Claim Missing Document
Check
Articles

SITOTOKSISITAS EKSTRAK ETANOL DAN n-HEKSANA DAUN Bruguiera gymnorrhiza L. PADA AKAR Allium cepa L. Sri Rejeki Rahayuningsih; Tri Mayanti; Nabila Maudi
BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi Vol 19, No 2 (2021): BIOTIKA DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/biotika.v19i2.35587

Abstract

Bruguiera gymnorrhiza merupakan salah satu tumbuhan mangrove seperti sepsies mangrove Rhizophoraceae lainnyapenghasil senyawa bioaktif berupa metabolit sekunder yang memiliki potensi sebagai obat tradisional dan banyakditemukan di wilayah tropis, tetapi pemanfaatan yang tidak terukur bisa bersifat toksik terhadap sel. Penelitian inidilakukan untuk mengetahui efek sitotoksisitas ekstrak etanol dan n-heksana daun B. gymnorrhiza dengan Akar Alliumasay. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksperimental dengan RAL, faktor tunggal ekstrak etanoldengan empat konsentrasi 125, 250, 500 dan 1000 ppm, serta kontrol negatif akuades dan positif EMS dan 3 ulangan dandianalisis dengan Anava (α.05) hasil signifikan diuji Duncan (α.05). Dengan prosedur yang sama dilakukan pada ekstrakn-Heksana. Analisis fitokimia dilakukan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder, diketahui bahwa kandungan ekstrak etanol B. gymnorrhiza adalah senyawa dari kelompok fenolik, flavonoid, triterpenoid, tannin, danalkaloid, sedangkan senyawa metabolit yang terkandung dalam ekstrak n-heksana adalah steroid dan triterpenoid. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa ektrak etanol dan n- heksana konsentrasi 125 - 1000 ppm mampu menurunkan indeksmitosis dibawah 50 % yaitu antara 45,45 sampai 39,79 % masuk kedalam katagori sublethal, berbeda nyata dengan kontrolpositip yang menurunkan indeks mitosis dibawah 22% yaitu 10, 67 % termasuk katagori lethal.
7-HIDROKSI-6-METOKSI KUMARIN (SKOPOLETIN) DARI KULIT BATANG Chisocheton celebicus (MELIACEAE) Dewa G. Katja; Andre A. Sonda; Desi Harneti P. Huspa; Tri Mayanti; Unang Supratman
Jurnal Kimia (Journal of Chemistry) Vol. 9, No. 2 Juli 2015
Publisher : Program Studi Kimia, FMIPA, Universitas Udayana (Program of Study in Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University), Bali, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.382 KB) | DOI: 10.24843/JCHEM.2015.v09.i02.p18

Abstract

7-hydroxy-6-methoxy coumarin (scopoletin) has been isolated from the bark of Chisocheton celebicus (Meliacee) using several chromatographic techniques.  The chemical structure of 7-hydroxy-6-methoxy coumarin was identified on the basis of spectroscopic data including UV, IR, 1D-NMR, 2D-NMR and mass along with by comparison with those spectral data previously reported. The discovery of scopoletin from the bark C. celebicus reported for the first time in this study.
Steroids from The Stem Bark of Dysoxylum nutans (Meliaceae) and Their Cytotoxic Effect Against MCF-7 Breast Cancer Cell Lines Tri Mayanti; Nur Insani Amir; Dewa Gede Katja; Sofa Fajriah; Ahmad Darmawan; Unang Supratman; Khlaijah Awang; Yoshihito Shiono
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI Volume 6, No. 2, November 2020
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jkv.v6i2.15976

Abstract

Three steroids, 3α-hydroxystigmast-5(6), 22-diene-7-one (1), stigmasterol (2) and 3-hydroxy-7β-methoxystigmast-5(6)-ene (3), were isolated from the stem bark of Dysoxylum nutans. The chemical structures were identified by spectroscopic data, which includes IR, 1D-NMR, 2D-NMR, and HR-TOFMS as well as by comparing previously reported spectral data. Compounds 1-3 were tested for cytotoxic effect against MCF-7 breast cancer cell lines and compound 1 showed the strongest cytotoxic activity with an IC50 value of 20.13 ± 0.06 μM.
STUDI EKSTRAK n-HEKSANA DARI KULIT BATANG KANDIS HUTAN (Garcinia cymosa) Darwati Darwati; Nurlelasari Nurlelasari; Tri Mayanti; Unang Supratman
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 39, No 3 (2021): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2021.39.3.148-154

Abstract

Tanaman dari Garcinia (Famili Guttiferae) yang tumbuh di hutan tropis Indonesia memiliki potensi kandungan senyawa triterpenoid. Garcinia cymosa telah dilaporkan memiliki potensi sebagai sumber utama senyawa triterpenoid yang  memiliki aktivitas biologis yang bermanfaat, seperti anti-inflamasi, antibakteri, antijamur, anti-oksidan, sitotoksik, dan anti-HIV. Saat ini data dan informasi mengenai senyawa triterpenoid yang terkandung di dalam G. cymosa relatif masih sangat sedikit. Tulisan ini mempelajari senyawa triterpenoid dari kulit batang G. cymosa. Kulit batang G. cymosa dimaserasi dengan menggunakan pelarut n-heksana yang kemudian dipisahkan dan dimurnikan dengan metode kromatografi hingga diperoleh isolat murni berupa kristal jarum putih (10,8 mg). Struktur kimia isolat murni ditentukan dengan  metode spektroskopi IR, 1D-NMR, 2D-NMR dan spektroskopi massa serta dilakukan  perbandingan dengan literatur. Hasil penelitian menunjukkan senyawa friedelin berhasildiisolasi dari n-heksana kulit batang G. cymosa. Senyawa yang telah diisolasi teridentifikasi sebagai senyawa friedelin.
SENYAWA STEROID DARI AKAR TUMBUHAN ASAM KANDIS (Garcinia Cowa) SEBAGAI OBAT PENURUN DEMAM Darwati Darwati; Nurlelasari Nurlelasari; Tri Mayanti
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 37, No 1 (2019): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2019.37.1.51-57

Abstract

Garcinia cowa termasuk famili Guttiferae, yang dikenal di Indonesia dengan nama asam kandis. Secara tradisional kulit batang Garcinia cowa telah digunakan sebagai antipiretik dan antimikroba, sementara buah dan daunnya untuk memperlancar peredaran darah, ekspektoran, pencahar, serta akarnya untuk menurunkan demam. Keragaman manfaat tumbuhan Garcinia sebagai obat tradisional tersebut terkait dengan kandungan kimianya. Dalam rangka investigasi berkelanjutan untuk mencari senyawa metabolit sekunder dari tumbuhan genus Garcinia asal Indonesia, suatu senyawa steroid, stigmasterol telah berhasil diisolasi dari bagian akar Garcinia cowa. Isolasi dilakukan dengan cara ekstraksi dan berbagai metode kromatografi. Penentuan struktur senyawa stigmasterol l berdasarkan data spektroskopi NMR dan dengan membandingkan data senyawa yang diperoleh dengan literatur. Berdasarkan analisa spektroskopi disimpulkan senyawa hasil isolasi adalah stigmasterol. Senyawa ini baru dilaporkan dari spesies ini.
A Cytotoxic Rocaglate Compound from The Stembark of Aglaia argentea (Meliaceae) Ace Tatang Hidayat; Kindi Farabi; Desi Harneti; Nurlelasari Nurlelasari; Rani Maharani; Tri Mayanti; Unang Supratman; Yoshihito Shiono
Molekul Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.011 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2017.12.2.361

Abstract

The Aglaia genus belong to Meliceae family is unique plant species because the presence of rocaglate and rocaglamide which is so far isolated only from Aglaia genus, indicate that type of this compound as a chemical marker for the genus of Aglaia. This type of compound known to have strong activity, such as insecticide and cytotoxic. This study describe the isolation, structure elucidation, and cytotoxic activity of an isolated rocaglate compound. Dried stembark of A. argentea extracted with methanol and partition between n-hexane, ethyl acetate, and n-butanol, respectively The extracts were tested against P-388 murine leukemia cells and the ethyl acetat showed strongest activity with IC50 value of 15.5 mg/mL. The ethyl acetate then was separated and purified with chromatography technique to obtain isolated compound 1. The chemical structure of isolated  compounds were elucidated by spectroscopic methods including one and two-dimensional NMR as well as high-resolution mass spectrometric analysis and identified as a methyl rocaglate. Compound  1 showed strong cytotoxic activity with an IC50 value of < 0.1 μg/mL.
Sesquiterpenoids from the Stem Bark of Aglaia simplicifolia and Their Cytotoxic Activity against B16-F10 Melanoma Skin Cancer Cell Ghina Izdihar; Al Arofatus Naini; Desi Harneti; Rani Maharani; Nurlelasari Nurlelasari; Tri Mayanti; Agus Safari; Kindi Farabi; Unang Supratman; Mohamad Nurul Azmi; Yoshihito Shiono
Indonesian Journal of Chemistry Vol 21, No 6 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.68383

Abstract

Four sesquiterpenoid derivatives, i.e., 4β,10α-dihydroxyaromadendrane (1), caryophyllenol-II (2), senecrassidiol (3), and clovane-2β,9α-diol (4) have been isolated from the stem bark of Aglaia simplicifolia. The chemical structures of compounds 1-4 were determined based on spectroscopic data, including one and two-dimensional NMR and mass spectroscopy. In addition, these sesquiterpenoids 1-4, were also tested for their cytotoxic activity against B16-F10 melanoma skin cancer cell lines through in vitro assay. Among the isolated compounds 1-4, compound 1 showed the highest activity with an IC50 value of 44.8 μg/mL, suggesting the presence of a cyclopropane ring that plays an essential role in cytotoxic activity against B16-F10 melanoma skin cancer cell lines.
Senyawa Steroid dari Kulit Batang Chisocheton macrophyllus Nurlelasari Nurlelasari; Desi Harneti; Rani Maharani; Tri Mayanti; Darwati Darwati; Unang Supratman
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : Program Studi Kimia, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.08 KB) | DOI: 10.20527/jstk.v1i1.5916

Abstract

Salah satu tumbuhan famili Meliaceae yang tumbuh di hutan tropik Indonesia adalah Chisocheton. Tumbuhan ini merupakan genus terbesar kedua setelah Aglaia, dengan 50 spesies yang terdistribusi di daerah tropis dan subtropik seperti India, Thailand, Malaysia, dan Indonesia. Genus Chisochetondilaporkan mempunyai senyawa-senyawa dengan kerangka limonoid dengan modifikasi cincin yang beragam, triterpenoid, steroid, dan fenil propanoid yang beraktivitas antimalaria, antimikroba, sitotoksik, antitumor dan anti-inflamasi. Tumbuhan Chisochetontelah dilaporkan mengandung senyawa triterpenoid yang memiliki aktivitas antitumor. Dalam penelitian berkelanjutan kami untuk mencari metabolit sekunderdari tumbuhan ChisochetonIndonesia, telah ditemukan dua senyawa steroid yaitu 7β-metoksi-3β-sitosterol (1), stigmast-5-en-3β-ol (2). Duasenyawa steroid ini diisolasi dari kulit batang C. macrophyllusdengan  menggunakan metode ekstraksi dan dimurnikan dengan berbagai metode kromatografi. Struktur kimia kedua senyawa ditetapkan berdasarkan data spektroskopi dan perbandingan data spektra yang diperoleh sebelumnya.   Kata Kunci:  Meliaceae, Chisocheton macrophyllus, Steroid,7β-metoksi-3β-sitosterol, stigmast-5-en-3β-ol.
Cytotoxic Steroids from The Stem Bark of Chisocheton cumingianus (Meliaceae) Dewa Gede Katja; Kindi Farabi; Nurlelasari Nurlelasari; Desi Harneti; Euis Julaeha; Ace Tatang Hidayat; Tri Mayanti; Rani Maharani; Unang Supratman; Khalijah Awang
Molekul Vol 12, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.58 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2017.12.1.257

Abstract

Three cytotoxic steroids, stigmasterol (1), stigmast-5-en-3b-ol (2) and b-sitosterol-3-O-acetate (3) were isolated from the stem bark of Chisocheton cumingianus. The chemical structures of those compounds were identified based on spectroscopic data and by comparison with those data previously reported. All of the compounds isolated were evaluated for their cytotoxic effects against P-388 murine leukemia cells in vitro. Compounds 1-3 showed cytotoxicity activity against P-388 murine leukemia cells with IC50values of 12.4, 60.8, and ˃ 100 mg/mL, respectively.
Sitotoksisitas dan Genotoksisitas Ekstrak N-Heksana dan Etanol Daun Api-Api (Avicennia marina (Forks.)Vierh) dengan Indikator Indeks Mitosis dan Aberasi Kromosom Akar Bawang (Allium cepa Linn.) Sri Rejeki Rahayuningsih; Tri Mayanti; Fidela Histiya Gunawan
Journal of Marine Research Vol 11, No 3 (2022): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v11i3.33725

Abstract

Avicennia marina merupakan tumbuhan mangrove memiliki senyawa metabolit sekunder yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakan sebagai obat herbal,. Pengujian sitotoksisitas dan genotoksisitas perlu dilakukan untuk mengetahui toksisitas A. marina. Penelitian ini bertujuan untuk menguji sitotoksisitas dan genotoksisitas ekstrak n-heksana dan etanol mangrove A. marina. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL), faktor tunggal dengan empat taraf konsentrasi yaitu: 125, 250, 500 dan 1000 ppm dan kontrol negatif larutan aquades serta kontrol positif larutan EMS, dengan 4 kali pengulangan. Parameter yang diamati adalah: indeks mitosis, pertumbuhan akar bawang dan aberasi kromosom. Hasil pengamatan dianalisis dengan ANAVA Ft(α.05), dan dilanjutkan dengan uji Duncan Ft(α.05). Ekstrak n-heksana daun A. marina bersifat sitotoksik dan genotoksik terhadap akar bawang pada konsentrasi 500 dan 1000 ppm, dengan konsentrasi 1000 ppm memberikan efek sub-letal. Ekstrak etanol daun A. marina bersifat sitotoksik dan genotoksik terhadap akar bawang, pada konsentrasi 500 dan 1000 ppm dan memberikan efek sub-letal. Aberasi kromosom yang didapatkan adalah break, bridge, double bridge, c-mitosis, delayed anaphase, diagonal anaphase, disoriented, giant cell, laggard,  loss, mikronukleus, multipolar anaphase, polyploidy pada anaphase, ring, star, sticky, vagrant, lesion, dan double lesion. Avicennia marina is a mangrove plant that has secondary metabolites that can be used by the community as herbal medicine. Cytotoxicity and genotoxicity tests need to be carried out to determine the toxicity of A. marina. This study aimed to examine the cytotoxicity and genotoxicity of n-hexane and ethanol extracts of mangrove A. marina. The study was conducted using an experimental Completely Randomized Design (CRD) method, single factor with four concentration levels, namely: 125, 250, 500 and 1000 ppm and negative control is aquadest solution and positive control is EMS solution, with 4 times . Parameters observed were: mitotic index, onion root growth and chromosomal aberrations. The results of the observations were analyzed by ANOVA Ft(α.05), and continued with Duncan's Ft(α.05) test. The n-hexane extract of A. marina leaves was cytotoxic and genotoxic to onion roots at concentrations of 500 and 1000 ppm, with concentrations of 1000 ppm giving sublethal effects. The ethanolic extract of the leaves of A. marina was cytotoxic and genotoxic in onion roots, at concentrations of 500 and 1000 ppm and gave a sublethal effect. Chromosomal aberrations obtained were break, bridge, double bridge, c-mitosis, anaphase delay, diagonal anaphase, disorientation, giant cell, laggard, loss, micronucleus, multipolar anaphase, polyploidy at anaphase, ring, star, sticky, vagrant, lesion, and double lesion.
Co-Authors Abdillah, Lutfi Ace Tatang Hidayat Achmad Zainuddin Aditya Seiza Wibisono Agus Safari Agus Safari Agus Safari Agus Susanto Ahmad Darmawan Ajeng Diantini, Ajeng Al Arofatus Naini Alya Tsamrotul Andre A. Sonda Aneu Wahyuni Anindyta, Annisa Anjari, Intan Hawina Annisa Anindyta Aoliya, Salwa Rohmatul Aprilia Permata Sari Ari Hardianto Azmi, Mohamad Nurul Azzahra, Fathia Celcius Waranmaselembun Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati Darwati, Darwati, Darwati Deden Indra Dinata Deden Indra Dinata, Deden Indra Desak Made Malini Desi Harneti Putri Huspa Dewa Gede Katja Dikdik Kurnia Dini Oktaviani DUDI RUNADI Elizabeth Fitriana Sari Endah Yulia Erina Hilmayanti Euis Julaeha Euis Julaeha Evan Hadrian Faizah Maira Fajar Fauzi Abdullah Farabi, Kindi Ferry Ferdiansyah Sofian, Ferry Ferdiansyah Fidela Histiya Gunawan Ghina Izdihar Gunawan, Latifah Harizon Harizon Hideo Hayashi Hideo Hayashi Hideo Hayashi Hikmat Kasmara Hilmayanti, Erina Indri Indriyani Indriyani, Indri Iqbal Wahyu Mustaqim Isramiharti Isramiharti Jamaluddin Al Anshori Jamaludin Al-Anshori Julinton Sianturi Julinton Sianturi Julita Nahar Kansy Haikal Kautsari, Arsi Khalijah Awang Khalijah Awang Khalijah Awang Khalijah Awang Khalijah Awang Khlaijah Awang Kindi Farabi Kindi Farabi Kindi Farabi Kindi Farabi Kindi Farabi Kindi Farabi Kindi Farabi Kindi Farabi Kindi Farabi Kusumiyati Lutfi Abdillah Madihah Madihah Maira, Faizah Mayshah Purnamasari Melanie Melanie Mia Miranti Rustama Mohamad Nurul Azmi Mohamad Nurul Azmi Mohamad Nurzaman Muchlis, Handi Nugraha Muhamad Nurul Azmi Muhammad Andry Muhammad Hanafi Muhammad Hanafi Mustaqim, Iqbal Wahyu Mustofa, Hidayat Nurul Nabila Maudi Nafiah, Mohamad Azlan Naini, Al Arofatus Noor Istifadah Nur Insani Amir Nurcahyanti, Ois Nurjihan, Khansa Nurlelasari Nurlelasari Nurlelasari Nurul Qomarilla Ois Nurcahyanti Purnama Purnama Purnama Purnama Qomarilla, Nurul Rani Maharani Rani Maharani Reina Yulianti Reina Yulianti Yulianti Rida Evalina Tarigan Rika Meliansyah Risyandi Anwar Riza Yulisar Romundza, Febbry Ronauli Fitriana Ronny Lesmana Rurini Retnowati Salam, Supriatno Sandra Amalia Riyadi Setiani, Cahya Shabarni Gaffar Shiono, Yoshihito Sianturi, Julinton Siska Elisahbet Sinaga Siva Siti Patimah Sofa Fajriah Sofa Fajriah Sofa Fajriah Sofa Fajriah Sri Hartati Sri Purwani Sri Rejeki Rahayuningsih Supriatno Salam Surbakti, Chemayanti Sylvia Rachmawati Meilanie Tati Herlina Tenny Putri Wikayani Tenny Putri Wikayani, Tenny Putri Unang Supratman Vidia Afina Nuraini Vita Novianti Wahyuni, Aneu Wawan Hermawan Wawan Hermawan Wibisono, Aditya Seiza Widyana, Almas Winda Sukmawati Yoshihito Shiono Yoshihito Shiono Yoshihito Shiono Yoshihito Shiono Yulisar, Riza Zahidah Nurulhaq Zulfikar Zulfikar