalui fokus pasar niche, efisiensi digital, inovasi layanan, dan penciptaan pengalaman emosional pelanggan. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi UMKM sektor jasa estetika berbasis pendekatan yang terstruktur dan berorientasi pada pelanggan. Kata Kunci — Competitive Strategy Canvas, FORMAT-BIDES, UMKM, klinik estetika, inovasi layanan
Co-Authors A. Rinny Maharsi Adinda Aulia Adiska Shabrina Agatha Evania Alanarima Agus Aribowo Aldian P. Putra Aliwinoto, Christine Allen Kristiawan Andriana Ratna Winastiningsih Anggraini, Devanty Anny Nurbasari Ariesya Aprillia Asni Harianti Asni Harianti Asni Harianti Aulia Nurulita Benny Budiawan Tjandrasa Benny Budiawan Tjandrasa Boedi H. Kuslina Boedi Hartadi Kuslina Bram Hadianto Caroline R. Sompie Cen Lu Chandra Kuswoyo Chandra Kuswoyo Charles Andrianto Christine Aliwinoto Dava R. Indrawan Devas Kambuno Dini Iskandar Dini Iskandar Djakaria, Elliati Elizabeth Wianto Elysa Tiffany Fanny Kristine Gina Christina Setyadi Gisha, Nadia Hadi Nasbey Hani Surjati Henky L. Suwarno Henky Lisan Suwarno Herlina Herlina Ida Ida Ika Gunawan Imelda Junita Immanoel Donny Wijaya Ivana Abigael Jahja Hamdani Widjaja Jessica Agrippina Fedora Johannes Buntoro Dharmasetiawan Jonathan Halomoan Joni Joni Kartika Imasari Tjiptodjojo Kezia Kurniawati Lidya Chandra Wulan Yulyanti Magdalena Kristiyanti Melisa Hediyani Meryana Meryana Meythi, Meythi Nonie Magdalena Nur Nur Nur Nur Nur Nur Olga Catherina Pattipawaej Olivia Vania Olius Pangestu, Aldi Putra Puteri Rahmia Ratnasari Rafdhi Wira Oktavius Pelawi Rapina Riki Martusa Rully Arlan Tjahjadi Rully Arlan Tjahyadi Ruth Neysa Tambunan Santy Setiawan Sherlywati Sherlywati Sophia Isabella Wattimena Sri Zaniarti Stefany Stefany Stephanus Abednego Stevanus Johnson Suryajaya Surya Setyawan Susanti Saragih Suyadi Suyadi Tan Ming Kuang Teguh Juliawan Maria Tykezia Yovela Velika Dwilestari Ibrahim Veline Velicia Manek Vincent Vincent Vinsensius Vinsensius Wijaya, Yohana Yolla Margaretha Yudita Royandi, Yudita Yuma Chandrahera