Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Dampak Sosiologis Anak Dari Hasil Perkawinan Beda Agama : The Sociological Impact of Children from the Results of Interfaith Marriage Muchtar, Azmy Ali
Reformasi Hukum Vol 27 No 2 (2023): August Edition
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46257/jrh.v27i2.562

Abstract

Perjalanan panjang Undang-Undang perkawinan turut diiringi beberapa permasalahan, terutama dalam hal konflik antara hukum Islam dan hukum negara pada saat itu seperti diperbolehkannya pernikahan beda agama, umat islam diwajibkan untuk monogami, dan sebagainya. Pelaksanaan perkawinan beda agama memiliki dampak besar dan berimbas terhadap anak yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sinkronisasi antara hukum Islam dengan hukum negara dalam UU perkawinan dan dampak sosiologis anak dari hasil perkawinan beda agama. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian hukum normatif. Adapun temuan dalam penelitian ini adalah terdapat sinkronisasi antara hukum islam dan hukum positif karena UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan merepresentasikan hukum islam dan hukum positif menyatakan bahwa perkawinan beda agama dilarang, hal tersebut juga diperkuat dengan PP No. 9 Tahun 1975 dan Inpres No. 9 Tahun 1991 yang melarang perkawinan beda agama. Adapun dampak sosiologis anak dari hasil perkawinan beda agama yaitu anak tersebut dapat dikatakan sebagai anak tidak legal. Berdasarkan Ketentuan Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) bahwa orang Islam tidak sah serta haram hukumnya menikah dengan orang selain Islam atau beda agama. Sehingga jika terjadi perkawinan tersebut maka perkawinannya dapat dikatakan tidak legal atau batal, dampak lainnya ialah anak tersebut akan mengalami permasalahan dengan warisan dari kedua orangtuanya.
The Role of The LCGC (Low Cost Great Curriculum) Model on Teacher Performance in The Implementation of The Independent Curriculum Muchtar, Azmy Ali; Marhamah, Marhamah; Puadah, Popi
Jurnal Paedagogy Vol. 12 No. 1 (2025): January
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v12i1.13651

Abstract

This study aims to analyze the role of the LCGC (low cost great curriculum) model on teacher performance in implementing the Merdeka curriculum in Madrasah. This study used a quantitative approach with an associative correlational design. The study population consisted of all Madrasah teachers in DKI Jakarta, with a sample of 40 participants taken using a purposive sampling technique from two madrasah, namely Madrasah Nur-Attaqwa and Madrasah Ar-Rahmah. The measuring instrument used was the LCGC Model scale adapted from the Charles O. Jones policy implementation model and the Ornstein and Hunkins Curriculum Implementation model: (Modernism and Postmodernism). The data obtained were analyzed using a simple regression test. The results of this study indicate a significant positive relationship between the implementation of the LCGC Model and teacher performance in implementing the Merdeka Curriculum, with a Pearson correlation value of 0.947. This study also identified the challenges faced by teachers, such as understanding and skills in innovative learning methods, as well as the importance of support from parents and the community.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN TEKNIK ROLE PLAY UNTUK MENINGKATKAN KOSAKATA STUDI SEMI EKSPERIMENTAL DI MAN 9 JAKARTA TIMUR Wening, Shindu Graito; Wijaya, Tahir; Muchtar, Azmy Ali
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34071

Abstract

Memperoleh kosakata dalam bahasa Arab sangat penting karena berguna untuk mempelajari keterampilan linguistik, yaitu mendengarkan, menulis, membaca, dan berbicara dalam pelajaran bahasa Arab. Salah satu komponen yang ada dalam bahasa Arab adalah kosakata. Oleh karena itu, kosakata harus diajarkan dengan teknik dan metode yang baik untuk membantu mempermudah penambahan kosakata. Oleh karena itu, peneliti menerapkan teknik role-playing untuk meningkatkan kosakata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan teknik role playing untuk meningkatkan kosakata di MAN 9 Jakarta Timur dan untuk mengetahui efektivitas penggunaan teknik role-playing untuk meningkatkan kosakata di MAN 9 Jakarta Timur. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan metode penelitiannya adalah metode eksperimental. Penelitian empiris adalah penelitian yang memanipulasi atau mengendalikan keadaan alam dengan menciptakan kondisi buatan. Hasil dari penelitian ini adalah: bahwa teknik bermain peran efektif untuk meningkatkan kosakata. Itu dihitung dengan tes dengan satu variabel dan satu sampel (Single T-Test). (Sig) (2 ekor) seharga 0.000. Oleh karena itu, magnitudo tingkat 0,00 (Signifikansi) kurang dari 0,05 dan kemudian hasil pengujian dengan satu variabel dan satu sampel (Single T-Test) memiliki hasil yang besar (Signifikan). Hal ini diketahui dari hasil T-Test yang menunjukkan bahwa hasil T-Count adalah 31.220. Ini lebih besar dari T-Table yaitu 1.68830. Hal ini menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, dengan kesimpulan bahwa teknik role playing efektif digunakan untuk meningkatkan kosakata.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SPINNING WHEEL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PESERTA DIDIK Aulia, Anisah Eka; Wijaya, Tahir; Muchtar, Azmy Ali
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.36861

Abstract

Berdasarkan observasi peneliti, permasalahan yang teridentifikasi di MAN 9 kelas 11 Jakarta Timur adalah rendahnya kemampuan menulis dan guru kurang inovatif dalam penggunaan media pembelajaran.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap penggunaan media pembelajaran Spinning Wheel dalam pembelajaran maharah kitabah dan untuk mengetahui seberapa jauh efektivitas penggunaan media pembelajaran Spinning Wheel dalam pembelajaran maharah kitabah Bahasa Arab untuk siswa kelas 11 MAN 9 Jakarta Timur. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif.Adapun sampel data dari penelitian ini berjumlah 35 siswa dari kelas 11A yang seluruhnya berjumlah 214 Siswa. Peneliti mengadakan pre-test untuk mengetahui kemampuan awal mereka dalam pembelajaran maharah kitabah, dan post-test untuk mengetahui kemampuan mereka terhadap maharah kitabah setelah selesainya pembelajaran menggunakan media Spinning Wheel. Peneliti memilih t-test untuk mengetahui tingkat keefektifitasan belajar peserta didik dalam pembelajaran maharah kitabah menggunakan media pembelajaran ini. Penelitian ini menghasilkan perbedaan dalam perhitungan statistik antara nilai rata-rata Pre-test dan nilai rata-rata Post-test dengan menggunakan media Spinning Wheel pada siswa kelas 11A, dilihat dari nilai rata-rata pre-test sebesar 54,2857 dan nilai rata-rata Post-test 84,1429. Dan dari data tersebut dapat diketahui bahwa nilai t hitung sebesar 23,180 dan nilai t tabel yaitu 1.69092 dari hasil penelitian tersebut diketahui (Ha) diterima dan (H0) ditolak.Oleh karena itu,dapat disimpulkan bahwa pengajaran maharah kitabah dengan menggunakan media Spinning Wheel ini Efektif.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PADA KURIKULUM MERDEKA: STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 PARE Muchtar, Azmy Ali; Hidayat, Taufik; Utsman, Soraya; Ikhsan, Muhammad; Umam, Muhammad Ihdal; Putri, Renesya Febbiyana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.3616

Abstract

Berdasarkan fakta di lapangan, implementasi awal kurikulum Merdeka di SMAN 1 Pare tidak secara langsung berjalan dengan baik. Penelitian ini dilatarbelakangi pada tantangan dan kendala-kendala di sekolah terkait implementasi kurikulum Merdeka yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi pembelajaran pada Kurikulum Merdeka yang diterapkan oleh pendidik di SMAN 1 PARE dan untuk mengetahui hambatan pada proses implementasi strategi pembelajaran pada kurikulum Merdeka yang diterapkan oleh pendidik di SMAN 1 PARE. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kualitatif Deskriptif jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitiannya ialah pendidik dan objek penelitiannya ialah strategi pembelajaran Kurilukum Merdeka yang diterapkan oleh pendidik di SMAN 1 Pare, mulai dari konsep perencanaan, pelaksanaan sampai evaluasi staregi pembelajarannya. Analisis datanya menggunakan teori miles dan huberman, diawali dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yaitu Kurikulum merdeka di SMAN 1 Pare mulai diterapkan tahun 2021 dan telah berjalan cukup baik seiring berjalannya waktu dengan menggunakan beberapa metode dan strategi dalam peroses pembelajaran. Strategi dan metode yang digunakan adalah metode diferensiasi dan sosial emosional. Metode diferensiasi yang diterapkan ini adalah diferensiasi konten untuk melihat minat belajar peserta didik dari audio, kinestik atau audio visual. pendidik juga menerapkan ice breaking di awal pembelajaran untuk meningkatkan semangat belajar dan hasil belajar peserta didik. Dalam pelaksanaan implemantasi pembelajaran yang di lakukan adalah tindakan - tindakan dukungan seperti: Memotivasi peserta didik, mengkondisikan peserta didik agar lebih aktif dalam pembelajaran dan memberikan pembelajaran yang menyenangkan.
INTEGRASI NILAI PERSATUAN INDONESIA DALAM PELATIHAN KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS DI SEKOLAH: PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Ishak Syairozi; Azmy Ali Muchtar; Siti Uswatun Khasanah
Ilma Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal ILMA
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/gwz5d470

Abstract

Di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi yang memicu terjadinya akulturasi budaya, ada indikasi rendahnya kesadaran siswa terhadap nilai persatuan (Bhinneka Tunggal Ika) di lingkungan sekolah, sebagaimana tercermin dalam survei nasional yang menunjukkan polarisasi pemuda akibat pengaruh radikalisme dan media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi nilai persatuan Indonesia dalam program pelatihan kepemimpinan demokratis di sekolah dalam perspektif pendidikan Islam, serta mengusulkan model pendidikan yang selaras dengan prinsip Islam seperti ukhuwah (persaudaraan) dan musyawarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan fenomena secara mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa peserta pelatihan di dua sekolah Islam terpadu di Jakarta dan Bekasi, observasi partisipan, serta studi pustaka dan dokumen. Analisis data mengadopsi model Miles & Huberman, meliputi reduksi data (pengkodean tema awal), penyajian data (matriks dan narasi tematik), serta penarikan kesimpulan (verifikasi melalui triangulasi sumber). Hasil penelitian yang diharapkan menunjuk integrasi nilai persatuan Indonesia dalam pelatihan kepemimpinan demokratis dapat berhasil meningkatkan kesadaran siswa melalui pendekatan Pendidikan Islam, dengan model hybrid yang menggabungkan Pancasila dan Al-Qur'an (QS. Al-Hujurat: 13). Rekomendasi mencakup pengembangan kurikulum nasional yang inklusif untuk sekolah Islam guna memperkuat demokrasi berbasis persatuan.
Improving Students’ Narrative Text Writing Ability Through The Picture and Picture Learning Model Azmy Ali Muchtar; Aceng Rahmat; Herlina Herlina
Indonesian Language Education and Literature Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v6i1.5427

Abstract

Menulis merupakan kegiatan mengungkapkan isi pikiran atau perasaan. Salah satu jenis teks yang biasa digunakan dalam belajar menulis adalah teks atau esai naratif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks naratif menggunakan model pembelajaran picture and picture. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, yang dilakukan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan tes menulis, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran picture and picture memberikan pengaruh terhadap kemampuan menulis teks naratif. Rerata nilai keterampilan menulis teks naratif pada tahap observasi sebesar 64.9 pada siklus pertama mencapai 70.1 dan pada siklus kedua sebesar 75.2. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran picture and picture dapat meningkatkan kemampuan menulis teks naratif siswa dan memberikan nuansa pembelajaran yang menyenangkan serta menjadikan siswa aktif dan antusias dalam belajar.Writing is an activity to express thoughts or feelings. A type of text commonly used in learning to write is a narrative text or essay. The objective of this study is to improve the ability to write narrative texts using the Picture and Picture Learning Model (PPLM). The research method is categorized as classroom action research, which was conducted in two cycles. The data collection techniques include writing tests, interviews, and observations. The results showed that the implementation of the Picture and Picture Learning Model (PPLM) influenced the ability to write narrative texts. The average score of writing narrative text skills at the observation stage was 64.9, and in the first cycle, it reached 70.1, while in the second cycle it reached 75.2. These results indicate that the Picture and Picture Learning Model (PPLM) can improve students' ability to write narrative texts and provide fun learning nuances that make students active and enthusiastic about learning.
TEACHER STRATEGIES FOR OVERCOMING STUDENTS' DIFFICULTIES IN LEARNING ARABIC VOCABULARY AT AL-HIKMA ISLAMIC PRIMARY SCHOOL IN BINTARO Azmy Ali Muchtar; Farah Nursaidah; Muhammad Qadhafi
Al-Muyassar: Journal of Arabic Education Vol 5 No 1 (2026): Al-Muyassar: Journal of Arabic Education
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/al-muyassar.v5i1.13829

Abstract

This study aims to determine the teacher's strategy in overcoming students' learning difficulties in learning Arabic vocabulary at SDIT Al-Hikmah Bintara. Students' difficulties in understanding, memorizing, and applying Arabic vocabulary are caused by internal and external factors, such as the lack of variety in teaching methods, low student motivation, and the lack of use of interactive learning media. This study used descriptive qualitative method with observation, interview, and documentation techniques. The results showed that most students had difficulty in memorizing long vocabulary, understanding the meaning of words, and reading in Arabic. To overcome this problem, teachers apply the talaqqi method, the use of songs and poems, as well as interactive quizzes and games. In addition, teachers utilize visual media such as videos and pictures to clarify the meaning of vocabulary and repeat the material regularly to improve student retention. With the application of innovative and effective strategies, students are expected to understand and memorize Arabic vocabulary more easily, thus improving their language skills.
Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran Personal: Dampaknya Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa di SMAN 1 Pare Azmy Ali Muchtar; Meza Fitri Dini; Siti Khairunnisa
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 1 (2025): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v6i1.409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dampak adopsi teknologi AI terhadap motivasi belajar dan hasil akademis siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 PARE dengan melibatkan 50 siswa sebagai responden, menggunakan metode survey (kuesioner) dan wawancara mendalam untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam proses pembelajaran memberikan dampak positif yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Sebanyak 42 siswa (84%) responden melaporkan bahwa mereka merasa lebih termotivasi untuk belajar ketika menggunakan platform berbasis AI, yang memungkinkan mereka belajar dengan cara yang lebih interaktif dan personal sesuai dengan kebutuhan individu. Rata-rata nilai akademis siswa juga meningkat dari 70 sebelum penggunaan AI menjadi 80 setelah penerapan teknologi ini, hal ini menunjukkan adanya kemajuan dalam hasil belajar. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan, seperti adanya siswa yang merasa kesulitan dalam beradaptasi dengan teknologi baru. Sebagian kecil siswa lebih memilih metode tradisional yang melibatkan interaksi langsung dengan guru. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun AI berpotensi meningkatkan motivasi dan hasil belajar, keberhasilan penerapannya sangat tergantung pada preferensi individu siswa dan kemampuan mereka dalam beradaptasi dengan perubahan teknologi. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran personal tidak hanya meningkatkan motivasi belajar dan hasil akademis siswa, tetapi juga dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital ini.
Penerapan Student Centered Learning (SCL) pada Mata Pelajaran Kajian Kitab Kuning Di Pondok Pesantren Yuyu Wahyudin; Azmy Ali Muchtar; Muhammadiah
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2025): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v6i2.537

Abstract

Student Centered Learning (SCL) saat ini diyakini oleh para peneliti dan para tenaga pengajar sebagai pendekatan pembelajaran yang tepat dalam mencapai tujuan pendidikan. Namun demikian, apakah SCL cocok untuk semua mata pelajaran. Apakah SCL cocok untuk mata pelajaran Kajian Kitab Kuning? Apa tantangan yang dihadapi oleh para asatidz dan santri? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas SCL pada mata pelajaran Kajian Kitab Kuning. Untuk mengetahui apa saja tantangan yang dihadapi ketika menjalankan SCL pada mata pelajaran Kajian Kitab Kuning. Untuk mengetahui solusi yang tepat dalam mengatasi tantangan dimaksud. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, ada dua jenis data yang akan digunakan yakni data observasional, dan data dokumen dan artefak. Teknik pengumpulan data yang akan dilakukan adalah kajian leterasi, observasi, dan studi dokumentasi. Peneliti menggunakan analisis naratif, dan analisis konten. Berikut langkah-langkahnya: pengumpulan data, transkripsi data, reduksi data (pengkodean), identifikasi tema, penarikan kesimpulan, dan pelaporan. SCL bisa digunakan pada mata pelajaran Kajian Kitab Kuning, walaupun masih terdapat beberapa tantangan dan hambatan dalam pelaksanaannya. Pada saat ini penerapan SCL merupakan keniscayaan walaupun masih terdapat beberapa kendala. Dalam pelaksanaanya masih terdapat dua karakteristik SCL yang belum terpenuhi; Pertama. Kebebasan siswa untuk memilih dan menentukan tema yang akan dipelajari, termasuk cara penyampaiannya. Pada kenyataannya siswa masih belum bisa menentukan tema secara mandiri. Kedua. Tema bersifat optional, bukan keharusan, sehingga guru dan siswa tidak hanya terpaku pada materi yang ada, tapi dapat mengembangkannya secara kreatif. Pada kenyataannya tema masih ditentukan oleh guru (sekolah). Kedua masalah ini merupakan pekerjaan rumah (PR) bagi pihak guru dan sekolah.