Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

EVALUASI PEMBELAJARAN SD: KONSEP, KEDUDUKAN, FUNGSI, TUJUAN, DAN PRINSIP Aisah, Siti; Kencana, Suminar Leistya; Udin, Tamsik
CENDEKIA: JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN Vol 13 No 1 (2025): CENDEKIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : STKIP Paris Barantai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33659/cip.v13i1.393

Abstract

Penilaian pembelajaran di Sekolah Dasar (SD) memegang peranan penting dalam memastikan ketercapaian kompetensi siswa sesuai kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, kedudukan, fungsi, tujuan, dan asas evaluasi pembelajaran melalui pendekatan kualitatif dengan metode telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran adalah proses sistematis yang digunakan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa serta mengevaluasi efektivitas pengajaran. Kedudukannya yang integral dalam pembelajaran menjadikannya alat penting bagi guru untuk mengambil keputusan berbasis data. Prinsip-prinsip seperti objektivitas, validitas, keandalan, keadilan, dan keberlanjutan menjadi landasan dalam pelaksanaan evaluasi. Beragam metode, seperti tes tertulis, observasi, portofolio, dan wawancara, digunakan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai kemampuan siswa. Hasil evaluasi dimanfaatkan untuk merancang program remedial bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar, program pengayaan bagi siswa berprestasi, serta memperbaiki strategi pembelajaran di masa depan. Penelitian ini menegaskan pentingnya evaluasi pembelajaran sebagai alat pengambilan keputusan yang objektif, valid, dan berkelanjutan dalam pendidikan dasar. Kata Kunci: Evaluasi, Pembelajaran, Sekolah Dasar
Pemberdayaan orang tua dalam edukasi pengelolaan sampah: Dari rumah menuju komunitas berbasis lingkungan Udin, Tamsik; Muslihudin; Sibawaih, Imam
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v6i2.23455

Abstract

Tingkat kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga di Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, masih rendah, yang ditandai dengan minimnya praktik pemilahan dan pengelolaan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan model integratif pendidikan lingkungan berbasis rumah tangga dan komunitas melalui kolaborasi antara orang tua, lembaga Raudhatul Athfal (RA), dan masyarakat setempat. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan metode mixed methods digunakan dalam tiga tahap: sosialisasi dan pelatihan, pembentukan Kelompok Penggerak Lingkungan (KPL), serta penguatan kelembagaan melalui kemitraan lintas sektor. Hasil intervensi menunjukkan bahwa 65% orang tua mulai menerapkan pemilahan sampah, 14 RA mengelola sampah menjadi alat edukatif dan bank sampah, serta terjadi pengurangan volume sampah ke TPA sebesar 25% dalam periode tiga bulan. Temuan ini memperkuat relevansi teori Social Learning dan Theory of Planned Behavior dalam konteks perubahan perilaku berbasis komunitas. Model yang dikembangkan menunjukkan potensi replikasi di wilayah lain dengan dukungan kebijakan lokal dan penguatan kapasitas kelembagaan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.
Creating Menciptakan Komunikasi yang Efektif di Lembaga Pendidikan MTs Al-Washliyah Talun Kabupaten Cirebon Deski, Melin Andini; Astuti, Puji; Udin, Tamsik
Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Pascasarjana Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/skijier.2024.81.07

Abstract

Komunikasi yang efektif di lembaga pendidikan menjadi bagian yang penting guna  mendukung terciptanya lingkungan kerja yang positif, sehingga menciptakan komunikasi yang efektif tidak dapat luput dari sebuah lembaga pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana MTs Al-Washliyah dalam menciptakan komunikasi yang efektif dilembaga pendidikannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus, instrument yang digunakan berupa wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan berupa reduksi data, pemilihan data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) strategi menciptakan komunikasi yang efektif ini dengan memilih dan menetapkan seorang komunikator, mengembangkan keterampilan berbicara dan mendengarkan khususnya bagi karyawan, keterlibatan orang tua, memanfaatkan dan menggunakan teknologi serta membuka komunikasi secara luas. 2) dampak komunikasi yang efektif ini mampu membangun hubungan yang kuat, pengembangan keterampilan dan pengetahuan yang lebih baik, meningkatkan kepuasan dan keterlibatan serta mampu meningkatkan budaya organisasi. Keywords: Menciptakan, Komunikasi, Efektif
THE STRATEGIC FUNCTION OF EDUCATION BETWEEN INHERITANCE AND SOCIO-CULTURAL CHANGE IN THE CIREBON ENVIRONMENT: A SOCIOLOGICAL APPROACH Ratnaningsih, Fifit; Udin, Tamsik; Mulyana, Asep
ANAYASA : Journal of Legal Studies Vol. 3 No. 1 (2025): ANAYASA
Publisher : PT. Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/ays.v3i1.401

Abstract

This article discusses the strategic function of education in the context of cultural and social heritage transmission and change in the Cirebon community, using a sociological approach. Education plays a role not only as a means of preserving local cultural values and traditions but also as an agent of change that encourages society to adapt to evolving social and cultural dynamics. This study examines how the education system in Cirebon strives to balance maintaining cultural heritage and responding to the challenges of modern social change. Using qualitative data and sociological analysis, the article reveals the crucial role of education in strengthening social and cultural identity while initiating constructive transformation within the Cirebon society.
Proyek Profil Pelajar Pancasila Terhadap Pembentukan Nilai Karakter Islam Peserta Didik Di Sekolah Dasar Yani, Yuli; Maula, Khoirul; Udin, Tamsik
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8062

Abstract

Pendidikan adalah suatu proses belajar-mengajar yang terjadi di sekolah dengan tujuan untuk mengembangkan potensi, pengetahuan, keterampilan, sikap serta nilai karakter islam yang sesuai dengan perintah agama. Pendidikan di era digital harus ditekankan dengan pembentukan nilai karakter islami peserta didik yang disajikan dengan cara proyek profil pelajar pancasila. Dalam penulisan artikel ini mempunyai tujuan untuk mengetahui serta memahami pembentukan nilai karakter islam peserta didik dengan penerapan proyek pelajar pancasila. Metode yang digunakan yakni metode kualitatif berisikan kajian literatur. Teknik pengumpulan data didapatkan dari penelusuran serta menganalisis berbagai kajian literatur melalui penerapan kegiatan studi literatur. Hasil pengolahan data diperoleh melalui dimensi profil pelajar pancasila, nilai karakter islam serta kompetensi yang selaras dengan profil pelajar pancasila, serta proyek pelajar pancasila dalam pembentukan karakter islam peserta didik di sekolah dasar.
The Influence of Independent Learning Curriculum on The Establishment of Religious Character of MTS Students Munawaroh, Mumun; Suryatna, Yayat; Udin, Tamsik
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4455

Abstract

The purpose of this study was to determine the influence of the role of the independent learning curriculum on the formation of the religious character of  MTs students. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. The data source in this study is words and actions obtained from informants involved in the investigation. Furthermore, documents or other written sources are additional data. As for data collection using observation, interviews, and documentation. To analyze data obtained using continuous observation techniques, data triangulation, data checking, peer discussion and reference adequacy. The results of research findings, data analysis, and discussions that have been carried out can be concluded. The independent learning curriculum can shape students' character in a better direction. This can be seen in the religious feeling of students at MTS,  namely the nature of the discipline, respect for teachers, confidence, seriousness, and Islam during the learning process. However, the independent learning curriculum has various obstacles, such as less creative teachers who do not master the independent learning curriculum.
Educational Model of Religious Humanist Values In Madrasah Febriyanti, Febriyanti; Handriadi, Handriadi; Udin, Tamsik; Suhendri, Suhendri; Tenri Awaru, A. Octamaya
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 02 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i02.4710

Abstract

This research set out to identify the Madrasah educational paradigm for religious humanism principles. A literature review was performed as the research methodology. It is recognised that the model of religious humanism value education in Madrasahs, namely 1) The Model of Religious humanism Values, is based on examination of many literary sources, including books, papers, and prior research. The educational system used in madrasahs is integralistic. The covert curriculum, meanwhile, contains the instructional process. The process of fostering religious humanist educational values in Madrasas has taken the form of meaningful learning (meaningfull learning); transformative learning; dialogical learning; growth towards the development of self-respect character; realisation of learning experiences; and freedom to learn (freedom to learn) human/student potential towards physical, intellectual, and moral development.
Pemberdayaan Wanita Pekerja Seks (WPS) Melalui Peer Educator (Upaya Pencegahan Infeksi Menular Seksual dan HIV/AIDS di Kota Cirebon) Rahman, Nur; Elya, Dewi Kusuma; Urip, Giyono; Udin, Tamsik
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/dimasejati.v5i4.15181

Abstract

Based on data obtained from the Cirebon City AIDS Commission (KPA), people living with HIV/AIDS (PLWHA) in Cirebon City until December 2022 amounted to 2,491 people. The number of PLWHA in Cirebon City from year to year the trend is increasing. One of the efforts to prevent and control STIs and HIV/AIDS among female sex workers is by empowering Peer Educators (PE). They are former sex workers who care about their friends by socializing the dangers of STIs and HIV/AIDS. In addition, PEs who already have life skills will share their experiences with female sex workers. The method used in this PKM is the participatory approach method. The PKM process is expected to be able to bring changes to the FSW group in Cirebon City.
Pendidikan sebagai Agen Transformasi Sosial dalam Pelestarian Nilai Budaya Lokal Suku Osing di Banyuwangi Astuti, Erma Hari Tri; Khilmah, Khilmah; Mulyana, Asep; Udin, Tamsik
INCARE, International Journal of Educational Resources Vol. 6 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/b91dx695

Abstract

Education plays a strategic role in preserving local culture amidst the currents of modernization and globalization. This study aims to analyze the role of education in safeguarding the cultural values of the Osing ethnic group in Kemiren Village, Banyuwangi, which is recognized as a traditional village and cultural center of the Osing community. Kemiren Village utilizes local wisdom–based tourism as a medium to engage the community, particularly the younger generation, in maintaining cultural heritage. This research employs a descriptive qualitative approach with a case study in Kemiren Village, integrating formal, non-formal, and informal education in the processes of social transformation and cultural preservation. The findings reveal that education through cultural activities such as festivals, art performances, and traditional art training plays a vital role in transmitting Osing cultural values. Furthermore, the implementation of a local culture–based curriculum in schools strengthens cultural identity among the younger generation. Despite challenges posed by modernization and cultural commercialization, culture-based education in Kemiren has proven effective in sustaining and preserving Osing traditions. These findings affirm that education involving active community participation can serve as an agent of social change and reinforce social cohesion in the preservation of local culture.