Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas E-Book Sunting (Suami Ngerti Stunting) terhadap Pengetahuan dan Dukungan Suami sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Ibu Hamil Apriana Suhud, Suci Amalia; Dewi, Yulia Irvani; Misrawati, Misrawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12716

Abstract

Pendahuluan: Stunting disebabkan asupan gizi yang kurang dari kebutuhan, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Suami berperan sangat penting dalam mencegah stunting. Peningkatan pengetahuan dan dukungan suami dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan. Salah satu media dalam memberikan pendidikan kesehatan adalah e-book. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas e-book sunting (suami ngerti stunting) terhadap pengetahuan dan dukungan suami sebagai upaya pencegahan stunting pada  ibu hamil. Metode: Penelitian menggunakan desain Quasy Eksperiment dengan rancangan penelitian Non-equivalent Control Group. Teknik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 68 orang. Analisis yang digunakan Analisa univariat dan analisa bivariat uji Paired Sample T-test dan Independent Sample T-Test. Hasil: Hasil uji Paired Sample T-Test pengetahuan dan dukungan suami kelompok eksperimen didapatkan p-value 0,000 < α (0,05). Hasil uji Independent Sample T-Test pengetahuan dan dukungan suami didapatkan p-value 0,000 < α (0,05). Kesimpulan: E-book sunting (Suami Ngerti Stunting) efektif terhadap pengetahuan dan dukungan suami.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BIG BOOK PADA PESERTA DIDIK KELAS I SDN 24 TEMMALEBBA KOTA PALOPO Misrawati, Misrawati
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 1 NO 2 OKTOBER 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v1i2.405

Abstract

This research aims to determine the improvement of beginning skill through big book media on the students of class I SDN 24 Temmalebba Palopo city. This research uses the qualitative and quantitative approach with Classroom Action Research (PTK) which is designed through two cycles. Research subjects, students of SDN 24 Temmalebba class I which amounted to 28 students. Data collection techniques used, namely observation, documentation, and tests. The research data obtained were analyzed by using descriptive statistic formula (percentage) to express descriptively the research result. Furthermore, to discuss and explain the results of research that is quantitative descriptive then used the technique of data reduction analysis, data presentation, and drawing a conclusion. The research results found that in precycle stage, with the average value of reading skill beginning is 51,5 with mastery learning classical 25%. After implementing the learning by applying the big book media, in the first cycle, the average score of reading skill is 66.71 students with 57.14% classical learning completeness. Furthermore, in cycle II with the average score of simple writing skill is 75.21 with 89.28% classical learning completeness. Thus, the initial reading skill in class I SDN 24 Temmalebba Palopo City by applying the big book media conducted from the first cycle to the 2 show significant results. Therefore, the big book media needs to be referenced by the teacher in the activity.
Pembuatan Nugget Tempe Tahu sebagai Modifikasi PMT dalam Upaya Cegah Stunting di Kelurahan Palas Pekanbaru Misrawati, Misrawati; Tampubolon, Nurhannifah Rizky; Juandri, Desti Arnita; Indriani, Dwi Nova; Fadhilah, Fadhilah; Putra, Hendri; Askerlena, Hidayati; Putri, Ingga Kurnialis; Melti, Ipna; Kholisoh, Kholisoh; Nababan, Merry Silvya Christine; Feronika, Naomi; Wardani, Sri; Sari, Wahyu Firman
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.15911

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah keadaan yang menggambarkan status gizi kurang pada pertumbuhan dan perkembangan anak yang bersifat kronis berdasarkan standar pertumbuhan menurut WHO. Prevalensi stunting di Indonesia masih cukup tinggi meskipun mengalami penurunan, termasuk di Pekanbaru sebagai Ibu Kota Propinsi Riau. Pemberian makanan tambahan (complementary feeding) yang tidak adekuat merupakan salah satu penyebab stunting. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang sehat dan bervariasi merupakan solusi bagi masyarakat, namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui cara pengolahannya. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah PMT balita yang sehat berupa pembuatan nugget berbahan dasar tahu dan tempe. Metode kegiatan berupa sosialisasi dan demonstrasi pengolahan makanan nugget sehat. Kegiatan dilakukan di halaman rumah Ketua RW 008 Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru-Riau. Peserta kegiatan ini adalah orang tua balita. Evaluasi keberhasilan dinilai dengan kuesioner, lembar observasi, dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata nilai yang didapatkan pada penyuluhan pencegahan stunting, yaitu pemahaman ibu dari 71% menjadi 85%. Kemudian kegiatan mendemonstrasikan pembuatan nugget tahu tempe sebelumnya tidak dapat menyebutkan sebanyak 12 ibu balita namun setelah dilakukan 12 ibu balita dapat menyebutkan proses pembuatannya. Kesimpulan dari kegiatan ini didapatkan peningkatan pengetahuan pada orang tua balita mengenai upaya pencegahan stunting dengan pembuatan nugget tahu tempe sebagai modifikasi PMT. Kata Kunci: Nugget, Tempe, Tahu, Stunting, Pengabdian  ABSTRACT Stunting is a condition that describes chronic malnutrition status in children's growth and development based on WHO growth standards.The prevalence of stunting in Indonesia is still quite high even though it has decreased, including in Pekanbaru as the capital of Riau Province.  Inadequate provision of additional food (complementary feeding) is one of the causes of stunting.  Providing healthy and varied supplementary food (PMT) is a solution for society, but there are still many people who do not know how to process it. The aim of this community service is to increase knowledge and skills in processing healthy PMT for toddlers in the form of making nuggets made from tofu and tempeh. The activity method is in the form of socialization and demonstrations of healthy nugget food processing.  The activity was carried out in the yard of the Head of RW 008, Palas Village, Rumbai District, Pekanbaru-Riau.  Participants in this activity are parents of toddlers.  Evaluation of success is assessed using questionnaires, observation sheets and interviews.  The results of the activity showed an increase in the average score obtained in stunting prevention counseling, namely maternal understanding from 71% to 85%.  Then, there was an activity to demonstrate making tofu and tempeh nuggets. Previously, 12 mothers of toddlers could not name them, but after doing this, 12 mothers of toddlers were able to mention the process of making them. The conclusion from this activity was that there was an increase in knowledge among parents of toddlers regarding efforts to prevent stunting by making tofu and tempeh nuggets as a modification of PMT. Keywords: Nuggets, Tempeh, Tofu, Stunting, Devotion
Efektifitas Kompres Aloe Vera Terhadap Pencegahan Pembengkakan Payudara Pada Ibu Post Partum Adek Kurnia Sari; Rahmadani Fitria; Misrawati Misrawati; Erika Erika; Widia Lestari; Sri Utami
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1909

Abstract

Rendahnya pencapaian cakupan ASI eksklusif di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau, masih menjadi tantangan serius dalam kesehatan ibu dan anak. Salah satu faktor penghambat adalah bendungan ASI yang dapat berkembang menjadi mastitis jika tidak ditangani secara tepat. Aloe vera diketahui memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik yang potensial untuk meredakan gejala tersebut. Purpose: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kompres aloe vera dalam mencegah pembengkakan payudara dan mastitis pada ibu menyusui selama masa postpartum. Methods: Penelitian ini menggunakan pendekatan Project-Based Learning (PJBL) dengan desain observasional kuantitatif. Intervensi dilakukan pada 30 ibu postpartum yang mengalami gejala awal bendungan ASI di wilayah kerja Puskesmas Sail, Riau. Kompres aloe vera diaplikasikan dua kali sehari selama lima hari berturut-turut, dan evaluasi dilakukan berdasarkan skala nyeri dan skala pembengkakan (Six Point Engorgement Scale). Results: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompres aloe vera menurunkan rata-rata nyeri dari 2,16 menjadi 0 dan pembengkakan dari 2,2 menjadi 0 pada hari ke-5. Seluruh responden (100%) menunjukkan hilangnya gejala nyeri dan pembengkakan setelah lima hari intervensi. Conclusion: Kompres aloe vera efektif sebagai terapi non-farmakologis dalam mencegah dan mengatasi pembengkakan payudara postpartum. Intervensi ini aman, murah, dan mudah diaplikasikan sehingga berpotensi diintegrasikan ke dalam praktik keperawatan masa nifas. Penelitian lanjutan dengan desain eksperimen seperti RCT direkomendasikan untuk memperkuat validitas hasil
Gambaran Penggunaan Aplikasi Kesehatan Mobile dan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Kehamilan Dheby Putri Artiray; Misrawati Misrawati; Wice Purwani Suci
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30122

Abstract

Komplikasi pada ibu hamil dapat menyebabkan tingginya Angka Kematian Ibu (AKI). Pengetahuan seorang ibu mengenai kehamilan dapat memberikan pengaruh terhadap pencegahan dan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI). Edukasi kesehatan dapat melalui aplikasi kehamilan ibu hamil namun penggunaan aplikasi kesehatan ibu hamil masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan aplikasi Kesehatan mobile ibu hamil dan pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Responden penelitian ini adalah ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki sebanyak 61 responden, yang ditentukan dengan teknik non- probabilitas yaitu purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi. Mayoritas ibu hamil berusia 20-35 tahun (95,1%), usia kehamilan trimester 3 (42,6%), primigravida (59,0%), tingkat pendidikan terakhir pendidikan menengah (49,2%) dan status pekerjaan tidak bekerja atau IRT (63,9%). Frekuensi penggunaan aplikasi kesehatan mobile ibu hamil menunjukkan bahwa frekuensi penggunaan aplikasi responden adalah rendah sebanyak 36 responden (59,0%) dan pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan didapatkan hasil pengetahuan baik sebanyak 39 responden (63,9%). Pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan mayoritas baik tetapi frekuensi penggunaan aplikasi kesehatan mobile pada ibu hamil adalah rendah.
Peran Petugas Kesehatan Dalam Meningkatkan Kepatuhan Ibu Hamil Terhadap Pemeriksaan Triple Eliminasi Iskandar Muda; Erika Erika; Misrawati Misrawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44488

Abstract

Pendahuluan: Wanita hamil merupakan kelompok yang rentan terhadap infeksi menular seksual seperti HIV/AIDS, hepatitis B, dan sifilis, yang dapat memberikan dampak serius terhadap kesehatan ibu dan janin. Infeksi ini dapat ditularkan secara vertikal dari ibu ke bayi, sehingga berpotensi menyebabkan kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, cacat bawaan, atau bahkan kematian neonatal. Tujuan: untuk mengetahui peran petugas kesehatan dalam meningkatkan kepatuhan ibu hamil terhadap pemeriksaan triple eliminasi. Metode: Basis data yang digunakan meliputi PubMed, Science Direct, dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku wanita hamil dalam skrining eliminasi tiga penyakit. Sebanyak 10 artikel diperoleh dari hasil pencarian literatur. Artikel yang ditemukan disaring menggunakan kerangka PICO dan metode CRAAP. Hasil: Studi ini menemukan delapan peran tenaga kesehatan yang memengaruhi perilaku wanita hamil dalam skrining triple eliminasi, yaitu: memberikan edukasi yang jelas dan efektif, memberikan dukungan psikososial, melakukan pengingat rutin, mengintegrasikan pendekatan kultural dan interpersonal, mengoptimalkan kelas ibu hamil, meningkatkan akses layanan, melibatkan komunitas dan tokoh masyarakat dan meningkatkan pengetahuan ibu hamil. Kesimpulan: Pemeriksaan triple eliminasi penting untuk mencegah penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu ke bayi. Kepatuhan ibu hamil dipengaruhi oleh peran tenaga kesehatan melalui edukasi, pengingat, dan dukungan psikososial. Program kelas ibu hamil, pengetahuan yang memadai, serta akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau juga terbukti meningkatkan kepatuhan ibu hamil terhadap pemeriksaan ini.
Self Hypnosis Prenatal dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu Hamil: Literatur Review Rafica; Misrawati Misrawati; Erika Erika
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44979

Abstract

Pendahuluan: Self-hypnosis prenatal terbukti sebagai metode efektif untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil, terutama menjelang persalinan. Tujuan: untuk mengetahui self hypnosis prenatal dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil. Metode: Basis data yang digunakan meliputi PubMed, Science Direct, dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan adalah self hypnosis prenatal dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil. Sebanyak 6 artikel diperoleh dari hasil pencarian literatur. Artikel yang ditemukan disaring menggunakan kerangka PICO dan metode CRAAP. Hasil: Berdasarkan hasil pencarian dan analisis artikel terdahulu, ditemukan enam artikel yang bertujuan self hypnosis prenatal dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil. Intervensi-intervensi ini dapat dikategorikan self hypnosis prenatal baik untuk kesehatan ibu hamil terutama menjelang persalinan. Kesimpulan: Self-hypnosis prenatal efektif meningkatkan kesehatan ibu hamil dengan menurunkan kecemasan, mengurangi ketidaknyamanan fisik, dan menstabilkan kondisi fisiologis melalui sugesti positif dan latihan teratur menjelang persalinan
Menstrual Hygiene Management Practices & Challenges Among Women in Wetland Areas of Riau: a Qualitative Study Masrina Munawarah Tampubolon; Yulia Irvani Dewi; Misrawati Misrawati; Sri Utami
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50259

Abstract

Menstrual Hygiene Management (MHM) remains understudied among women living in wetland environments, despite their vulnerability to limited access to clean water and sanitation. This study aimed to explore the practices, needs, and challenges in menstrual hygiene management among reproductive-age women residing in the wetland areas of Riau, Indonesia. A qualitative phenomenological design was employed. Data were collected through semi-structured interviews with six women aged 19–42 years, and triangulated with two additional informants (a community health nurse and a participant’s mother). Colaizzi’s method was used for data analysis.Two major themes emerged: (1) Adaptation to environmental constraints—women utilized existing water sources (rivers, boreholes) and followed inherited traditions for menstrual hygiene, including unsafe disposal of sanitary pads; (2) Strategies to maintain reproductive health—women managed discomfort through herbal remedies, self-treatment, and informal social support. However, myths and lack of accurate knowledge persisted. Women in wetland areas manage menstruation through improvised practices shaped by environmental and socio-cultural factors. There is a pressing need for culturally sensitive reproductive health education, improved access to WASH facilities, and sustainable sanitary waste disposal systems
Efektifitas Konseling Menyusui Terhadap Pemberian ASI Eksklusif: Literatur Review Riska Dwi Candrawati; Yufitriana Amir; Misrawati Misrawati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52760

Abstract

The World Health Organization (WHO) recommends exclusive breastfeeding for the first 6 months of life and continued breastfeeding until 2 years of age. Although exclusive breastfeeding provides many benefits, globally, the rate of exclusive breastfeeding is still low. Therefore, appropriate strategies are needed to address these factors, including breastfeeding counseling. This literature review aims to assess the effectiveness of breastfeeding counseling on exclusive breastfeeding. The search was limited to scientific papers published between 2021 and 2025 that focused on breastfeeding counseling related to exclusive breastfeeding. Three databases were searched: Science Direct, PubMed, and Springer Link. Of the 295 studies obtained, 8 studies were included in the review. Data were analyzed using deductive thematic analysis. This review shows that breastfeeding counseling is effective in increasing exclusive breastfeeding rates and can improve mothers' self-efficacy. Counseling can be provided starting from pregnancy, continuing after delivery and immediately after delivery, and can be conducted individually or in groups, face-to-face, online, or hybrid.
Penerapan Mindfulness-Based Cognitive Therapy Menurunkan Tingkat Stress Pasien Hipertensi: Internalisasi Ontologi Epistemologi, Aksiologi Misrawati, Misrawati; Rahmadani, Salsa Adelia; Rahmawati, Fera; Rukmini, Endang Dwi; Khainingsih, Riza Fouzia; Simatupang, Triswan
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i1.397

Abstract

Background: A significant worldwide health concern that raises morbidity and death, particularly in older persons, is hypertension. Psychological stress can worsen blood pressure, making non-pharmacological approaches such as Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) valuable. This study applies MBCT using the Neuman Systems Model while integrating ontological, epistemological, and axiological principles of nursing. Objective: To assess how well MBCT reduces stress in people with hypertension and to identify the integration of nursing philosophical values in the intervention. Methods: The intervention was carried out over three days at Puskesmas Simpang Tiga, Pekanbaru. Activities included education on stressors, guided mindfulness meditation, and reflective stress-management sessions. Stress and mindfulness levels were assessed before and after the intervention using the Perceived Stress Scale (PSS-10) and the Mindful Attention Awareness Scale (MAAS). Results: Most participants showed reduced blood pressure and decreased stress scores after the intervention. Mindfulness levels also increased. Ontological values were reflected in viewing patients as holistic beings; epistemological values through evidence-based practice; and axiological values through empathy and ethical nursing care. Conclusion: When used as a non-pharmacological treatment, MBCT helps individuals with hypertension feel less stressed. The intervention strengthens holistic nursing practice grounded in ontological, epistemological, and axiological principles.
Co-Authors Adek Kurnia Sari Agrina Agrina Agrina, Agrina Agus Putra AS Aisyah Nur Fitri Al Aminuddin Alifia Salsabila Alrasimah Amir, Yufitriana Annisa Rahman Apriana Suhud, Suci Amalia Arneliwati Askerlena, Hidayati Aulia, Aulia aziz, ari rahmat Bakri Hasanuddin Damanhuri Daud Dheby Putri Artiray Dita Erwinda Dynda Tri Azrina Elina Latifahny Erika Erika Erika Fadhilah Fadhilah Faizal Amir, Faizal Fathra Annis Nauli Febri, Suri Purnama Febrianita, Yulia Feri Candra Feronika, Naomi Hasan, Haliza Hasbiallah Hasbiallah Helda Fitriani Fidra Hellena Deli Hermanzoni, Hermanzoni Indah Adilla Indriani, Dwi Nova Indriati, Ganis Iskandar Muda Jesi Alexander Alim Juandri, Desti Arnita Jumaini, Jumaini Juniar Ernawaty Karnoni, Fara Kautsar, Ahmad Khainingsih, Riza Fouzia kholisoh, kholisoh KORNELIUS, YOBERTH Mandra, Moh. Ahsan S. Marliah Marliah Marliah Marliah Melti, Ipna Monica, Lisa Mukti Amini Mursidin, Muthmainnah Nababan, Merry Silvya Christine Nora Hesvita Sari Novia Yuliana Anita Nurhannifah Rizky Tampubolon Nurjannah, Sitti Nurul Afdila Fannia Nurul Huda Nurul Rahmawati Puspa Sari Putra, Hendri Putri Ayuni Putri, Ingga Kurnialis Rafica Rahmadani Fitria Rahmadani, Salsa Adelia Rahmawati, Fera Ratih Pratiwi Reni Zulfitri Rianda, Deby Risamadefi Woferst Riska Dwi Candrawati Riska Febriani Rizka, Yulia Rosniati Rosniati, Rosniati Rukmini, Endang Dwi Rumintan Tampubolon Sari, Lispitri Mayang Sari, Wahyu Firman Sera Kurniawati Setyowati Setyowati Simatupang, Triswan Sintia Adwi Pama Putri Siti Maesaroh Sofia Yulidar Hafni Sonia Pransiska Sri Utami Sri Utami Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sri Wahyuni SRI WARDANI Stephanie Dwi Guna Tampubolon, Masrina Munawarah Tjung Hauw Sin, Tjung Hauw Tri Angraini Veny Elita Wan Nishfa Dewi Wice Purwani Suci Widia Lestari Wisnu Aditia Wardana Ginting Yati Afiyanti Yogi Setiawan Yufitriana Amir Yulia Irvani Dewi Zarkasih Zarkasih