Articles
Analisis kemampuan berpikir kritis melalui jawaban LKPD praktikum materi sistem peredaran darah
Muchamad Abdul Sakban;
Ipah Budi Minarti;
Sa’diyah Sa’diyah
Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 13 No 6 (2023): July: Education Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35335/cendikia.v13i6.3784
Berpikir kritis yang masih rendah karena peserta didik belum memahami konsep materi yang diajarkan dan lebih suka akan menghafal materi pembelajaran, cenderung fokus pada apa yang disampaikan guru bukan menganalisis, mengkritik atau mengevaluasinya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII H di SMP Negeri 21 Semarang. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik convenience sampling yang dilakukan pada bulan November tahun 2023. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini dari lembar analisis kemampuan berpikir kritis beserta rubriknya dari jawaban LKPD materi sistem peredaran darah berupa uraian. Hasil dari penilitan ini kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII H termasuk dalam kategori sedang dengan rata-rata 67% dalam menjawab kurang lengkap. Aspek indikator kemampuan berpikir kritis terendah pada aspek membangun keterampilan dasar sebesar 46% dikarenakan kesalahan dalam pemahaman konsep. Aspek tertinggi pada aspek membuat penjelasan lanjut sebesar 81% karena ini peserta didik sudah terlatih dalam mengidentifikasi suatu permasalahan yang diberikan oleh guru. Pembelajaran berbasis praktikum pada materi sistem peredaran darah dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis karena peserta didik belajar untuk mengkonstruksikan pemahaman.
Profile of critical thinking skills of SMPN 37 Semarang students in learning science material on the human respiratory system
Salsabilla Zahirotul Maghfiroh;
Ipah Budi Minarti;
Eko Retno Mulyaningrum;
Jamali Jamali
Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 13 No 6 (2023): July: Education Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35335/cendikia.v13i6.3897
Students' critical thinking skills are one of the competencies that must be trained in the 21st century. Through this competency, students are expected to be able to be rational, not only in science learning but also in solving problems. This study aims to obtain a description of the critical thinking skills of students in each aspect of critical thinking skills in human respiratory system material. This research method is descriptive quantitative. This research aims to provide an accurate description of the characteristics of a situation or a phenomenon. This research used random sampling technique. This research instrument is in the form of HOTS-based Daily Test essay questions on human respiratory system material adapted to the Problem Based Learning model. The data of the research was taken from the results of students' answers are analyzed using a rubric that is adjusted to the aspects of critical thinking skills indicators. Based on the results of this research, the average percentage of critical thinking skills is 56.59% which is classified in the low category. The highest percentage is the interpretation aspect, the result is 68.80%, categorized as moderate. The lowest percentage is the inference. The result is 33.35% and classified as very low.
Analisis Kesiapan Guru Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Biologi SMA Di Sekolah Penggerak Kabupaten Demak
Ipah Budi Minarti;
Lussana Rossita Dewi;
Indah Ika Setiyaningsih
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4341
Menteri pendidikan dan kebudayaan riset dan teknologi RI Nadiem Anwar Makarim secara resmi telah meluncurkan nama baru dari kurikulum prototipe yang saat ini diubah menjadi Kurikulum Merdeka. Kurikulum ini menekankan keleluasaan kepada peserta didik maupun guru dalam melaksanakan pembelajaran. Kurikulum merdeka merupakan kurikulum baru yang akan dilaksanakan pada satuan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru Biologi SMA di Sekolah Penggerak Kabupaten Demak dalam melaksanakan pembelajaran kurikulum merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek adalah semua guru Biologi SMA di Sekolah Penggerak Kabupaten Demak. Objek penelitian ini berupa bentuk kesiapan dalam melaksanakan pembelajaran kurikulum merdeka. Teknik dalam pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa kesiapan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Biologi SMA di Sekolah Penggerak Kabupaten Demak berada pada kategori siap, hal ini dilihat dari indikator kesiapan yang menunjukkan kepemahaman tentang sturuktur dan materi biologi Kurikulum Merdeka, siap dalam penggunaan buku Kurikulum Merdeka, siap dalam perencanaan pembelajaran, siap dalam manajemen pembelajaran, siap dalam proses pembelajaran, dan siap dalam proses penilaian. Kendala-kendala yang dihadapi guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran Biologi SMA di Sekolah Penggerak Kabupaten Demak yaitu materi biologi yang banyak dengan waktu yang singkat, keterbatasan waktu dalam diskusi oleh siswa, guru mengalami kendala dalam melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi dikarenakan jumlah siswa yang melebihi kapasitas, dan sarana prasarana yang belum optimal.
ANALISIS PENERAPAN ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI KURIKULUM MERDEKA DI SMA NEGERI KABUPATEN BREBES
Ipah Budi Minarti;
Lussana Rossita Dewi;
Eslihatul Kasanah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 No. 2 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i2.18469
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan pemahaman guru mengenai AKM yang masih rendah dan guru belum dapat mendesain pembelajaran yang selaras dengan AKM sehingga pengimplementasian AKM dalam pembelajaran belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan AKM pada pembelajaran Biologi Kurikulum Merdeka, serta mengetahui kendala dan solusi dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik sampling yang digunakan berupa purposive sampling. Teknis analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penerapan Asesmen Kompetensi Minimum pada pembelajaran biologi aspek perencanaan pelaksanaan AKM, guru dan siswa telah mendapatkan sosialisasi serta sebagian besar guru sudah merubah RPP berorientasi AKM. Aspek implementasi AKM dalam pembelajaran, rata-rata guru telah menerapkan pembelajaran dengan pendekatan AKM. Aspek penilaian dan evaluasi capaian hasil belajar, rata-rata siswa sudah mencapai kompetensi baik literasi maupun numerasi. Aspek sarana dan prasarana pendukung AKM menunjukkan bahwa pelaksanaan AKM sudah optimal karena sarana dan prasarana yang memadai. Aspek teknis pelaksanaan AKM, rata-rata guru memiliki buku panduan dan menerapkan pembelajaran sesuai dengan buku panduan. Dan aspek kendala pelaksanaan AKM menunjukkan guru merasa terkendala karena kurangnya literasi guru dan siswa, pemilihan media dan model pembelajaran yang kurang tepat, pemahaman siswa yang berbeda-beda, serta rendahnya motivasi belajar pada siswa.
Profile of Students' Cognitive Learning Outcome Completeness in Biotechnology Learning Through Kahoot-Assisted Game Tournament Teams
Radif Nur R.A;
Ipah Budi Minarti;
Eny Hartadiyati W.H;
Risno Setiyono
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v7i5.9541
Biotechnology material is closely related to the use of biological sciences to support everyday life so the learning process should be implemented in a fun teaching and learning method to enhance students' understanding. The Teams Game Tournament learning model is an appropriate model to create a fun teaching and learning atmosphere for students because based on its implementation the learning is set in the form of a tournament among the students. In terms of its implementation, the Teams Game Tournament that is assisted by Kahoot will further enhance the learning attractiveness. The purpose of the study was to find out the profile of students' cognitive learning outcome completeness in biotechnology learning through the Kahoot-assisted Teams Game Tournament. The research type was a pre-experimental design with a one-shot case study research design. The research subjects involved 36 students of class XII IPA 3 of SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang. The research results indicate that students complete biotechnology learning using the Kahoot-assisted Teams Game Tournament model. It is seen from the average score of 84.4, which is above the KKM score of 77. In addition, it is corroborated by data analysis, which indicates that the value of Sig. (2-tailed) is 0.002 <0.05 = α, and tcount > ttable.
Implementasi Asesmen Autentik Pembelajaran Biologi Pada Kurikulum Merdeka Di SMA Negeri Se-Kabupaten Batang
Ipah Budi Minarti;
Lussana Rossita Dewi;
Anggita Kurniawati
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v5i4.4291
The authentic assessment of Biology learning in the Merdeka Curriculum is a relatively new assessment. Authentic assessment in the Merdeka curriculum has three domains, namely cognitive, affective and psychomotor. Authentic assessment of Biology learning in the Merdeka Curriculum has been implemented in Public High Schools throughout Batang Regency, but this has not been implemented optimally. This is due to the teacher's lack of understanding of the assessment that is being carried out. Research aims; 1) to find out the implementation of authentic Biology learning assessments in the Merdeka Curriculum in Public High Schools throughout Batang Regency. 2) to find out the obstacles that occur when implementing authentic Biology learning assessments in the Merdeka Curriculum in Public High Schools throughout Batang Regency. The method used is qualitative with descriptive analysis. The sampling technique is a purposive sampling technique. The subjects of the research were Biology teachers in State Senior High Schools in Batang Regency totaling 6 teachers through questionnaires and interviews while students took questionnaires. Data analysis used descriptive analysis consisting of reduction, data display, and verification. This research resulted in the finding that the implementation of authentic assessments in public high schools throughout Batang Regency received a very good category. In addition, the obstacles that occur when implementing authentic assessments of Biology learning in the Merdeka Curriculum in Public High Schools throughout Batang Regency are the many aspects that must be assessed together with learning, inadequate infrastructure in schools, and the heterogeneous conditions of students from various aspects.
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa SMP Materi Sistem Sirkulasi
Shiliya Lana Nadhifah;
Rivanna Citraning Rahmawati;
Ipah Budi Minarti;
Budiastuti Budiastuti
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jote.v5i1.15380
Materi sistem sirkulasi merupakan materi IPA yang dianggap cukup sulit bagi peserta didik karena harus mengaitkan antara komponen, fungsi, serta mekanisme sirkulasi. Peserta didik belajar materi ini dengan cara menghafal sehingga tidak terjadi pemahaman bermakna. Model pembelajaran PBL dapat membantu peserta didik dalam mengkonstruk sendiri pemahaman dengan memecahkan permasalahan secara konstekstual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran berbasis masalah (PBL) terhadap hasil belajar kognitif siswa SMP materi sistem sirkulasi. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2022 di SMP N 6 Semarang. Metode penelitian ini adalah penelitian pre-experimental dengan desain penelitian one-shot case study. Hasil analisis data menunjukkan rerata hasil belajar kognitif sebesar 82 dan Nilai sig. (2-tailed)=0,000<0,05=?. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan PBL efektif terhadap hasil belajar kognitif siswa SMP pada materi sistem sirkulasi.
1639 ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA KELAS X TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI PROTISTA DI SMA NEGERI 1 GODONG: -
Eko Retno Mulyaningrum;
Ipah Budi Minarti;
Laili Nur Hanifah
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan individu. Untuk mencapai tujuan pendidikan, guru perlu memperhatikan gaya belajar siswa agar proses pembelajaran menjadi efektif dan efisien. Penelitian sebelumnya menunjukkan adanya hubungan antara gaya belajar siswa dengan hasil belajar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya belajar siswa kelas X dan hubungannya dengan hasil belajar pada materi Protista di SMA Negeri 1 Godong. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan sampel sebanyak 68 siswa dari kelas X MIA 3 dan X MIA 5. Data gaya belajar dikumpulkan melalui angket, observasi, dan wawancara. Sedangkan data hasil belajar dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar visual merupakan gaya belajar yang paling dominan dimiliki oleh siswa, diikuti oleh gaya belajar auditori dan kinestetik. Hasil belajar siswa pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik tergolong baik, meskipun terdapat variasi dalam kategori hasil belajar. Berdasarkan hasil uji korelasi dan regresi, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara gaya belajar siswa dengan hasil belajar pada materi Protista di SMA Negeri 1 Godong. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya perhatian terhadap gaya belajar siswa dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif. Sarana dan prasarana yang memadai juga berperan penting dalam mendukung proses pembelajaran.
Proyeksi Skala Usaha Anggrek Dendrobium dengan Penerapan Variasi Dosis Pupuk untuk Memacu Pertumbuhan Fase Remaja ke Fase Pembungaan
Jian Tikasari;
Maria Ulfah;
Ipah Budi Minarti
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol 6 No 2 (2023): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/bioedusains.v6i2.8228
This research aims to determine the projected scale of the Dendrobium orchid business by applying variations in fertilizer doses to stimulate growth from the juvenile phase to the flowering phase. The type of research used in this research is experimental research. This research used a RAL (Completely Randomized Design) experimental design with five replications. The results of the research showed that orchid plants that were given a fertilizer concentration of 1 g/L had a greater number of panicles and panicle length growth was faster compared to other fertilizer concentrations. Conclusion: Using a fertilizer concentration of 1 gram/L provides an advantage in the basic price of one plant with the selling price being able to meet the basic needs of growing orchid plants. Keywords: Dendrobium Orchid, Fertilizer Concentration, Business Scale
Profil Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SMP dalam Pembelajaran IPA Materi Sistem Peredaran Darah
Amalia, Noor Fitri;
Minarti, Ipah Budi;
Budiastuti, Budiastuti
Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/mpp.v17i1.15388
Critical thinking skills are one of the life skills that are becoming a paradigm in 21st century education. The purpose of this research is to describe the profile of critical thinking skills of junior high school students in the subject of the human circulatory system. The design of this research is descriptive qualitative research. The research subjects were class VIII A of SMP N 6 Semarang, which consisted of 32 students. The research instrument was in the form of documentation of students' answers on student worksheets based on high order thinking skills (HOTS). The results of the answers as research data were analyzed using the indicator rubric of critical thinking skills according to Ennis. The results showed that the average percentage of students who achieved critical thinking skills was 47.5%. In the aspect of giving simple explanations of 25%, building basic skills 75%, concluding 25%, providing further explanations of 50%, and managing strategies and tactics 62.5%. The conclusion of this study is that the profile of students' critical thinking skills as a whole in the circulatory system material is included in the medium category. The implications of this research can provide information regarding the level of students' critical thinking skills in each indicator presented, which will be useful for teachers. as material for reflection and giving feedback to students.