Claim Missing Document
Check
Articles

TINGKAT RESILIENSI RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR Samuel Lantip Wicaksono; Lies Sulistyowati; Trisna Insan Noor
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i1.8355

Abstract

The Citanduy Watershed is the key to the distribution of water to the surrounding area. Watershed functions that are not good will result in floods and droughts. Padaherang District is one of the districts affected by flooding, especially for lowland rice farming households. Repeated flooding causes farmers to have resilience. This study aims to analyze the level of resilience of farmer households to flood disasters. The method used is a mixed method with a sample size of 120 farmer households. The level of household resilience of lowland rice farmers is in the high category. This is evidenced by an unyielding attitude and a desire to change things for the better with enthusiasm and confidence.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI VOLUME EKSPOR TEH HITAM SEBELUM DAN SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 (Suatu Kasus Di PT XYZ, Jawa Barat) Medi Atikah Sari; Lies Sulistyowati
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i1.8795

Abstract

PT XYZ is a state-owned enterprise in West Java that exports most of its black tea production to the international market. However, the Covid-19 pandemic began to hit Indonesia in early March, which had an impact on economic aspects, one of which was international trade. The purpose of this study is the impact of the value of domestic prices, export prices, the exchange rate of the rupiah against the United States dollar, the amount of production, and the Covid-19 pandemic on the export volume of black tea and to compare the average export volume of black tea at PT XYZ before and during the Covid-19 pandemic. This research is quantitative, with primary data collection obtained through interviews and secondary data obtained through archives, papers, and publications from research-related institutions. Monthly time series data were used in this study for 72 months, from January 2016 to December 2021. The analysis used multiple linear regression and different independent sample t-tests with the help of SPSS 28 software. The results showed that the domestic price, export price, the rupiah exchange rate against the US dollar, the amount of production, and the Covid-19 pandemic simultaneously affected the export volume of black tea at PT XYZ. Partially, the rupiah exchange rate against the US dollar affected the volume of black tea exports at PT XYZ. Meanwhile, domestic prices, export prices, total production, and the Covid-19 pandemic did not partially affect the export volume of black tea at PT XYZ. There are significant differences in the average volume of black tea before and during the Covid-19 pandemic.
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK PERTANIAN GUNA MENJADIKAN DESA TAHAN PANGAN Trisna Insan Noor; Lies Sulistyowati; Eka Purna Yudha; Zumi Saidah; Samuel Lantip Wicaksono; Muthiah Syakirotin; I Putu Sindhu Respati Widhiguna
Abdimas Galuh Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i1.9911

Abstract

Ketahanan pangan adalah konsep esensial yang perlu diwujudkan dan dijamin bagi seluruh lapisan masyarakat. Tercapainya ketahanan pangan pada rumah tangga petani ditopang oleh tingkat pendapatan yang diterima oleh tumah tangga petani. Oleh karenanya perlu ditingkatkan jumlah pendapatan yang diterima rumah tangga petani melalui peningkatan nilai tambah produk petani. Tulisan ini ini bertujuan untuk menggambarkan manfaat pelatihan peningkatan nilai tambah dalam meningkatkan pendapatan petani untuk mewujudkan ketahanan pangan rumah tangga petani. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Ciganjeng, pada Unit Pengolahan Usaha Kelompok Tani Taruna Mekar Bayu. Kegiatan ini menggunakan metode pemberdayaan partisipatif yakni penyuluhan dan pelatihan, metode pendampingan, dan fasilitasi. Hasil dari pengabdian ini yakni didapati nilai tambah sebesar Rp4.833,00 pada produk keripik pisang, Rp18.250,00 pada produk seroja, dan Rp26.383,00 pada produk rempeyek per proses produksi. Keuntungan yang diperoleh kelompok tani sebesar 71,7% dari produk keripik pisang, 41,55% dari produk seroja, dan 49,46% dari produk rempeyek. Disimpulkan bahwa pengabdian dalam bentuk pelatihan peningkatan nilai tambah pada produk pertanian  olahan Unit Pengolahan Usaha Kelompok Tani Taruna Mekar Bayu berhasil dan memberdayakan rumah tangga petani dalam aspek daya beli melalui peningkatan pendapatan.
DINAMIKA PERILAKU AGRIBISNIS PETANI MANGGA DI KECAMATAN GREGED KABUPATEN CIREBON Elly Rasmikayati; Lies Sulistyowati; Tuti Karyani; Bobby Rachmat Saefudin
Paradigma Agribisnis Vol 1, No 1 (2018): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v1i1.1492

Abstract

Tingginya permintaan dalam negeri dan luar negeri terhadap buah Mangga Gedong Gincu dan Arumanis belum dapat terpenuhi karena ketersediaan produk yang tidak sesuai dengan permintaan pasar dalam hal kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika perilaku agribisnis petani mangga dari mulai subsistem hulu hingga hilir. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei kepada 70 orang responden petani yang diambil menggunakan teknik sampling acak sederhana. Alat analisis yang digunakan adalah statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku agribisnis mangga di Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon berada pada level transisi dari pertanian subsisten ke pertanian komersil. Sebagian besar petani sudah melakukan usahatani diluar musim, Pada kegiatan pemasarannya sebagian besar petani hanya mengakses pasar tradisional dikarenakan kemampuan memproduksi buah mangga grade A/B hanya sebanyak 41 - 60% dengan produktivitas tertinggi sebanyak 151 - 300 Kg/pohon. Rendahnya kualitas dan kuantitas hasil produksi dikarenakan teknologi yang digunakan masih sederhana dan sikap petani yang sulit untuk mengikuti arahan penyuluh pertanian pada kegiatan budidayanya.
Peranan Subsistem Agribisnis dalam Produksi Mangga Di Dua Sentra Produksi Di Jawa Barat Fitri Awaliyah; Bobby R. Saefudin; Lies Sulistyowati; Elly Rasmikayati; Rahman Syakur
Gunung Djati Conference Series Vol. 33 (2023): Seminar Nasional Pertanian 2023
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangga merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan di Jawa Barat yang dapat diserap oleh konsumen dalam berbagai peluang pemasaran, mulai dari pasar domestik hingga pasar ekspor. Produksi dapat optimal jika subsistem agribisnis yang ada berperan baik dalam kegiatan budidaya mangga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran subsistem agribisnis dalam kegiatan usaha tani dan hubungannya dengan tingkat potensi keuntungan yang diperoleh petani di dua sentra produksi mangga di Jawa Barat. Survey dilakukan di 2 kabupaten sentra produksi mangga Jawa Barat yaitu Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, pada 100 petani di 2 lokasi sentra produksi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani dengan tingkat profitabilitas tinggi didukung oleh subsistem agribisnis yang baik sedangkan usahatani dengan profitabilitas rendah terjadi karena petani membudidayakan mangga tidak intensif sehingga peran subsistem agribisnis tidak optimal. Beberapa unsur subsistem agribisnis memiliki peran yang cukup besar dalam tingkat profitabilitas usahatani mangga, antara lain pemenuhan modal, kepemilikan jumlah pohon mangga, jaringan pemasaran, kelembagaan permodalan, penyuluh pertanian, dan kontribusi pemerintah.
Tingkat Mitigasi Rumah Tangga Petani Padi Sawah Terdampak Banjir di Provinsi Jawa Barat Noor, Trisna Insan; Sulistyowati, Lies; Tridakusumah, Ahmad Choibar; Yudha, Eka Purna; Febriyanti, Tenisya; Syakirotin, Muthiah; Wicaksono, Samuel lantip
Agrikultura Vol 34, No 3 (2023): Desember, 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v34i3.50261

Abstract

Pemanasan global telah memberikan dampak pada pertanian, salah satunya peningkatan intensitas banjir khususnya di daerah aliran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat mitigasi rumah tangga petani padi sawah yang terdampak banjir dilihat dari perspektif sosial ekonomi, sosiologi, dan spasial di daerah aliran sungai citanduy. Data diperoleh melalui survey terhadap 306 orang responden petani yang tersebar di lokasi studi yang dipilih dengan teknik proportional random sampling, serta melalui wawancara mendalam yang dilakukan dengan para informan kunci yang terdiri dari ketua kelompok tani, tokoh masyarakat, dan perwakilan pemerintah setempat. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat mitigasi rumah tangga petani termasuk kategori sedang (3,29), yang dipengaruhi oleh tingkat ketinggian lokasi pemukiman. Semakin rendah elevasi, maka semakin tinggi tingkat mitigasinya. Para petani lebih mementingkan mitigasi non struktural (3,04) dibandingkan dengan mitigasi struktural (3,16). Penelitian ini menyarankan kolaborasi dari berbagai pihak terkait dari mulai kelompok tani hingga ke pemangku kebijakan dalam merancang, mengembangkan, dan menerapkan upaya-upaya mitigasi baik stuktural maupun non struktural. 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERILAKU MAHASISWA FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN DALAM PENERAPAN DIVERSIFIKASI PANGAN Tifani, Melriza; Sulistyowati, Lies
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i2.12463

Abstract

Masyarakat Indonesia memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap beras sebagai pangan pokok. Untuk menjaga ketersediaan beras, pemerintah menerapkan berbagai strategi seperti mengimpor beras, meningkatkan produktivitas, mengurangi konsumsi beras dan diversifikasi pangan. Adanya diversifikasi pangan diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat akan beras dan mewujudkan pola konsumsi pangan beragam dengan prinsip gizi seimbang. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan perilaku mahasiswa dalam mengonsumsi pangan pokok dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku mahasiswa dalam menerapkan diversifikasi pangan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode survei. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis regresi linear berganda, dan uji F dan uji t. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan perilaku konsumsi pangan pokok dan olahannya sebagai berikut: jenis pangan pokok yang paling banyak dikonsumsi adalah beras (99,69%) dengan frekuensi 1-2 kali dalam sehari (56,44%) dan jumlah konsumsinya 1-2 porsi dalam sekali makan (63,19%), serta makanan olahan yang paling banyak dikonsumsi adalah mie (50,31%) dengan frekuensi konsumsi makanan olahan 2-3 kali dalam seminggu (61,96%). Faktor yang memengaruhi perilaku mahasiswa dalam menerapkan diversifikasi pangan secara bersama-sama adalah faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi, dan faktor psikologis, sedangkan faktor yang memengaruhi perilaku mahasiswa dalam menerapkan diversifikasi pangan secara parsial adalah faktor pribadi dan psikologis.
ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN PERKEBUNAN YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA Aranza, Naufal Bintang; Sulistyowati, Lies
Jurnal Ilmu Keuangan dan Perbankan (JIKA) Vol. 9 No. 1: Desember 2019
Publisher : Program Studi Keuangan & Perbankan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.886 KB) | DOI: 10.34010/jika.v9i1.3010

Abstract

The purpose of this study to investigate the effect of financial ratio on the stock price of plantation companies listed in Indonesia Stock Exchange. The research method used the associative method in a casual relationship form. The study used an annual report from 14 plantation companies listed in Indonesia Stock Exchange during the period 2014 to 2018 as the study sample. Data method analysis in the study used regression data panel analysis with the fixed-effect model. The result shows that the debt to equity ratio has a significant effect on stock price, whereas the current ratio, return on asset, and the price-earnings ratio has an effect but not significant on stock price from plantation companies. The researcher suggested that investors pay attention to the debt to equity ratio before investing in plantation companies because this ratio can show the investment risk of the company. Keywords: Financial Ratio, Stock Price, Plantation Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh dari rasio keuangan terhadap harga saham dari perusahaan perkebunan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode asosiatif dalam bentuk hubungan kausal. Penelitian menggunakan laporan tahunan dari 14 perusahaan perkebunan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dalam periode 2014-2018 sebagai sampel penelitian. Metode analisa data yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan model fixed effect. Hasil penelitian menunjukan bahwa debt to equity ratio memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga saham, sedangkan untuk current ratio, return on asset, dan price earning ratio tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham dari perusahaan perkebunan. Peneliti menganjurkan kepada investor agar memperhatikan debt to equity ratio sebelum berinvestasi di perusahaan perkebunan karena rasio tersebut dapat memperlihatkan risiko investasi dari perusahaan. Kata Kunci: Harga Saham, Perkebunan, Rasio Keuangan
DINAMIKA PERILAKU AGRIBISNIS PETANI MANGGA DI KECAMATAN GREGED KABUPATEN CIREBON Elly Rasmikayati; Lies Sulistyowati; Tuti Karyani; Bobby Rachmat Saefudin
Paradigma Agribisnis Vol 1 No 1 (2018): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v1i1.1492

Abstract

Tingginya permintaan dalam negeri dan luar negeri terhadap buah Mangga Gedong Gincu dan Arumanis belum dapat terpenuhi karena ketersediaan produk yang tidak sesuai dengan permintaan pasar dalam hal kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika perilaku agribisnis petani mangga dari mulai subsistem hulu hingga hilir. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei kepada 70 orang responden petani yang diambil menggunakan teknik sampling acak sederhana. Alat analisis yang digunakan adalah statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku agribisnis mangga di Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon berada pada level transisi dari pertanian subsisten ke pertanian komersil. Sebagian besar petani sudah melakukan usahatani diluar musim, Pada kegiatan pemasarannya sebagian besar petani hanya mengakses pasar tradisional dikarenakan kemampuan memproduksi buah mangga grade A/B hanya sebanyak 41 - 60% dengan produktivitas tertinggi sebanyak 151 - 300 Kg/pohon. Rendahnya kualitas dan kuantitas hasil produksi dikarenakan teknologi yang digunakan masih sederhana dan sikap petani yang sulit untuk mengikuti arahan penyuluh pertanian pada kegiatan budidayanya.
STRATEGI UMKM PT IJO KREASI INDONESIA PASCA PANDEMI COVID-19 Dhiyaa, Aqila Ratna; Sulistyowati, Lies
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i2.10979

Abstract

PT Ijo Kreasi Indonesia is an Agribusiness MSME that has experienced a decrease in income due to the Covid-19 pandemic. In the post-pandemic period, Indonesia's macroeconomic situation has started to improve as seen from the increase in national GDP in 2022. However, if we look at it from a micro perspective, PT ljo Kreasi Indonesia has not experienced an increase in income in the post-pandemic period. Therefore, PT ljo Kreasi Indonesia needs a strategy so that it can increase its income again. The purpose of this research is to formulate the right strategy for PT Ijo Kreasi Indonesia so that it can develop in the post-pandemic period. This study uses a qualitative method with a case study technique. The analysis techniques in this study are descriptive analysis and IFE, EFE, IE, SWOT and QSPM analysis to formulate strategies. The results of the research based on the IE matrix show that PT Ijo Kreasi Indonesia is in cell 1 which indicates the company is in the growth and development phases. The alternative priority strategy that can be implemented by PT Ijo Kreasi Indonesia based on the results of the QSPM matrix is to maintain and maintain product quality with a TAS value of 5.926.