Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pemberdayaan Guru dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran PDBK di SLB Kabupaten Sukabumi Murni Winarsih; Totok Bintoro; Umi Nanik
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 4 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i4.9311

Abstract

Pendidikan pada hakekatnya dapat dinikmati oleh semua anak tidak terkecuali bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) seperti anak tunarungu. Layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus saat ini telah mengalami banyak perubahan. Perubahan-perubahan ini meliputi perubahan dalam kesadaran sikap, keadaan, metodologi, penggunaan konsep-konsep terkait dan perubahan paradigma yang menuju kepada pendidikan kemanusiaan. Salah satu layanan pendidikan bagi ABK yaitu sekolah segregasi atau yang lebih dikenal dengan SLB. Salah satu SLB yang menerima ABK tunarungu adalah SLB N Mutiara Bahari Mandiri. Salah satu SLB di kabupaten Sukabumi yang telah berdiri sejak 1996, namun hingga saat ini memiliki tantangan tersendiri dalam segi peningkatan kualitas guru dalam pembelajaran bagi ABK tunarungu. Oleh sebab itu, dilakukan solusi berupa peningkatan kualitas pembelajaran melalui zoom dengan menghadirkan pemateri yang telah berpengalaman pada bidangnya. Sehingga mampu memberikan pengaruh baik kepada para guru dalam meingkatkan kualitas untuk pembelajaran bagi ABK tunarungu di SLB. Yang tentunya dengan materi yang sesuai serta diharapkan mampu meningkatkan kualitas dalam pembelajaran bagi ABK tunarungu.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERBASIS SAKU PEMBELAJARAN MEMBACA PERMULAAN BAGI SISWA SD NEGERI LAMREH BANDA ACEH Totok Bintoro; Musdiani Musdiani; Mardhatillah Mardhatillah; Siti Mayang Sari; Akmaluddin Akmaluddin; Nurul Zikri Filina
Jurnal Visipena Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v13i1.2042

Abstract

A pocket and is practical to carry and read anytime and anywhere. Pocket books are printed media that are used in the learning process. Beginning reading learning for students is needed in preparing for the advanced reading stage. Beginning reading can be interpreted as students starting to recognize letters. The purpose of education is to make a person or student who has broad knowledge and good ethics and can be useful for the students themselves and can apply their knowledge in the community. This study aims to determine the feasibility of books as teaching materials and their effectiveness in improving the ability to read the beginning of the environmental material around the first graders of SD Negeri Lamreh. This research is a type of research and development research. The subjects of this study were the first-grade students of SD Negeri Lamreh. The techniques used to collect data are questionnaires, observations and learning outcomes tests. The data collected were analyzed using descriptive statistics in the form of percentages. The results of the study showed that the feasibility was at 96% validation results with 96% design details, 95% material, 100% language and 93% feasibility and practicality. The students' completeness in using pocket books for reading the beginning is 87%. Thus, it can be concluded that pocket books are suitable to be used as learning resources and the results of pocket books are effective for improving student learning outcomes in early reading. Abstrak Buku Ajar berbasis saku dan praktis dibawa serta dibaca kapan dan dimana saja. Pembelajaran membaca permulaan untuk siswa sangatlah dibutuhkan dalam mempersiapkan tahap membaca lanjutan. Membaca permulaan dapat diartikan dengan siswa yang berawal mula mengenal huruf. Tujuan pendidikan adalah menjadikan seseorang atau siswa yang mempunyai pengetahuan luas dan etika yang baik serta dapat berguna bagi siswa itu sendiri dan dapat menerapkan pengetahuannya dilingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan buku sebagai bahan ajar dan efektifitasnya dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada materi lingkungan sekitar siswa kelas I SD Negeri Lamreh. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri Lamreh. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket, observasi dan tes hasil belajar. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan statistic deskriptif berupa presentase. Hasil penelitian bahwa kelayakan berada pada hasil validasi 96% dengan rincian desain 96%, materi 95%, bahasa 100% serta kelayakan dan kepraktisan 93%. Ketuntasan siswa menggunakan buku saku membaca permulaan bernilai 87%. Disimpulkan bahwa buku ajar berbasis saku layak digunakan dengan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam membaca permulaan.
Upaya Menciptakan Sekolah Ramah untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Jatinegara Kaum Jakarta Timur Murni Winarsih; Trisna Mulyeni; Totok Bintoro; Faizatunnisa Faizatunnisa
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 2 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i2.16462

Abstract

Kualitas guru di sekolah inklusif perlu ditingkatkan guna mewujudkan Sekolah Ramah Anak yang salah satu tujuannya adalah untuk memenuhi hak-hak belajar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang dilakukan kepada guru-guru di Kelurahan Jatinegara Kaum, peneliti menemukan beberapa kompetensi yang perlu guru tingkatkan, yaitu: (1) strategi dan metode membaca permulaan, (2)  bahasa isyarat sebagai komunikasi dengan siswa hambatan pendengaran, dan (3) media pembelajaran adaptif. Oleh karena itu, peneliti menyelenggarakan kegiatan lokakarya dan diskusi ilmiah untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman guru dalam mengajar siswa berkebutuhan khusus. Kegiatan ini dilakukan selama dua hari di Kantor Kelurahan Jatinegara Kaum dan dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari guru-guru PAUD, SD, dan SMP di wilayah sekitar. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah konsep pendidikan inklusif dan keberagaman ABK, strategi membaca permulaan, pembelajaran bagi siswa dengan hambatan pendengaran, dan media pembelajaran adaptif.  Kegiatan ini mendapat respon positif dari peserta dan memiliki potensi keberlanjutan yang tinggi untuk menyelenggarakan kegiatan serupa.
Hubungan Minat Membaca dan Kemampuan Memahami Wacana dengan Keterampilan Menulis Narasi Anggi Purwa Nugraha; Zulela MS; Totok Bintoro
Indonesian Journal of Primary Education Vol 2, No 1 (2018): Indonesian Journal of Primary Education: June 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v2i1.11647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan minat membaca dan kemampuan memahami wacana dengan keterampilan menulis narasi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Sukaraja gugus satu, dengan jumlah siswa sebanyak 112 orang siswa. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah teknik statistik regresi dan korelasi Hasil penelitian menunjukan bahwa ada korelasi positif antara (1) Minat membaca dengan keterampilan menulis narasi (2) Kemampuan memahami wacana dengan keterampilan menulis narasi (3) Minat membaca dan kemampuan memahami wacana dengan keterampilan menulis narasi. Berarti hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara minat membaca dan kemampuan memahami wacana dengan keterampilan menulis narasi.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika ditinjau dari Metakognisi Belajar Siswa Sekolah Dasar Faisal Rahman; Yurniwati Yurniwati; Totok Bintoro
Indonesian Journal of Primary Education Vol 2, No 1 (2018): Indonesian Journal of Primary Education: June 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v2i1.11648

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari metakognisi dalam belajar siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan di SD Negeri 1 Cieurih dengan sampel siswa  kelas IVA 30 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B dengan sampel siswa 30 orang sebagai kelas kontrol yang dilaksanakan pada tahun ajaran 2017/2018. Penelitian menggunakan treatment by level 2 x 2. Teknik analisis data adalah analisis varians dua jalur (ANAVA). Hasil penelitian menunjukan bahwa  (1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang melalui model problem based learning dengan siswa yang menggunakan metode ekspositori; (2) terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan metakognisi belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika; (3) Siswa yang memiliki metakognisi belajar tinggi, kemampuan pemecahan masalah matematika  antara kelompok siswa yang diajar model problem based learning lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang diajar menggunakan metode ekspositori; (4) Siswa yang memiliki metakognisi belajar rendah, kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang diajar menggunakan model problem based learning lebih rendah dari pada kelompok siswa yang diajar menggunakan metode ekspositori.
The DIR/Floortime Approach to Enhance Communication Skills of Autism Student in Inclusive Elementary Schools Sinyanyuri, Sonya; Supena, Asep; Bintoro, Totok
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 1 (2024): March 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i1.1924

Abstract

This research aims to explore the DIR/Floortime approach implemented by teachers to enhance the communication abilities of children with autism in inclusive elementary schools. The type of research used is a qualitative descriptive design with a case study methode. The subjects of this study were teacher who teach achildren with autism attending an inclusive school, at Lazuardi GCS Elementary School in Depok City. The results of the research indicate that the DIR/Floortime approach carried out by teachers involves using a play-based approach conducted on the floor (floortime). This is methode provide opportunities for students to engage, enhance self-confidence, and foster a sense of blending in for children with autism with their environment.
Obstacles in Executing the Pancasila Learner Profile for Hearing-Impaired Students in Special Education School Mursita, Rohmah Ageng; Winarsih, Murni; Bintoro, Totok; Jaya, Indra; Kairunisa, Shabila; Tairas, Joleta Silvana
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 10, No 2 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v10i22024p102-111

Abstract

This study examines the obstacles encountered by educators in executing the Pancasila Learner Profile (P5) using project-based learning (PBL) for deaf students at Sekolah Luar Biasa (SLB) in Indonesia. Through interviews and observations at seven SLB institutions, we identified several substantial barriers, including language and communication obstacles, insufficient technological support, inadequate teacher training, varying educational levels within the classroom, and inconsistent parental and community engagement. The findings indicated that deaf children frequently had restricted vocabulary and language proficiency, which impeded their capacity to comprehend instructions, articulate ideas, and fully participate in the PBL activities central to the P5 framework. The lack of suitable resources intensifies these difficulties, hindering the efficacy of visual aids and assistive equipment crucial for deaf pupils. Teacher preparedness is essential, as numerous educators lack specific training in deaf education methodologies, including competency in sign language and comprehensive communication strategies. This disparity obstructs their capacity to modify curriculum and pedagogical approaches to address the specific requirements of deaf students. Notwithstanding these obstacles, this research underscores the beneficial effects of adaptive teaching strategies, collaborative initiatives among educators, and heightened parental engagement. When educators employed practical, hands-on activities and tailored their methods to students' requirements, there was a significant enhancement in student engagement, social interaction, and skill acquisition. The study reveals that successfully implementing the Pancasila Learner Profile for deaf children requires a comprehensive approach to communication, improved teacher training, sufficient resource allocation, curriculum modifications, and the crucial re-establishment of partnerships with parents and communities.
Teacher Strategies In Handling Children With Disorders Communication (Case Study at SLB Pulau Punjung Dharmasraya) Sonia Yulia Friska; Asep Supena; Totok Bintoro
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 1 (2024): March 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i1.1857

Abstract

There aren't many studies that address ABK's speech delay, but research reports on similar topics can be found easily. Therefore, the author concentrates on explaining the teacher's way of dealing with children's speech delays. This study aims to find out how teachers and parents deal with children with speech delay disorders. This research was conducted using qualitative case study method. The results showed that some of the children's characteristics were unable to understand and respond to peers, parents, or adults around them; they were less likely to talk (quiet), unable to form simple sentences when asked something; they often used vague, rigid, or stammered language because they lacked vocabulary; and they usually used confused language when speaking. To encourage delays in children's speech, strategy treatment is carried out: 1) training children to speak correctly, slowly, and repeatedly; and 2) always pay attention to grammar when speaking.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika ditinjau dari Metakognisi Belajar Siswa Sekolah Dasar Faisal Rahman; Yurniwati Yurniwati; Totok Bintoro
Indonesian Journal of Primary Education Vol 2, No 1 (2018): Indonesian Journal of Primary Education: June 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v2i1.11648

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari metakognisi dalam belajar siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan di SD Negeri 1 Cieurih dengan sampel siswa  kelas IVA 30 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B dengan sampel siswa 30 orang sebagai kelas kontrol yang dilaksanakan pada tahun ajaran 2017/2018. Penelitian menggunakan treatment by level 2 x 2. Teknik analisis data adalah analisis varians dua jalur (ANAVA). Hasil penelitian menunjukan bahwa  (1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang melalui model problem based learning dengan siswa yang menggunakan metode ekspositori; (2) terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan metakognisi belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika; (3) Siswa yang memiliki metakognisi belajar tinggi, kemampuan pemecahan masalah matematika  antara kelompok siswa yang diajar model problem based learning lebih tinggi dari pada kelompok siswa yang diajar menggunakan metode ekspositori; (4) Siswa yang memiliki metakognisi belajar rendah, kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang diajar menggunakan model problem based learning lebih rendah dari pada kelompok siswa yang diajar menggunakan metode ekspositori.
Hubungan Minat Membaca dan Kemampuan Memahami Wacana dengan Keterampilan Menulis Narasi Anggi Purwa Nugraha; Zulela MS; Totok Bintoro
Indonesian Journal of Primary Education Vol 2, No 1 (2018): Indonesian Journal of Primary Education: June 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v2i1.11647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan minat membaca dan kemampuan memahami wacana dengan keterampilan menulis narasi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Sukaraja gugus satu, dengan jumlah siswa sebanyak 112 orang siswa. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah teknik statistik regresi dan korelasi Hasil penelitian menunjukan bahwa ada korelasi positif antara (1) Minat membaca dengan keterampilan menulis narasi (2) Kemampuan memahami wacana dengan keterampilan menulis narasi (3) Minat membaca dan kemampuan memahami wacana dengan keterampilan menulis narasi. Berarti hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara minat membaca dan kemampuan memahami wacana dengan keterampilan menulis narasi.