Articles
Problematika Guru dalam Menumbuhkan Budaya Literasi Membaca pada Peserta Didik Sekolah Dasar
Novi Arum Puspitasari;
Sukartono Sukartono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2830
Sekolah berperan penting dalam menguatkan nilai budaya literasi. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan terkait problematika guru dalam menumbuhkan budaya literasi membaca. Penulis mengangkat judul ini karena banyak peserta didik di SD Negeri Palur 5 yang masih mempunyai minat baca rendah. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya minat peserta didik ke perpustakaan untuk membaca buku serta ada beberapa peserta didik yang belum lancar membaca baik kelas atas maupun kelas bawah. Saat diberikan waktu 15 menit sebelum belajar, peserta didik lebih asyik bermain dengan temannya. Oleh karena itu budaya literasi di SD Negeri Palur 5 perlu ditingkatkan lagi. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa dalam pelaksanaan literasi membaca belum berjalan dengan baik karena dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal mencakup rendahnya minat baca peserta didik dan durasi yang digunakan terlalu cepat. Kemudian faktor eksternal yaitu buku yang ada di sekolah kurang lengkap, pojok baca yang ada di setiap kelas kurang menarik, kemampuan guru masih rendah, dan minimnya sarana dan prasarana. Solusi yang dilakukan yakni memperbaiki pojok baca agar lebih menarik, membuat buku hadir perpustakaan, membuat pohon literasi, dan adanya program majalah dinding kelas.
Upaya Guru dalam Menanamkan Nilai-Nilai Karakter Keislaman pada Siswa Sekolah Dasar
Anggita Yuli Permatasari;
Sukartono Sukartono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3273
Pendidikan karakter khususnya nilai moral atau agama merupakan faktor utama bagi tegaknya suatu bangsa. Sejauh ini terdapat 18 karakter yang menjadi target sekaligus indikator keberhasilan pada pendidikan karakter salah satunya yaitu karakter religius atau keislaman. Pendidikan karakter keislaman di sekolah dapat dilakukan dengan internalisasi nilai-nilai keislaman pada siswa. Meskipun demikian, hal tersebut tidaklah mudah terbukti pada guru masih belum memanfaatkan kegiatan pembelajaran sebagai sarana penanaman nilai-nilai keislaman pada siswa. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan oleh guru dalam menanamkan nilai-nilai keislaman pada siswa SDIT Nurul Istiqlal dan mencari solusi dalam mengatasi hambatan dalam internalisasi nilai-nilai keislaman pada siswa SDIT Nurul Istiqlal. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif fenomenologi, teknik penggumpulan data menggunakan observasi wawancara dan pengamatan. Subjek penelitian ini yaitu guru dan siswa SDIT Nurul Istiqlal. Dari hasil pengamatan yang dilakukan terlihat terdapat berbagai macam upaya yang dilakukan oleh guru dalam penanaman nilai keislaman pada siswa diantaranya yaitu dengan pembiasaan shalat dhuha berjamaah dan pemberian pelajaran tambahan yang menjuru pada pelajaran agama. Selain itu guru juga membiasakan para siswa untuk berperilaku baik sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasul dan sahabatnya.
Peran Guru dalam Penilaian Autentik pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar
Aulia Ambar Diani;
Sukartono Sukartono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2831
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Peran guru kelas V dalam penilaian autentik pada pembelajaran tematik di SD Negeri Palur 05; 2) Kendala yang dialami guru kelas V dalam penilaian autentik pada pembelajaran tematik di SD Negeri Palur 05; 3) Solusi yang dilakukan guru kelas V dalam mengatasi kendala-kendala dalam penilaian autentik pada pembelajaran tematik di SD Negeri Palur 05. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Guru kelas selain berperan sebagai pengajar, pendidik, pembimbing juga berperan dalam mengarahkan, melatih, menilai serta mengevaluasi; 2) Kendala yang dialami guru kelas V yaitu kompetensi guru belum mumpuni, terlalu rumit, waktu yang sangat terbatas serta belum adanya aplikasi raport yang valid dari Pemerintah; 3) Solusi yang didapat guru kelas V yaitu pengembangan kompetensi guru dalam menilai, penyempurnaan sistem administrasi dan melakukan diseminasi dengan tenaga ahli terkait kemajuan teknologi dalam perekapan nilai yang sistematis.
Strategi Guru dalam Pengelolaan Kelas pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar
Annisaa Khusnul Khotimah;
Sukartono Sukartono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2940
Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan: 1) Strategi guru dalam pengelolaan kelas pada pembelajaran tematik kelas 3 di sekolah dasar; 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan kelas; 3) Solusi dalam mengatasi hambatan pengelolaan kelas pada pembelajaran tematik kelas 3 di sekolah dasar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif model meliputi tiga komponen antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Strategi pengelolaan yang digunakan guru memiliki perbedaan pada setiap jenjang dan mata pembelajarannya, serta pengelolaan pada pembelajaran tematik memiliki pengelolaan yang luas; 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan kelas terdapat pada proses pengelolaannya itu sendiri, seperti dari pihak guru, sistem sekolah, dan siswanya; 3) Solusi dalam mengatasi hambatan yaitu pemberian pelatihan untuk guru, pemberian motivasi dan pembelajaran yang menyenangkan untuk siswa, pemberian pemahaman kepada orangtua tentang proses pembelajaran anak di sekolah, dan pemanfaatan fasilitas yang memadai.
Problematika Guru dalam Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar
Anjan Larasati;
Sukartono Sukartono
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2866
Pendidikan merupakan salah satu faktor penting sebagai pembawa perubahan. Melalui pendidikan menghasilkan sumber daya manusia yang mampu memberikan kemajuan bagi suatu bangsa. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan terkait problematika guru dalam pembelajaran tematik. Penulis mengangkat judul ini karena guru belum bisa mengkaitkan antara mata pelajaran satu ke mata pelajaran lain sehingga peserta didik belum bisa menangkap materi atau isi dari pelajaran tersebut. Permasalahan lainnya adalah guru belum bisa menyiapkan RPP tematik, alokasi waktu yang tersedia terbatas serta sarana dan prasarana yang kurang memadai. Oleh karena itu pelaksanaan pembelajaran tematik di SD Negeri 09/X Rantau Rasau perlu ditingkatkan lagi. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa solusi yang didapat yakni guru bisa menentukan tema yang sesuai pada keadaan disekolahnya, guru harus terbiasa menyusun silabus tematik terpadu, guru harus menerapkan sistem manajemen yang baik serta melakukan sosialisasi dengan Pemerintah terkait problematika guru dalam pembelajaran tematik di SD Negeri 09/X Rantau Rasau.
Problematika Guru dalam Menumbuhkan Budaya Literasi Membaca pada Peserta Didik Sekolah Dasar
Puspitasari, Novi Arum;
Sukartono, Sukartono
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2830
Sekolah berperan penting dalam menguatkan nilai budaya literasi. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan terkait problematika guru dalam menumbuhkan budaya literasi membaca. Penulis mengangkat judul ini karena banyak peserta didik di SD Negeri Palur 5 yang masih mempunyai minat baca rendah. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya minat peserta didik ke perpustakaan untuk membaca buku serta ada beberapa peserta didik yang belum lancar membaca baik kelas atas maupun kelas bawah. Saat diberikan waktu 15 menit sebelum belajar, peserta didik lebih asyik bermain dengan temannya. Oleh karena itu budaya literasi di SD Negeri Palur 5 perlu ditingkatkan lagi. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa dalam pelaksanaan literasi membaca belum berjalan dengan baik karena dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal mencakup rendahnya minat baca peserta didik dan durasi yang digunakan terlalu cepat. Kemudian faktor eksternal yaitu buku yang ada di sekolah kurang lengkap, pojok baca yang ada di setiap kelas kurang menarik, kemampuan guru masih rendah, dan minimnya sarana dan prasarana. Solusi yang dilakukan yakni memperbaiki pojok baca agar lebih menarik, membuat buku hadir perpustakaan, membuat pohon literasi, dan adanya program majalah dinding kelas.Â
Peran Guru dalam Penilaian Autentik pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar
Diani, Aulia Ambar;
Sukartono, Sukartono
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2831
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Peran guru kelas V dalam penilaian autentik pada pembelajaran tematik di SD Negeri Palur 05; 2) Kendala yang dialami guru kelas V dalam penilaian autentik pada pembelajaran tematik di SD Negeri Palur 05; 3) Solusi yang dilakukan guru kelas V dalam mengatasi kendala-kendala dalam penilaian autentik pada pembelajaran tematik di SD Negeri Palur 05. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Guru kelas selain berperan sebagai pengajar, pendidik, pembimbing juga berperan dalam mengarahkan, melatih, menilai serta mengevaluasi; 2) Kendala yang dialami guru kelas V yaitu kompetensi guru belum mumpuni, terlalu rumit, waktu yang sangat terbatas serta belum adanya aplikasi raport yang valid dari Pemerintah; 3) Solusi yang didapat guru kelas V yaitu pengembangan kompetensi guru dalam menilai, penyempurnaan sistem administrasi dan melakukan diseminasi dengan tenaga ahli terkait kemajuan teknologi dalam perekapan nilai yang sistematis.
Problematika Guru dalam Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar
Larasati, Anjan;
Sukartono, Sukartono
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2866
Pendidikan merupakan salah satu faktor penting sebagai pembawa perubahan. Melalui pendidikan menghasilkan sumber daya manusia yang mampu memberikan kemajuan bagi suatu bangsa. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan terkait problematika guru dalam pembelajaran tematik. Penulis mengangkat judul ini karena guru belum bisa mengkaitkan antara mata pelajaran satu ke mata pelajaran lain sehingga peserta didik belum bisa menangkap materi atau isi dari pelajaran tersebut. Permasalahan lainnya adalah guru belum bisa menyiapkan RPP tematik, alokasi waktu yang tersedia terbatas serta sarana dan prasarana yang kurang memadai. Oleh karena itu pelaksanaan pembelajaran tematik di SD Negeri 09/X Rantau Rasau perlu ditingkatkan lagi. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa solusi yang didapat yakni guru bisa menentukan tema yang sesuai pada keadaan disekolahnya, guru harus terbiasa menyusun silabus tematik terpadu, guru harus menerapkan sistem manajemen yang baik serta melakukan sosialisasi dengan Pemerintah terkait problematika guru dalam pembelajaran tematik di SD Negeri 09/X Rantau Rasau.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal Siswa dan Lingkungan Sekolah dalam Membentuk Karakter Sikap Sosial di Sekolah Dasar
Jannah, Aulia Miftahul;
Sukartono, Sukartono
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2915
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan meneliti: (1) pengaruh antara lingkungan sekolah, persepsi siswa tentang sosial orang tua dukungan, dan dukungan sosial teman sebaya dengan komunikasi interpersonal; (2) pengaruh bersama antara konsep diri sosial, persepsi siswa tentang dukungan sosial orang tua, dan sosial teman sebaya dukungan dengan komunikasi interpersonal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Tahfidzul Qur’an Al Abidin . sebanyak 670 siswa. Sampel sebanyak 251 siswa yang dipilih dengan menggunakan Proportional Stratified . Pengambilan Sampel Acak. Instrumen yang dimiliki adalah skala dengan menggunakan model skala Likert. Data Penelitian ini dianalisis dengan statistik deskriptif, regresi sederhana, dan regresi berganda. Penemuan ini Hasil penelitian menunjukkan: (1) ada pengaruh antara lingkungan sekolah dengan persepsi siswa tentang dukungan sosial orang tua, dan dukungan sosial teman sebaya dengan komunikasi interpersonal; (2) ada pengaruh bersama antara konsep diri sosial, persepsi siswa tentang orang tua dukungan sosial, dan dukungan sosial teman sebaya dengan komunikasi interpersonal siswa.
Strategi Guru dalam Pengelolaan Kelas pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar
Khotimah, Annisaa Khusnul;
Sukartono, Sukartono
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2940
Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan: 1) Strategi guru dalam pengelolaan kelas pada pembelajaran tematik kelas 3 di sekolah dasar; 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan kelas; 3) Solusi dalam mengatasi hambatan pengelolaan kelas pada pembelajaran tematik kelas 3 di sekolah dasar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif model meliputi tiga komponen antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Strategi pengelolaan yang digunakan guru memiliki perbedaan pada setiap jenjang dan mata pembelajarannya, serta pengelolaan pada pembelajaran tematik memiliki pengelolaan yang luas; 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan kelas terdapat pada proses pengelolaannya itu sendiri, seperti dari pihak guru, sistem sekolah, dan siswanya; 3) Solusi dalam mengatasi hambatan yaitu pemberian pelatihan untuk guru, pemberian motivasi dan pembelajaran yang menyenangkan untuk siswa, pemberian pemahaman kepada orangtua tentang proses pembelajaran anak di sekolah, dan pemanfaatan fasilitas yang memadai.