p-Index From 2021 - 2026
5.748
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Proyeksi: Jurnal Psikologi Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi TAZKIYA JOURNAL OF PSYCHOLOGY Journal of Educational, Health and Community Psychology Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Analitika : Jurnal Magister Psikologi UMA Jurnal Psikologi Talenta JURNAL DIVERSITA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Philanthropy: Journal of Psychology JURNAL TARBIYAH RAUDHAH Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islamic Guidance and Counseling Journal Psikostudia : Jurnal Psikologi Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan Dinasti International Journal of Education Management and Social Science JURNAL RAUDHAH Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Jurnal Penelitian Psikologi Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences KONSELING EDUKASI : Journal of Guidance and Counseling Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Islamika Granada Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Education and Counseling Journal Jurnal Social Library Psyche 165 Journal Jurnal PADAMU NEGERI (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Eksakta) JUMANTIK (Scientific Journal of Health research) Gotong Royong : Jurnal Pengabdian, Pemberdayaan Dan Penyuluhan Kepada Masyarakat (J-P3KM) Jurnal Medika: Medika Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat Jurnal Ragam Pengabdian Indonesian Journal of Islamic Psychology
Claim Missing Document
Check
Articles

Peer conformity and hedonistic lifestyle among Indonesian university students Angelika Anggreni; Khatleen Cromley; Angeline Vanessa; Fikri Bukhori; Nurvica Sari; Rina Mirza
Empathy : Jurnal Fakultas Psikologi Vol. 9 No. 2 (2026): June Edition
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/empathy.v9i2.32240

Abstract

Peer conformity is considered a key social factor that may contribute to students’ tendencies to adopt a hedonistic lifestyle. Despite increasing concerns regarding hedonistic behaviors among university students, empirical research examining the role of peer conformity within the Indonesian higher education context remains limited. This study aimed to investigate the relationship between peer conformity and hedonistic lifestyle tendencies among university students. A quantitative correlational design was employed involving 243 undergraduate students from the Faculty of Psychology at a university in Indonesia, selected using stratified random sampling. Data were collected using Likert-scale instruments measuring peer conformity and hedonistic lifestyle tendencies. The results of Pearson correlation analysis indicated a significant positive relationship between peer conformity and hedonistic lifestyle tendencies (r = 0.571, p < 0.001). These findings suggest that higher levels of peer conformity are associated with stronger tendencies toward a hedonistic lifestyle. The study contributes to social psychological literature by emphasizing the role of peer dynamics in shaping lifestyle behaviors during emerging adulthood. Practically, the findings highlight the importance of developing educational interventions and peer influence management programs to promote healthier lifestyle choices and psychological well-being among university students.  
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN OPTIMISME PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR STIE EKA PRASETYA DALAM MERAIH PELUANG KERJA Jason Presley Salim; Andini Zahrani Lubis; Estetika Vieby Hagaina; Eltalina Br. Tarigan; Rina Mirza
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8153

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan mengetahui hubungan antara efikasi diri serta optimisme pada mahasiswa tingkat akhir STIE Eka Prasetya terutama pada konteks meraih peluang kerja di tengah persaingan kerja yang semakin ketat. Studi ini memakai pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 161 mahasiswa tingkat akhir yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang diapakai ialah skala efikasi diri serta skala optimisme yang sudah melalui uji validitas serta reliabilitas.Hasil analisis memperlihatkan adanya hubungan positif signifikan antara efikasi diri serta optimisme dengan koefisien korelasi r = 0,634 serta nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Hal ini memperlihatkan semakin tinggi tingkat efikasi diri, maka semakin tinggi pula tingkat optimisme yang dimiliki mahasiswa. Efikasi diri berkontribusi sebesar 40,2% pada tingkat optimisme, sementara 59,8% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada studi ini. Sebab itu, bisa disimpulkan mengembangkan efikasi diri ialah faktor krusial dalam membentuk optimisme mahasiswa tingkat akhir, terutama dalam menghadapi dunia kerja.
PROGRAM LAYANAN PSIKOSOSIAL DALAM MEMBANGUN RESILIENSI REMAJA KORBAN BENCANA BANJIR DAN TANAH LONGSOR DI KECAMATAN SEKERAK KABUPATEN ACEH TAMIANG Merri Hafni; Rina Mirza; Gustami Harahap; Yunita Yunita
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat Vol 6, No 2 (2026): Edisi Maret
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jurpammas.v6i2.13767

Abstract

Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang pada November 2025 mengakibatkan dampak psikologis signifikan pada anak dan remaja, seperti kecemasan, trauma, dan menurunnya rasa aman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan layanan psikososial berbasis komunitas untuk membangun resiliensi. Program dilaksanakan di lima desa terdampak di Kecamatan Sekerak dengan sasaran 350 remaja. Intervensi meliputi permainan edukatif, konseling kelompok, relaksasi, terapi ekspresif, psikoedukasi, dan penguatan dukungan sosial sebaya. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan adaptasi, pengendalian emosi, optimisme, serta berkurangnya gejala kecemasan. Peserta mampu membangun kembali rasa aman dan harapan positif. Kegiatan ini membuktikan bahwa layanan psikososial efektif dalam pemulihan trauma kelompok rentan. Disarankan agar pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan menjadikan pendampingan psikologis sebagai bagian integral penanganan bencana secara berkelanjutan
PROGRAM LAYANAN PSIKOSOSIAL DALAM MEMBANGUN RESILIENSI REMAJA KORBAN BENCANA BANJIR DAN TANAH LONGSOR DI KECAMATAN SEKERAK KABUPATEN ACEH TAMIANG Merri Hafni; Rina Mirza; Gustami Harahap; Yunita Yunita
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat Vol 6, No 2 (2026): Edisi Maret
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jurpammas.v6i2.13767

Abstract

Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang pada November 2025 mengakibatkan dampak psikologis signifikan pada anak dan remaja, seperti kecemasan, trauma, dan menurunnya rasa aman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan layanan psikososial berbasis komunitas untuk membangun resiliensi. Program dilaksanakan di lima desa terdampak di Kecamatan Sekerak dengan sasaran 350 remaja. Intervensi meliputi permainan edukatif, konseling kelompok, relaksasi, terapi ekspresif, psikoedukasi, dan penguatan dukungan sosial sebaya. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan adaptasi, pengendalian emosi, optimisme, serta berkurangnya gejala kecemasan. Peserta mampu membangun kembali rasa aman dan harapan positif. Kegiatan ini membuktikan bahwa layanan psikososial efektif dalam pemulihan trauma kelompok rentan. Disarankan agar pemerintah daerah dan lembaga kemanusiaan menjadikan pendampingan psikologis sebagai bagian integral penanganan bencana secara berkelanjutan
Sibling Rivalry as a Predictor of Emotional Regulation in Adolescents Ramayani Habeahan, Elpida; Mirza, Rina; Bangun, Erika Guspita Windari; Bangun, Loide Ibrena Theresia; Marpaung, Winida
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 14, No 2 (2026): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v14i2.25264

Abstract

Adolescence is a developmental period characterized by intense emotional changes, making emotional regulation an essential aspect of adolescents’ psychological adjustment. One factor presumed to influence emotional regulation is sibling rivalry. This study aims to examine the relationship between sibling rivalry and emotional regulation among adolescents. The research employed a quantitative correlational design. The sample consisted of 105 students from grades X and XI at Panca Budi Private High School Medan, selected using purposive sampling. Data were collected using the sibling rivalry scale and emotional regulation scale, then analyzed using Pearson Product Moment correlation with IBM SPSS Statistics version 27. The results showed a correlation coefficient of r = -0.788 with p < 0.001 (p < 0.05), indicating a significant negative relationship between sibling rivalry and emotional regulation among adolescents. This means that higher levels of sibling rivalry are associated with lower emotional regulation, and vice versa. These findings suggest that the quality of sibling relationships plays an important role in adolescents’ emotional regulation development and may serve as a basis for family-based interventions to support adolescent emotional well-being.Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai dengan perubahan emosional yang intens, sehingga kemampuan regulasi emosi menjadi aspek penting dalam penyesuaian psikologis remaja. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi regulasi emosi adalah sibling rivalry. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sibling rivalry dan regulasi emosi pada remaja. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian berjumlah 105 siswa kelas X dan XI di SMA Swasta Panca Budi Medan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui skala sibling rivalry dan skala regulasi emosi, kemudian dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = -0,788 dengan nilai p < 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara sibling rivalry dan regulasi emosi pada remaja. Artinya, semakin tinggi sibling rivalry, maka semakin rendah regulasi emosi remaja, dan sebaliknya. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas hubungan antarsaudara memiliki peran penting dalam perkembangan regulasi emosi remaja serta menjadi dasar bagi intervensi keluarga untuk mendukung kesehatan emosional remaja.
Hubungan Antara Shyness dengan Kecemasan Komunikasi Interpersonal pada Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Psikologi Universitas Medan Area Ribcha Nigia Nawuazitarry Duha; Sabrini Mentari Rezeki; Rina Mirza; Zefanya Natasya Jouma Manalu; Tania Rosani Simanjorang
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44857

Abstract

This study aimed to examine the relationship between shyness and interpersonal communication anxiety among first-year students at the Faculty of Psychology, Universitas Medan Area. This research employed a quantitative approach with a correlational design using disproportionate stratified random sampling. A total of 167 students were selected from a population of 311. The instruments used were the Interpersonal Communication Anxiety Scale (65 items; reliability = 0.745) and the Shyness Scale (61 items; reliability = 0.741). Data were analyzed using Pearson’s Product Moment correlation. The results showed a significant positive relationship between shyness and interpersonal communication anxiety (r = 0.828, p < 0.05). This indicates that higher levels of shyness are associated with higher levels of interpersonal communication anxiety. Therefore, the hypothesis of this study was accepted.
Resiliensi Remaja dengan Orang Tua yang Mengalami Perceraian Pasya SM Sinaga; Winida Marpaung; Nur Asmaija Aisyah Hasibuan; Chenny Chynderella Natio; Rina Mirza
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/k6aest69

Abstract

Parental divorce can have psychological impacts on adolescents, such as sadness, anger, social withdrawal, and relationship trauma. Therefore, resilience is needed to help adolescents adapt, manage stress, and recover from these conditions. This study used a qualitative approach with a case study design. The subjects were selected using purposive sampling with the criteria of adolescents aged 15-25 years whose parents had divorced. Data were collected through observation and in-depth interviews conducted with four research subjects. The results showed that some subjects experienced more severe psychological pressure, such as relationship trauma, anxiety, and thoughts of ending their lives. However, over time all four subjects were able to develop resilience in dealing with these conditions. The most prominent aspects of resilience were optimism, empathy, and self-efficacy, which helped the subjects view the future more positively and continue their lives in a better direction. This process was also supported by spiritual approaches, social support, and professional assistance. At the early stage of parental divorce, the subjects experienced difficulties in emotional regulation and impulse control; however, these abilities gradually developed through the adjustment process, enabling them to manage their emotions and recover from difficult experiences.
Co-Authors Achmad Irvan Dwi Putra Ade Chita Putri Harahap Ahmad Irvan Dwi Putra Amanda, Devita Ameliany, Cicilia Ananda Natalia Br Tarigan Andini Zahrani Lubis Angel Chrismast Simarmata Angelika Anggreni Angeline Vanessa Aprilicia, Bellin Aritonang, Husna Astria Atrizka, diny Aurelya, Shalwa Ayu, Lodiana Bangun, Erika Guspita Windari Bangun, Loide Ibrena Theresia Beby Astri Tarigan Berliana br Silalahi, Rut Br Bangun, Josie Madelinta Butar, Giovani Santa Monika Butar Carolin Sharen Shantyana Sipakkar Caroline Caroline Catherine Olisa Chandrawin, Ivana Felice Chenny Chynderella Natio Corinne Jessica Cryptia, Rinda Ridanti Cut Rafyqa Fadhilah Darma Sambo, Surya Deby Pratiwi Dede Ansyari Guci Dhia Christine Nataline Dinda Permatasari Harahap Dwi Putra, Achmad Irvan El Akmal, Mukhaira Elisabeth Purba Eltalina Br. Tarigan Estetika Vieby Hagaina Fannesya Halim Fazhart, Muhammad Ananda Fikri Bukhori Flinser Dachi Gresia Natalia Hutagalung Guci, Dede Ansyari Gustami Harahap Hasibuan, M Fauzi Helen Helen Helmi Nirwana Spayung Hulu, Angellita Livoniria Hutagalung, Mida Uli Icha Marpaung, Marissa Jason Presley Salim Jasseline Kosasih Jeni Euodia Gori Jeslina Jesslyn Kelly Kelly Khatleen Cromley Kho, Cecillia Kita Pinem, Sangap Lathessya Wirio Lavenia Natheni Lubis, Indah Sari Liza Lumbantoruan, Haposan Lusinta Rehna Ginting Manullang, Marta Uli Br Marcell Engrasia Marpaung, Mukhaira El marpaung, winida Martha Sipayung, Eunike Mendrofa, Yusni Berti Nauly Merri Hafni Merri Hafni Michael Wutama Munisa Munisa Muthiya Fatma Pulungan Nainggolan, Chandra Napitupulu, Andiny Christy Natacia Christela Swandy Natasya Natasya Nefi Darmayanti Nisfiary, Reny Khaerany Nisha, Zahratun Noveryn Setiawan Nur Afni Safarina Nur Afni Safarina, Nur Afni Nur Asmaija Aisyah Hasibuan Nur Hidayah Darajat Nurhayani nurhayani Nurjannah Hasibuan Nurussakinah Daulay Daulay Nurvica Sari Nurvica Sari Nurvica Sari Perangi- angin Nurvica Sary Perangin-angin Pakpahan, Rosianna Panjaitan, Sunitha Sapta Utari Pasya SM Sinaga Petra Johanna Petrisely, Welsi Pinem, Laura Juita Purba, Putri Regina Margaretha Purba, Wintrynavri Yanti Putra, Ahmad Irvan Dwi Ramadhani, Mutiara Dewi Ramayani Habeahan, Elpida Ramles, Polin Regina Yusvanila Vebiani Retta, Cynthia Tio Rianda Elvinawanty Ribcha Nigia Nawuazitarry Duha Rizki Fadhila, Sherly Rizky, Salman Sabrini Mentari Sabrini Mentari Rezeki Sagala, Eslina Salamiah Sari Dewi Salli Salsabila, Aghnia Sanra, S. Hashwinee Sari, Nurvica Sebayang, Misca Jesikapina Br Sella Sembiring, Betesda Br Sembiring, Venny Kristia Siagian, Joselyn Beatrice Gabrielle Maulina Siagian, Novel Silalahi, Claudia Wisudayanti Silalahi, Lamtiar Silvi Nadia Hutagalung Simanjuntak, Veronika Simatupang, Damaris Priscilla Natasya Simatupang, Elsa Manora Sinaga, Enzelin Yulia Betrik Sinaga, Trivena Sindy, Gio Sinuhaji, Edward Aginta Sipayung, Apriana Evita Pricilya Sitanggang, Hoki Julianus Sitepu, Charina Alemina Siti Aisyah Sitorus, Elida Afrilia Sitorus, Riris Anjelina Sitorus, Try Yanti Srefani, Cornelia Sri Hartini Sri Wahyuni Suryani Hardjo Suryani Suryani Susanti, Caroline Sylvia Lim Tania Rosani Simanjorang Tantry Wanty Sitompul Tarigan, Andry Admaja Tarigan, Eltalina Tarigan, Fikaria Tarigan, Novilenta Br Terendienta Pinem, Terendienta Thessalonika Layasina Ginting Thionardi, Felycia Thomas, Jesslyn Vebiani, Regina Yusvanila Wahyuni, Juli Indah Wanda, Mutiara Oktavia Wijaya, Filicia Austien Wijaya, Melisa Winida Marpaung Winida Marpaung Winidia Marpaung Wiswamitra, Tri Nanda Wiwiek Sulistyaningsih Wulandari, Rizki Ayu Yudistira Fauzy Indrawan Yulinda Yulinda Yunita Yunita Yusni Berti Nauly Mendrofa Zefanya Natasya Jouma Manalu