Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi pada Peserta Didik Kelas VIII-6 di SMPN 23 Kota Malang melalui Pendekatan Gamifikasi Bagus Pratomo; Elady’s Wiqhoyah Kusnadi; Wahyudi Siswanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4870

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pendekatan gamifikasi dipakai untuk membantu siswa kelas VIII–6 SMPN 23 Kota Malang menulis teks Laporan Hasil Observasi (LHO) yang lebih baik. Kemampuan menulis peserta didik di SMPN 23 Kota Malang untuk teks laporan observasi masih kurang. Tidak ada latihan yang mendorong peserta didik untuk mengambil pendekatan yang lebih antusias dalam belajar menulis. Bahkan hingga saat ini, peserta didik masih kesulitan mengartikulasikan apa yang harus ditulis. Selain itu, peserta didik sering kali tidak tahu harus mulai dari mana saat menulis teks Laporan Hasil Observasi . Penelitian ini memakai metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan paradigma Robyn McTaggart dan Stephen Kemmis. Empat tahap utama pendekatan ini adalah perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Siswa kelas VIII–6 SMPN 23 Kota Malang berjumlah 32 orang yang dijadikan sebagai subjek penelitian. Ujian keterampilan menulis teks observasi berfungsi sebagai instrumen penelitian. Penggunaan pendekatan gamifikasi dalam pembelajaran menulis teks laporan observasi di SMPN 23 Kota Malang dilaksanakan dalam dua siklus. Dari siklus 1 hingga siklus 2 siswa SMPN 23 Kota Malang mampu membuat teks Laporan Hasil Observasi setelah diajar memakai teknik gamifikasi. Mereka mencapai ketuntasan belajar 100% dengan kategori sangat baik sekali.
CERITA RAKYAT SULAWESI SELATAN MELALUI MEDIA TIKTOK DALAM PENINGKATAN MORAL SISWA rudyman; Yuni Pratiwi; Wahyudi Siswanto
BISAI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 3 No. 2 (2024): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/bisai.v3i2.482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsian isi cerita rakyat berbasis media sosial Tiktok dalam pendidikan moral siswa. Data dari penelitian ini adalah cerita rakyat yang sering digunakan di Sulawesi Selatan. Penelitian ini memilih menggunakan platform media sosial TikTok sebagai medium, karena platform ini menawarkan fitur audio visual yang menarik untuk menyampaikan konten cerita rakyat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa cerita rakyat Sulawesi Selatan mengandung berbagai nilai, antara lain nilai persatuan, nilai kerjasama, nilai keberanian, nilai keikhlasan, nilai pantang menyerah, nilai kebijakan, nilai pentingnya silaturahmi, dan nilai ketulusan. Tiktok diidentifikasi sebagai media pembelajaran yang potensial untuk cerita rakyat di SMA, terutama kelas X, karena berbagai fitur audio visual yang disediakannya, seperti gambar, narasi suara, video, efek-efek, dan latar belakang suara yang dapat menarik minat belajar siswa.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi pada Peserta Didik Kelas VIII-6 di SMPN 23 Kota Malang melalui Pendekatan Gamifikasi Bagus Pratomo; Elady’s Wiqhoyah Kusnadi; Wahyudi Siswanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4870

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pendekatan gamifikasi dipakai untuk membantu siswa kelas VIII–6 SMPN 23 Kota Malang menulis teks Laporan Hasil Observasi (LHO) yang lebih baik. Kemampuan menulis peserta didik di SMPN 23 Kota Malang untuk teks laporan observasi masih kurang. Tidak ada latihan yang mendorong peserta didik untuk mengambil pendekatan yang lebih antusias dalam belajar menulis. Bahkan hingga saat ini, peserta didik masih kesulitan mengartikulasikan apa yang harus ditulis. Selain itu, peserta didik sering kali tidak tahu harus mulai dari mana saat menulis teks Laporan Hasil Observasi . Penelitian ini memakai metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berdasarkan paradigma Robyn McTaggart dan Stephen Kemmis. Empat tahap utama pendekatan ini adalah perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Siswa kelas VIII–6 SMPN 23 Kota Malang berjumlah 32 orang yang dijadikan sebagai subjek penelitian. Ujian keterampilan menulis teks observasi berfungsi sebagai instrumen penelitian. Penggunaan pendekatan gamifikasi dalam pembelajaran menulis teks laporan observasi di SMPN 23 Kota Malang dilaksanakan dalam dua siklus. Dari siklus 1 hingga siklus 2 siswa SMPN 23 Kota Malang mampu membuat teks Laporan Hasil Observasi setelah diajar memakai teknik gamifikasi. Mereka mencapai ketuntasan belajar 100% dengan kategori sangat baik sekali.
Rekonstruksi Cerita Pendek Ikan Asin dan Mah Yong menjadi sebuah Naskah Sinema Pendek Diana Rosita Dewi; Wahyudi Siswanto; Indra Suherjanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5204

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji proses rekonstruksi cerita pendek Ikan Asin dan Mah Yong karya Rifan Nazhip menjadi sebuah naskah sinema pendek dengan menggunakan teori adaptasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Proses rekonstruksi menggunakan teori adaptasi Hutcheon. Berdasarkan hasil penelitian terdapat unsur cerita pendek berupa tema, alur, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, dan amanat. Setelah proses adaptasi, hasil penelitian tersebut menunjukkan perubahan yang ditandai dengan adanya pengurangan, penambahan, dan perubahan bervariasi. Pengurangan cerita pendek dikategorikan menjadi dua, yaitu penyederhanaan alur dan pengurangan tokoh. Penambahan dikategorikan menjadi lima, yaitu penambahan karakter atau tokoh, struktur cerita, lokasi, dialog, dan adegan. Perubahan bervariasi cerita pendek terdapat pada nama tokoh, pada cerita pendek menggunakan kata ‘Aku’ berubah menjadi Agus dalam naskah sinema pendek. Dengan demikian, rekonstruksi cerita pendek menjadi naskah sinema pendek merupakan upaya untuk memperkaya dan memperluas pengalaman artistik cerita asli dalam format yang berbeda.
Assessment of Expressiveness in Poetry Reading Instruction Using the Historical Spice Route as Stimulus Tika Himmatur Rosyidah; Wahyudi Siswanto; Imam Agus Basuki; Titik Harsiati; Karkono
International Journal of Pedagogical Language, Literature, and Cultural Studies (i-Plural) Vol. 2 No. 2 (2025): International Journal of Pedagogical Language, Literature, and Cultural Studies
Publisher : Nexus Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63011/ip.v2i2.47

Abstract

Assessment plays a crucial role in evaluating students' mastery of learning materials and guiding instructional improvements. This paper presents a model of an assessment instrument tailored for poetry reading instruction at the junior high school level, using historical spice-themed poetry as an instructional stimulus. The assessment focuses on three key expressive elements: physical structure of the poem, reading performance, and emotional expression. Drawing on historical narratives about the Spice Route, the instrument provides contextual relevance that engages students both emotionally and intellectually. Findings highlight the importance of performance-based assessment in fostering students' expressive abilities and cultural understanding through poetry. The proposed rubric includes detailed descriptors for each assessment component and aligns with current curricular goals in language and cultural education.