Claim Missing Document
Check
Articles

Transformasi Pembelajaran PAI di Sekolah Dasar: Implementasi Model ASSURE untuk Meningkatkan Keterlibatan Siswa di SD Siti Amina Surabaya Putri Regina Meiliya Sari; Irma Soraya; Mohammad Kurjum
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3331

Abstract

Transformasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar menjadi kebutuhan mendesak seiring tuntutan era pembelajaran abad 21 yang menekankan keterlibatan aktif dan motivasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian desain pembelajaran PAI di SD Siti Amina dengan model ASSURE, mengidentifikasi kendala keterlibatan dan motivasi siswa, serta merumuskan model pembelajaran alternatif berbasis temuan lapangan dan teori. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 1 guru PAI, 1 kepala sekolah, dan 8 siswa melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran yang diterapkan belum sepenuhnya mengikuti tahapan sistematis model ASSURE, serta ditemukan hambatan pada aspek keterlibatan dan motivasi siswa yang berkaitan erat dengan minimnya pendekatan kontekstual dan partisipatif. Dengan mengacu pada Teori Belajar Sosial dan Konstruktivisme, penelitian ini mengembangkan model pembelajaran alternatif bernama ASSURE-K (Kontekstual) yang menekankan pada personalisasi media, keterlibatan sosial, dan integrasi refleksi belajar siswa. Model ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran PAI yang lebih adaptif dan bermakna di tingkat sekolah dasar.
Optimalisasi Media Video Animasi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Siti Hanifah; Irma Soraya; Mohammad Kurjum
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3356

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sering kali menghadapi tantangan dalam menarik minat dan meningkatkan pemahaman siswa. Hal ini disebabkan oleh dominasi metode pembelajaran konvensional yang kurang variatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan media video animasi dalam pembelajaran PAI guna meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video animasi dapat meningkatkan motivasi siswa, mempermudah pemahaman konsep secara visual, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Kesimpulannya, integrasi media video animasi dalam pembelajaran PAI merupakan strategi yang efektif untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan sesuai dengan karakteristik siswa.
DESAIN BAHAN AJAR BERMUATAN NILAI-NILAI ISLAM MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK: KAJIAN TEORITIS DAN PRAKTIS Amir Hamzah; Irma Soraya; Mohammad Kurjum
Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : LP2M IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/tadjid.v9i1.4302

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan penting dalam membentuk karakter dan spiritualitas peserta didik, namun tantangan berupa rendahnya motivasi dan partisipasi aktif siswa masih menjadi kendala dalam proses pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis nilai-nilai Islam melalui model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) guna meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, melibatkan analisis literatur dari berbagai sumber akademik yang relevan. Data dianalisis dengan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola dan tema utama terkait integrasi nilai Islam dalam bahan ajar berbasis proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PjBL dapat meningkatkan pemahaman konseptual, motivasi belajar, serta internalisasi nilai-nilai keislaman pada peserta didik. Selain itu, bahan ajar digital interaktif yang terintegrasi dengan PjBL terbukti efektif dalam memfasilitasi pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan siswa. Kesimpulannya, model pembelajaran berbasis proyek dengan integrasi nilai Islam tidak hanya meningkatkan capaian akademik tetapi juga membentuk karakter religius siswa, sehingga layak diterapkan secara lebih luas dalam pendidikan agama untuk menghadapi tantangan pendidikan modern.
Islamic Education in Europe, The Middle East, and Asia: Historical and Contemporary Perspectives Nazilatul Fatihah Firdaus; Mohammad Kurjum
Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 10 No 1 (2026): Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ktb.v10i1.2618

Abstract

This study examines Islamic education in Europe, the Middle East, and Asia from historical and contemporary perspectives. Using library research with a qualitative descriptive-comparative approach, data were collected from academic journals, books, and policy documents published between 2020 and 2024. Content analysis and cross-regional comparison were employed to identify educational orientation, curriculum structure, sociopolitical context, and contemporary challenges. The findings show that Islamic education is dynamic and adaptive, shaped by diverse historical and sociocultural contexts. In Europe, Islamic education has shifted from the intellectual legacy of Andalusia to a minority-based system emphasizing identity and social integration. In the Middle East, it balances classical traditions with modern reforms amid ideological and political dynamics. In Asia, Islamic education demonstrates contextual adaptation through integration with local culture, national education systems, and digital technology. Major challenges include digital transformation, educational inequality, ideological tensions, and curriculum reform.