Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pupuk Hijau Kirinyuh (Chromolaena Odorata L.) dalam Mensubsitusi Pupuk Buatan pada Tanaman Semangka (Citrulus Lanatus) Ezward, Chairil; Indrawanis, Elfi; Pebriani, Annisa
JURNAL AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS ANDALAS Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jagur.5.2.68-73.2023

Abstract

This research aims to determine the response of watermelon plants to the use of kirinyuh (Chromolaena odorata) green fertilizer. This research was carried out in Benai Kecil Village, Benai District, Kuantan Singingi Regency, Riau Province. The time for carrying out this research is from February to March 2023. The research method used was a non-factorial randomized block design (RAK), namely the dose of kirinyuh green fertilizer (K) consisting of 5 treatment levels. F0 = 100% Artificial fertilizer, F1= 25% Artificial fertilizer + 20 tons/ha Kirinyuh, F2 = 50% Artificial fertilizer + 20 tons/ha Kirinyuh, F3= 75% Artificial fertilizer + 20 tons/ha Kirinyuh and, F4 = No artificial fertilizer and no fertilizer. Each treatment was repeated 3 times so that there were 15 plots, the experiment in one plot consisted of 4 plants, 3 of which were sample plants. Based on the analysis of variance, the application of crunchy green fertilizer had a significant effect on all treatment parameters. The best treatment is found in F3 = 75% Artificial Fertilizer + 20 tons/ha Kirinyuh.
Respon Tanaman Kacang Panjang Terhadap Perlakuan POC LimPaMa Chairil Ezward
Jurnal Sains Agro Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v11i1.1981

Abstract

Kondisi kesuburan tanah yang semakin mengkhawatirkan saat ini menjadi salah satu kendala utama dalam kegiatan budidaya tanaman hortikultura, khususnya kacang panjang, yang berdampak langsung pada rendahnya tingkat produktivitas yang dihasilkan. Upaya peningkatan kesuburan tanah sekaligus peningkatan hasil produksi kacang panjang dapat dilakukan melalui pengelolaan dan pemanfaatan limbah pasar sebagai bahan baku Pupuk Organik Cair (POC). POC yang berbahan dasar limbah pasar dan diperkaya dengan penambahan buah maja selanjutnya dikenal dengan sebutan LimPaMa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pertumbuhan vegetatif dan hasil produksi tanaman kacang panjang yang mendapatkan perlakuan POC LimPaMa. Metode yang diterapkan adalah eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial yang terdiri atas 4 taraf perlakuan, yakni: A0 (tanpa aplikasi POC), A1 (dosis POC 100 ml/liter air), A2 (dosis POC 200 ml/liter air), dan A3 (dosis POC 300 ml/liter air). Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa aplikasi POC LimPaMa pada taraf perlakuan A2 (dosis 200 ml/liter air) memberikan pengaruh yang signifikan terhadap umur berbunga (31,14 HST), umur panen (47,38 HST), jumlah polong per tanaman (72,38 polong), serta berat polong per tanaman (1.238,09 gram). Penelitian ini memberikan manfaat dalam hal pendauran ulang limbah pasar yang diperkaya buah maja menjadi POC LimPaMa, sekaligus menyediakan informasi mengenai respons tanaman kacang panjang terhadap perlakuan yang diberikan. Adapun kandungan unsur hara POC LimPaMa meliputi: C-Organik 0,72%, Total N 0,06%, Total P2O5 0,04%, Total K2O 0,15%, Total Mg 0,005%, dan Total Ca 0,019%.
PEMELIHARAAN TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) DI DESA SIBEROBAH KECAMATAN GUNUNG TOAR Wahyudi Wahyudi; Elfi Indrawanis; Tri Nopsagiarti; Deno Okalia; Chairil Ezward; A Haitami; Seprido Seprido; Pebra Heriansyah; Gusti Marlina; Desta Andriani
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2021): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2021
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v1i2.1835

Abstract

Dalam perekonomian makroekonomi Indonesia, industri minyak sawit memiliki peran strategis, antara lain penghasil devisa terbesar, lokomotif perekonomian nasional. Salah satu kendala yang dihadapi para petani kelapa sawit di Desa Siberoba adalah perawatan yang kurang optimal termasuk didalampemupukan tanaman belum menghasilkan.Petani yang memiliki ilmu pengetahuan yang kurang memadai dalam perawatan tanaman kelapa sawit, seringkali tidak melakukan pertimbangan konsistensi dalam teknis perawatan.Keadaan ini menimbulkan berbagai mudarat yang pada akhirnya merugikan petani yang pada akhirnya berdampak kepada pendapatan petani.Adapun metode pengabdian yang dilakukan adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang teknik pemupukan tanaman belum menghasilkan.Mulai dari persiapan pemupukan sampai tanaman bisa siap dipupuk.Berdasarkan data penyebaran kuesioner dari dua variabel yang dinilai yaitu kemampuan komunikasi dari tim pengabdian dan pengetahuan petani. Penilaian yang tertinggi pada variabel kemampuan komunikasi tim pengabdian terdapat pada jawaban 4 (mampu) yaitu 76%, sedangkan untuk variabel pengetahuan petani jawaban yang paling tinggi terdapat pada jawaban 4 (dapat menjawab 3 jawaban) yaitu 40%.
UJI PEMBERIAN PUPUK ISKANDAR MUDA (PIM) ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI (Brassica juncea. L) Afmerta D; Chairil Ezward; Mashadi Mashadi
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) Vol. 1 No. 1 January 2019
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v1i1.49

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini telah dilaksanakan di Kelurahan Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Waktu penelitian dimulai pada Bulan Juni sampai Agustus 2016. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui uji pemberian pupuk iskandar muda (PIM) organik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi (Brassica juncea. L). Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial yaitu Pupuk Iskandar Muda (PIM) Organik yang terdiri dari 6 taraf perlakuan dan 3 ulangan dengan jumlah plot sebanyak 18 buah dengan ukuran 80 cm x 80 cm. Perlakuan P0 = tanpa pemberian PIM Organik, P1 = Pemberian PIM Organik 0,5 ton/ha, setara dengan 32 gr/plot, P2 = Pemberian PIM Organik 1 ton/ha, setara dengan 64 gr/plot, P3 = Pemberian PIM Organik 1,5 ton/ha, setara dengan 96 gr/plot, P4 = Pemberian PIM Organik 2 ton/ha, setara dengan 128 gr/plot dan P5 = Pemberian PIM Organik 2,5 ton/ha, setara dengan 160 gr/plot. Data-data dianalisis secara statistik, dengan uji lanjut beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian, maka disimpulkan bahwa pemberian Pupuk Iskandar Muda (PIM) organik memberikan pengaruh yang nyata terhadap jumlah daun dan berat segar tanaman. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan P5 (Pemberian PIM Organik 2,5 ton/ha, setara dengan 160 gr/plot) dengan jumlah daun 15,22 helai dan berat segar tanaman 499,56 gram/tanaman.
Behavior of Heterotrigona itama in Hydroponic Melon (Cucumis melo L.) Planting in Greenhouse with Insecticide Spraying Seprido; Desta Andriani; Chairil Ezward; A. Haitami; Nariman Hadi
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol. 7 No. 2 (2025): Vol. 7 No. 2 Mei (2025): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v7i2.4116

Abstract

Sustaining and improving melon production is essential to fulfill the increasing demand for melon fruit in Indonesia. In order to maintain this level of production, it is necessary to utilize insecticides to manage the pests that pose a threat to melon crops. This research aims to assess the impact of insecticide application on the pollination activity of Heterotrigona itama, a vital pollinating insect for melon plants. This research aimed to investigate the effect of Heterotrigona itama activity on melon plants in a greenhouse treated with insecticides. The study was carried out utilizing a survey-based methodology. Data was collected on several aspects of Heterotrigona items' behavior before and after applying insecticides. The research findings demonstrated that using insecticides on melon crops within a controlled environment decreased the frequency of visits from Heterotrigona itama to the melon flowers. Additionally, it was observed that the application of insecticides resulted in the mortality of Heterotrigona itama within the initial six days following the insecticide spraying. On the second day, the maximum number of individuals present was 14. The analysis of Heterotrigona itama honey revealed that the detected levels of pesticide residues were lower than the benchmark dose response (BMR) threshold.
Analysis of C-Organic, Nitrogen, and C/N Ratio Contents in Oil Palm Plantations Soil Owned by the People of Pulau Binjai Village, Kuantan Mudik District, Kuantan Singingi Regency, Riau Province Chairil Ezward; Tri Nopsagiarti; A. Haitami; Elfi Indrawanis; Gusti Marlina; Haris Susanto; Infitria; Nikmatul Farisya Imanda
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) Vol. 7 No. 3 September 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v7i3.4772

Abstract

Land conversion from rubber plantations to oil palm plantations is increasingly common in Indonesia, including in Pulau Binjai Village, Kuantan Mudik District, Kuantan Singingi Regency, Riau Province. Land preparation for oil palm plantations can affect soil fertility, particularly nutrient content. This study aims to evaluate the nutrient content in one-year-old oil palm plantations. The methods used in this study included surveys and laboratory analyses. Soil sampling was conducted at 10 locations using purposive random sampling at a depth of 20 cm, with 5 locations sampled using the grid method and 5 using the disc method. Each sample location consisted of 5 subsamples, which were then composited. The results showed that the soil pH in the grid ranged from 5.96 to 6.48 (acidic category), while in the disc it ranged from 6.2 to 6.88 (acidic to neutral category). The organic carbon content in the grid ranged from 2.61 to 3.74 (medium to high category), and in the plate from 2.82 to 4.28 (medium to high category). The total nitrogen content in the grid ranged from 0.20 to 0.25 (low to medium category), while in the plate it ranged from 0.21 to 0.29 (medium category). The C/N ratio in the grid ranged from 11.16 to 17.00 (medium to high category), and in the plate from 10.44 to 14.75 (low to medium category). The key findings of this research include the identification of organic carbon and nitrogen content in the soil, which enables recommendations for the application of organic and nitrogen fertilizers in the study area.