Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

HUBUNGAN ASPEK INTELEKTUAL (PSIKOLOGI PERKEMBANGAN) DENGAN KESEPIAN PADA LANSIA DI PANTI PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA (POTROYUDAN) JEPARA Masithoh, Anny Rosiana; Faridah, Umi; Ramadhani, Hanifah Ulya
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.929

Abstract

Latar Belakang: Jumlah lansia di Indonesia diperkirakan mencapai 30-40 juta pada tahun 2020, dengan seiring meningkatnya jumlah lansia maka angka kesepian akan semakin besar diperkirakan 50% lansia kini menderita kesepian. Masalah yang kompleks pada lansia baik dari segi fisik, mental, dan sosial berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan, Salah satu permasalahan tersebut adalah gangguan intelektual, yang merupakan kumpulan gejala klinik yang meliputi gangguan fungsi intelektual dan ingatan yang cukup berat sehingga menyebabkan terganggunya aktivitas kehidupan sehari-hari. Tujuan: Mengetahui hubungan aspek intelektual (psikologi perkembangan) dengan kesepian pada lansia di Panti Pelayanan Sosial anjut Usia (Potroyudan) Jepara. Metode: Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Besar sampel 54 responden dengan teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner aspek intelektual (psikologi perkembangan) dan kuesioner kesepian pada lansia dengan menggunakan UCLA Loliness scale. Analisis data uji statistik Spearman Rho. Hasil Penelitian : Mayoritas aspek intelektual (psikologi perkembangan) adalah sedang sebanyak 26 orang (48,1%) dan kesepian pada lansia adalah sedang sebanyak 27 orang (50,0%). Simpulan : ada hubungan aspek intelektual (psikologi perkembangan)dengan kesepian pada lansia di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (Potroyudan) Jepara dengan p value 0,000 < α 0,05 dan nilai r = -0,458.
TERAPI BERPIKIR POSITIF DAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Masithoh, Anny Rosiana; Himawan, Rizka; Hidayah, Noor
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi  merupakan satu penyakit dengan angka kejadian tertinggi di dunia. Terapi berpikir positif adalah Suatu jenis terapi kognitif yang digunakan untuk memodifikasi perilaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi berpikir positif terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Welahan I Jepara.metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian pre experimental one group pretest-posttest. Populasinya sebanyak 291 orang dengan sampel 30 responden. Teknik pengambilan sampel non probability sampling berupa purposive sampling. Hasilnya adalah p value = 0,000 (<0,05) yang berarti ada pengaruh terapi berpikir positif terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Welahan I Kabupaten Jepara.
Pengaruh Latihan Ketrampilan Sosial terhadap Kemampuan Sosialisasi pada Lansia dengan Kesepian Di Panti Wredha Semarang Masithoh, Anny Rosiana; Hamid, Achir Yani S.; Sabri, Luknis
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol. 07 No. 2 (2012)
Publisher : Jurusan Keperawatan FIKES UNSOED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2012.7.2.359

Abstract

The inability to socialize in an environment that is different from the previous life is a significant stressor for the elderly. The aim of this research was to analyze the correlation between social skill training and socialization ability of eldery with loneliness in nursing home. This research used quasi experimental pre-post test with control group design. The research took place at nursing home”A” for intervention group with 27 subjek and nursing home “B” for control group with 28 subjek. The result showed a significant difference of elderly socialzation ability before and after that there was training with social skill training. It is proved by an increase of social ability of eldery in intervention group. This research recommended that social skill training needs to be given in elderly with loneliness
Efektivitas Pemberian Self-Management Education terhadap Perilaku Perawataran Diri dan Kadar Gula Darah Puasa pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Tk III dr. Soetarto Yogyakarta Andriyani, A; Masithoh, Anny Rosiana; Karyati, Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) sebagai penyakit atau gangguan metabolik kronis tetap menjadi isu kesehatan global dan angka kejadiannya terus meningkat di banyak negara termasuk Indonesia. Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa prevalensi diabetes masih tinggi (11,7%) berdasarkan pemeriksaan kadar gula darah. Tingkat prevalensi diabetes menurut diagnosis dokter serta hasil pemeriksaan gula darah di tahun 2023 lebih tinggi dibandingkan dengan prevalensi di tahun 2018. Prevalensi DM menurut provinsi menunjukkan bahwa D.I. Yogyakarta adalah provinsi dengan angka tertinggi di Indonesia pada tahun 2023 yaitu 2,9%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan self-management terhadap perilaku perawatan diri dan kadar gula darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2 di rumah sakit KT II Dr. Soetarto Yogyakarta. Tipe penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan desain pretes postest dan kontrol. Jumlah populasi dalam penelitian ini terdiri dari 48 orang pasien yang menderita diabetes melitus tipe 2. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah 16 orang pada kelompok eksperimen dan 16 orang pada kelompok kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner Diabetes Management Self Efficacy Scale (DMSES) dan bahan acara penyuluhan (SAP). Analisis data menggunakan metode uji t berpasangan dan uji t independen. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa perilaku perawatan diri sebelum penerapan pendidikan self-management berada pada kategori sedang (68,8%) dan setelah edukasi menjadi kategori tinggi (93,8%). Tingkat gula darah sebelum pelaksanaan pendidikan self-management untuk diabetes adalah 93,8%, dan sesudah edukasi, juga dalam kategori diabetes, mencapai 56,3%. Terdapat dampak dari pemberian edukasi manajemen diri terhadap perubahan perilaku perawatan diri sebelum dan setelah edukasi (P=0,000). Terdapat dampak dari pemberian edukasi self-management terhadap perubahan kadar gula darah sebelum dan setelah proses edukasi (P=0,000). Pemberian pendidikan manajemen diri terbukti efektif dalam meningkatkan perilaku perawatan diri (P=0,011) dan juga efektif dalam menurunkan kadar gula darah (P=0,032). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan manajemen diri efektif dalam mengurangi perilaku perawatan diri dan tingkat gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit TK III DR. Soetarto Yogyakarta.
HUBUNGAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI TUNGGAL DAN KOMBINASI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA SEMARANG Lukiyanto, Dadang Vivit; Masithoh, Anny Rosiana
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 9, No 2 (2024): IJF (INDONESIA JURNAL FARMASI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v9i2.2881

Abstract

Hipertensi adalah keadaan saat tekanan darah mengalami peningkatan diatas normal atau mencapai 140/90mmHg. Kota Semarang juga menduduki peringkat pertama untuk kejadian hipertensi sebanyak 510 pasien. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan penggunaan obat antihipertensi tunggal dan kombinasi dalam menurunkan tekanan darah pasien rawat inap di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif yaitu penelitian dengan mengambil data rekam medis pasien dengan melihat kejadian kejadian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan penggunaan obat antihipertensi tunggal dan kombinasi, ini dibuktikan dengan hasil aplikasi spss dengan metode analisis chi-square dari proses analisa di dapatkan nilai p-value 0,037 0,05 berati keduanya siginifikan yang artinya kedua kelompok terdapat hubungan antara obat hipertensi tunggal dan kombinasi terhadapat penurunan tekanan darah pasien rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Semarang.
Optimasi Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi Berbasis Lean Waste Management untuk Peningkatan Efisiensi dan Keberlanjutan Lingkungan di Kota Kudus Kukuh Mukti Wibowo; intakoris, sam'ani; firmansyah, nunung agus; masithoh, anny rosiana; nadhifah, Tuti
JURNAL RISET RUMPUN ILMU TEKNIK Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurritek.v4i1.5834

Abstract

Waste management problems in Kudus City show high complexity, marked by an increase in the volume of daily waste generation that is not balanced by an adequate handling system. This study aims to optimize the waste management system in an integrated manner with an industrial engineering approach, especially through the application of the Lean Waste Management concept, redesigning facilities and logistics, and strengthening community participation based on Human-Centered Design (HCD). A qualitative method with a case study approach was used, with data triangulation techniques in the form of in-depth interviews, direct observation, and document analysis. The results of the study showed that 75% of households did not sort their waste, only 2 out of 6 TPSTs were active, and the TPA capacity had exceeded its limit since 2022. The efficiency of the transportation system is also low due to suboptimal routes and frequencies. This study offers solutions based on technology integration, facility redesign, logistics optimization, and community empowerment. With a systemic approach based on industrial engineering, an efficient and sustainable waste management model can be applied, not only in Kudus, but also in other areas with similar challenges.
Reconstructing justice-based legal protection for mental health patients in Indonesian Clinics Masithoh, Anny Rosiana; Wahyuningsih, Sri Endah; Bawono, Bambang Tri
Journal of Law Science Vol. 7 No. 3 (2025): July: Law Science
Publisher : Institute Of computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jls.v7i3.6296

Abstract

People with mental disorders are often stereotyped as being involved in criminal acts, especially violence and threats to the safety and security of those around them. This perspective causes people with mental disorders to be feared and shunned, even though they need care and protection. Regional governments are responsible for providing mental health services for their communities and playing a strategic role in managing and preventing mental health issues. In Kudus, there are still displaced people with mental disorders who have not received proper care. The local government can progressively address mental health issues through regulatory instruments to ensure that people with mental disorders receive the appropriate treatment and support they need. This study aims to examine the mental health policies of the Kudus local government, emphasizing policies prioritizing human rights. The research uses a normative juridical method involving a thorough analysis of policies concerning people with mental disorders in the Kudus district. The results show that although the Kudus Regional Government has established policies related to mental Disability and mental health, these policies do not sufficiently address the prevention of mental disabilities or fully incorporate human rights considerations.
Faktor yang Mempengaruhi Periode Penyapihan Ventilator Pasien Post OP Laparotomi di Ruang ICU Muttaqim, M; Hartinah, Dewi; Masithoh, Anny Rosiana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus laparotomi di Indonesia merupakan kasus bedah 3 besar. Studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 28 Juni 2024 di dapatkan data pasien yang menjalani operasi laparotomi dari bulan Januari 2024 sampai bulan Juni 2024 sebanyak 32 pasien yang menggunakan ventilator. Berdasarkan catatan rekam medis pasien terdapat 3 pasien menggunakan ventilator selama 5-7 hari, 5 pasien menggunakan ventilator selama 3-5 hari dan 17 pasien menggunakan ventilator selama 2 - 3 hari dan 3 pasien mengunakan ventilator selama 3 jam. Tujuan Penelitian adalah menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi periode penyapihan venbtilator pasien pos op laparotomi di ruang ICU. Metode Penelitian : Jenis penelitian menggunakan desain penelitian observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien post op laparotomy yang menggunakan ventilator yang telah di rawat di ruang ICU. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 79 responden, sampel di ambil dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Uji analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan uji statistic Chi Square dan Fisher’s Exact test. Hasil penelitian menunjukkan dari 79 responden post op laparotomy di ruang ICU, didapatkan hasil hubungan yang signifikan hanya usia dengan lama penggunaan ventilator sebesar 0,017 (>0.005), sedangkan untuk faktor lainnya tidak ada hubungan yang signifikan terhadap lema penggunaan ventilator pada pasien post op laparotomy di ruang ICU. Kesimpulan, tidak ada hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, diagnose medis dan penyakit penyerta dengan lama penggunaan ventilator pada psien post op laparotomy di ruang ICU.
Dukungan Keluarga dan Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa: Studi Korelatif Wijaya, Lily Tanu; Masithoh, Anny Rosiana; Suwandi, Edi Wibowo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) termasuk Penyakit Tidak Menular (PTM) yang prevalensinya terus meningkat baik di tingkat global maupun nasional. Pasien CKD perlu memiliki kepatuhan diri yang baik salah satunya pembatasan cairan. Pada kenyataannya, membatasi asupan cairan pasien yang menjalani hemodialisa sangat sulit. Hal ini karena pasien tidak tahu dan tidak memiliki dukungan dari keluarga, yang menyebabkan mereka tidak dapat mengontrol asupan cairan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit "X". Jenis penelitian yaitu penelitian observasional, bersifat analitik korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian yaitu semua pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit "X". Teknik sampling mempergunakan teknik purposive sampling sebanyak 33 orang pasien. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner The Fluid Control in Hemodialysis Patients (FCHPS) dan Family Support Scale (FSS). Analisis data mempergunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian diketahui gambaran dukungan keluarga pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisa kategori dukungan penuh (84,8%). Kepatuhan pembatasan cairan pada pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisa kategori patuh (87,9%). Ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisa dengan nilai signifikan sebesar 0,007. Kesimpulan penelitian ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit X.
Dukungan Keluarga terhadap Kesehatan Mental Ibu pasca Persalinan Studi Korelasional Risbiyanti, Ria; Masithoh, Anny Rosiana; Suwandi, Edi Wibowo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental adalah hal yang sangat penting bagi status kesehatan individu, terutama bagi ibu yang baru melahirkan. Secara fisiologis, ada perubahan dalam peran dan fungsi tubuh sebagai konsekuensi dari transisi kehamilan, persalinan dan masa nifas, serta munculnya peran baru sebagai seorang ibu dengan bertambahnya anggota keluarga. Memberikan dukungan kepada ibu setelah melahirkan sangatlah penting, agar pasien merasa dihargai, diperhatikan, dan dicintai oleh angoota keluarganya. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan Kesehatan mental ibu postpartum di Rumah Sakit Tingkat III dr. R. Soetarto. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian observasional dengan menggunakan teknik sampling total sampling. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien postpartum di Rumah Sakit Tingkat III dr. R. Soetarto sebanyak 30 ibu postpartum. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menyebar kuesioner dukugan keluarga dan pengukuran status kesehatan mental ibu menggunakan Self-Reporting Questionnaire (SRQ) 20. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat (uji spearman rank) menggunakan program komputer. Dukungan Keluarga Ibu Postpatrum menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga yang mendukung sebanyak 27 orang (90,0%). Kesehatan Mental Ibu Postpatrum menunjukkan bahwa responden tidak memiliki masalah mental sebanyak 26 orang (86,7%). Ada hubungan dukungan keluarga dengan Kesehatan mental ibu postpartum di Rumah Sakit dr. Soetarto Yogyakarta dengan p value 0,003 (p<0,05).